Menu

Mode Gelap
Alfamart Peduli Kreativitas Anak Sejak Dini Debt Collector Dilarang Gunakan Kekerasan dalam Penagihan Hutang Konsumen Kebersamaan dalam Dialog Lintas Iman, Wujud Toleransi Beragama di Sulut KPK Buka Kelas Pemuda Anti Korupsi Tahun 2022 di Sulut Hadirkan DJ Ribka, HUT ke-8 “Good Day Club” Bakal Spektakuler

Daerah · 7 Apr 2022 21:44 WITA ·

Penertiban Pedagang di Pasar Inpres Ruteng Tidak Semudah Membalikan Telapak Tangan


 Penertiban Pedagang di Pasar Inpres Ruteng Tidak Semudah Membalikan Telapak Tangan Perbesar

Manggarai, InforakyatNewa.com -Penertiban pedagang di Pasar Inpres Ruteng, Ibu Kota Kabupaten Manggarai, NTT, tidak semudah membalikan telapak tangan, tetapi butuh waktu dan proses.

“Kita berhadapan dengan manusia yang memiliki karakter yang berbeda. Ada yang sekali diingatkan langsung turuti. Ada yang mesti berulang- ulang baru mengerti. Malah juga ada yang masa bodoh. Hal-hal seperti inilah yang membutuhkan waktu dan proses,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran Kabupaten Manggarai, Aldi Tjangkung, Kamis (7/4/22), menjawab wartawan, terkait komitmen pemerintah untuk menertibkan para pedagang yang berjualan tidak pada tempanya.

Menurut Aldi, menertibkan pedagang yang berjualan di pinggir jalan, di atas trotoar dan kendaraan yang parkir tidak pada tempatya masih terus berjalan. Pol PP secara rutin akan memantau dan mengecek kondisi di lapangan. Tujuanya tentu untuk kenyamanan bersama.

“Dalam melakukan penertiban kami mengedepankan cara persuasif. Mengajak para pedagang maupun pemilik kendaraan untuk menempati tempat yang sebenarnya,” jelas Aldi.

Namun dia menegaskan bahwa, Pol PP akan menindak tegas jika para pedagang masih tetap tidak mengikuti arahan-arahan yang disampaikan.

“Sudah ada beberapa barang dagangan maupun lapak yang telah kami sita dan dimusnahkan.Ini kami lakukan karena pedagang yang bersangkutan sudah berulang-ulang melanggar ketertiban,” katanya.

Aldi menambahkan, penertiban yang dilakukan petugas tidak bertujuan melarang orang untuk mencari makan, tetapi penertiban untuk menciptakan kenyaman baik bagi pedagang itu sendiri maupun untuk para pengujung pasar.

“Silahkan berdagang, tetapi harus ikut aturan. Kalau semua ikut aturan, tentu kita semua akan aman,” katanya.

Diberitakan sebelumya, kondisi pasar inpres ruteng menjadi sorotan anggota DPRD Manggarai. Dewan menilai pemerintah tidak serius mengatasi kesemerawuran di pasar itu. Pemerintah membiarkan pedagang berjualan di atas trotoar, dan membiarkan kendaraan para pedagang parkir tidak pada tempatnya. (Adi Nembok)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Polisi Grebek Judi Sabung Ayam, 2 Pelaku Ditangkap

28 November 2022 - 19:57 WITA

Entrasol Ajak Warga Ruteng Jalan Sehat dan Senam Aerobik

12 November 2022 - 16:43 WITA

Mashuri Tutup LT-III Regu Penggalang Kwarcab Gerakan Pramuka Merangin

11 November 2022 - 12:39 WITA

Merangin Peringati Hari Pahlawan 2022

11 November 2022 - 12:33 WITA

Longsor, Wabup Langsung Turun Sampai Jalan Kembali Normal

11 November 2022 - 12:29 WITA

Nilwan Yahya Optimis, Merangin Raih Camat Teladan

11 November 2022 - 12:25 WITA

Trending di Daerah