Connect with us

Bola & Sports

Dibuka Bupati Kumendong, Kejuaraan Tenis Meja Bupati Minahasa Cup Resmi Bergulir

Published

on

MINAHASA,inforakyatnews.com-Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, MSi juga sebagai Ketua Harian Pengurus Tenis Meja Provinsi sulawesi Utara Membuka Kegiatan Kejuaraan Tenis Meja Bupati Minahasa Cup Dalam rangka Hari Jadi Minahasa ke 595 di Gelanggang Olahraga Stadion Maesa Tondano. Kamis (2/11/23).

Mengusung Tema “Dengan semangat si tou timou tumou tou kita bangun integritas dan prestasi atlit tenis meja Sulawesi Utara”, kejuaraan tenis meja Bupati Minahasa Cup Resmi Dibuka Penjabat Bupati Minahasa Jemmy Kumendong.

Dalam kesempatan ini, Bupati menyampaikan semoga kejuaraan tenis meja Bupati Minahasa cup ini, dalam rangka menyambut Hari Jadi Minahasa ke 596, semoga bisa berjalan dengan sukses.

“Saya mengajak kepada seluruh peserta yang akan mengikuti kejuaraan tenis meja ini agar dapat bermain dengan baik dan semoga melalui kejuaraan ini bisa mendapatkan hasil positif, dengan mendapatkan atlit tenis meja untuk Minahasa, dan atlit provinsi Sulawesi Utara, selamat bertanding, ” Ucap Kumendong.

Sementara itu, kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Minahasa Arody Tangkere, mengatakan Tenis Meja Bupati Minahasa Cup baru pertama kali ini dilaksanakan di tahun 2023 di bawah kepemimpinan Jemmy Kumendong.

“peserta dari ASN dan juga umum dari kabupaten kota se Sulawesi Utara. perangkat daerah juga bebas mencari atlet dari luar yang berpotensi untuk ikut serta. Total hadiah dalam kejuaraan ini sebesar Rp56 juta, Selaku Kadispora, saya mewakili komunitas tenis meja mengapresiasi Pj Bupati Jemmy Kumendong,” jelasnya.

Kejuaraan diikuti peserta perorangan, 120 peserta divisi dua, 60 peserta divisi satu, serta peserta Beregu Umum sebanyak 32 Tim (1 tim 4 orang) serta beregu SKPD 28 tim.

Rencananya kejuaraan ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 2-4 November, dengan total hadiah 56 juta rupiah.

Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Adminstrasi Umum Sekdakab Minahasa dan Jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa, serta Para Atlit Tenis meja se Provinsi Sulawesi Utara dan Peserta Utusan OPD, Peserta utusan Kecamatan dan, Peserta Pendaftar Umum.(HerS)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama

Nasib Naas MPAB ARANNAKA UNSRIT: Dulu Garda Terdepan Selamatkan Kampus, Kini Berubah Jadi “Anak Tiri” Di Kampus Sendiri

Published

on

Dulu Garda Terdepan Kini “Anak Tiri” Dikampus Sendiri

Inforakyatnews.com – TOMOHON, 24 MEI 2026 – Sebuah kisah ironi dan kekecewaan mendalam menyelimuti perjalanan panjang salah satu organisasi mahasiswa paling bersejarah di lingkungan Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (UNSRIT), yaitu Organisasi Mahasiswa Pencinta Alam Bebas Arannaka. Organisasi yang namanya begitu harum, gagah, dan penuh pengorbanan ini kini bernasib naas: dulunya menjadi kekuatan utama yang berjuang mati-matian menyelamatkan keberlangsungan kampus, namun hari ini justru diperlakukan layaknya “anak tiri”, terpinggirkan, dan seolah dilupakan oleh almamaternya sendiri.

Mpab Arannaka bukan sekadar kelompok kegiatan mahasiswa biasa. Sejak tahun-tahun awal berdirinya, organisasi ini telah menjadi salah satu pilar kokoh penyokong keberadaan universitas. Sejarah panjang mencatat dengan jelas, di masa-masa kritis ketika kampus menghadapi berbagai tantangan berat, mulai dari masalah stabilitas, keberlangsungan operasional, hingga ancaman yang mengganggu nama baik institusi, kader-kader Arannaka lah yang turun ke lapangan. Dengan semangat, disiplin, dan pengorbanan tanpa pamrih, mereka berjuang habis-habisan, mengerahkan segala kemampuan, tenaga, pikiran, dan jaringan demi memulihkan kondisi, menjaga nama baik universitas, serta memastikan proses pendidikan dan keberlangsungan UNSRIT tetap berdiri tegak dan berjalan lancar.

Darah, keringat, dan waktu yang dikorbankan para pendiri dan anggota terdahulu menjadi pondasi tak ternilai harganya. Berkat kerja keras mereka, UNSRIT mampu melewati masa-masa sulit dan tumbuh menjadi perguruan tinggi yang kita kenal sekarang. Nama “MPAB Arannaka” pun menjadi kebanggaan tersendiri di Sulawesi Utara, dikenal luas sebagai organisasi pencinta alam yang tidak hanya tangguh di medan, tetapi juga memiliki integritas tinggi, jiwa sosial yang kuat, dan kepedulian mendalam terhadap lingkungan serta dinamika kampus.

Namun, ironi semakin terasa menyakitkan belakangan ini. Seiring berjalannya waktu dan semakin berkembangnya UNSRIT, perlakuan serta perhatian pihak pimpinan kampus terhadap organisasi yang berjasa besar ini justru perlahan memudar, bahkan hilang. Dari yang dulunya menjadi kebanggaan kampus, mitra strategis, dan organisasi yang selalu didengar suaranya, kini Arannaka seolah tersisih, tidak diakui keberadaannya secara layak, dan kesulitan mendapatkan dukungan fasilitas, sarana, maupun perhatian kebijakan yang seharusnya menjadi hak mutlak organisasi kemahasiswaan besar dan bersejarah.

“Rasanya sangat miris, menyakitkan, dan sulit kami terima. Dulu, saat kampus ini sedang sulit, saat keberlangsungannya terancam, organisasi inilah yang turun tangan, berjuang, dan memastikan UNSRIT tetap ada. Kami menyelamatkan kampus ini. Tapi sekarang, saat kampus sudah besar, sudah maju, dan sudah mapan, kami justru diperlakukan seperti orang asing, seperti anak tiri yang tidak diinginkan. Tidak ada perhatian, tidak ada dukungan, bahkan ruang gerak kami seolah dibatasi dan dipersulit,” ungkap salah satu Alumni pengurus inti Mpab Arannaka dengan nada kecewa yang mendalam.

Keluhan yang disampaikan para pengurus dan anggota sangat beralasan dan nyata. Mulai dari ketiadaan fasilitas pendukung kegiatan yang layak, minimnya alokasi sarana dan prasarana, tidak adanya ruang sekretariat yang memadai, hingga ketiadaan apresiasi nyata terhadap kontribusi besar organisasi dalam menjaga lingkungan, ketertiban, dan nama baik UNSRIT. Padahal, hingga detik ini, Mpab Arannaka masih konsisten dan aktif menjalankan berbagai program strategis dan bermanfaat: mulai dari pelestarian lingkungan hidup, penanggulangan bencana alam, edukasi konservasi alam, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga menjaga citra positif universitas di berbagai kegiatan antar-perguruan tinggi maupun masyarakat luas dan aktif mendukung program pemerintah dalam bidang lingkungan hidup.

Para alumni dan kader yang masih aktif sangat menyayangkan kondisi ini. Mereka menilai, melupakan jasa dan sejarah perjuangan Arannaka sama artinya dengan melupakan sejarah berdirinya dan perjalanan sulit UNSRIT sendiri.

“Kami tidak menuntut kemewahan, kami tidak minta fasilitas berlebih. Kami hanya menuntut keadilan, penghargaan yang wajar, dan perlakuan setimpal dengan sejarah serta jasa besar yang sudah kami berikan demi almamater ini. Kami ingin terus berkarya, terus mengabdi, terus membawa nama baik UNSRIT ke mana pun kami pergi. Tapi bagaimana mungkin kami bisa berbuat maksimal jika kami diperlakukan tidak lebih baik dari organisasi yang baru berdiri, bahkan jauh lebih buruk lagi?” tambah perwakilan organisasi tersebut.

Kisah nasib naas Mpab Arannaka ini kini menjadi sorotan tajam di kalangan mahasiswa, alumni, maupun masyarakat Kota Tomohon dan sekitarnya. Banyak pihak berharap besar agar pimpinan Universitas Sariputra Indonesia Tomohon segera membuka mata dan hati, kembali menengok sejarah panjang perjuangan, serta memberikan perlakuan yang adil, layak, dan terhormat kepada organisasi ini.

Karena bagaimanapun juga, membiarkan organisasi sebesar dan sebersejarah Arannaka terpinggirkan dan terabaikan, adalah sebuah ketidakadilan yang mencoreng sejarah dan mengabaikan salah satu pilar utama yang pernah menyelamatkan keberlangsungan kampus kebanggaan masyarakat Tomohon ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau penjelasan resmi dari pihak pimpinan Universitas Sariputra Indonesia Tomohon terkait keluhan dan kekecewaan yang disampaikan oleh Organisasi Mahasiswa Pencinta Alam Bebas Arannaka.

Continue Reading

Bola & Sports

Ditandai Pelepasan Balon Merah-Putih, Bupati Kumendong Pimpin Olahraga Bersama Jelang HUT Minahasa ke-595

Published

on

MINAHASA,inforakyatnews.com-Hari ini, Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong MSi, membuka kegiatan dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Minahasa Ke- 595 yang diawali dengan Olahraga Bersama, bertempat di halaman Kantor Bupati Minahasa, kamis (12/10/2023).

Pembukaan Hari Jadi Minahasa yang Ke 595 ini, ditandai dengan dilepasnya Balon Merah putih Ke-Udara Oleh Bupati, Bersama Forkopimda Kabupaten Minahasa, Ketua TP-PKK Minahasa Djeneke Kumendong Onibala SH, MSA, Sekda Minahasa Dr. Lynda Watania MSi, Bersama Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Siswa-Siswi, serta Tamu dan Undangan.

Dalam sambutannya Penjabat Bupati Kabupaten Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong MSi, menyampaikan berbagai kegiatan yang akan digelar sejak pembukaan Sampai pada hari puncaknya HUT Minahasa pada 5 November Mendatang.

“Ada berbagai kegiatan yang akan kita gelar, diantaranya pemilihan Wulan Waraney, Minahasa Expo, Lomba Drum Band, Lomba Katrili, Lomba Bahasa Daerah, dan berbagai kegiatan lainnya untuk menyemarakkan HUT Minahasa ini,” Ujar Kumendong.

Kumendong juga menjelaskan bahwa akan dilaksanakan kegiatan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB), yang akan dilaksanakan usai pelaksanaan HUT Minahasa nanti, untuk itu perlu ada kesiapan para Atlit untuk dapat ambil bagian pada kegiatan ini.

“Saya berharap nantinya lewat Pekan Olahraga ini maka dapat mengorbitkan atlit yang ada di Kabupaten Minahasa, sehingga nantinya dapat terus menjadi perwakilan, dan mengharumkan Kabupaten Minahasa, juga Sulawesi Utara ditingkat Nasional nantinya,” Kata Kumendong Sembari membuka kegiatan dalam rangka HUT Minahasa Ke- 595 Tahun 2023.(HerS)

Continue Reading

Bola & Sports

Gelar Coaching Clinic, Langowan dan Kawangkoan Hadirkan Pelatih Basket Berlisensi Nasional

Published

on

MINAHASA, inforakyatnews.com – Cabang Olahraga Basket yang semakin digemari anak muda di tanah Toar Lumimuut, Minahasa saat ini, menjanjikan prestasi bagi para pencinta basket, khususnya generasi muda yang berada di Langowan dan Kawangkoan.

Tak tanggung-tanggung kolaborasi Langowan Basket Ball Academy dan Peanut Kawangkoan disponsori Kebab 420, Ko Cristian berhasil mendatangkan pelatih-pelatih terbaik Sulut bahkan Pelatih berlisensi Nasional serta para pemain liga Basket tertinggi Indonesia IBL.

Kehadiran mereka disambut antusias anak-anak, di Lapangan Basket SMA/SMK Yadika Langowan, menjadi tempat digelarnya Coaching Clinic, ini. Pada Minggu (30/7/2023). Yang digelar Langowan Academy dan Peanut Kawangkoan.

Para coach yang hadir diantaranya Octavianus Sanda yang biasa di panggil Coach Ota, adalah pelatih DBL indonesian all star yang pada bulan kemarin baru saja membawa squad Indoneaian DBL All Star bertanding dan berlatih di Amerika, bersama Andre Rorimpandey salah satu pemain NSH Jakarta yang bermain di IBL.

Diketahui A Rorimpandey merupakan pebasket yang belum lama ini menorehkan hasil luar biasa yang telah mencetak lebih dari 1000 poin dalam karirnnya di IBL di usianya yang masih muda.

Selain itu juga menghadirkan Elyiakim Tampei, pungawa dari club IBL Satya Wacana Salatiga yang sekarang telah menjadi pelatih di salah satu sekolah terkemuka di sulut yaitu Manado Independent School(MIS), yang beberapa waktu yang lalu berhasil meraih gelar MVP di turnamen Kejurkot Manado.

Para Pelatih dan Pemain Nasional, saat memberikan coaching clinic kepada pemain muda basket di Langowan dan kawangkoan, di SMA Yadika Langowan.

Suatu kebanggan juga hadir atlit basket kebanggan kota Langowan Brando Kosegoran, salah satu pemain muda yang saat ini bermain untuk NSH Jakarta di IBL yang merupakan pemain berpotensi, yang baru membawa Bayangkara POLDA Sulut menjadi Champion di Kejurkot Manado.

Diantara para pelatih Nasional tersebut ada Nama coach Romy Sanda pelatih terbaik MIS yang sudah meraih banyak gelar dan champion untuk MIS dan telah melahirkan banyak pemain hebat di sulut ini. Bersama Coach Leo Timuhari yang merupakan founder Langowan dan kawangkoan basketball academy yang saat ini juga menjadi pelatih MIS, yang telah banyak menemukan bakat Pebasket di daerah di sulut dan berhasil melahirkan pemain basket hebat.

Kehadiran mereka di coaching clinic ini, tentu pula dihadiri para founder asal langowan dan kawangkoan diantaranya Coach Frangki Sumual, Nelky Goni, Margio Willy dan Alfino Tikoalu, dimana kehadiran mereka telah berhasil menghidupkan kembali minat dan bakat basket di kota langowan dan kawangkoan yang sempat redup.

Antusias anak-anak yang mengikuti coacing clinik kemarin membuat para pelatih dan pemain nasional lebih bersemangat dalam memberikan materi.

“Kami sadar bakat basket di kota ini harus terus dilanjutkan untuk melahirkan banyak atlit basket berbakat lagi dikota langowan dan kawangkoan, “ujar para Coach ini Kompak.

“Tampa terasa hari sudah gelap tapi kami melihat semangat peserta yang harusnya kegiatan sudah berhenti, tetapi kami tetap lanjutkan karena kami mengapresiasi semangat yg di tunjukan mereka.

Coach Ota mengungkapkan, Meskipun pulang larut malam ke kota manado dan bitung tidak apa-apa melihat antusias mereka, “ungkap coach ota dan para pemain dan pelatih yg menjadi pembawa materi coaching clinik, sembari berkata
Basket Langowan dan Kawangkoan punya potensi yg luar biasa. (HerS)

Continue Reading

Trending