Daerah
Membuka Jalan Perintis Si “Emas Coklat” Penggerak Ekonomi Minahasa


Letkol Inf Mutakbir bergotong royong bersama satgas TMMD ke-121 di Desa Kayuwatu Kabupaten Minahasa.
Oleh: Letkol Inf Mutakbir, Dansatgas TMMD Ke-121 Kodim 1302/Minahasa.
MINAHASA,inforakyatnews.com-MENTARI terlihat mulai condong ke barat, sinarnya menghangat berusaha menghapus peluh. Namun seorang pemetik cengkeh itu masih setia bergelantungan di pohon yang tinggi menjulang. Angin berhembus, menggerakkan dahan-dahan, mengombang-ambingkan tubuh kurus itu, dan dia tetap bertahan.
Adalah Fendy mandey Warga Desa Kayuwatu, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara itu enggan untuk turun, terus bergelantungan pindah dari dahan satu ke dahan lainnya, seolah ingin menghabiskan bunganya yang terlihat ranum, coklat, menggoda.
Angin kembali bertiup, kali ini agak kencang disertai butiran air hujan yang semakin lebat. Arahnya mulai tidak beraturan, namun lelaki paruh baya itu justru mengembangkan senyuman, ketika dari atas pohon nan tinggi menjulang itu dilihatnya sebagian jalanan di desanya sudah mulai terbuka dan dikeraskan.
Ada butiran bening yang tetiba menyembul di pojok matanya. Berusaha ditahan agar tidak terjatuh. “Opo empung, em banuaku ni buka mou lalan leos nyata cingke cingke niangku touw repet. (Ya Allah, desaku benar-benar tersentuh pembangunan. Jalanan itu benar-benar nyata. Dan cengkeh-cengkeh ini akan siap terangkut dengan cepat),” ucapnya lirih nyaris tak terdengar.
Senyum petani cengkeh itu kini semakin melebar, ketika dari kejauhan pria berbadan tegak dengan seragam loreng khas Tentara Nasional Indonesia (TNI) memanggil-panggil memintanya untuk turun. Fendy tidak menyadari, si pria sudah memerhatikan sedari tadi. Puas melihat aksinya memetik cengkeh dengan lihainya. Namun dia enggan memintanya turun karena takut menggangu pekerjaannya.
Namun pria berseragam TNI itu akhirnya memberanikan diri memanggil-panggil untuk turun. Hujan dan Angin yang bertiup kencang mengombang-ambingkan tubuh pria paruh baya itu membuat sang pria berbadan tegap itu khawatir.
Akhirnya, Fendy pun turun, bergegas mendekati pria tegap berseragam TNI itu. Begitu sudah saling berhadapan, si pria berseragam TNI menepuk lembut pundak Fendy. “Semangat terus ya. Bagaimana jalan rintisannya sudah bagus kan?, jadi bisa angkut panenan cengkeh kapan pun,” ujarnya seolah meminta pendapat.
“Sudah Pak. Sudah enak, biasanya kita kalau jam 2 (pukul 14.00 Wita) sudah pulang dari kebun cengkeh, sekarang bisa lebih lama di kebun. Karena jalanan sudah bagus, tidak perlu takut lagi panenan tidak terangkut ” ungkapnya, yang langsung disambut senyum pria berseragam TNI.
Pembicaraan berlangsung seru, hingga tanpa terasa waktu sudah menunjuk pukul 15.00 Wita ketika Fendy meminta pamit untuk bersiap mengangkut panenan cengkeh.
Saya menyemangati pak Fendy untuk terus bekerja apalagi dengan telah terbentangnya jalan rintisan yang dibangun Prajurit TNI AD, melalui program TNI Manunggal membangun Desa (TMMD) ke-121 Kodim 1302/Minahasa ini akan semakin mendongkrak ekonomi warga.
Ya…, cengkeh atau cengkih atau dari Bahasa latin syzygium adalah kuncup kering bunga beraroma dari keluarga pohon myrtacease. Tanaman asli Indonesia yang banyak digunakan untuk bumbu makanan pedas di Eropa, selain sebagai bahan utama rokok kretek khas Indonesia. Dan Minahasa dikenal sebagai penghasil cengkeh terbaik. Jangan heran bila di Kayuwatu, selain Fendy, hampir 80 persen warganya mengantungkan hidup pada tanaman rempah yang satu ini.
Dan ketika punggung Fendy menghilang dari pandangan. Saya berbalik memutar arah, berjalan menuju ke prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 1301/ Minahasa yang tengah sibuk melakukan pengerasan jalan.
Sekali lagi saya memotivasi para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD 121 Kodim 1302/Minahasa untuk terus bekerja tulus ikhlas dengan tetap menjaga kondisi kesehatan karena musim tidak menentu kadang cerah kadang hujan.
Dan ketika hujan tahu sendiri kan jalanan licin. Jadi harus hati-hati. Dan sekali lagi jaga kesehatan dan faktor keselamatan lebih di utamakan” pesan pria yang juga menjabat Dandim 1302/Minahasa ini serasa mengembangkan senyuman, lalu berjalan mendekati prajuritnya satu persatu, menepuh bahunya, menanyakan kabar, dan meminta bekerja sebaik mungkin demi selesainya pengerjaan jalan.
“Titip anak-anak ya,” pesan saya pada Komandan Satuan Setungkat Kompi (Dan SSK) Letda Czi Mohammad NF Arsil S.Tr (Han), yang disambut anggukan dan senyuman.
Mahasiswa/i Universitas Samratulangi (Unsrat) bergabung dengan Satgas TMMD ke-121 di Desa Kayuwatu Kab Minahasa.
Perintisan Jalan Desa Kayuwatu, terletak di lereng pegunungan Minahasa, dikenal dengan keindahan alamnya yang mempesona. Namun, tantangan utama yang dihadapi penduduk setempat adalah keterbatasan aksesibilitas yang mempengaruhi mobilitas mereka sehari-hari. Jalan-jalan yang ada sering kali sulit dilalui, terutama saat musim hujan apalagi melewati hutan dan bukit terjal, seringkali masyarakat terjatuh ketika memikul karung cengkeh hasil panen. Disisi lain, mereka harus bayar mahal untuk langsir hasil panen kepinggir jalan, yang tentunya berdampak pada biaya cukup besar yang harus dikeluarkan. Untuk itu, pemerintah desa, pemerintah daerah bersama dengan Kodim 1302/Minahasa hadir untuk mengatasi kesulitan rakyat, berinisiatif untuk memulai proyek perintisan jalan TMMD sebagai solusi jangka panjang.
Dengan semangat gotong royong, para anggota TNI, Polri, berbagai elemen masyarakat, mahasiswa dan masyarakat desa berkolaborasi dalam pekerjaan perintisan jalan ini. Dimulai dengan survei dan perencanaan, proyek ini mengharuskan penataan medan yang terjal dan penggalian tanah untuk membentuk jalur yang akan memudahkan akses transportasi. Alat berat dan peralatan konstruksi modern diterjunkan untuk mempercepat proses, sementara tenaga kerja lokal yang berpengalaman memberikan kontribusi mereka secara langsung di lapangan.
Setiap hari, ribuan langkah diambil dan ribuan butir keringat menetes. Para prajurit dan warga desa bekerja bahu-membahu, melintasi medan berat dan kondisi cuaca yang bervariasi. Mereka membangun fondasi yang kokoh dan memastikan bahwa kualitas konstruksi memenuhi standar yang telah ditetapkan. Pengerjaan ini meliputi perintisan jalan, pemadatan tanah, pembuatan plat duiker, serta pengerasan bagian jalan yang dianggap vital.
Mahasiswa Universitas Samratulangi (Unsrat) yang membantu anggota Satgas bergotong-royong mengangkat material yang dibutuhkan untuk di tempatkan di dekat sasaran yang sedang dikerjakan sangat bersemangat sebagai bentuk pengabdian mereka kepada masyarakat.
Keberadaan Mahasiswa Unsrat di Desa Kayuwatu bertepatan dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Terpadu (KKT). Dan di tengah kegiatan mereka menyempatkan membantu Satgas TMMD mengerjakan perintisan dan pengerasan jalan.
Saya selaku Dansatgas TMMD ke-121 sangat mengapresiasi terhadap adik-adik Mahasiswa yang dengan penuh keikhlasan datang membantu kami bekerja di lokasi TMMD. Terima kasih, karena telah mengambil bagian dari pekerjaan TMMD ini sebagai wujud Dharma Bakti kepada rakyat” ujar Dansatgas sambil mengatupkan kedua telapak tanganya..
Sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan impian warga betul-betul terasa bahwa kemanunggalan TNI dan Rakyat tidak hanya sebagai slogan saja, keterlibatan adik-adik Mahasiswa dalam kegiatan TMMD ini pula tentunya sangat membawa pengaruh positif bagi kelangsungan hidup masyarakat di tempat ini, sehingga tujuan utama TMMD untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat di Desa Kayuwatu ini benar-benar terwujud.
Membangun Asa Warga Dengan Jalan Baru
Tim Wasev Brigjen TNI Farouk Pakar SPd, M.Han, bersama warga dalam program rehab RTLH TMMD ke-121 Kab Minahasa.
Desa Kayuwatu, dengan keindahan alamnya yang memukau, telah lama menyimpan harapan untuk memiliki akses yang lebih baik. Selama bertahun-tahun, penduduk desa berjuang dengan kondisi jalan yang tidak memadai, yang sering kali menjadi penghambat utama dalam mobilitas dan pengembangan ekonomi. Keinginan untuk memiliki jalan yang layak dan dapat diakses telah lama terpendam, namun kini, harapan tersebut mulai terwujud berkat upaya bersama yang dilakukan.
Pembangunan jalan baru ini dimulai dengan langkah-langkah konkret. Kodim 1302/Minahasa, bersama dengan warga desa, memulai proses perencanaan dan persiapan. Survey dan penataan medan dilakukan dengan cermat untuk memastikan kualitas konstruksi yang optimal. Dengan penggunaan alat berat dan teknologi modern, proses perintisan jalan berjalan lancar, meski menghadapi tantangan medan yang terjal dan kondisi cuaca yang tak selalu bersahabat.
Setiap hari, para prajurit TNI dan warga desa bekerja bahu-membahu. Tidak hanya mereka membawa alat dan material, tetapi juga semangat dan harapan. Kerja keras mereka terlihat jelas dalam setiap sentimeter jalan yang terbentang, dari penggalian tanah hingga pemadatan, serta pembuatan plat duiker yang memberikan sentuhan akhir yang dibutuhkan.
Perintisan dan pengerasan jalan sepanjang 1.765 meter yang sedang dikerjakan kali ini merupakan salah satu sasaran fisik, selain plat duiker sebanyak 2 buah serta 4 gorong-gorong.
Kemudian sasaran tambahan yaitu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) berupa, pembuatan sumur bor sebanyak 3 titik, ketahanan pangan, rehab RTLH, pembangunan MCK 3 unit, dan penanaman pohon. Selain itu ada penurunan angka stunting, dan pembersihan lingkungan.
Rehab RTLH, diberikan pada masyarakat kurang mampu nantinya bisa hidup sehat, meningkatnya tarap hidup mereka, sehingga mereka mampu melaksanakan peran dan fungsi dalam memberikan perlindungan, bimbingan dan pendidikan. Sementara untuk pembuatan sumur bor, untuk mengatasi kekurangan air bersih yang ada di masyarakat.

Kondisi jalan perkebunan yang dibangun Satgas TMMD ke-121 Kodim 1302/Minahasa di Desa Kayuwatu Kab Minahasa, Tugu sebagai symbol kehadiran TNI dalam mengatasi kesulitan Rakyat.
TMMD Wujudkan Ketahanan Wilayah dan Kesejahteraan Warga Sementara untuk sasaran nonfisik diantaranya, penyuluhan bela negara, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian, penyuluhan hukum dan kamtibmas, penyuluhan tentang bahaya narkoba, penyuluhan KB Kesehatan, penyuluhan rekrutmen TNI dan penyuluhan stunting.
Untuk sasaran nonfisik, seperti penyuluhan bela negara dilakukan untuk menghadapi pesatnya perkembangan globalisasi dan media social yang begitu gencar menyebarkan kebencian, dengan penyuluhan ini merupakan salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk menangkal hal-hal negatif sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif.
Begitupun penyuluhan kurang gizi dan stunting, diharapkan warga dapat mengetahui masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama terhadap anak, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Selain itu diharapkan masyarakat juga paham tips-tips apa saja untuk mencegah stunting pada anak.
Sedangkan penyuluhan kamtibmas merupakan salah satu upaya pembinaan, mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah, dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.
TMMD Menyatukan Kebersamaan Kekeluargaan, Dari semua kegiatan baik fisik maupun non fisik menurut Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Martin Susilo M Turnip , SH, MH, merupakan salah satu wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, dimana kegiatan TMMD ini bukan hanya sekedar program pembangunan infrastruktur fisik saja, tetapi juga merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
Pelaksanaan TMMD menurut Danrem, merupakan bagian dari kegiatan operasi bakti TNI yang dilaksanakan bersama dengan pemerintah daerah, yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus menciptakan rasa aman kepada komponen masyarakat.
“Di era globalisasi dan modernisasi saat ini, kita di hadapkan kepada berbagai tantangan semakin komplek, oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih insentif dalam membangun dan memperkuat ketahanan nasional, termasuk ketahanan di tingkat desa,” tegasnya.
Tampak konvoi Masyarakat Petani cengkeh sedang mengangkut hasil panen melintasi jalan yang telah di bangun Satgas TMMD ke-121 Kodim 1302/Minahasa di Desa Kayuwatu Kabupaten Minahasa.
Plat Duiker yang dibangun Satgas TMMD ke-121 Kodim 1302/Minahasa di Desa Kayuwatu Kabupaten Minahasa.
RTLH dengan bangunan permanen yang dibangun Satgas TMMD ke-121 Kodim 1302/Minahasa di Desa Kayuwatu Kabupaten Minahasa.
MCK dengan bangunan permanen yang dibangun Satgas TMMD ke-121 Kodim 1302/Minahasa di Desa Kayuwatu Kabupaten Minahasa.
Keceriaan anak-anak SD Inpres Kakas berebut air Bersih untuk cuci tangan yang dibangun Satgas TMMD ke-121 Kodim 1302/Minahasa di Desa Paslaten Kabupaten Minahasa.
Keceriaan anak-anak SD Inpres Kakas berebut air Bersih untuk cuci tangan yang dibangun Satgas TMMD ke-121 Kodim 1302/Minahasa di Desa Paslaten Kabupaten Minahasa.
Keceriaan anak-anak SD Inpres Kakas berebut air Bersih untuk cuci tangan yang dibangun Satgas TMMD ke-121 Kodim 1302/Minahasa di Desa Paslaten Kabupaten Minahasa.
Anak-anak SD Inpres Kakas sedang menikmati air bersih yang dibangun Satgas TMMD ke-121 Kodim 1302/Minahasa di Desa Paslaten Kabupaten Minahasa.
Hal senada juga diungkapkan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Candra Wijaya, MA, yang menegaskan program TMMD ini merupakan salah satu upaya strategis untuk mewujudkan ketahanan nasional yang kuat, dengan dimulai dari tingkat desa.
Bukan hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem kemanunggalan seperti yang dilakukan oleh TNI saat ini. Juga bukan tugas yang sederhana pula untuk melaksanakan percepatan pembangunan dalam suatu wilayah.
“Dalam perjalanannya sampai pada titik ini, kita sadar bahwa membuat perubahan membutuhkan perjuangan dan pengorbanan, rasa lelah dan keringat pengabdian tentunya menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan dalam proses TMMD ini. Namun dengan rasa kecintaan kepada rakyat, pemerintah maupun masyarakat, program ini telah terlaksana sampai pada kali ke 121,” tegasnya.
Karenanya, Pejabat (Pj) Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stany Kumendong M.Si,, Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menciptakan percepatan pembangunan infrastruktur di desa, sekaligus masyarakat dapat merasakan secara langsung manfaat dari pembangunan yang dilakukan. program ini juga guna mempererat hubungan TNI dan Rakyat serta meningkatkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun desa.
Hukum Tua (Kepala Desa) Desa Kayuwatu menyambut Tim Wasev TMMD ke 121 secara adat Kabasaran sebagai wujud ungkapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada TNI.
Tim Wasev TMMD 121 sedang meninjau jalan perkebunan yang dibangun Satgas TMMD ke-121 Kodim 1302/Minahasa di Desa Kayuwatu Kab Minahasa.
Tim Wasev TMMD 121 sedang meninjau jalan perkebunan yang dibangun Satgas TMMD ke-121 Kodim 1302/Minahasa di Desa Kayuwatu Kab Minahasa.
Tim Wasev TMMD 121 sedang meninjau jalan perkebunan yang dibangun Satgas TMMD ke-121 Kodim 1302/Minahasa di Desa Kayuwatu Kab Minahasa.
“Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran TNI, khususnya kepada Kodam Xlll/Merdeka, Korem 131/Santiago, dan Kodim 1302/Minahasa atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam melaksanakan program ini. Sekaligus berterima kasih atas penetapan wilayah Kabupaten Minahasa sebagai lokasi pelaksanaannya,” tuturnya.
Apresiasi yang sama ditunjukkan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) yang dipimpin oleh Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Farouk Pakar SPd, M.Han. Yang mengaku puas dengan pembangunan yang tidak hanya dipastikan tepat waktu, namun yang utama hasilnya benar dirasakan oleh masyarakat.
“Terima kasih dengan perjuangan para prajurit. Semoga ke depannya keberadaan infrastruktur ini benar-benar dijaga dan dimanfaatkan untuk kemakmuran warganya,” tandasnya. (MTBR-1302)
Berita Utama
Wartawan Senior Sulut Sebut Sintya Bojoh Bawa Semangat Perubahan di PWI

MANADO, inforakyatnews.com/ – Masuknya figur perempuan, Sintya NC Bojoh, dalam bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mendapat perhatian serius dari sejumlah wartawan senior. Mereka menilai kehadiran Sintya membawa angin segar bagi perubahan di organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
Raramenusa Makagiansar, wartawan senior Sulut, mengungkapkan bahwa sudah saatnya terjadi perubahan di tubuh PWI Sulut. Menurutnya, marwah organisasi harus dikembalikan karena selama ini banyak hal yang perlu diperbaiki.
“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” kata Ram, sapaan akrabnya.
Senada dengan Raramenusa, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya sebagai figur yang mampu mengakomodasi hak-hak anggota yang selama ini terabaikan. Menurutnya, latar belakang Sintya sebagai seorang ibu akan membawa pendekatan yang berbeda dalam memimpin organisasi.
“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” ujar mantan wartawan Harian Manado Post yang kini eksis di media online tersebut.
Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas diketahui pernah tercatat sebagai anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa. Keduanya berharap pemilihan ketua PWI Sulut mendatang dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih berpihak pada seluruh anggota dan mampu memajukan organisasi ke arah yang lebih baik.
Daerah
Pemprov Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Tomohon Jelang HBKN Idul Fitri

Tomohon, inforakyatnews.com/ – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Tomohon dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan ini akan dilaksanakan di dua lokasi berbeda pada Senin, 16 Maret 2026, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai.
Lokasi pertama bertempat di Halaman Masjid Al-Mujahidin, Kelurahan Matani Tiga, Kecamatan Tomohon Tengah, yang akan berlangsung pada pukul 15.00 WITA.
Sementara lokasi kedua di Halaman Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tomohon Tengah, dimulai pukul 10.00 WITA.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH., MH., menghadirkan berbagai bahan pokok dengan harga di bawah pasar.

Masyarakat dapat membeli beras premium seharga Rp50.500 per 5 kilogram.
Komoditas lain yang disediakan antara lain minyak goreng Kita Rp14.500 per liter, gula pasir Rp15.500 per kilogram, dan telur ayam Rp60.000 per baki untuk jenis lainnya. Bawang putih dibanderol Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp33.000 per kilogram, dan cabe rawit Rp47.000 per kilogram. Daging ayam juga tersedia dengan harga Rp33.000 per kilogram.
Program ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mengendalikan inflasi daerah menjelang hari raya. Masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak dan tetap mengutamakan keamanan pangan. (jud)
Daerah
Perkuat Silaturahmi, Gubernur Yulius Selvanus Buka Puasa Bersama Warga Kotamobagu serta Bawa Pesan Penting

Kotamobagu, inforakyatnews.com/ – Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Kotamobagu.
Ia bersama Ketua TP PKK Sulut, Anik Yulius Selvanus, menghadiri acara buka puasa bersama yang berlangsung di Basement Masjid Baitul Makmur, Kotamobagu, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang merupakan rangkaian safari Ramadan Pemprov Sulut di wilayah Bolmong Raya ini dihadiri Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M, Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, SH, MH, serta jajaran Forkopimda dan tokoh agama setempat. Kehadiran orang nomor satu di Sulut itu disambut hangat oleh masyarakat yang memadati lokasi acara.
Gubernur Yulius menyampaikan bahwa momen buka puasa bersama bukan sekadar agenda formal pemerintahan atau rutinitas tahunan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana sakral untuk memperkuat tali silaturahmi dan mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Utara.
“Di bulan yang penuh berkah ini, kita kumpul bersama, berbagi kebahagiaan, dan memperkuat rasa persaudaraan. Inilah wujud nyata semangat Torang Samua Basudara yang harus terus kita jaga,” ujar Gubernur Yulius.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai disiplin, sabar, dan jujur yang ditempa selama Ramadan harus menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa. Menurutnya, kemajuan daerah akan tercapai jika sinergi antara masyarakat dan pemerintah dilandasi kejujuran serta disiplin yang tinggi.
Di sela-sela sambutannya, Gubernur Yulius juga menyampaikan pesan terkait pentingnya menjaga stabilitas daerah. Ia menegaskan bahwa suasana aman dan kondusif menjadi prasyarat utama agar pembangunan ekonomi dan investasi di Sulawesi Utara dapat berjalan maksimal demi kesejahteraan rakyat.
Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga warisan toleransi dan tidak mudah terpengaruh provokasi yang dapat memecah belah persatuan. Ia berpesan agar warga memanfaatkan sisa bulan suci Ramadan untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan.
Pada kesempatan itu, Gubernur Yulius juga menyerahkan sejumlah bantuan bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Kotamobagu. Acara buka puasa bersama ini menjadi salah satu rangkaian safari Ramadan yang akan terus digelar di berbagai wilayah Sulawesi Utara.
Breaking News2 minggu agoWartawan Senior Sulut Dorong Perubahan di PWI, Sintya Bojoh Dinilai Sosok yang Tepat
- Minahasa3 hari ago
Buka Seleksi Paskibraka Minahasa 2026, Sekda Watania Tekankan Disiplin, Mental, Nasionalisme
Tomohon3 hari agoMenteri Lingkungan Hidup Apresiasi Pemkot Tomohon, Wali Kota Caroll: Ini Komitmen Bersama
Sulut2 hari agoPemprov Sulut Teken Kesepakatan PSEL: Bakal Sulap Sampah Menjadi Sumber Energi
- Sulut2 minggu ago
Jumat Agung, Gubernur Yulius Ajak Masyarakat Teladani Nilai Pengorbanan dan Kasih Tanpa Batas
Parlementaria2 minggu agoLouis Schramm Serap Aspirasi Warga Tuminting dan Malalayang, Jalan Makam hingga Drainase Gereja Jadi Sorotan
- Berita Utama4 minggu ago
Ramadan Fest 2026 Sukses Digelar, Perumda Pasar Bitung Serahkan Hadiah untuk Generasi Muda






























