Menu

Mode Gelap
KPK Buka Kelas Pemuda Anti Korupsi Tahun 2022 di Sulut Hadirkan DJ Ribka, HUT ke-8 “Good Day Club” Bakal Spektakuler GMNI Cabang Manggarai Demo Tolak Kenaikkan Harga BBM Kata BMKG Soal Cuaca Tak Menentu Saat ini Pemda Manggarai Himbau Masyarakat Waspada Wabah PMK

Manggarai Barat · 11 Mei 2022 06:47 WITA ·

Penanaman Jagung dan Kedelai di Macang Pacar Dihadiri Anggota DPR RI, Julie Laiskodat


 Penanaman Jagung dan Kedelai di Macang Pacar Dihadiri Anggota DPR RI, Julie Laiskodat Perbesar

Labuan Bajo, NTT, Inforakyatnews– Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur terus melakukan berbagai upaya dan strategi demi terwujudnya ketahanan pangan serta peningkatan ekonomi masyarakat terutama masyarakat petani itu sendiri.

Kedelai dan jagung menjadi dua dari beberapa jenis tanaman pangan yang kini menjadi fokus dari dinas yang membidangi urusan pertanian di Manggarai Barat tersebut. Kecamatan Macang Pacar merupakan salah satu kawasan yang disebut sangat cocok untuk ditanami atau dikembangkannya tanaman jagung dan kedelai selain tanaman pangan lainnya.

Tidak main main, tahun 2022 ini 150 hektar lahan milik petani akan siap ditanami kacang kedelai. Ini menjadi angin segar bagi para petani sebab mereka tidak lagi perlu khawatir masalah pengadaan benih kedelai, pupuk dan obat obatan.

Bahkan Petani juga tidak perlu khawatir ke mana kedelai hasil produksi mereka akan dipasarkan atau dijual sebab semua telah disiapkan pemerintah. Petani digembleng tidak hanya sebagai produsen namun juga pebisnis (agribisnis) dengan prinsip dari petani oleh petani dan untuk petani itu sendiri.

Kesungguhan pemkab Manggarai barat dalam mewujudkan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat tersebut ditandai dengan dilakukannya penanaman kacang kedelai dan jagung secara simbolis di Desa Lewat, Kecamatan Macang Pacar, pada Minggu, (7/05/2022).

Penanaman secara simbolis tersebut dihadiri anggota komisi IV DPR RI fraksi partai Nasdem Dapil NTT, Julie Laiskodat dan juga guru besar sekolah partai Nasdem, IGK Manila. Sejumlah anggota DPRD provinsi NTT dan anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat dari partai Nasdem turut hadir mendampingi sang istri gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat tersebut.

Selain itu, Julie Laiskodat juga menghadirkan langsung off taker yang nantinya akan siap menjamin kerja sama langsung antara petani dengan perusahaan.

Sementara itu dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat dihadiri langsung oleh Kepala Dinas, Lorensius Halu beserta Kepala Bidang tanaman pangan dan hortikultura, Ahmad Rudi.

Julie Laiskodat bersama rombongan tiba di kampung Lewat dan diterima secara budaya Manggarai mulai dari penjemputan (curu) di pintu masuk halaman kampung Lewat hingga penerimaan di dalam rumah adat (rumah gendang).

Anggota DPRD Manggarai Barat Beni Nurdin (Nasdem) Manggarai barat bertindak sebagai jubir adat dari Julie Laiskodat dan rombongan.

Penjemputan Julie Laiskodat di pintu masuk kampung Lewat

Sebelum melakukan penanaman jagung dan kedelai secara simbolis, terlebih dahulu dilakukan sejumlah rangkaian acara di dalam rumah adat. Usai diterima secara adat, Julie Laiskodat berkesempatan menyampaikan banyak hal terkait upaya yang dilakukan dalam kaitan gerakan menanam jagung dan kacang kedelai lalu berdialog dengan para penyuluh pertanian lapangan (PPL), para petani, kepala desa dan tokoh adat.

Dalam kesempatan itu Julie Laiskodat mengatakan bahwa NTT adalah daerah yang kaya akan sumber daya alam (SDA) tidak saja hanya pariwisata yang kini menjadi pusat perhatian dunia namun juga pertanian. Namun demikian Ia justru merasa miris sebab hampir 90 persen kebutuhan buah dan sayur sayuran di Labuan Bajo hingga saat ini masih dipasok dari luar Manggarai barat yaitu dari Bima NTB.

Atas kondisi ini Julie Laiskodat mengajak para petani untuk memanfaatkan lahan yang masih kosong untuk ditanami tanaman komoditas, sayur sayuran dan buah buahan.

Julie Laiskodat mengatakan bahwa petani jangan lagi berpikir bahwa petani adalah profesi terendah dan dikategorikan sebagai profesi termiskin. Pola pikir itu harus diubah. Menurutnya, petani memiliki peran terpenting hidup atau tidaknya sebuah negara, petani tambahnya adalah ujung tombak dari terpenuhinya kebutuhan pangan apalagi Manggarai barat yang merupakan destinasi wisata super premium.

Dalam kesempatan itu Julie Laiskodat memberikan kesempatan kepada off taker terkait berbagai hal yang merupakan persyaratan sistem kerja sama dengan para petani kedelai.

Disebutkan, perusahaan siap membeli kacang kedelai dari petani dengan harga Rp. 8000/ kg. Namun kedelai yang dibutuhkan perusahaan adalah kedelai yang berkualitas termasuk kadar air hingga 13 persen.

Julie Laiskodat meminta off taker agar nantinya petani kedelai terus didampingi sejak proses penanaman hingga panen agar kualitas kedelai yang disyaratkan perusahaan itu akan terwujud sehingga petani merasakan keuntungan dari hasil usaha mereka.

Selain itu Ia meminta off taker untuk sesegera mungkin menyediakan benih kacang kedelai sebab berdasarkan pemaparan PPL setempat, biasanya musim tanam kedelai di wilayah kecamatan Macang pacar adalah bulan Mei. Menanggapi itu, off taker menyatakan kesanggupannya dan akan didrop beberapa minggu ke depan.

Usai berdialog, Julie Laiskodat melakukan penyerahan secara simbolis benih jagung dan kacang kedelai kepada perwakilan para petani.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat, Laurensius Halu mengucapkan terima kasihnya kepada Julie Laiskodat karena berkenan hadir dalam kegiatan tanam jagung dan kacang kedelai di desa Lewat.

Ia menjelaskan, Kecamatan Macang dipilih berdasarkan kajian peta lokasi lapangan yang dilakukan. Berdasarkan kajian teknik tambahnya ada 8 dari 13 desa di Kecamatan Macang Pacar yang cocok ditanami kacang kedelai.

Laurens mengajak para petani untuk serius menyambut program gerakan menanam kacang kedelai tersebut sebab tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan, benih, pupuk, obat siap dibantu bahkan pasarnyapun sudah ada dan siap terima kedelai dengan harga delapan ribu (8000) rupiah per kilo gram.

Sebelumnya, sebagai tuan rumah, Camat Macang Pacar, Dortheus Ugan mengucapkan terima kasih atas kepedulian anggota DPRRI, Julie Laiskodat terhadap para petani di wilayah yang dipimpinnya itu. Ucapan yang sama disampaikannya kepada Dinas Pertanian Manggarai Barat.

Setelah seluruh rangkaian acara di rumah adat Lewat, Julie Laiskodat didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat, Laurens Halu langsung menuju lokasi tempat dilakukannya penanaman jagung dan kacang kedelai secara simbolis.

Sejumlah anggota DPRD NTT dan DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Camat Macang Pacar serta perwakilan para kepala desa sekecamatan pacar turut melakukan penanaman jagung dan kedelai secara simbolis tersebut.

Usai melakukan penanaman jagung dan kedelai secara simbolis, Julie Laiskodat langsung meninggalkan lokasi dan kembali ke Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Bajo.

Seluruh rangkaian penanaman jagung dan kedelai di Lewat Desa Lewat Kecamatan Macang Pacar Kabupaten Manggarai Barat NTT tersebut terpantau berjalan lancar.

(Paulus Nabang)

 

Artikel ini telah dibaca 151 kali

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Belum Teraliri Listrik, Kades Dan Tokoh Masyarakat Macang Pacar Datangi Kantor UPPK Flores

13 Mei 2022 - 09:45 WITA

Persawahan Lembor Masih Kekurangan Air, Masyarakat Sampaikan Keluhan Kepada Gubernur NTT

21 April 2022 - 19:23 WITA

KPM Desa Golo Lajang Barat Terima BLT DD Tahap I Tahun 2022

20 Maret 2022 - 19:48 WITA

Desa Waka Kecamatan Pacar Salurkan BLT DD Tahap I Tahun 2022

19 Maret 2022 - 13:36 WITA

Pater Andi Disambut Antusias Umat Katolik Paroki St. Nikolaus Pacar Manggarai Barat

25 Januari 2022 - 21:01 WITA

Anggota DPR RI Berikan Beasiswa PIP Aspirasi bagi Siswa SMPN 3 Kecamatan Pacar Manggarai Barat

15 Desember 2021 - 00:39 WITA

Trending di Daerah