Tomohon
Wali Kota Caroll Rilis Token TKA Jenjang SMP, 1.665 Peserta dari 24 Sekolah Siap Ikut Ujian
Tomohon, inforakyatnews.com/ – Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, S.H., menghadiri kegiatan rilis token pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP/Sederajat tahun 2026. Acara berlangsung di SMP Katolik Stella Maris Tomohon, Senin (6/4/2026).
Wali Kota secara resmi merilis token sebagai tanda dimulainya pelaksanaan TKA berbasis komputer. Kegiatan ini diikuti oleh 24 satuan pendidikan SMP, baik negeri maupun swasta, dengan total 1.665 peserta didik kelas 9 yang telah terdaftar dalam data Dapodik.
Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung selama 6 hingga 16 April 2026. Sistem ujian berbasis komputer ini dirancang untuk menjamin keamanan, transparansi, dan kredibilitas pelaksanaan tes.
“Rilis token ini merupakan bagian penting dalam sistem pelaksanaan ujian berbasis komputer guna menjamin keamanan, transparansi, dan kredibilitas pelaksanaan tes,” ujar Caroll Senduk dalam sambutannya.
Wali Kota berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti tes dengan penuh kejujuran, percaya diri, serta menjunjung tinggi integritas.
“Jadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Melalui momentum ini, saya juga mengajak kita semua untuk terus bersinergi dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Tomohon,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Tomohon, Ferdinand Mono Turang, S.Sos., serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon, Dr. Juliana Karwur, M.Kes., M.Si. (***/jud)
Tomohon
Menteri Lingkungan Hidup Apresiasi Pemkot Tomohon, Wali Kota Caroll: Ini Komitmen Bersama

Jakarta, inforakyatnews.com/ – Menteri Lingkungan Hidup secara khusus memberi apresiasi kepada Pemerintah Kota Tomohon dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Provinsi Sulawesi Utara, Senin (13/4/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan Menteri Hanif Faisol Nurofiq karena Tomohon dinilai berhasil meninggalkan sistem open dumping dan beralih ke controlled landfill.
Acara penandatanganan itu berlangsung di Kantor Kementerian LH, Jakarta. Yang dilakukan oleh Gubernur Sulut bersama lima kepala daerah, termasuk Wali Kota Tomohon.
Menteri Hanif dalam sambutannya secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Caroll Senduk.
Dalam sambutannya, Menteri Hanif menekankan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan komitmen kuat dari bupati/wali kota yang bertanggung jawab penuh di daerah.
Ia juga mendorong pemda untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam memilah sampah.
Pemerintah pusat menargetkan penutupan sistem open dumping hingga 63,41 persen pada tahun 2026, dan berharap Sulut tidak lagi menggunakan metode tersebut.
“Kota Tomohon tidak lagi mengelola sampah secara open dumping tetapi sudah beralih ke controlled landfill. Harapan saya, apa yang telah dilakukan Kota Tomohon akan diikuti oleh kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Utara,” ujar Menteri Hanif.
Menanggapi apresiasi tersebut, Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, menyatakan komitmennya untuk mendukung dan menindaklanjuti arahan Menteri guna menyukseskan program pengelolaan sampah nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Pemerintah Kota Tomohon berkomitmen untuk mendukung dan menindaklanjuti arahan Bapak Menteri untuk menyukseskan program-program Bapak Presiden, khususnya pengelolaan sampah nasional secara serius dan terintegrasi. Hal ini tentunya memerlukan dukungan semua pihak dan seluruh masyarakat Kota Tomohon, agar penanganan masalah sampah di Kota Tomohon dapat terlaksana dengan baik,” ujar Caroll Senduk.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, bersama Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, SH, serta Wali Kota Manado, Wali Kota Bitung, Bupati Minahasa, dan Bupati Minahasa Utara. Hadir pula jajaran Kementerian LH, Pemprov Sulut, dan kepala dinas LH kabupaten/kota.
Dengan adanya kerja sama PSEL ini, diharapkan pengelolaan sampah di Sulawesi Utara semakin terintegrasi, ramah lingkungan, dan dapat menghasilkan energi listrik bagi masyarakat. Kota Tomohon menjadi contoh bagi daerah lain dalam transisi menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan. (jud)
Tomohon
Menteri PKP dan Mendagri Tinjau Program Rumah Subsidi dan BSPS di Tomohon
Tomohon, inforakyatnews.com/ – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti meninjau langsung pelaksanaan program rumah subsidi dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Kamis (9/4/2026).
Kunjungan lapangan tersebut berpusat di Rumah Tapak Subsidi Perumahan Grazia Residence 2, Kota Tomohon. Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke lokasi calon penerima bantuan program BSPS guna memastikan program tersebut tepat sasaran.
Dalam kunjungan itu, Menteri PKP Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara melihat langsung kualitas rumah tapak subsidi yang dinilai baik, serta komitmen pengembang dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Perumahan tersebut dikembangkan oleh mantan atlet bulu tangkis nasional juara Olimpiade, Greysia Polii.
“Tepuk tangan untuk pengembangnya dan juga Wali Kota Tomohon yang sudah menerapkan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) dan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) gratis. Saya sudah cek semuanya bagus, kualitas bangunan juga baik,” tegas Ara.
Dalam rangkaian kunjungan ke Sulawesi Utara, Menteri PKP secara langsung menyetujui peningkatan kuota rumah subsidi untuk Provinsi Sulawesi Utara dari 3.000 unit di 2025 menjadi 15.000 unit di 2026. Alokasi program BSPS di Sulawesi Utara juga ditingkatkan dari 748 unit di 2025 menjadi 8.198 unit di 2026, atau meningkat hampir 10 kali lipat.
“Saya minta pemerintah daerah melakukan terobosan. Kalau hanya mengandalkan APBN dan APBD sangat terbatas, tapi kepercayaan dan kolaborasi dengan pihak lain tidak terbatas,” ujar Menteri Ara.
Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memastikan Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto berjalan di seluruh daerah.
“Bapak Presiden Prabowo menugaskan Pak Ara (Menteri PKP) spesifik ini dan saya membantu. Membantu beliau dengan berbagai peraturan-peraturan yang dipermudah, sehingga lebih mudah,” ungkap Mendagri.
Usai peninjauan tersebut, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi Calon Penerima Bantuan (CBP) BSPS di Kelurahan Kakaskasen Dua. Program BSPS merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni melalui pemberian bantuan stimulan kepada masyarakat.
Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, bersama Wakil Wali Kota, Sendy Rumajar menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor perumahan di Kota Tomohon.
Menurut Caroll, dukungan pemerintah pusat sangat penting dalam mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah. Ia berharap program rumah subsidi dan BSPS dapat terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak masyarakat di daerah tersebut.
“Kunjungan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya penyediaan hunian yang layak, aman, dan terjangkau bagi masyarakat, sekaligus memastikan program perumahan berjalan efektif dan tepat sasaran di Kota Tomohon,” ungkap Walikota Caroll
Sebelumnya, Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H. bersama Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom. telah menghadiri sosialisasi dan peluncuran BSPS tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Rabu (8/4/2026). (jud)
Tomohon
Wali Kota Tomohon Hadiri Musrenbang RKPD 2027 Provinsi Sulut yang Dibuka Mendagri Tito Karnavian
Manado, inforakyatnews.com/ – Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, S.H., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan berlangsung di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis (9/4/2026).
Musrenbang tersebut dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian. Hadir pula Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait, serta Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, Amalia Widiasanti.
Acara ini turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara, para kepala daerah se-Sulawesi Utara, para pemangku kepentingan (stakeholder), serta jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Musrenbang RKPD 2027 merupakan forum strategis untuk menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, serta merumuskan prioritas pembangunan di Sulawesi Utara untuk tahun 2027.
Kehadiran Wali Kota Tomohon dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam mensinergikan perencanaan pembangunan daerah dengan kebijakan provinsi dan nasional.
Breaking News3 minggu agoWartawan Senior Sulut Dorong Perubahan di PWI, Sintya Bojoh Dinilai Sosok yang Tepat
Sulut2 hari agoPemprov Sulut Teken Kesepakatan PSEL: Bakal Sulap Sampah Menjadi Sumber Energi
- Berita Utama2 minggu ago
Mona Kloer Pimpin Paripurna Penyampaian LKPJ 2025 Wali Kota dan Program Pembentukan Perda 2026
- Minahasa3 hari ago
Buka Seleksi Paskibraka Minahasa 2026, Sekda Watania Tekankan Disiplin, Mental, Nasionalisme
Tomohon3 hari agoMenteri Lingkungan Hidup Apresiasi Pemkot Tomohon, Wali Kota Caroll: Ini Komitmen Bersama
- Sulut2 minggu ago
Jumat Agung, Gubernur Yulius Ajak Masyarakat Teladani Nilai Pengorbanan dan Kasih Tanpa Batas
Sulut1 minggu agoGubernur Yulius Dampingi Wapres Gibran Tinjau Lokasi Gempa di Minahasa: Negara Hadir untuk Korban




















