Menu

Mode Gelap
KPK Buka Kelas Pemuda Anti Korupsi Tahun 2022 di Sulut Hadirkan DJ Ribka, HUT ke-8 “Good Day Club” Bakal Spektakuler GMNI Cabang Manggarai Demo Tolak Kenaikkan Harga BBM Kata BMKG Soal Cuaca Tak Menentu Saat ini Pemda Manggarai Himbau Masyarakat Waspada Wabah PMK

Bola & Sports · 12 Nov 2021 21:17 WITA ·

Peraih Medali Emas Kejuaraan Kempo Dunia Turki, Disambut Secara Resmi Pemda Manggarai


 Peraih Medali Emas Kejuaraan Kempo Dunia Turki, Disambut Secara Resmi Pemda Manggarai Perbesar

Manggarai NTT, Inforakyatnews.com – Peraih medali emas kejuaraan olahraga kempo dunia di Turki tahun 2021 asal Manggarai NTT, Aprilianus Marco Jolo Jahang, diterima secara resmi oleh pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) Jumat, (12/11/2021).

Tiba di Ruteng pada Jumat pagi, Marco langsung diarahkan menuju Aula Nuca Lale Kantor Bupati Manggarai di Ruteng dan diterima langsung Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut, S.H bersama sejumlah OPD dan ketua Koni Bona Jenadut, didampingi ketua Federasi Kempo Indonesia (FKI) NTT, Kanis Nasak, dan para pelatih kempo Manggarai serta ayahnya Maximus Jahang.

Marco pun langsung diterima secara budaya Manggarai berupa manuk kapu dan dikalungi selendang serta dipakaikan topi songke motif Manggarai oleh Wakil Bupati (Wabup) Manggarai, Heribertus Ngabut.

Dalam kesempatan itu Marco diberikan kesempatan oleh ketua IKF NTT, Kanis Nasak untuk melakoni kembali gerakan kempo seperti yang Ia lakukan dalam kejuaraan kempo dunia di Turki itu.

Ketua Federasi kempo Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kanis Nasak dalam sambutannya mengatakan bahwa medali emas yang diraih Marco pada kejuaraan kempo dunia di Turki tersebut berkat doa dan dukungan dari Pemerintah, IKF, seluruh masyarakat Indonesia dan juga keluarga.

“Raihan itu, sebagai sebuah kesuksesan yang dipersembahkan Marco terhadap Negara Indonesia sebagai anak bangsa,” ungkap Kanis Nasak.

Di hadapan Wakil Bupati Heri Ngabut, Kanis Nasak mengatakan bahwa IKF sudah resmi sebagai sebuah organisasi karena telah mendapat pengesahan dari Kementerian hukum dan hak asasi manusia (Kemenkum-HAM).

Organisasi IKF ini, kata Kanis telah dilaporkannya kepada Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat, melalui Asisten 1 Setdaprov NTT dan saat ini IKF sedang menunggu langkah Pemerintah Provinsi.

Berdasarkan perintah Undang Undang nomor 3 tahun 2005, Kanis mengatakan, sebuah organisasi yang telah diakui Negara melalui keputusan Kementerian Hukum dan HAM, Pemerintah berkewajiban untuk melindungi dan membesarkannya.

Karena itu Ia meminta pemerintah agar melindungi dan membantu membesarkan IKF di Manggarai dan NTT.

Wabup Manggarai, Heribertus Ngabut dalam sambutannya mengatakan bahwa Marco ikut kejuaraan kempo dunia di Turki membawa nama Indonesia, “Dengan demikian keberhasilan Marco meraih medali emas adalah keberhasilan yang membanggakan Indonesia,” ujar Wabup Ngabut.

Heri Ngabut menyebut Marco adalah aset bangsa Indonesia dan bukan hanya aset Manggarai atau NTT.

Di sisi lain Wabup mengingatkan Marco yang kini masih duduk di bangku kelas 2 SMKN Wae Rii itu untuk tidak menyombongkan diri oleh karena keberhasilannya tersebut, putra dari pasangan Maximus Jahang dan Hermina Theresia Jemimin ini justru diingatkan untuk terus berlatih dan tetap rendah hati.

“Keberhasilan itu adalah sebuah modal besar bagi Marco untuk masa depan termasuk pendidikannya,” ungkap Wabup.

Bahkan Heri Ngabut mengatakan bahwa sebagai wakil bupati, dirinya akan membantu apa dan ke manapun arah yang ingin di tempuh Marco ke depannya. “Asalkan selalu dikomunikasikannya pada saya,” tambahnya.

Heri Ngabut dalam kesempatan itu berjanji akan berdiskusi dengan jajaran IKF agar IKF dicatat dalam daftar KONI Manggarai termasuk soal olahraga kaum disabilitas.

Sementara itu, ayahanda Marco, Maximus Jahang dalam kesempatan yang sama menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai karena telah mendukung putranya itu untuk mengikuti Kejuaraan Kempo Dunia di Turki serta dapat menerimanya kepulangannya secara resmi.

“Sebagai orang tua, tentunya menyampaikan terima kasih kepada IKF terutama para pelatih yang telah melatih putra kami itu dengan baik sehingga diutus mengatas namakan Indonesia pada kejuaraan kempo dunia tahun 2021 di Turki yang pada akhirnya meraih medali emas,” pungkas Maximus Jahang.

(Penulis : Paulus Nabang)

 

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Tim

Baca Lainnya

KPK Buka Kelas Pemuda Anti Korupsi Tahun 2022 di Sulut

26 September 2022 - 17:30 WITA

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Sulut Akan Muswil ke-III di Mitra

23 September 2022 - 15:35 WITA

SMK St.Aloisius Wakil NTT Pada Ajang Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Nasional

21 September 2022 - 15:41 WITA

Surya Paloh Beberkan Alasan Rekomendasi Tiga Capres dari Eksternal Partai

20 September 2022 - 17:24 WITA

Hadirkan DJ Ribka, HUT ke-8 “Good Day Club” Bakal Spektakuler

16 September 2022 - 12:44 WITA

GMNI Cabang Manggarai Demo Tolak Kenaikkan Harga BBM

6 September 2022 - 22:48 WITA

Trending di Breaking News