Menu

Mode Gelap
KPK Buka Kelas Pemuda Anti Korupsi Tahun 2022 di Sulut Hadirkan DJ Ribka, HUT ke-8 “Good Day Club” Bakal Spektakuler GMNI Cabang Manggarai Demo Tolak Kenaikkan Harga BBM Kata BMKG Soal Cuaca Tak Menentu Saat ini Pemda Manggarai Himbau Masyarakat Waspada Wabah PMK

Manggarai Barat · 13 Mei 2022 09:45 WITA ·

Belum Teraliri Listrik, Kades Dan Tokoh Masyarakat Macang Pacar Datangi Kantor UPPK Flores


 Belum Teraliri Listrik, Kades Dan Tokoh Masyarakat Macang Pacar Datangi Kantor UPPK Flores Perbesar

Labuan Bajo, NTT, Inforakyatnews – Ketiadaan jaringan listrik menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat Wilayah Hamente Rego Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasalnya hingga saat ini wilayah tersebut belum juga teraliri listrik, akibatnya masyarakat terpaksa harus menikmati hidup mereka tanpa listrik yang kini sudah menjadi kebutuhan, tidak hanya untuk rumah tangga namun juga fasilitas umum seperti sekolah dan fasilitas kesehatan serta tempat ibadah
Kondisi ini menimbulkan rasa prihatin para kepala desa serta sejumlah tokoh masyarakat. mereka harus berjuang keras agar bisa mendapatkan perhatian pemerintah dan pihak PLN yang memiliki otoritas mengurusi masalah kelistrikan dengan harapan secepatnya akan direalisasikan.

Sebagai wujud nyata perjuangan mereka, tokoh masyarakat bersama 5 (lima) kepala atau utusan kepala desa dari lima Desa Hamente Rego, Kecamatan Macang Pacar mendatangi kantor unit pelaksana proyek ketenagalistrikan (UPPK) PLN untuk wilayah Flores di Lawir, Kelurahan Lawir, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai Kamis, (12/05/2022).

Mereka adalah Urbanus Nenga (tokoh masyarakat), Petrus Mon (tokoh masyarakat), Rafael Moga (Pjs desa Rego), Stanislaus Atalim (utusan desa Watu Manggar), Salomon Sudiman (kades Lewat), Elisius Jon Suhardin (kades Watu baru) dan Fransiskus Bordin (desa Wontong).

Tiba sekitar Pkl. 11.00 Wita, mereka diterima supervisor konstruksi, Anggit dan supervisor perencanaan, Muhamad Bujairimi. Mereka diterima dua supervisor tersebut karena kepala UPPK PLN Flores, Simi E. Lapebesi sedang bertugas ke Kupang.

Kompak mengenakan kemeja putih, bertopi songke dengan bawahan sarung songke mereka menyatakan kesungguhan niat mereka menurut tata cara budaya Manggarai berupa kepok yang disampaikan oleh Urbanus Nenga selaku tokoh masyarakat Rego umumnya.

Kepada dua supervisor itu Urbanus mengungkapkan bahwa tujuan kedatangan mereka adalah meminta PLN agar segera melakukan perluasan jaringan listrik ke kecamatan Macang pacar terutama di lima desa dimaksud di antaranya desa Rego, Desa Wontong, Desa Lewat, desa Watu Baru dan Desa Watu Manggar.

“Ami one mai lima desa wa mai kecamatan Macang Pacar Manggarai Barat, Desa Rego, Desa Wontong, Desa Lewat, Desa Watu baru agu Desa Watu Manggar. Selama hoo ami kaeng nendep toe manga gerak listrik. Ami mai kamping ite te tegi nai di’a dite dasor cabi koe ami gerak PLN dite, ai le gerak PLN dite te itan lami ngasang di’a, ninar te ita agu gerak te pikir, hitu i campit mai dami kamping ite, kepok,” ungkap Urbanus ditutur dalam bahasa Manggarai.

Dalam bahasa Indonesia diartikan “kami dari lima desa dari Manggarai barat, desa Rego, desa Wontong, desa Lewat, desa Watu baru dan desa Watu Manggar, selama ini kami tinggal dalam kondis gelap tanpa penerangan listrik, kini kami datang ke hadapan Bapak (UPPK) untuk meminta hati baik bapak agar bagikanlah terang PLN Bapak kepada kami, karena dengan terang kami bisa menemukan yang baik, dengan terang listrik kami bisa melihat, dengan terang listrik kami bisa berpikir. Inilah mengapa kami datang ke hadapan Bapak,”

Permintaan tersebut mereka sampaikan tidak hanya secara lisan tetapi juga secara tertulis berupa proposal yang dalam kesempatan itu juga langsung diserahkan ke pihak PLN UPPK Flores dan diterima supervisor perencanaan, Mohamad Bujarimi.

Mohamd Bujarimi dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas kehadiran para kepala desa atau utusan dari lima kepala desa serta tokoh masyarakat hamente Rego tersebut ke kantornya.

Mohamad mengatakan, UPPK Flores memang ditugaskan atau diamanatkan untuk melistriki semua desa se daratan Flores. Ia memastikan bahwa semua desa yang belum teraliri listrik pasti akan dibangun karena setiap tahun pihaknya selalu mengusulkan untuk perluasan jaringan listrik kepada PLN wilayah NTT namun usulan tersebut masih terkendala anggaran yang disebutnya turun, namun masalah turunnya anggaran tersebut tambahnya di luar kewenangan atau kuasa mereka, Karena itu Ia meminta untuk bersabar.

Meski tidak menyebut secara pasti kapan akan direalisasikan namun Mohamad mengungkapkan bahwa proposal dari warga Rego tersebut akan ditindak lanjuti. Proposal tersebut tambahnya akan menjadi dasar bagi pihaknya agar setidaknya lebih mendapat perhatian.

“Nah ini ada surat masuk, ini sebagai dasar supaya nanti mungkin lebih mendapat perhatian” ungkap Mohamad.

Ia menegaskan bahwa semua desa yang belum teraliri listrik pasti akan dibangun karena setiap tahun selalu diusulkan dan itu merupakan tugas mereka.

Dalam kesempatan itu Mohamad memastikan bahwa pihaknya akan mengagendakan survei lapangan untuk menghitung atau menganalisis kebutuhan jaringan listriknya supaya diusulkan ke PLN wilayah NTT.

Sementara itu Petrus Mon, diwawancarai usai pertemuan tersebut mengatakan bahwa kedatangan dan niat mereka menyampaikan usulan kepada PLN UPPK Flores tersebut berangkat dari rasa prihatin mereka terhadap kondisi lima desa yang sama sekali belum teraliri listrik. Kondisi ini juga berdampak pada terhambatnya aktivitas di fasilitas umum seperti sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah yang juga membutuhkan listrik.

Di sisi lain, sebagian wilayah Kecamatan Ndoso dan Kecamatan Pacar sudah teraliri listrk sedangkan beberapa desa mereka sama sekali belum tersentuh, padahal jaringan listrik sudah sampai di Hita desa kombo selatan kecamatan pacar. Menurutnya, jarak dari Hita ke Rego mencapai 8 kilo meter.

Terkait akses jalan Ia jelaskan bahwa keseluruhan akses jalan masih bagus dan sedang dalam proses pembangunan dan perbaikan, namun aktivitas lalu lintas sangat lancar.

Petrus Mon mengatakan bahwa seluruh masyarakat Rego umumnya sangat membutuhkan penerangan PLN. Atas nama seluruh masyarakat wilayah Rego terima kasih kepada pihak PLN dalam hal ini UPPK Flores dan berharap listrik secepatnya masuk sampai di wilayah Rego.
(Paulus Nabang)

Artikel ini telah dibaca 424 kali

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Penanaman Jagung dan Kedelai di Macang Pacar Dihadiri Anggota DPR RI, Julie Laiskodat

11 Mei 2022 - 06:47 WITA

Persawahan Lembor Masih Kekurangan Air, Masyarakat Sampaikan Keluhan Kepada Gubernur NTT

21 April 2022 - 19:23 WITA

KPM Desa Golo Lajang Barat Terima BLT DD Tahap I Tahun 2022

20 Maret 2022 - 19:48 WITA

Desa Waka Kecamatan Pacar Salurkan BLT DD Tahap I Tahun 2022

19 Maret 2022 - 13:36 WITA

Pater Andi Disambut Antusias Umat Katolik Paroki St. Nikolaus Pacar Manggarai Barat

25 Januari 2022 - 21:01 WITA

Anggota DPR RI Berikan Beasiswa PIP Aspirasi bagi Siswa SMPN 3 Kecamatan Pacar Manggarai Barat

15 Desember 2021 - 00:39 WITA

Trending di Daerah