Sulut
Rapat Percepatan PSEL di Jakarta, Gubernur YSK Siapkan Lahan 10 Ha dan Jaminan Suplai dari 5 Daerah

Jakarta, inforakyatnews.com/– Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyatakan kesiapannya dalam pembangunan instalasi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) regional. Hal ini disampaikan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dalam rapat percepatan yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan di Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Rapat yang juga dihadiri Menteri Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Sekretaris Negara, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta para gubernur dan bupati/wali kota yang mendapat alokasi PSEL ini membahas target operasionalisasi proyek strategis nasional tersebut.
Gubernur Yulius Selvanus memaparkan bahwa Pemprov Sulut telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Desa Ilo-Ilo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Lahan tersebut telah memiliki sertifikat hak pakai dari Kementerian ATR/BPN.
“Kami juga telah menjalin koordinasi dengan lima pemerintah kabupaten/kota untuk menjamin suplai sampah. Kelima daerah itu adalah Kota Manado, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Bitung, dan Kota Tomohon,” ujar YSK.
Berdasarkan surat pernyataan jaminan suplai yang telah ditandatangani sejak Desember 2023, total volume sampah yang dijamin mencapai 800 ton per hari, terdiri dari Manado 306 ton, Minahasa 159 ton, Minahasa Utara 117 ton, Bitung 153 ton, dan Tomohon 65 ton.
Menteri Koordinator Bidang Pangan dalam arahannya menegaskan bahwa target waktu yang diberikan untuk operasionalisasi PSEL adalah akhir tahun 2027. Seluruh pemda yang terlibat diminta mempercepat penyelesaian administrasi dan teknis agar pembangunan dapat segera dimulai.
Proyek PSEL Regional Sulut ini merupakan salah satu dari 12 daerah yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. Dalam Perpres tersebut, Kota Manado masuk dalam daftar prioritas nasional.
Dokumen studi kelayakan (FS) untuk pembangunan PSEL di Sulut telah final dan dinyatakan memadai berdasarkan hasil reviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulut pada September 2023.
Dengan kapasitas terpasang 800 ton per hari dan dukungan pendanaan dari APBN melalui bantuan biaya layanan pengolahan sampah (BLPS) maksimal Rp500.000 per ton, proyek ini diharapkan dapat mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik ramah lingkungan di Sulawesi Utara.
Sulut
Pemprov Sulut Teken Kesepakatan PSEL: Bakal Sulap Sampah Menjadi Sumber Energi

Jakarta, inforakyatnews.com/ – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) resmi menandatangani Kesepakatan Bersama untuk membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Manado Raya.
Penandatanganan berlangsung di Kantor Kementerian LH, Jakarta, Senin (13/4/2026), dihadiri langsung Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dan Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P.

Proyek PSEL ini merupakan langkah besar transformasi pengelolaan sampah berbasis teknologi modern.
Gubernur Yulius menegaskan bahwa fasilitas ini menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Bapak Menteri. Melalui PSEL, sampah tidak lagi dipandang sebagai beban atau ancaman bagi masyarakat, melainkan sumber daya yang bernilai ekonomi dan energi. Ini adalah wujud komitmen kami untuk menghadirkan lingkungan yang bersih sekaligus mandiri energi di Sulawesi Utara,” ujar Gubernur Yulius.
Pembangunan PSEL akan menggunakan pendekatan aglomerasi Manado Raya yang melibatkan kolaborasi lima pemerintah daerah: Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Minahasa Utara. Skema ini bertujuan memastikan pasokan sampah yang mencukupi agar operasional PSEL berjalan optimal dan berkelanjutan.
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq dalam arahannya menekankan bahwa kesuksesan proyek bergantung pada sinergi kuat antar-pemerintah daerah, terutama dalam kesiapan sistem pengangkutan, regulasi daerah, serta skema pembiayaan yang jelas.
Menindaklanjuti kesepakatan ini, Pemprov Sulut bersama kabupaten/kota terkait akan segera menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih rinci.
Fokus utama mencakup penyiapan kelembagaan dan memastikan kualitas sampah sesuai dengan spesifikasi teknologi yang digunakan.
Gubernur Yulius menambahkan bahwa dengan hadirnya PSEL, Sulawesi Utara akan menyusul wilayah lain seperti Bandung Raya dalam menerapkan sistem pengelolaan sampah modern sesuai arahan Presiden RI.
“Kami optimis langkah ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjaga kelestarian alam Nyiur Melambai,” tutup Gubernur. (jud)
Parlementaria
Paskah Pemuda GMIBM, Dhea Lumenta Maknai Kehidupan Harmonis, Kebersamaan, dan Semangat Kebangkitan
Bolaang Mongondow – Perayaan Ibadah Syukur Hari Pemuda dan Paskah Pemuda Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Injili Bolaang Mongondow (GMIBM) tahun 2026 digelar di Jemaat GMIBM Bethesda Tiberias, Kecamatan Poigar, Sabtu (11/4/2026). Acara berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri puluhan pemuda dari berbagai jemaat.
Ketua Panitia, Dhea Lumenta, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung, sekaligus menegaskan bahwa semangat kebersamaan pemuda GMIBM tetap terjaga.
“Partisipasi aktif pemuda dalam kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa kebersamaan dan pelayanan terus hidup di tengah jemaat. Kami berharap momentum Paskah tidak berhenti pada perayaan, tetapi menjadi dorongan untuk membangun kehidupan yang harmonis dan penuh semangat kebangkitan,” ujar Dhea.

Menurutnya, keterlibatan pemuda GMIBM bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen nyata untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan berkontribusi bagi pembangunan Bolaang Mongondow.
Sementara itu, Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, yang turut hadir bersama Sekretaris TP-PKK Syliane Lumenta-Pangalila, memberikan dukungan penuh terhadap peran strategis pemuda gereja.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa generasi muda harus menjadi motor penggerak perubahan dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pemuda GMIBM harus menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Paskah mengingatkan kita untuk terus memperbaharui diri, memperkuat iman, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Ibadah yang dipimpin oleh Khadim Darwin Darmawan ini mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17). Perayaan ini menjadi momentum penting bagi pemuda GMIBM untuk memperkuat iman sekaligus meneguhkan komitmen pelayanan di tengah masyarakat. (jud)
Sulut
Menteri Eric Thohir Buka Munas Percasi, Gubernur Yulius Komitmen Majukan Catur Sulut Go Internasional
Jakarta, inforakyatnews.com/ – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Tavia Heritage, Sabtu (11/4/2026). Acara ini dibuka secara resmi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Eric Thohir, dan turut dihadiri Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Yulius menegaskan komitmen penuhnya untuk terus mendorong pembinaan atlet catur, khususnya dari daerah, agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Ia juga menilai Munas Percasi sebagai forum penting dalam merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.
“Percasi harus terus berkembang, semakin profesional, dan mampu melahirkan pecatur-pecatur berprestasi yang mengharumkan nama bangsa,” ujar Gubernur Yulius.
Momen ini sekaligus menandai genap empat tahun Gubernur Yulius mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Percasi untuk masa bakti 2022–2026. Dalam periode tersebut, kontribusi Sulawesi Utara diharapkan semakin memperkuat posisi organisasi dalam percaturan nasional maupun internasional.
Kehadiran Gubernur Sulut dalam Munas ini mempertegas peran aktif daerah dalam mendukung kemajuan olahraga catur Indonesia. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi olahraga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang olahraga prestasi.
Dengan berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2022–2026, diharapkan kepengurusan Percasi selanjutnya dapat melanjutkan berbagai program strategis yang telah berjalan serta membawa organisasi menuju pencapaian yang lebih tinggi di kancah global.
Breaking News3 minggu agoWartawan Senior Sulut Dorong Perubahan di PWI, Sintya Bojoh Dinilai Sosok yang Tepat
- Berita Utama4 minggu ago
Ramadan Fest 2026 Sukses Digelar, Perumda Pasar Bitung Serahkan Hadiah untuk Generasi Muda
- Minahasa3 hari ago
Buka Seleksi Paskibraka Minahasa 2026, Sekda Watania Tekankan Disiplin, Mental, Nasionalisme
Tomohon3 hari agoMenteri Lingkungan Hidup Apresiasi Pemkot Tomohon, Wali Kota Caroll: Ini Komitmen Bersama
Sulut3 hari agoPemprov Sulut Teken Kesepakatan PSEL: Bakal Sulap Sampah Menjadi Sumber Energi
- Berita Utama2 minggu ago
Mona Kloer Pimpin Paripurna Penyampaian LKPJ 2025 Wali Kota dan Program Pembentukan Perda 2026
Parlementaria3 minggu agoLouis Schramm Serap Aspirasi Warga Tuminting dan Malalayang, Jalan Makam hingga Drainase Gereja Jadi Sorotan




















