Connect with us

Daerah

Sekda Watania Pimpin Rapat EPRA Triwulan III Tahun Anggaran 2023

Published

on

MINAHASA,inforakyatnews.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Dr Lynda D Watania MM MSi, memimpin rapat EPRA (Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran) terkait realisasi anggaran sampai bulan September yang bertempat di Aula Benteng Moraya, Rabu (11/10).

Dalam sambutannya, Sekda Minahasa menyampaikan ” “Mengawali sambutan ini, perkenankan saya mengajak kita sekalian untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, karena atas tuntunan dan berkat-nya, sehingga kita dapat mengikuti “rapat pimpinan Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) Pemerintah Kabupaten Minahasa realisasi triwulan III tahun anggaran 2023.

Spirit yang diambil pada rapim EPRA kali ini sesuai tema hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun 2023 yakni terus melaju untuk indonesia maju. Dengan harapan jangan sampai terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan pembangunan yang bersifat strategis dan sangat diperlukan oleh masyarakat di kabupaten minahasa sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada.

Kita memahami bersama bahwa pelaksanaan pemerintahan daerah dengan paradigma baru berdasarkan undang undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, khususnya pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara efektif, efisien, transparan, akuntabel, tertib, adil, patut, dan taat pada peraturan perundang-undangan.

Hal ini bertujuan untuk menyeragamkan persepsi serta meningkatkan efisien dan efektifnya pengelolaan anggaran khususnya di lembaga pemerintahan baik pusat maupun daerah. Serta dalam peraturan pemerintah nomor 8 tahun 2006 tentang pelaporan keuangan dan kinerja instansi pemerintah ditekankan bahwa upaya konkrit dalam mewujudkan akuntabilitas dan transparansi dilingkungan pemerintah mengharuskan setiap pengelola keuangan negara untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dengan cakupan yang lebih luas dan tepat waktu.

Sejalan dengan implementasi otonomi daerah, khususnya mengenai pengelolaan keuangan daerah, telah memberikan banyak pengalaman berharga bagi kita semua. Berbagai persepsi telah berkembang di masyarakat dengan berbagai latar belakang dan kepentingan.

Realitas lapangan menunjukkan adanya dinamika yang tinggi dalam mengimplementasikan sekaligus mengevaluasi penyerapan anggaran dalam rangka mempercepat pelaksanaan program/kegiatan pada dpa perangkat daerah di kabupaten minahasa.

Anggaran merupakan topik yang sensitif dan banyak mendapat sorotan publik, begitu juga penyerapan anggaran yang lambat serta menumpuknya anggaran yang tidak terealisasi hingga akhir tahun. Selain itu pelaksanaan program dan kegiatan tidak sesuai jadwal, dikarenakan banyak faktor serta kekurangan pemahaman terhadap implementasi peraturan pemerintah.

Keseluruhan kendala ini, menunjukkan sering kurang matangnya tahap perencanaan serta evaluasi kegiatan yang berakibat pada rendahnya penyerapan anggaran dan realisasinya.

Melalui kegiatan ini, kembali kita diingatkan pentingnya perencanaan dan penyusunan anggaran yang efektif serta ditujukan sebesar-besarnya memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat.

Pada kesempatan ini saya mengajak kita untuk bergandeng tangan dan tetap bersatu menuju minahasa yang semakin maju sesuai tema hari kesaktian pancasila tahun 2023, pancasila pemersatu bangsa menuju indonesia maju.

Rapat pimpinan EPRA ini mememiliki peran strategis dalam pencapaian kinerja masing-masing perangkat daerah, terutama dalam upaya pencapaian realisasi keuangan maupun fisik. Untuk itu dalam momentum rapat pimpinan EPRA ini, diharapkan dapat menjadi sarana mempercepat penyerapan anggaran yang tepat sasaran sesuai dengan perencanaan yang tertuang dalam dokumen perencanaan, serta menyelaraskan serapan anggaran dan pembangunan fisik yang bersumber dari dana apbn dan apbd sesuai dengan keppres nomor 20 tahun 2015 tentang tepra apbn dan APBD.

Dengan harapan jangan sampai terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan pembangunan yang bersifat strategis dan sangat diperlukan oleh masyarakat di kabupaten minahasa sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada.

Saya sangat berharap seluruh jajaran di lingkungan pemerintah kabupaten minahasa untuk dapat mengikuti rangkaian acara ini secara cermat dan aktif, serta tidak lupa pula menyampaikan apresiasi kepada bagian administrasi pembangunan yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat penting dan strategis ini.

Besar harapan saya, semoga kegiatan ini dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kemajuan kita bersama demi menuju minahasa maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat, adil dan sejahtera.

Akhirnya dengan memohon tuntunan tuhan yang maha kuasa, rapat pimpinan evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran (epra) pemerintah kabupaten minahasa realisasi triwulan III tahun anggaran 2023, secara resmi saya nyatakan dibuka” Tutup Sekda Watania.

Rapat turut dihadiri oleh Para Asisten, Para Staf Ahli, Inspektur, Sekwan, Para Kaban, Kadis, Kabag , Direktur RSUD, serta Para Camat SE Kabupaten Minahasa.(HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budaya

Hari Raya Ketupat di Kelurahan Jawa-Tondano, Bupati Kumendong Dan Istri Bersilaturahmi Dengan Tokoh Agama Muslim

Published

on

Bupati Minahasa Jemmy S. Kumendong Dan Istri Bersilaturahmi Dengan Tokoh Agama Muslim di Kampung Jaton.

MINAHASA, inforakyatnews.com
– Momen Hari Raya Ketupat di Minahasa khususnya warga di Kelurahan kampung Jawa Tondano, menjadi tradisi seusai hari lebaran atau hari idul fitri, dimana disaat hari raya ketupat ini menjadi hari bersilaturahmi baik warga muslim begitupula warga non-muslim untuk saling bersalaman.

Tak terkecuali dengan menjalin keakraban antar umat beragama, Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani kumendong, M.Si bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Ny. Djenneke Kumendong- Onibala, M.Si, MSA mengunjungi salah satu tokoh agama umat muslim di kediamannya, Rabu, (17/4/2024)

Kunjungan Penjabat Bupati Minahasa disambut baik tokoh agama umat muslim di Kelurahan Kampung Jawa, Tondano Utara dalam rangka Silaturahmi di hari lebaran ketupat.

Hari Raya Lebaran Ketupat tersebut adalah sebuah tradisi peringatan hari raya Idul Fitri di Indonesia. Lebaran Ketupat atau Hari Raya Ketupat biasanya dilakasakan pada hari kedelapan setelah hari raya Idul Fitri, yang artinya pada 8 Syawal ditandai dengan memakan Ketupat.

Bupati Minahasa, Jemmy Kumendong dalam kesempatannya menyampaikan selamat merayakan hari raya ketupat bagi saudara-saudara kita umat muslim yang ada di tanah minahasa.

“Semoga dimomen hari raya lebaran ketupat ini membawah berkah bagi kita semua, atas nama pemerintah kabupaten minahasa, bersama keluarga Kumendong – Onibala mengucapkan selamat merayakan hari raya lebaran ketupat tahun 2024, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Kumendong.(HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Daerah

Bupati Kumendong Dan Sekda Watania Ikuti Rapat Evaluasi Tugas Pemerintahan dan Pembangunan kemasyarakatan Tahun 2024

Published

on

MINAHASA,inforakyatnews.com – Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.Si, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, Mengikuti Rapat Evaluasi Tugas Pemerintahan dan Pembangunan kemasyarakatan Tahun 2024 Bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Provinsi Sulut. Rabu (17/4/24).

Dalam Rapat Evaluasi tersebut, Penjabat Bupati Minahasa, Jemmy Kumendong didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, M.Si.

“Evaluasi tadi rutin dilaksanakan setiap 3 bulan bagi para Pejabat Kepala Daerah, baik oleh Pemerintah provinsi maupun oleh Kemendagri, ada 110 indikator yang di nilai, dan tadi Saya sudah memaparkan hasil pencapaian selama Saya menjabat sebagai Bupati Minahasa, “Ucap Kumendong, Kepada Media ini, Ketika dihubungi via WA.

Lebih lanjut dikatakannya, “tentunya Saya berharap bahwa kinerja Saya selama ini akan di nilai baik oleh Tim Penilai, setelah ini tanggal 22 April akan dilaksanakan evaluasi oleh tim Kemendagri dan Saya siap untuk memaparkannya, ” Terang Bupati.

Pada kesempatan ini, Bupati Kumendong menjelaskan capaian Tugas Pemerintahan dan Pembangunan Kemasyarakatan Tahun 2024 dihadapan tim Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah.

Turut hadir mendampingi Bupati Minahasa, diantaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra, Reviva Maringka, Plt. Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum Dan Politik, Johny Tendean, Kepala Inspektur Minahasa, Moudy Lontaan, Kepala Bappelitbangda, Philip Siwi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Minahasa Joice Pua, serta Plt. Kabag Prokopim Ricki Laloan. (HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Daerah

Oknum Berkedok LSM Resahkan Warga, LMI: Jangan Sampai Para Kumtua Jadi Korban Pemerasan

Published

on

MINAHASA, inforakyatnews.com – Keberadaan diduga oknum yang mengaku-mengaku pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) meresahkan warga.

Bahkan, kehadiran oknum-oknum yang mengatasnamakan LSM, membuat para hukum tua (Kumtua) di Minahasa diduga jadi korban pemerasan.

Terkait dengan itu, Organisasi Masyarakat (Ormas) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Laskar Manguni Indonesia (LMI) angkat bicara.

Ketua DPD-LMI Kabupaten Minahasa, Noldy Lila, mengatakan bahwa keberadaan oknum-oknum yang mengaku-ngaku LSM patut diwaspadai.

“Jangan sampai para kumtua di Minahasa jadi korban pemerasan. Dan itu perlu kita waspadai bersama,” kata Lila kepada media, Rabu (17/4/24).

Tonaas Noldy Lila menegaskan bahwa LMI Minahasa tidak akan memberi ruang kepada oknum-oknum mengaku LSM yang merugikan masyarakat.

“Kita suda menerima beberapa laporan bahwa oknum-oknum ini menakut-nakuti beberapa kumtua, yang pada ujungnya meminta uang. Dan itu tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Wakil Ketua 1 DPD-LMI Minahasa, Shyarir Masloman, menambahkan bahwa pihaknya mendesak agar aparat penegak hukum menindak tegas jika ada laporan tersebut.

“Aparat kepolisian harus mengambil langka tegas jika kedapatan ada oknum-oknum mengaku LSM, yang merugikan warga, khususnya para kumtua,” imbaunya.

Menurut Masloman, keberadaan oknum-oknum LSM ini, sangat mengganggu aktivitas masyarakat, lebih khusus jalannya pemerintahan di desa.

“Bayangkan semua desa di Minahasa selalu dihantui oleh keberadaan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab ini. Mau jadi apa jalannya pemerintahan di desa?,” tanya dia.

Masloman juga mengingatkan kepada para Kumtua, agar jangan takut menghadapi keberadaan oknum-oknum tersebut.

“Jika ada indikasi pemerasan, langsung rekam dan laporkan kepada pihak kepolisian, sehingga bisa ditindak sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. (*/HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Trending