Connect with us

Daerah

Kenali Lebih Dekat Melalui Kunker, Pj Bupati Kumendong Sambangi 5 Kecamatan di Minahasa

Published

on

MINAHASA, inforakyatnews.com – Guna mengenali lebih dekat pimpinan dan jajaran pemerintahan kecamatan dan desa maka Penjabat Bupati Minahasa, Dr Jemmy S. Kumendong, melakukan kunjungan kerja dengan mengadakan pertemuan dengan pemerintah kecamatan, para hukum tua, tenaga kesehatan dan seluruh kepala sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Mandolang, Pineleng dan Tombulu. Bertempat di Pondok Daun Kalasey, Rabu (11/10/23).

Dalam kesempatan ini, Bupati Kumendong menyampaikan apresiasi atas antusiasme kehadiran para Camat, Hukum Tua, perangkat desa dan seluruh kepala sekolah mulai dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA yang ada di tiga kecamatan ini.

Kehadiran Bupati Kumendong tersebut juga memboyong sejumlah Kepala Dinas dan Badan serta Staf Ahli, langsung mengidentifikasi berbagai persoalan yang timbul dan terdapat di tiga kecamatan tersebut. Diantaranya persoalan pada bidang pemerintah, kesehatan dan pendidikan.
Adapun berbagai persoalan yang timbul terkait PAD, target PBB, sampah, akses jalan menuju Puskesmas hingga perbatasan wilayah.

“Berbagai permasalahan yang timbul dari desa tentunya diupayakan untuk diselesaikan sesuai aturan. Seperti PBB harus diusahakan, tiap kecamatan ada tempat pembuangan sampah sementara untuk lanjut ke TPA. Penggunaan dana desa sesuai aturan, perbatasan wilayah dan lainnya. Juga jika dibentuk Bumdes alangkah baiknya bisa memberikan kontribusi bagi APBDes,” ujar Bupati Kumendong yang juga dikenal sebagai Kepala BKD Pemprov Sulut seraya menegaskan pentingnya sinergitas mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pusat dalam menjalankan roda pemerintahan serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab untuk kesejahteraan masyarakat Minahasa.

Usai itu, Penjabat Bupati Minahasa, Dr Jemmy S. Kumendong didampingi jajaran Pemkab Minahasa, Rabu (11/10) sore, langsung melakukan kunjungan kerja di desa Tambala. Pada kunjungan kerja ini dihadiri oleh pemerintah kecamatan Tombariri dan Tombariri Timur beserta seluruh Hukum Tua, Tenaga Kesehatan serta Kepala Sekolah PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/SMK yang berada di dua kecamatan tersebut.
Pada kesempatan tersebut dalam sambutannya, Bupati Kumendong mengingatkan segenap stakeholder terkait berbagai potensi permasalahan yang ada di wilayah desa. Diantaranya pengelolaan dana desa, penggunaan dana stunting, penyakit hewan dan lainnya.

Dalam sesi dialog, sejumlah aspirasi disampaikan oleh perangkat desa terkait masalah lingkungan persampahan, pajak di wilayah hingga ketersediaan damkar untuk mengantisipasi cuaca musim kemarau yang rentan berdampak bencana kebakaran.

Selain itu terdapat dua desa yang belum terkoneksi saluran komunikasi, yakni desa Kumuh dan Pinasungkulan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kumendong langsung bertindak proaktif dengan segera membahas secara komprehensif bersama pemerintah kecamatan dan jajaran terkait. “Pada intinya akan diperoleh solusi untuk berbagai permasalahan yang timbul,” tegas Bupati Kumendong.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Asisten Pemerintahan dan Kesra Riviva Maringka, Staf Ahli Kemasyarakatan, Agustivo Tumundo, Staf Ahli Pemerintahan, Johny Tendean, Kadis Pangan Teddy Sumual, Kadis Bapelitbang Philip Siwi, Kadis PTSP Mekry Sondey, Kadisnaker Jefry Sajow, Kadis Kominfo Maya Kainde, Kadis Dikda Tommy Wuwungan, Kadis PU Daudson Rombon, Kadis Damkar Johnny Kapoh, Kadis PMD Arthur Palilingan, Kasat Pol PP Mecky Mamesah, Kadis BKPSDM Moddy Pangerapan, Kadis Kesehatan O. Rattu, Kabag Prokopim Recky Laloan, Camat Mandolang Reily Pinasang, Camat Pineleng Johnly Wua, Camat Tombulu Shanty Lengkong, Camat Tombariri David Suluh, Camat Tombariri Timur Jemmy Polii, unsur TNI Danramil Tombariri Letda Denny Irwan, unsur Polri, Kapolsek Tombariri Ipda Mario Sopacoly, S.H, M.H.(HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budaya

Hari Raya Ketupat di Kelurahan Jawa-Tondano, Bupati Kumendong Dan Istri Bersilaturahmi Dengan Tokoh Agama Muslim

Published

on

Bupati Minahasa Jemmy S. Kumendong Dan Istri Bersilaturahmi Dengan Tokoh Agama Muslim di Kampung Jaton.

MINAHASA, inforakyatnews.com
– Momen Hari Raya Ketupat di Minahasa khususnya warga di Kelurahan kampung Jawa Tondano, menjadi tradisi seusai hari lebaran atau hari idul fitri, dimana disaat hari raya ketupat ini menjadi hari bersilaturahmi baik warga muslim begitupula warga non-muslim untuk saling bersalaman.

Tak terkecuali dengan menjalin keakraban antar umat beragama, Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani kumendong, M.Si bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Ny. Djenneke Kumendong- Onibala, M.Si, MSA mengunjungi salah satu tokoh agama umat muslim di kediamannya, Rabu, (17/4/2024)

Kunjungan Penjabat Bupati Minahasa disambut baik tokoh agama umat muslim di Kelurahan Kampung Jawa, Tondano Utara dalam rangka Silaturahmi di hari lebaran ketupat.

Hari Raya Lebaran Ketupat tersebut adalah sebuah tradisi peringatan hari raya Idul Fitri di Indonesia. Lebaran Ketupat atau Hari Raya Ketupat biasanya dilakasakan pada hari kedelapan setelah hari raya Idul Fitri, yang artinya pada 8 Syawal ditandai dengan memakan Ketupat.

Bupati Minahasa, Jemmy Kumendong dalam kesempatannya menyampaikan selamat merayakan hari raya ketupat bagi saudara-saudara kita umat muslim yang ada di tanah minahasa.

“Semoga dimomen hari raya lebaran ketupat ini membawah berkah bagi kita semua, atas nama pemerintah kabupaten minahasa, bersama keluarga Kumendong – Onibala mengucapkan selamat merayakan hari raya lebaran ketupat tahun 2024, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Kumendong.(HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Daerah

Bupati Kumendong Dan Sekda Watania Ikuti Rapat Evaluasi Tugas Pemerintahan dan Pembangunan kemasyarakatan Tahun 2024

Published

on

MINAHASA,inforakyatnews.com – Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.Si, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, Mengikuti Rapat Evaluasi Tugas Pemerintahan dan Pembangunan kemasyarakatan Tahun 2024 Bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Provinsi Sulut. Rabu (17/4/24).

Dalam Rapat Evaluasi tersebut, Penjabat Bupati Minahasa, Jemmy Kumendong didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, M.Si.

“Evaluasi tadi rutin dilaksanakan setiap 3 bulan bagi para Pejabat Kepala Daerah, baik oleh Pemerintah provinsi maupun oleh Kemendagri, ada 110 indikator yang di nilai, dan tadi Saya sudah memaparkan hasil pencapaian selama Saya menjabat sebagai Bupati Minahasa, “Ucap Kumendong, Kepada Media ini, Ketika dihubungi via WA.

Lebih lanjut dikatakannya, “tentunya Saya berharap bahwa kinerja Saya selama ini akan di nilai baik oleh Tim Penilai, setelah ini tanggal 22 April akan dilaksanakan evaluasi oleh tim Kemendagri dan Saya siap untuk memaparkannya, ” Terang Bupati.

Pada kesempatan ini, Bupati Kumendong menjelaskan capaian Tugas Pemerintahan dan Pembangunan Kemasyarakatan Tahun 2024 dihadapan tim Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah.

Turut hadir mendampingi Bupati Minahasa, diantaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra, Reviva Maringka, Plt. Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum Dan Politik, Johny Tendean, Kepala Inspektur Minahasa, Moudy Lontaan, Kepala Bappelitbangda, Philip Siwi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Minahasa Joice Pua, serta Plt. Kabag Prokopim Ricki Laloan. (HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Daerah

Oknum Berkedok LSM Resahkan Warga, LMI: Jangan Sampai Para Kumtua Jadi Korban Pemerasan

Published

on

MINAHASA, inforakyatnews.com – Keberadaan diduga oknum yang mengaku-mengaku pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) meresahkan warga.

Bahkan, kehadiran oknum-oknum yang mengatasnamakan LSM, membuat para hukum tua (Kumtua) di Minahasa diduga jadi korban pemerasan.

Terkait dengan itu, Organisasi Masyarakat (Ormas) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Laskar Manguni Indonesia (LMI) angkat bicara.

Ketua DPD-LMI Kabupaten Minahasa, Noldy Lila, mengatakan bahwa keberadaan oknum-oknum yang mengaku-ngaku LSM patut diwaspadai.

“Jangan sampai para kumtua di Minahasa jadi korban pemerasan. Dan itu perlu kita waspadai bersama,” kata Lila kepada media, Rabu (17/4/24).

Tonaas Noldy Lila menegaskan bahwa LMI Minahasa tidak akan memberi ruang kepada oknum-oknum mengaku LSM yang merugikan masyarakat.

“Kita suda menerima beberapa laporan bahwa oknum-oknum ini menakut-nakuti beberapa kumtua, yang pada ujungnya meminta uang. Dan itu tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Wakil Ketua 1 DPD-LMI Minahasa, Shyarir Masloman, menambahkan bahwa pihaknya mendesak agar aparat penegak hukum menindak tegas jika ada laporan tersebut.

“Aparat kepolisian harus mengambil langka tegas jika kedapatan ada oknum-oknum mengaku LSM, yang merugikan warga, khususnya para kumtua,” imbaunya.

Menurut Masloman, keberadaan oknum-oknum LSM ini, sangat mengganggu aktivitas masyarakat, lebih khusus jalannya pemerintahan di desa.

“Bayangkan semua desa di Minahasa selalu dihantui oleh keberadaan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab ini. Mau jadi apa jalannya pemerintahan di desa?,” tanya dia.

Masloman juga mengingatkan kepada para Kumtua, agar jangan takut menghadapi keberadaan oknum-oknum tersebut.

“Jika ada indikasi pemerasan, langsung rekam dan laporkan kepada pihak kepolisian, sehingga bisa ditindak sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. (*/HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Trending