Berita Utama
Respon Cepat Polres Bitung, Penemuan Jenazah di Girian Ditangani Profesional dan Humanis

Bitung – inforakyatnews.com/
Aparat gabungan dari Unit Pamapta, Tim Inafis Satreskrim Polres Bitung serta Polsek Matuari bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di kamar kost Lapangan, Kelurahan Girian Girian Bawah, Lingkungan VI RT 05, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Selasa (3/3/2026).
Korban diketahui JP (61), seorang buruh harian lepas, perantau asal Banyumas, Jawa Tengah. Ia diketahui baru sekitar beberapa bulan terakhir menempati kamar kost tersebut.Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 10.00 WITA setelah salah satu penghuni kost mencium bau menyengat dari arah kamar korban. Setelah dicek melalui celah kaca, korban terlihat dalam posisi terlentang dan tidak bergerak.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.Sekitar pukul 10.15 WITA, personel Pamapta yang dipimpin IPDA Ari Alfarizi R. Paputungan Kaim, S.Tr.I.K bersama piket fungsi, Tim Identifikasi Satreskrim, Unit Intelkam, serta jajaran Polsek Matuari tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).Selanjutnya jenazah segera dibawa ke RSUD Manembo Nembo untuk dilakukan visum luar oleh dokter forensik.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi jenazah telah memasuki tahap pembusukan dan pihak Kepolisian terus mendalami penyebab kematian korban.
Kasi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai, menyampaikan bahwa kepolisian bergerak cepat untuk memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan kepastian informasi kepada masyarakat.
“Begitu menerima laporan dari warga, personel kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP secara profesional dan humanis. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan” ujar AKP Abdul Natip Anggai.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di lingkungan kost atau merantau seorang diri, agar lebih peduli terhadap kondisi sekitar.“Kami mengimbau masyarakat untuk saling memperhatikan dan peduli terhadap tetangga sekitar, terutama yang tinggal sendiri. Jika ada hal-hal yang mencurigakan atau kondisi darurat, segera laporkan kepada pihak kepolisian melalui Call center 110 Polres Bitung, agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Polres Bitung memastikan proses penanganan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur. Pihak keluarga korban juga akan dihubungi untuk penanganan lebih lanjut.Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial dan komunikasi antarwarga, agar setiap kondisi darurat dapat segera diketahui dan ditangani dengan cepat demi menjaga keamanan serta keselamatan bersama.
(AK)
Berita Utama
Wali Kota Caroll Senduk Bersama Wawali Sendy Rumajar di Paskah Nasional 2026 Sulut
Manado, inforakyatnews.com/ – Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, S.H., bersama Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., menghadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 yang digelar di Kawasan Pohon Kasih, Megamas, Manado, Rabu (8/4/2026).
Ibadah Paskah Nasional dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Pdt. Dr. Adolf Wenas, M.Th, dan dihadiri oleh ribuan umat Kristiani se-Sulawesi Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, perwakilan Menteri Agama RI, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., serta Wakil Gubernur Sulut Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H.
Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara, para pimpinan agama se-Sulawesi Utara, Ketua Panitia Recky Langie, S.E., serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus menekankan bahwa Paskah tahun ini memiliki makna mendalam, terutama setelah Sulawesi Utara diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 pada 2 April 2026.
Ia menyebut penyertaan Tuhan nyata sehingga rangkaian ibadah dari Jumat Agung hingga Paskah Nasional tetap berjalan kondusif dan aman.
“Guncangan alam yang terjadi baru-baru ini menjadi pengingat akan kedaulatan Tuhan, sebagaimana alam berduka saat peristiwa penyaliban Kristus,” ujar Gubernur.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kebangkitan Kristus sebagai inspirasi untuk bangkit dari keterpurukan, rasa takut, keputusasaan, dan perpecahan.
Gubernur juga menegaskan bahwa Sulawesi Utara harus terus menjaga nilai-nilai toleransi dan harmoni yang telah menjadi warisan kuat bagi generasi mendatang.
“Paskah bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi peristiwa iman yang harus kita hidupi dengan saling mengasihi, menghargai perbedaan, dan membangun solidaritas sosial. Semoga perayaan ini memperkuat sinergi antara gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah menuju Sulawesi Utara yang maju serta mendukung visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah berkolaborasi dalam semangat pelayanan demi terlaksananya kegiatan besar ini.
Paskah Nasional 2026 menjadi momentum kebersamaan umat Kristiani di Sulawesi Utara dalam memaknai kebangkitan Yesus Kristus, sekaligus memperkuat nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Bumi Nyiur Melambai. (jud)
Berita Utama
Wartawan Senior Sulut Sebut Sintya Bojoh Bawa Semangat Perubahan di PWI

MANADO, inforakyatnews.com/ – Masuknya figur perempuan, Sintya NC Bojoh, dalam bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mendapat perhatian serius dari sejumlah wartawan senior. Mereka menilai kehadiran Sintya membawa angin segar bagi perubahan di organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
Raramenusa Makagiansar, wartawan senior Sulut, mengungkapkan bahwa sudah saatnya terjadi perubahan di tubuh PWI Sulut. Menurutnya, marwah organisasi harus dikembalikan karena selama ini banyak hal yang perlu diperbaiki.
“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” kata Ram, sapaan akrabnya.
Senada dengan Raramenusa, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya sebagai figur yang mampu mengakomodasi hak-hak anggota yang selama ini terabaikan. Menurutnya, latar belakang Sintya sebagai seorang ibu akan membawa pendekatan yang berbeda dalam memimpin organisasi.
“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” ujar mantan wartawan Harian Manado Post yang kini eksis di media online tersebut.
Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas diketahui pernah tercatat sebagai anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa. Keduanya berharap pemilihan ketua PWI Sulut mendatang dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih berpihak pada seluruh anggota dan mampu memajukan organisasi ke arah yang lebih baik.
Berita Utama
Indeks NTP Naik, Petani Sulut Tetap Kuat dan Produktif: Hortikultura Pendorong Utama
Manado, inforakyatnews.com/ – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara mebcatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Februari 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,48 persen, dari 127,89 menjadi 128,50. Angka ini menunjukkan bahwa secara umum kondisi petani di Sulawesi Utara masih berada pada level yang menguntungkan, di mana pendapatan dari hasil pertanian lebih tinggi dibandingkan biaya yang dikeluarkan.
Kenaikan NTP ini disebabkan oleh Indeks Harga yang Diterima Petani (It) yang naik 2,23 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang hanya naik 1,75 persen. Secara tahun kalender (year to date), NTP Sulut naik 2,63 persen, sementara secara tahun ke tahun (year on year) meningkat 3,12 persen.
Hortikultura Menguat, Lima Subsektor Lainnya Menurun

Dari lima subsektor pertanian yang dipantau, hanya subsektor Hortikultura yang mengalami kenaikan NTP. Komoditas hortikultura melonjak signifikan sebesar 11,77 persen, menjadi pendorong utama kenaikan NTP secara keseluruhan.
Sementara itu, empat subsektor lainnya justru mencatat penurunan. Subsektor Tanaman Pangan turun 3,79 persen, Peternakan turun 3,40 persen, Perikanan turun 1,99 persen, dan Tanaman Perkebunan Rakyat turun 0,51 persen.
Tertinggi Kedua di Sulawesi

Dari enam provinsi di Pulau Sulawesi, hanya Sulawesi Utara dan Gorontalo yang mengalami kenaikan NTP dan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP). Kenaikan NTP tertinggi terjadi di Provinsi Gorontalo sebesar 5,05 persen, disusul Sulawesi Utara.
Indeks Konsumsi Rumah Tangga Sulawesi Utara secara bulanan naik 2,34 persen. Subkelompok pengeluaran dengan kenaikan indeks tertinggi adalah makanan, minuman, dan tembakau yang naik 3,49 persen.

Meskipun NTP secara umum masih berada di atas 100 yang menandakan kondisi menguntungkan, penurunan di beberapa subsektor menjadi catatan penting. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus mendorong kebijakan yang berpihak pada petani agar pertumbuhan ini tidak hanya terjaga, tetapi juga dirasakan secara merata oleh seluruh pelaku sektor pertanian di daerah.
Breaking News3 minggu agoWartawan Senior Sulut Dorong Perubahan di PWI, Sintya Bojoh Dinilai Sosok yang Tepat
Parlementaria3 minggu agoLouis Schramm Serap Aspirasi Warga Tuminting dan Malalayang, Jalan Makam hingga Drainase Gereja Jadi Sorotan
- Minahasa4 hari ago
Buka Seleksi Paskibraka Minahasa 2026, Sekda Watania Tekankan Disiplin, Mental, Nasionalisme
Tomohon4 hari agoMenteri Lingkungan Hidup Apresiasi Pemkot Tomohon, Wali Kota Caroll: Ini Komitmen Bersama
Berita Utama6 hari agoLedakan Iman di Sari Cakalang HHRM Hadir, Puluhan Ribu Remaja GMIM Tumpah Ruah di Selebrasi Paskah
- Berita Utama4 minggu ago
Ramadan Fest 2026 Sukses Digelar, Perumda Pasar Bitung Serahkan Hadiah untuk Generasi Muda
Sulut3 hari agoPemprov Sulut Teken Kesepakatan PSEL: Bakal Sulap Sampah Menjadi Sumber Energi




















