Connect with us

Minahasa Selatan

Segera Daftar! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Desa/Kelurahan Dibuka

Published

on


INFORAKYATNEWS, Minsel – Jelang pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah serentak pada November mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) telah membuka pendaftaran Panwaslu Kelurahan/ Desa. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 18-21 Mei 2024.

“Pendaftar bisa mengecek laman/website maupun media sosial Bawaslu Minsel. Penerimaan berkas persyaratan 18-21 Mei 2024 mulai dari jam 08.00 sampai dengan jam 17.00. Melalui via online juga bisa,” ujar Ketua Bawaslu Minsel Eva G Keintjem melalui Sekertaris Pokja Wenfrie Tumbuan.

Syarat menjadi Panwaslu Kelurahan/Desa adalah:

  • Warga Negara Indonesia;
  • Pada saat pendaftaran berusia paling rendah 21 (dua puluh satu) tahun; Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;
  • Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil;
  • Memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, kepartaian, dan pengawasan Pemilu;
  • Berpendidikan paling rendah Sekolah Menengah Atas atau sederajat;
  • Berdomisili di kecamatan setempat yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP);
  • Mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika;
  • Mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun pada saat mendaftar sebagai calon;
  • Mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau di BUMN/BUMD apabila terpilih; Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih;
  • Tidak pernah menjadi anggota tim kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah, dan dewan perwakilan rakyat daerah, serta pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun; — Bersedia bekerja penuh waktu yang dibuktikan dengan surat pernyataan;
  • Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih;
  • Tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu dan Pemilihan dan;
  • Mendapatkan izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau Pejabat yang Berwenang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada saat mendaftar serta melampirkan bukti permohonan pengajuan berhenti sementara saat mendaftar;

Adapun berkas pendaftaran yang harus diserahkan kepada Bawaslu Kabupaten/Kota antara lain:

  • Surat lamaran yang ditujukan kepada Pokja.
  • Fotokopi KTP; pas foto warna terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 3 (tiga) lembar;
  • Fotokopi ijazah pendidikan terakhir yang disahkan/dilegalisir oleh pejabat yang berwenang atau menyerahkan fotokopi ijazah terakhir dengan menunjukkan ijazah asli;
  • Daftar Riwayat Hidup;
  • Surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah, termasuk puskesmas disampaikan pada saat pendaftaran dan surat keterangan bebas narkoba dari instansi yang berwenang yang disampaikan sebelum pelantikan;
  • Mendapatkan izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau Pejabat yang Berwenang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada saat mendaftar serta melampirkan bukti permohonan pengajuan berhenti sementara saat mendaftar.
  • Surat pernyataan bermeterai berisi berbagai hal. (Jes)
Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Minahasa Selatan

177 PKD di Minsel Dilantik, Bawaslu Sebut Wajib Jaga Integritas dan Profesionalitas

Published

on

INFORAKYATNEWS, Minsel – Bawaslu Minsel melantik sebanyak 177 anggota PKD Pilkada 2024 yang akan bertugas dalam menjalani pengawasan tahapan dan pelaksanaan Pilkada 2024. “Pelantikan 177 orang anggota PKD Pilkada 2024 ini kami laksanakan sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) Bawaslu RI Nomor: 215/HK/01.01/K1/05/2024,” ujar Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem.

Dikatakannya, sebanyak 177 anggota PKD yang dilantik tersebut akan bertugas di 17 kecamatan daerah itu. “Mereka seluruhnya adalah berasal dari 177 desa/kelurahan yang terdapat di Kabupaten Minsel, katanya.

Keintjem berharap, PKD Pilkada 2024 yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan tetap menjaga integritas dan profesionalitas dalam bertugas. “PKD Pilkada 2024 adalah ujung tombak kami di lapangan sehingga kami mengharapkan mereka dapat mencegah dan melakukan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran Pilkada 2024,” ujarnya.

Ia menjelaskan, 177 Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) Pilkada 2024 yang baru saja dilantik langsung bekerja guna mengawasi jalannya tahapan dan pelaksanaan Pilkada 2024. “Tidak ada lagi kata santai karena para rekan-rekan PKD langsung bekerja (action),” tegas Keintjem.

Menurut dia, dalam waktu PKD Pilkada 2024 akan mulai bekerja mengawasi tahapan pemutakhiran data pemilih Pilkada 2024. “Maka kami minta agar rekan-rekan PKD berkoordinasi dengan pihak desa setempat dan terutama kepada Panitia Penyelenggara Suara (PPS),” ujarnya. Selain itu, lanjut dia, anggota PKD juga diharapkan untuk segera mempelajari dan memahami Peraturan Bawaslu sebagai pedoman dan acuan dalam menjalankan tugas pengawasan di lapangan. “Sehingga kami minta anggota PKD untuk segera cepat berkoordinasi dan beradaptasi dalam melaksanakan tugas dan kerja pengawasan,” katanya.

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Bawaslu

Butuh 730 Orang, Bawaslu Minsel Ajak Warga Daftar Pengawas TPS Pemilu 2024

Published

on

Bawaslu Kabupaten Minahasa Selatan.

AMURANG, INFORAKYATNEWS.COM– Sekira 730 orang dibutuhkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) untuk menjadi Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Pimpinan Bawaslu Minsel Ketua Eva Keintjem didampingi anggota Franny Sengkey dan La Ode Irwandi serta Koordinator Sekretariat Weinfry Tumbuan menjelaskan, tahapan pembentukan PTPS oleh Bawaslu untuk Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, sesuai jadwal dan tahapan berlangsung mulai 19 Desember hingga 7 Februari 2024.

“Adapun tugas PTPS adalah memastikan dalam selama pelaksanaan pemungutan suara di TPS, sudah berjalan sesuai dengan regulasi dan tidak terjadi pelanggaran. Untuk Kabupaten Minsel, akan merekrut sebanyak 730 PTPS. Jumlah ini sesuai dengan jumlah TPS di Kabupaten Minsel pada Pemilu 14 Februari 2024,” ujarnya.

Keintjem menuturkan, untuk pendaftaran PTPS Pemilu 2024 dilakukan di Sekretariat Panwaslu Kecamatan (Panwascam) masing-masing. “Silahkan bagi yang berusia minimal 21 tahun, yang ingin berpartisipasi menjaga demokrasi di Indonesia dengan menjadi Pengawas TPS. Segera daftarkan diri anda di Sekretariat Panwaslu Kecamatan,” tukasnya.

Berikut jadwal pendaftaran PTPS Pemilu 2024.
Sosialisasi dan pengumuman pendaftaran: 19-31 Desember 2023.
Pendaftaran dan penerimaan berkas (G1): 2-6 Januari 2024.
Penelitian kelengkapan berkas pendaftaran: 2-6 Januari 2024.
Pengumuman perpanjangan: 7 Januari 2024. Penerimaan berkas pendaftaran di masa perpanjangan (G2): 7-8 Januari 2024.
Penelitian berkas pendaftaran di masa perpanjangan: 7-8 Januari 2024.
Pengumuman lulus administrasi: 10 Januari 2024. Tanggapan/masukan masyarakat: 10-21 Januari 2024. Wawancara: 2-17 Januari 2024.
Penetapan dan pengumuman calon terpilih berdasarkan hasil tes wawancara: 18-19 Januari 2024.
Pergantian calon terpilih (jika ada, setelah didahului klarifikasi II): 19-21 Januari 2024.
Pelantikan Pengawas TPS: 22 Januari 2024. Perpanjangan rekrutmen khusus TPS yang belum terisi Pengawas: 24 Januari-7 Februari 2024.(jes)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Minahasa Selatan

Adrian Polii Optimis Duet Prabowo-Gibran Mampu Lanjutkan Kinerja Jokowi

Published

on

Optimis Duet Prabowo-Gibran Mampu Lanjutkan 80% Kepercayaan Masyarakat Indonesia Atas Kinerja Jokowi

MINSEL, inforakyatnews.com – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akhirnya secara resmi mendaftarkan diri ke KPU RI sebagai Bakal Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2024-2029 dari Koalisi Indonesia Maju (KIM). Rabu (25/10) 2023.

Dukungan pun terhadap duet Prabowo-Gibran mencuat sampai ke segala lini, salah satunya dari bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Kabupaten Minahasa Selatan dari Partai PSI Adrian Polii.

Menurut Fian sapaan akrab Adrian Polii. Duet Prabowo – Gibran adalah pasangan yang sangat ideal guna memajukan Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari sosok Prabowo Subianto yang adalah politisi sejati, pengusaha dan purnawirawan TNI berjiwa Nasionalis dan berfokus dalam kerja kerakyatan.

Adrian Fian Polii, Bacaleg dari Partai PSI

“Prabowo telah memiliki segalanya, tidak diragukan lagi menteri pertahanan RI pada kabinet Jokowi tersebut dalam tugasnya tampak selalu mementingkan kepentingan negara, jika dilihat dari spiritnya Prabowo mampu meneruskan kinerja pak Presiden Jokowi dalam memajukan bangsa Indonesia, hal itu tak lepas dari 80% masyarakat menilai kinerja Jokowi sangat memuaskan,” ungkap Fian Polii Bacaleg PSI yang berhasrat memajukan pertanian di tanah kelahirannya Minahasa Selatan.

Disisi lain, lanjut Fian. Bacawapres Gibran Rakabuming Raka juga adalah Walikota Solo, sosok muda yang mencerminkan kepribadian Presiden Jokowi sederhana, Pekerja Keras, renda hati dan bersahaja serta kemampuan manajemennya menjadikannya pilihan yang sempurna pak Prabowo dalam mendongkrak kemajuan negara tercinta Indonesia,” tambah Fian.

Ia (Fian) pun meyakini disamping Prabowo, Gibran adalah kunci koalisi KIM untuk memenangkan Pilpres 2024 Februari nanti.

“Mungkin banyak yang menyepelekan mas Gibran dipilih Prabowo sebagai Bacewapresnya, tapi ingat Presiden Joko Widodo (Jokowi-red) pada Pilpres pertamanya juga disepelekan tapi akhirnya masyarakat memilihnya untuk memimpin negeri tercinta Indonesia.” Optimis Fian Adrian Polii.

Diketahui, partai pengusung Prabowo-Gibran adalah Partai Gerindra yang memiliki 13,6 persen kursi DPR, Partai Golkar dengan 14,8 persen kursi, Partai PAN dengan 7,7 persen kursi, dan Partai Demokrat dengan 9,4 persen kursi di parlemen. Gabungan empat partai tersebut total mempunyai 45,5 kursi sehingga telah melampaui syarat ambang batas pencalonan presiden, yakni 20 persen kursi DPR.

Duet Prabowo-Gibran juga diusung oleh PBB, Partai Garuda, dan PSI. Meski tak punya kursi di parlemen, ketiga partai tersebut punya perolehan suara hasil pemilu sebelumnya yang bisa dijadikan landasan untuk mengusung capres-cawapres. (Wan)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Trending