Connect with us

Budaya

Studi Banding Pemkab Minsel di Minahasa, Disambut Sekda Watania Dan Jajaran

Published

on

MINAHASA, inforakyatnews.com -Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania MM, M.Si, menerima kunjungan studi banding dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Minsel Glady Kawatu SH M.Si. Bertempat di Ruang Sidang Kantor Bupati,Tondano. Kamis (14/3/2024).

Rombongan Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan diikuti pula jajaran pejabat yang ada diantaranya, Asisten I, Asisten II, Staf Ahli, dan Para Kepala SKPD serta Kepala bagian.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Glady Kawatu mengatakan, selain studi banding, kunjungan ini juga sebagai bentuk silaturahmi bahwa kita adalah sesama Tou Minahasa, yang oleh karena pemekaran harus terpisah di tahun 2003 silam.

“Jadi utamanya tentu karena bagian dari kerja yakni studi banding. Selanjutnya tentu silaturahmi dengan daerah asal kami, karena dari Minahasa lah Minsel bermula,” kata Kawatu.

Sebelum memaparkan sekilas tentang Kabupaten Minahasa Selatan, yang dipimpin Bupati Franky Donny Wongkar SH dan Wakil Bupati Pdt Yanny Petra Rembang, terlebih dahulu Dia memperkenalkan jajaran yang ikut dalam studi banding ini.

Dalam pemaparannya meliputi program pemerintahan, pertanian, ekonomi, pariwisata, budaya dan pendidikan, Sekda Kawatu pula menjelaskan tujuan utama pihaknya adalah studi banding atau tukar informasi tentang pengelolaan keuangan dan kepegawaian, dengan satu tujuan untuk persamaan persepsi.

Diakuinya, sebagai birokrat murni, tentu harus menjunjung tinggi tugas dan kerja. Namun demikian kata dia, disisi lain, birokrat kerap diperhadapkan dengan kepentingan-kepentingan politik yang kadang kala mengabaikan ketentuan dan aturan.

“Tantangan kita sebagai birokrat murni, harus berkomitmen menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan dan aturan, tentu dengan segala konsekuensi,” tuturnya.

“Sanksi kita lebih berat, ketika menghadapi persoalan hukum harus dihadapi sendiri, dan konsekuensinya adalah kehilangan jabatan atau karir yang telah dirintis bertahun tahun,” Demikian Kawatu menambahkan.

Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minahasa, Drs Riviva Maringka MSi, kemudian juga memperkenalkan jajaran Pemkab Minahasa yang hadir, yang selanjutnya dilanjutkan dengan pemaparan tentang Kabupaten Minahasa di bawah pimpinan Bupati Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, oleh Sekda Lynda Watania, yang selanjutnya dilanjutkan dengan diskusi.

Di kesempatan ini, Sekda Watania berterima kasih karena sudah memilih Kabupaten Minahasa sebagai salah satu daerah untuk dijadikan tempat studi banding.

“Saya juga mengucapkan terima kasih karena sudah bersilaturahmi dan berbagi ilmu tentang pemerintahan dengan Pemkab Minahasa,” ucap Watania.

Sekda Watania pun menegaskan terkait di pemerintahan bahwa semua terletak pada koordinasi dan konsolidasi. Bagaimana mengkoordinasikan dan mengkonsolidasikan seluruh tugas-tugas dengan pimpinan.

“Sekretariat daerah adalah perpanjangan tangan dari pimpinan, dalam hal ini Bupati dan Wakli Bupati. Maka dari itu, mengkoordinasikan segala tugas kerja dan kebijakan adalah hal mutlak yang harus dilakukan dengan pimpinan,” pungkasnya.

Turut hadir dan mendampingi Sekda Minahasa diantaranya Asisten I, Asisten III, Para Staf ahli, Pejabat Eselon II, Kabag Perkeu, Kabag Umum, Kabag Ortal, Kabag Prokopim.
(HerS).

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama

CAFE FAMESTRIA: Jadi Titik Pusat Persiapan KBK kakaskasen menuju Pertemuan Raya KBK se keuskupan Manado – Guaan 2026

Published

on

inforakyatnews.com – TOMOHON, 24 MEI 2026 – Semangat persaudaraan dan kesiapan matang Kaum Bapak Katolik (KBK) St. Yosep, Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen, kian tampak nyata. Kini, Cafe Famestria – tempat usaha milik bersama keluarga besar KBK Kakaskasen – resmi berperan sebagai Center Point atau Titik Pusat Kegiatan, persiapan logistik, dan wadah pemantapan kekompakan seluruh anggota, khususnya dalam rangka menyambut dan mengikuti Pertemuan Berkala KBK Keuskupan Manado yang akan digelar bulan Juli mendatang di Paroki Guaan, Minahasa Selatan.

Bukan sekadar tempat usaha biasa, Cafe Famestria kini bertransformasi menjadi rumah kedua bagi para bapak-bapak di Kakaskasen. Di sinilah denyut nadi organisasi berdetak kian kuat; di sini pula segala persiapan, diskusi, latihan, dan konsolidasi dilakukan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Keberadaan tempat ini menjadi bukti nyata kemandirian, kerja sama, dan jiwa wirausaha para anggota, yang hasilnya langsung dikembalikan untuk kemajuan bersama pelayanan gerejawi.

Menjelang acara akbar di Guaan nanti, Cafe Famestria menjadi markas utama penyusunan strategi dan kesiapan logistik. Segala kebutuhan, mulai dari perlengkapan rombongan, konsumsi, hingga administrasi keberangkatan, dipersiapkan, diatur, dan dikumpulkan di lokasi ini. Hal ini memudahkan koordinasi, memastikan segala sesuatu berjalan rapi, dan menjamin tidak ada satu pun hal yang terlewat, sehingga rombongan KBK Kakaskasen dapat berangkat dengan lengkap, aman, dan nyaman.

Lebih dari itu, tempat ini kini berdenyut dengan berbagai aktivitas positif dan latihan rutin yang digelar setiap saat. Ruang luas dan suasana nyaman di Cafe Famestria dimanfaatkan secara maksimal sebagai tempat latihan berbagai penampilan dan materi yang akan dibawa maupun ditampilkan dalam pertemuan nanti, maupun untuk pembinaan iman dan persaudaraan sehari-hari.

Berbagai kegiatan latihan sudah berjalan rutin dan antusias, antara lain:
✅ Latihan Line Dance: Menyuguhkan semangat ceria, kekompakan gerak, dan kesehatan jasmani yang dilakukan bersama-sama.
✅ Pemantapan KOOR Seri A: Latihan nyanyian , agar suara dan lantunan doa umat Kakaskasen dapat berkumandang indah dan menguatkan di tengah ribuan umat yang berkumpul nanti.
✅ Latihan Tari Pasutri: Pertunjukan seni yang sarat makna, menggambarkan keindahan, keharmonisan, dan sakramen pernikahan serta persatuan dalam keluarga, yang menjadi salah satu materi unggulan dari Kakaskasen.
✅ Serta berbagai latihan seni, doa, dan persiapan materi lainnya yang terus digalakkan.

Ketua KBK St. Yosep Paroki Kakaskasen “Steven “epos” Lasut”, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberadaan Cafe Famestria yang sangat besar manfaatnya ini.
“Cafe Famestria adalah bukti kerja keras dan kepedulian kita semua. Tempat ini bukan sekadar tempat minum atau makan, tapi jantung dari gerakan kita. Di sini kita bertemu, bersenda gurau, saling menguatkan, dan mempersiapkan segalanya demi nama baik paroki kita. Menjelang keberangkatan ke Guaan nanti, tempat ini menjadi sangat penting: pusat pengumpulan logistik, pusat latihan, dan pusat penyatuan hati. Semakin sering kita berkumpul dan berlatih di sini, semakin kuat soliditas kita, semakin siap kita bergerak,” ungkapnya penuh semangat.

Para anggota pun sangat antusias menyambut peran strategis Cafe Famestria. Bagi mereka, berkumpul dan berlatih di tempat usaha milik sendiri memberikan rasa bangga, rasa memiliki, dan semangat yang berbeda. Suasana kebersamaan yang terjalin semakin mengokohkan persaudaraan, sekaligus memastikan bahwa KBK Kakaskasen akan tampil kompak, siap, dan membawa nama baik Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen di ajang pertemuan raya tingkat Keuskupan nanti.

Dengan Optimis melantangkan kesiapan Timnya yang semakin matang, logistik yang terjamin, dan kekompakan yang semakin kokoh di bawah satu payung di Cafe Famestria, KBK Kakaskasen kini siap melangkah tegap, membawa semangat iman dan persaudaraan menuju Guaan, untuk menjadi bagian dari pertemuan besar kaum bapak Katolik se-Sulawesi Utara. “Tutup Panglima KBK st. Yosep Kakaskasen tersebut.

Continue Reading

Budaya

Dipimpin Penatua M. Rumondor, PKB GMIM Sion Picuan Lama Meriahkan Tahun Baru 2025 Dengan Nuansa Budaya

Published

on

MINAHASA SELATAN, inforakyatnews.com — Menyongsong tahun baru 2025, Pria Kaum Bapa GMIM Sion Picuan Lama kecamatan Motoling Timur mengelar kegiatan bernuansa budaya dengan berpakaian adat khas Minahasa, pakaian untuk Tari Kabasaran yang merupakan tari perang dari minahasa.

Ketua Penatua PKB GMIM Sion Picuan Lama, Pnt. Melky Rumondor mengatakan kegiatan ini sudah menjadi tradisi di desa Picuan lama dimana kegiatan ini untuk meramaikan suasana tahun baru di desa Picuan lama.

Penatua PKB GMIM Sion Picuan Lama Melky Rumondor.

“Tentunya syukur kami warga desa Picuan lama atas berkat Tuhan di tahun yang telah kita lewati dan syukur kami sebagai juga bapak-bapak Pria Kaum Bapa GMIM Sion Picuan lama maka sesuai tradisi dan budaya yang ada maka kami merayakan tahun baru ini digelar dengan nuansa budaya dengan memakai pakaian tari Kabasaran, agar nantinya suasana tahun baru ini bisa meriah, yang pastinya kami mengelar kegiatan ini didukung oleh pihak gereja yang kita ketahui desa picuan merupakan salah satu desa di kabupaten Minahasa Selatan yang desanya memiliki 100 persen warga GMIM, “ungkap Rumondor.

Ditambahkannya dengan memakai pakaian adat untuk tari Kabasaran ini, menandakan bahwa kami warga desa picuan lama tetap melestarikan budaya yang ada, agar generasi muda juga bisa mengenal budaya asli yang ada di desa kita yang tetap melestarikan budaya leluhur.

“Kami berharap generasi muda tetap melestarikan apa yang sedang kami gunakan saat ini, saat kami mengelar kegiatan ini, jadi kami tentunya seiring sejalan dengan pihak gereja tampa juga melupakan tradisi dan budaya yang ada di desa tentunya dilakukan dalam hal-hal yang positif baik untuk pelayanan di gereja dan tradisi yang ada di desa, “pungkas Pnt. Melky Rumondor yang juga merupakan Tokoh Masyarakat didesa Picuan Lama kecamatan Motoling Timur. (HerS)

Continue Reading

Budaya

Bupati Kumendong Dampingi Wagub Steven Kandouw Saksikan Kawin Massal Puluhan Pasangan

Published

on

MINAHASA, inforakyatnews.com -Penjabat Bupati Minahasa Dr Jemmy Stani Kumendong, M. Si, mendampingi Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw, pada pelaksanaan kawin massal yang digelar Pemprov Sulut, bertempat di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara (Sulut),Manado.Jumat (5/7/2024).

Diketahui acara kawin massal ini diikuti sebanyak puluhan pasangan yang dikabarkan ikut serta dalam kegiatan kawin massal yang diberkati tersebut.

Acara kawin massal yang disaksikan Wagub Steven Kandouw dan para kepala daerah ini, dihadiri juga para keluarga peserta kawin massal ini.

Dalam sambutannya, Wagub Steven Kandouw mengucapkan selamat kepada para pasangan pengantin yang telah diberkati melalui kawin massal saat ini.

” Proses kawin massal boleh terlaksana berkat rencana Tuhan.
Banyak selamat, Tuhan memberkati, ”ucapnya.

Adapun kegiatan ini terlaksana berkat sinergitas Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemerintah Daerah.(HerS)

Continue Reading

Trending