Connect with us

Minahasa Selatan

Pamsimas Desa Ranoketang Tua Diduga Bermasalah, Masyarakat Pertanyakan

Published

on

Minsel, inforakyatnews.com – Masyarakat desa Ranoketang Tua, Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) pertanyakan fasilitas Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Pasalnya Pamsimas yang direncana dapat beroperasi memenuhi kebutuhan akan air bersih masyarakat pada November tahun 2020 silam terbukti nihil. Hingga saat ini sudah memasuki pertengahan tahun 2023 belum juga dapat dinikmati oleh masyarakat.

Menurut masyarakat setempat Feky Lintjewas, Proyek tersebut diduga bermasalah karena sampai saat ini masyarakat belum bisa merasakan dampak dari Pamsimas tersebut.

Feky Lintjewas mengatakan titik pengerjaan sumur bor dan bak yang dikerjakan itu berada di lokasi bekas sumur bor dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) yang sebelumnya sudah bermasalah.

“Masalah Pamsimas saya sudah ingatkan ke mereka waktu lalu, lokasi ini bekas sumur PNPM, jadi seharusnya tidak dilapis lagi dengan pengerjaan itu, soalnya sumur dan bak ini waktu PNPM sudah bermasalah. Tapi mereka tidak menghiraukan, justru hanya mesin yang mereka bongkar lalu diganti baru,” ucap Feky Lintjewas kepada inforkayatnews.com, Selasa (13/06/2023).

Selain itu Feky juga mengatakan setelah diganti, mesin itu hanya bisa berfungsi sehari saja, setelah itu sampai saat ini tidak jalan dan air tidak pernah di rasakan oleh masyarakat.

“Jadi mereka ganti mesin itu tepat sehari sebelum peresmian. Setelah peresmian, besoknya air sudah tidak jalan hingga hari ini. Sementara Mesin yang lama punya PNPM, dibawah oleh seorang pelaksana desa berinisial SL, waktu itu,” ungkapnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi langsung kepada Pemerintah Desa Ranoketang Tua melalui Sekertaris Desa (Sekdes) Michael Watania mengakui bahwa proyek pamsimas di desa Ranoketang Tua itu, memang tidak berhasil, karena tidak berjalan sebagai mana mestinya.

Ia mengatakan, alasannya karena beberapa kali terjadi pergantian Pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa. Selain itu ia juga mengakui, bahwa benar Bak beserta Sumur itu berada di lokasi Bekas milik PNPM sebelumnya. Dan tidak ada kejelasan dari pelaksana desa terkait Pamsimas yang ada.

“Jadi itu karena beberapa kali pergantian pejabat kepala desa waktu lalu. Jadi bukan berarti sudah tidak di perhatikan. Waktu program PNPM, air hanya mengalir beberapa kali kemudian mesinnya rusak. Kemudian dilanjutkan dengan program Pamsimas di lokasi yang sama dan bangunan yang sama, dalam artian pelaksana program Pamsimas hanya mengganti mesin PNPM yang rusak dengan mesin yang baru dan akhirnya mesin yang baru pun ikut rusak. Tidak di ketahui apakah pengurus Pamsimas melakukan perawatan atau tidak, yang akhirnya tidak ada kelanjutan dari program tersebut, atau terhenti sampai di situ saja,” ungkapnya.

Lanjutnya ia mengatakan, untuk dana, ada beberapa persen itu di ambil dari APBDes. Dikatakannya, itu digunakan untuk pembelian pipa.

“Sampai sekarang pipanya ada di kantor desa. Rencananya pemerintah desa mau lanjutkan penanaman pipa dengan program Pemdes melalui BUMDes. Untuk masalah faktor yang membuat pipa pipa tidak di tanam semuanya, karena memang waktu itu masih pejabat kumtua Alvi Ulaan, itu programnya hasil lobi lobinya ke Pemkab, dan permasalahannya waktu itu anggaran lambat keluar, peresmian sudah dilakukan bulan November tapi anggaran tahap ketiga nanti keluar di bulan Desember. Pas keluar kami beli pipanya” ungkap Sekdes itu.

Pipa yang tidak digunakan

Berbeda dengan penjelasan sekertaris desa itu, Ketua BPD Desa Ranoketang Tua, Marlin Pulisan bilang, tidak ada anggaran yang didapat dari dana desa, dan sampai ke laporan penanggung jawaban (lpj) tidak jelas, dan pada waktu itu masih Pejabat Hukum tua yang lama.

“Mengenai Pamsimas ini masih belum jelas, karena waktu itu saya tanya ke pemerintah masa pejabat Alvi Ulaan waktu itu dikatakan bukan mereka yang tangani, karena itu pengurusnya ada dari kabupaten dan tidak ada anggaran dari dana desa, yang ada cuma swadaya tapi hanya pengerjaan penggalian,’’ ujarnnya.

Selanjutnya ia katakan, pelaksana di desa itu ada pak YT sebagai ketua, dan bendaharanya berinisial YM dengan inti pelaksana SL.

“Cuman mereka kelola bersama-sama dengan pihak tim pengerja dari kabupaten, dan itu sesuai petunjuk dari tim kabupaten, jadi waktu kami tanya mengenai LPJ, hanya bagitu yang mereka katakan mengenai tu pelaksanaan pamsimas itu.” ungkap Ketua BPD Ranoketang Tua tersebut.

Berikut sumber Angaran dan Anggaran yang di pakai dalam Program pamsimas di Desa Ranoketang Tua: Dana APBN Rp 260.000.000 Kontribusi Masyarakat, INCASH Rp 14.857.000, INKIND Rp 59.028.000 APBDES Rp 37.143.000 Total keseluruhan Anggaran adalah Rp 371.280.000.

(Aldo Palendeng)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bawaslu

Butuh 730 Orang, Bawaslu Minsel Ajak Warga Daftar Pengawas TPS Pemilu 2024

Published

on

Bawaslu Kabupaten Minahasa Selatan.

AMURANG, INFORAKYATNEWS.COM– Sekira 730 orang dibutuhkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) untuk menjadi Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Pimpinan Bawaslu Minsel Ketua Eva Keintjem didampingi anggota Franny Sengkey dan La Ode Irwandi serta Koordinator Sekretariat Weinfry Tumbuan menjelaskan, tahapan pembentukan PTPS oleh Bawaslu untuk Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, sesuai jadwal dan tahapan berlangsung mulai 19 Desember hingga 7 Februari 2024.

“Adapun tugas PTPS adalah memastikan dalam selama pelaksanaan pemungutan suara di TPS, sudah berjalan sesuai dengan regulasi dan tidak terjadi pelanggaran. Untuk Kabupaten Minsel, akan merekrut sebanyak 730 PTPS. Jumlah ini sesuai dengan jumlah TPS di Kabupaten Minsel pada Pemilu 14 Februari 2024,” ujarnya.

Keintjem menuturkan, untuk pendaftaran PTPS Pemilu 2024 dilakukan di Sekretariat Panwaslu Kecamatan (Panwascam) masing-masing. “Silahkan bagi yang berusia minimal 21 tahun, yang ingin berpartisipasi menjaga demokrasi di Indonesia dengan menjadi Pengawas TPS. Segera daftarkan diri anda di Sekretariat Panwaslu Kecamatan,” tukasnya.

Berikut jadwal pendaftaran PTPS Pemilu 2024.
Sosialisasi dan pengumuman pendaftaran: 19-31 Desember 2023.
Pendaftaran dan penerimaan berkas (G1): 2-6 Januari 2024.
Penelitian kelengkapan berkas pendaftaran: 2-6 Januari 2024.
Pengumuman perpanjangan: 7 Januari 2024. Penerimaan berkas pendaftaran di masa perpanjangan (G2): 7-8 Januari 2024.
Penelitian berkas pendaftaran di masa perpanjangan: 7-8 Januari 2024.
Pengumuman lulus administrasi: 10 Januari 2024. Tanggapan/masukan masyarakat: 10-21 Januari 2024. Wawancara: 2-17 Januari 2024.
Penetapan dan pengumuman calon terpilih berdasarkan hasil tes wawancara: 18-19 Januari 2024.
Pergantian calon terpilih (jika ada, setelah didahului klarifikasi II): 19-21 Januari 2024.
Pelantikan Pengawas TPS: 22 Januari 2024. Perpanjangan rekrutmen khusus TPS yang belum terisi Pengawas: 24 Januari-7 Februari 2024.(jes)

Continue Reading

Minahasa Selatan

Adrian Polii Optimis Duet Prabowo-Gibran Mampu Lanjutkan Kinerja Jokowi

Published

on

Optimis Duet Prabowo-Gibran Mampu Lanjutkan 80% Kepercayaan Masyarakat Indonesia Atas Kinerja Jokowi

MINSEL, inforakyatnews.com – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akhirnya secara resmi mendaftarkan diri ke KPU RI sebagai Bakal Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2024-2029 dari Koalisi Indonesia Maju (KIM). Rabu (25/10) 2023.

Dukungan pun terhadap duet Prabowo-Gibran mencuat sampai ke segala lini, salah satunya dari bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Kabupaten Minahasa Selatan dari Partai PSI Adrian Polii.

Menurut Fian sapaan akrab Adrian Polii. Duet Prabowo – Gibran adalah pasangan yang sangat ideal guna memajukan Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari sosok Prabowo Subianto yang adalah politisi sejati, pengusaha dan purnawirawan TNI berjiwa Nasionalis dan berfokus dalam kerja kerakyatan.

Adrian Fian Polii, Bacaleg dari Partai PSI

“Prabowo telah memiliki segalanya, tidak diragukan lagi menteri pertahanan RI pada kabinet Jokowi tersebut dalam tugasnya tampak selalu mementingkan kepentingan negara, jika dilihat dari spiritnya Prabowo mampu meneruskan kinerja pak Presiden Jokowi dalam memajukan bangsa Indonesia, hal itu tak lepas dari 80% masyarakat menilai kinerja Jokowi sangat memuaskan,” ungkap Fian Polii Bacaleg PSI yang berhasrat memajukan pertanian di tanah kelahirannya Minahasa Selatan.

Disisi lain, lanjut Fian. Bacawapres Gibran Rakabuming Raka juga adalah Walikota Solo, sosok muda yang mencerminkan kepribadian Presiden Jokowi sederhana, Pekerja Keras, renda hati dan bersahaja serta kemampuan manajemennya menjadikannya pilihan yang sempurna pak Prabowo dalam mendongkrak kemajuan negara tercinta Indonesia,” tambah Fian.

Ia (Fian) pun meyakini disamping Prabowo, Gibran adalah kunci koalisi KIM untuk memenangkan Pilpres 2024 Februari nanti.

“Mungkin banyak yang menyepelekan mas Gibran dipilih Prabowo sebagai Bacewapresnya, tapi ingat Presiden Joko Widodo (Jokowi-red) pada Pilpres pertamanya juga disepelekan tapi akhirnya masyarakat memilihnya untuk memimpin negeri tercinta Indonesia.” Optimis Fian Adrian Polii.

Diketahui, partai pengusung Prabowo-Gibran adalah Partai Gerindra yang memiliki 13,6 persen kursi DPR, Partai Golkar dengan 14,8 persen kursi, Partai PAN dengan 7,7 persen kursi, dan Partai Demokrat dengan 9,4 persen kursi di parlemen. Gabungan empat partai tersebut total mempunyai 45,5 kursi sehingga telah melampaui syarat ambang batas pencalonan presiden, yakni 20 persen kursi DPR.

Duet Prabowo-Gibran juga diusung oleh PBB, Partai Garuda, dan PSI. Meski tak punya kursi di parlemen, ketiga partai tersebut punya perolehan suara hasil pemilu sebelumnya yang bisa dijadikan landasan untuk mengusung capres-cawapres. (Wan)

Continue Reading

Minahasa Selatan

Liando Apresiasi Pemkab Fasilitasi Buku Pembentukan Minsel

Published

on

By

Minsel,Inforakyatnews.com-Setelah sekian lama tertunda, akhirnya penulisan buku Sejarah pembentukan Kabuapten Minahasa Selatan dapat dilanjutkan.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bersedia memfasilitasi para pejuang pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan untuk Menyusun buku tersebut. Kegiatan Focus Group Discussion Penyusunan Buku Sejarah Pembentukan Minahasa Selatan di Hotel Sutan Raja, Kamis (18 /10/2023)

Salah satu mantan panita pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan Ferry Daud Liando mengatakan bahwa buku tersebut sudah lama di tunggu Masyarakat terutama bagi generasi muda yang tidak sempat menyaksikan secara langsung bagaimana proses perjuangan pembentukannya.Ucapnya

Dalam sejarahnya, pembentukan wilayah Minahasa Selatan menjadi Daerah Pemerintahan otonom sangat berbeda dinamikanya dengan pembentukan kabupaten lain di Sulawesi Utara. Perbedaan itu adalah soal kemudahan dan fasilitas pemerintah. Pembentukan Minahasa Selatan menjadi kabupaten harus melewati perjuangan berdarah-darah dan hidup mati bagi para pejuangannya. Semntara daerah lain berdiri secara otomatos karena mengikuti jejak di daerah lain.Ungkap Liando.

Bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar ketika membuka Focus Group Discussio, Penyusunan Buku Sejarah Pembentukan Minahasa Selatan,mengatakan bahwa buku ini diharapkan dapat menerangkan secara lengkap tentang peristiwa dan tokoh-tokoh yang terlibat dalam perjuangannya.

“Hasil dari buku ini diharpakan dapat menginspirasi rakyat Minahasa Selatan terutama apa alasan bagi para pejuang mengapa Minahasa Selatan harus diperjuangkan menjadi daerah otonom”Tutup Bupati Minahasa Selatan.

FGD dihadiri oleh sejumlah pejabat seperti Benny Lumingkewas, Arthur Tumimpa dan pejabat lainnya. Dari para pejuang selain Liando hadir pula Bapak Hengky Rumengan, Moudy Lelengboto, Willy Rawung, Markus Wauran, Teddy Matheos

Continue Reading

Trending