Breaking News
Jabat Pj Bupati, Penatua Dr Jemmy S. Kumendong M.Si, Didoakan Dan Diutus Oleh GMIM Imanuel Paslaten, Kakas

MINAHASA, inforakyatnews. com – Ibadah syukur pengutusan Penjabat Bupati Minahasa, Dr Jemmy S. Kumendong MSi bersama istri tercinta Ketua TP-PKK Minahasa, Ny Djeneke Kumendong-Onibala. Digelar di gedung Gereja GMIM Imanuel Paslaten, Kakas, Minggu (15/10/23).
Dalam ibadah tersebut, dipimpin Khadim Pdt Magritje Lantang Korompis M, Th, dengan bacaan Alkitab, Rut 1:1-22, mengambil tema Rut dan Naomi.
“Maknanya tidak ada seorangpun yang mampu membendung kehendak dan rencana Tuhan, termasuk rencana Tuhan untuk menjadikan Bapak Penatua Jemmy Kumendong sebagai Penjabat Bupati, orang nomor satu di Kabupaten Minahasa. Tetaplah percaya dan tidak meragukan kasih Yesus Kristus,” ujarnya Pdt Lantang, sembari mengatakan jemaat dan masyarakat boleh berbangga dengan putra terbaik Paslaten sebagai Penjabat Bupati Minahasa. Semoga Tuhan memberkati setiap tugas dan tanggung jawab.
Pengutusan bupati Kumendong, diselingi dengan puji-pujian mulai dari ASM, rukun keluarga, jemaat, pemerintah, pelsus hingga paduan suara pemuda.
Bupati Kumendong mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang diberikan kepada dirinya untuk menjalankan tugas sebagai Bupati Minahasa.
“Secara pribadi, Kami dan keluarga merasa sangat terharu dengan rasa cinta dan sukacita jemaat kepada keluarga kami. Saya tidak mau berjanji, tapi Saya akan berusaha merealisasikan kebutuhan yang bisa dijangkau,” ungkap Bupati Kumendong.
Dia meminta kepada warga jemaat untuk mendukung dan membantunya dalam menjaga Kamtibmas serta menyukseskan Pemilu dengan berpartisipasi aktif.
“Jangan sampai baku marah karena perbedaan. Juga menjaga alam ditengah situasi kemarau panjang. “Tolong jangan permalukan Saya, bagi masyarakat desa Paslaten, kecamatan Kakas dan Minahasa Damai dan Sejahtera,” tutup Bupati Kumendong.
Diketahui, Penjabat Bupati, Dr Jemmy S. Kumendong MSi, adalah putra terbaik asal Desa Paslaten, Kecamatan Kakas. Beliau adalah putra kedua dari Keluarga Kumendong-Paat yang menghabiskan masa kanak-kanak, remaja hingga pemuda dan bersekolah mulai dari SD, SMP hingga SMA di Kakas. Dirinya pun sangat kental dan merakyat serta memiliki pergaulan yang luas di wilayah Kakas. Tak pelak, perjalanan karirnya sebagai ASN selalu menjadi sorotan bagi keluarga, sahabat dan handai taulan. Dimana berbagai jenjang karir mulai dari eselon IV, III, II dilalui dengan baik. Pada jenjang eselon II jabatan Kepala Biro SDA, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa hingga terakhir dipercaya sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sulut hingga saat ini. Untuk jenjang pendidikan juga diikuti dan diselesaikan dengan sempurna mulai dari APDN, Magister S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan meraih Doktor di Universitas Brawijaya (Unbraw). Selain itu berbagai kegiatan diklat wajib mulai dari Adum, PIM III dan PIM II dilewatinya dengan selalu meraih predikat juara alias terbaik. Terakhir dinyatakan lulus dalam mengikuti Lemhannas.
Terkini dirinya dipercaya Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw dan diusulkan kepada Mendagri untuk menjadi Penjabat Bupati Minahasa. Dan berdasarkan SK Mendagri, Dr Jemmy S. Kumendong MSi, dilantik oleh Gubernur Olly Dondokambey pada tanggal 25 September 2023 di ruang Mapalus kantor Gubernur Sulut sebagai Penjabat Bupati Minahasa.
Turut hadir dalam ibadah syukur pengutusan jajaran Pemkab Minahasa, diantaranya Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum Dan Politik, Ka.Bapenda, Ka.BPKAD, Kadis PPKB, Kadis PMD, Kadis Pendidikan, Kadis Kelautan Perikanan, Kadis Lingkungan Hidup, Kabag Kerjasama, Kabag PBJ, Kabag Prokopim. (HerS)
Breaking News
Wartawan Senior Sulut Dorong Perubahan di PWI, Sintya Bojoh Dinilai Sosok yang Tepat

MANADO, inforakyatnews – Sejumlah wartawan senior di Sulawesi Utara mulai menyuarakan harapan untuk adanya perubahan di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara menjelang pemilihan ketua.
Figur perempuan, Sintya NC Bojoh, yang masuk dalam kandidat dinilai membawa aura perubahan dan mampu mengakomodasi hak-hak anggota.
Raramenusa Makagiansar, wartawan senior yang akrab disapa Ram, menilai bahwa organisasi wartawan tertua di Indonesia ini perlu mengembalikan marwahnya. Menurutnya, banyak hal yang harus diperbaiki, sehingga dibutuhkan kepemimpinan baru yang membawa perubahan.
“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” ujar Ram.
Senada dengan Ram, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya Bojoh sebagai figur yang dapat mengakomodasi kepentingan anggota, tidak hanya yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), tetapi juga wartawan yang pernah terdaftar di PWI dan jurnalis pendatang baru.
“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” kata Herly, yang sebelumnya dikenal sebagai wartawan Harian Manado Post dan kini aktif di media online.
Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas, keduanya tercatat pernah menjadi anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) biasa. Dukungan mereka terhadap Sintya Bojoh menjadi angin segar bagi kandidat yang mengusung semangat perubahan di tengah dinamika organisasi wartawan tertua di daerah ini.
Pemilihan ketua PWI Sulut diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih memperhatikan kesejahteraan anggota dan menjaga marwah organisasi. (red)
Breaking News
PENGUMUMAN KPU Kota Tomohon Nomor: 507/PP.04.2-Pu/4/2024 tentang PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA KOMISI PEMILIHAN UMUM UNTUK PILKADA TAHUN 2024
Breaking News
Mendagri Tito Karnavian, Serahkan Penghargaan Insentif Fiskal Kinerja Kategori Pengendalian Inflasi Daerah Kepada Bupati Minahasa Jemmy Kumendong


Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyerahkan langsung kepada Penjabat Bupati Minahasa, Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, Penghargaan Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan Kategori Pengendalian Inflasi Daerah Periode Pertama di tahun 2024 ini. bertempat di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (05/08/24).
“Puji Tuhan dan patut disyukuri. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh stakeholder Pemkab dan masyarakat Minahasa, “ungkap Bupati Kumendong seraya menjelaskan kegiatan juga dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Daerah.
Komitmen kuat bekerja keras bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Minahasa dibawah kepemimpinan Penjabat Bupati, Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, kembali mencatatkan prestasi di tahun 2024 ini. Betapa tidak, Kabupaten Minahasa tercatat sebagai salah satu dari 50 pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi yang mendapatkan insentif fiskal terkait dengan pengendalian inflasi daerah.
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dalam Keputusan Nomor 295 Tahun 2024 Tentang Rincian Alokasi Insentif Fiskal Tahun Anggaran 2024 untuk Pengharaan Kinerja Tahun Berjalan Kategori Pengendalian Inflasi Daerah Periode Pertama Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota, tertanggal 15 Juli 2024 menetapkan 4 provinsi dan 46 kabupaten/kota penerima beserta dengan nilai insentif fiskal tersebut. Di poin lainnya dalam keputusan itu juga ditetapkan besaran total anggarannya adalah Rp300 miliar. Berdasarkan rincian SK Menteri Keuangan tersebut, mendapatkan insentif fiskal senilai Rp6.392.0211.000 atau sekira Rp. 6,39 miliar.
Diketahui sebelumnya juga pada bulan Juni, Penjabat Bupati Minahasa, Dr Jemmy Stani Kumendong MSi diundang langsung menghadiri Rakornas yang dipimpin langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo dalam rangka TPID Awards oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri. Penghargaan ini hasil evaluasi pertahun kinerja berjalan.
Bupati Kumendong menyatakan bahwa Pemkab Minahasa terus memantau pergerakan inflasi, dan mengambil tindakan secepatnya bila ada kenaikan signifikan indeks harga komoditas.
“Penanganan inflasi di Kabupaten Minahasa tetap dilakukan secara konsisten dan kontinu dengan melibatkan semua stakeholder terkait dalam
melakukan berbagai upaya untuk mengontrol inflasi,” ucap Bupati Kumendong.

Kumendong juga negaskan hasil ini juga merupakan kerja keras dan kompak dari jajarannya melalui Sekretaris Daerah, Dr Lynda Watania, para Asisten, Dinas Badan, Kecamatan hingga Desa dan Kelurahan.
Selain itu, Bupati Kumendong mengatakan, keberhasilan ini juga tak lepas dari adanya bimbingan dan pemantauan yang dilakukan secara ketat oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri. Dimana setiap pekan, lewat online, seluruh pemerintah daerah dikumpulkan oleh Kemendagri untuk Rapat Koordinasi pengendalian inflasi.
“Insentif fiskal terkait pengendalian inflasi yang diraih Pemkab Minahasa ini merupakan salah satu penilaian oleh pemerintah pusat. Yakni penilaian oleh Kemendagri berupa evaluasi kinerja pengendalian inflasi pertriwulan tahun kinerja berjalan oleh pemerintah daerah. Tindaklanjut dari hal tersebut kami menginstruksikan instansi terkait mengambil langkah-langkah konkret yang dibutuhkan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, “terang Bupati Kumendong yang juga diketahui sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Utara.(*)


















