Berita Utama
Cegah Dampak Negatif Digital, Kominfo Bitung Gandeng Dikbud dan DP3A Edukasi Siswa
Bitung — inforakyatnews.com/
Upaya perlindungan anak dari dampak negatif perkembangan teknologi digital terus diperkuat. Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bitung menggelar sosialisasi Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permenkomdigi) terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak usia di bawah 16 tahun, yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bitung.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Kota Bitung, Altin Tumengkol,SIP MSI, sebagai bagian dari langkah edukatif pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran pelajar terhadap penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Sosialisasi tersebut juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Sulawesi Utara mengenai pembatasan penggunaan telepon genggam (HP) bagi anak, khususnya di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, para siswa diberikan pemahaman mengenai risiko penggunaan media sosial secara berlebihan, seperti paparan konten negatif, potensi perundungan siber, hingga gangguan terhadap konsentrasi belajar.

Dalam pelaksanaannya, sosialisasi tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kota Bitung. Di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai leading sector, bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bitung.
Keterlibatan lintas perangkat daerah ini bertujuan memperkuat sinergi dalam memberikan edukasi literasi digital kepada pelajar, sekaligus memastikan kebijakan pembatasan penggunaan media sosial dan penggunaan HP bagi anak dapat diimplementasikan secara efektif di lingkungan sekolah maupun dalam pengawasan keluarga.
Plt Kadis Kominfo Altin Tumengkol, menegaskan bahwa pembatasan penggunaan media sosial bagi anak merupakan langkah strategis untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin membangun kesadaran sejak dini kepada para pelajar agar mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, sehat, dan produktif. Peran sekolah dan orang tua sangat penting dalam mengawasi serta mengarahkan penggunaan handphone agar tidak mengganggu proses belajar maupun perkembangan karakter anak,” ujarnya.
Altin juga menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi serupa akan terus dilakukan di sekolah-sekolah lainnya di Kota Bitung setelah masa libur sekolah selesai, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat literasi digital serta perlindungan anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
(AK)
Berita Utama
Pilkada, Danau Tondano, Mapalus, dan ST4 Hentar Tinangon Raih Gelar Doktor

Infirakyatnews.com – Anggota KPU Sulawesi Utara, Meidy Yafeth Tinangon sukses melalui tahap akhir studi pada program doktor ilmu linkungan multidisipliner Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang.
Pada Ujian Terbuka Sidang Promosi, Selasa lalu (21/4), Tinangon berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan sidang penguji yang dipimpin Direktur Sekolah Pascasarjana Prof. Dr. Moh. Khusaini, S.E.,M.Si.,M.A. selaku ketua sidang.
Dalam disertasinya berjudul “Pengelolaan Danau Tondano sebagai Materi Kampanye dan Implementasinya dalam Kebijakan Pasangan Calon Terpilih Pilkada Minahasa Tahun 2018”, Tinangon mampu berargumentasi menghubungkan pilkada, Danau Tondano, mapalus, dan Si Tou Timou Tumou Tou (ST4).
Dalam paparannya Tinangon menyampaikan bahwa pilkada bukan hanya sekadar arena politik elektoral, tetapi juga arena perencanaan kebijakan.
“Pada saat pencalonan dan kampanye pilkada, setiap pasangan calon wajib menyampaikan visi, misi, dan program yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), yang kemudian menjadi substansi materi kampanye,” ungkap Tinangon, yang juga mantan Ketua KPU Minahasa.

“Visi, misi, dan program pasangan calon terpilih termasuk yang berhubungan dengan pengelolaan Danau Tondano nantinya akan diadopsi ke dalam perda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD sebelum diimplementasikan,” lanjut Tinangon.
Fokus studi Tinangon dalam disertasinya adalah pada setiap tahapan kebijakan publik pengelolaan Danau Tondano, mulai dari penetapan agenda dan formulasi kebijakan pada visi, misi, dan program pasangan calon peserta pilkada, adopsi, implementasi dan evaluasi kebijakan pascapilkada, serta rekomendasi desain kebijakan pengelolaan Danau Tondano sebagai kebaruan (novelty) penelitian.
Pada bagian akhir disertasinya, Tinangon berhasil merumuskan desain kebijakan komprehensif yang menggabungkan berbagai konsep pengelolaan ekosistem danau dengan kultur mapalus dan filosofi Si Tou Timou Tumou Tou. Desain kebijakan tersebut diberi nama Mapalus Ekologi dengan Insentif dan Disinsentif yang Tumou Tou dan Danau Tondano (MEIDY YT2DT) atau Kolaborasi Ekologi dengan Insentif dan Disinsentif yang Menghidupkan Manusia dan Danau Tondano.
Adapun promotor studi S3 Tinangon adalah Prof Amib Setyo Leksono, dengan Ko-Promotor I, Prof Gatot Ciptadi, dan Ko-Promotor II, Dr. Anthon Efani. Sedangkan sebagai penguji masing-masing Bunga Hidayati, S.E., M.E., Ph.D; Fadillah Putra, S.Sos.,M.PAff.,Ph.D; Prof. Setyo Tri Wahyudi, SE.,M.Ec.,Ph.D; dan Dr. Ahmad Dzulfikar Nurrahman, S.T., M.T. (***/jud)
Berita Utama
Bersih dari Narkoba! 30 Pejabat Bitung Lolos Tes Urine
Bitung-inforakyatnews.com
Sebanyak 30 pejabat di lingkup Pemerintah Kota Bitung menjalani tes narkoba melalui pemeriksaan urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bitung di Ruang SH Sarundajang, Senin (13/4/2026), sebagai langkah tegas memastikan aparatur pemerintah bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang SH Sarundajang, Senin (13/4/2026), dan diikuti langsung oleh Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, S.Sos, bersama 30 pejabat di lingkup Pemkot Bitung.Tes narkoba ini dilakukan secara langsung melalui pemeriksaan urine yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bitung. Langkah ini merupakan upaya preventif untuk memastikan seluruh pejabat publik di Kota Bitung bebas dari penyalahgunaan zat terlarang.Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh pejabat yang mengikuti tes dinyatakan negatif narkoba.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung, Altin Abraham Tumengkol, menegaskan bahwa tes narkoba ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah dalam menjaga integritas dan kedisiplinan aparatur sipil negara.Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan tes tidak hanya berhenti pada tahap pertama, melainkan akan dilanjutkan hingga seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Bitung mengikuti pemeriksaan.
“Pemeriksaan ini akan dilakukan secara bertahap sampai semua pejabat selesai menjalani tes, sehingga dapat dipastikan tidak ada yang terindikasi menggunakan narkoba,” tegasnya.

Ia menambahkan, masih ada sejumlah pejabat yang belum mengikuti tes karena sedang berada di luar daerah. Oleh karena itu, Pemkot Bitung akan menjadwalkan kembali pelaksanaan tes lanjutan agar seluruh pejabat dapat mengikuti pemeriksaan tanpa terkecuali.
(AK)
Berita Utama
Ledakan Iman di Sari Cakalang HHRM Hadir, Puluhan Ribu Remaja GMIM Tumpah Ruah di Selebrasi Paskah

Bitung —inforakyatnews.com/
Kehadiran HHRM dalam Selebrasi Paskah Remaja Sinode GMIM di Lapangan Sari Cakalang, Kota Bitung, Sabtu (11/4/2026), menambah semarak kegiatan yang diikuti ribuan remaja dari berbagai wilayah pelayanan.
Selebrasi Paskah Remaja GMIM tahun ini berlangsung meriah dan penuh sukacita, menjadi momentum penting bagi generasi muda gereja untuk memperkuat iman serta mempererat kebersamaan.
HHRM tampak hadir bersama jajaran Forkopimda Kota Bitung, para kepala daerah maupun perwakilan, serta unsur pemerintah lainnya yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan rohani tersebut.
Ketua Umum Panitia, Ir. IGN Rudy Theno, ST, MT, MAP, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan secara matang jauh hari sebelumnya dengan melibatkan banyak pihak.
Sementara itu, sambutan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibacakan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulut, Dr. Audy Pangemanan, yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara. Dalam sambutannya, disampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu memperkuat iman dan persatuan generasi muda GMIM.
Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari aparat kepolisian yang mengamankan jalannya kegiatan, para peserta, pembina, orang tua, hingga masyarakat Kota Bitung yang menjadi tuan rumah yang ramah.
Apresiasi khusus turut diberikan kepada keluarga Sondakh-Tarore, keluarga Pangkeng-Pondan, keluarga Honandar-Sondakh, serta keluarga besar Sari Cakalang yang telah memfasilitasi lokasi kegiatan beserta sarana pendukungnya.
Meski diakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan, panitia berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik ke depan.
Selebrasi ini pun menjadi simbol kebangkitan iman generasi muda GMIM sekaligus memperkuat semangat pelayanan dan persaudaraan di tengah kehidupan bergereja.
(AK)






