Breaking News
Kumendong Dampingi Wagub Steven Kandouw, Serahkan KTP dan KIA Gratis kepada Siswa SMA N 1 Tondano

MINAHASA, inforakyatnews.com – Gubernur Sulawesi Utara, Prof DR (HC) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Drs Steven Kandouw terus mendorong optimalisasi dokumen strategis kependudukan (ODSK) melalui pembuatan KTP El, KK dan KIA.
Pada kesempatan ini Pj Bupati Minahasa Jemmy Kumendong, mendampingi Wagub Kandouw meninjau perekaman KTP El untuk para siswa-siswi di SMA Negeri 1 Tondano, Kamis (19/10/2023).
Kegiatan optimalisasi dokumen strategis kependudukan (ODSK) dengan melaksanakan pembuatan dokumen kependudukan massal berupa e-KTP, identitas kependudukan digital (IKD), kartu keluarga (KK) dan kartu identitas anak (KIA) di SMA N 1 Tondano.
Menurut Wagub, “Optimalisasi Dokumen Strategis Kependudukan ODSK” merupakan program Gubernur Olly Dondokambey untuk menyediakan layanan KTP untuk anak didik.
“Berangkat dari kesadaran bahwa dokumen kependudukan itu penting, Gubernur Olly mencanangkan program ini di sekolah-sekolah SMA-SMK yang menjadi kewenangan Pemprov Sulut bekerja sama dengan pemerintah daerah kabupaten/kota untuk menyediakan layanan KTP untuk anak didik,” ungkapnya.
Kandouw mengucapkan selamat kepada siswa siswi yang telah resmi memiliki KTP El.
“Jadilah orang yang berguna, sukses, berbakti kepada orang tua dan berbakti kepada nusa dan bangsa,” tegasnya.
Untuk KIA anak dibawah umur 15 tahun wajib membawa kelengkapan berkas : Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran , dan Pas foto berukuran 2×3 dengan Tahun kelahiran ganjil berlatar belakang merah dan tahun kelahiran genap berlatar belakang biru. Pembuatan ini Gratis Untuk Pelajar.
Diakhir kegiatan, Wagub Steven Kandouw memberikan sepeda kepada siswa disekolah tersebut, dimana sepeda ini diberikan kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan yang diberikan. (HerS)

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tomohon menyampaikan Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026. Dalam momentum ini, DPRD Kota Tomohon menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk terus meningkatkan mutu serta pemerataan layanan pendidikan di Kota Tomohon.
Breaking News
Wartawan Senior Sulut Dorong Perubahan di PWI, Sintya Bojoh Dinilai Sosok yang Tepat

MANADO, inforakyatnews – Sejumlah wartawan senior di Sulawesi Utara mulai menyuarakan harapan untuk adanya perubahan di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara menjelang pemilihan ketua.
Figur perempuan, Sintya NC Bojoh, yang masuk dalam kandidat dinilai membawa aura perubahan dan mampu mengakomodasi hak-hak anggota.
Raramenusa Makagiansar, wartawan senior yang akrab disapa Ram, menilai bahwa organisasi wartawan tertua di Indonesia ini perlu mengembalikan marwahnya. Menurutnya, banyak hal yang harus diperbaiki, sehingga dibutuhkan kepemimpinan baru yang membawa perubahan.
“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” ujar Ram.
Senada dengan Ram, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya Bojoh sebagai figur yang dapat mengakomodasi kepentingan anggota, tidak hanya yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), tetapi juga wartawan yang pernah terdaftar di PWI dan jurnalis pendatang baru.
“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” kata Herly, yang sebelumnya dikenal sebagai wartawan Harian Manado Post dan kini aktif di media online.
Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas, keduanya tercatat pernah menjadi anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) biasa. Dukungan mereka terhadap Sintya Bojoh menjadi angin segar bagi kandidat yang mengusung semangat perubahan di tengah dinamika organisasi wartawan tertua di daerah ini.
Pemilihan ketua PWI Sulut diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih memperhatikan kesejahteraan anggota dan menjaga marwah organisasi. (red)



















