Menu

Mode Gelap
Alfamart Peduli Kreativitas Anak Sejak Dini Debt Collector Dilarang Gunakan Kekerasan dalam Penagihan Hutang Konsumen Kebersamaan dalam Dialog Lintas Iman, Wujud Toleransi Beragama di Sulut KPK Buka Kelas Pemuda Anti Korupsi Tahun 2022 di Sulut Hadirkan DJ Ribka, HUT ke-8 “Good Day Club” Bakal Spektakuler

Manggarai Barat · 24 Nov 2021 04:04 WITA ·

Dampak Pariwisata Super Premium Labuan Bajo Belum Dirasakan Masyarakat Di Desa


 Dampak Pariwisata Super Premium Labuan Bajo Belum Dirasakan Masyarakat Di Desa Perbesar

Labuan Bajo, inforakyatnews.com – Wakil Bupati Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur (NTT) dr. Yulianus Weng, M.Kes mengaku masyarakat Manggarai Barat di desa desa belum merasakan dampak secara langsung dari pariwisata super premium Labuan bajo.

Menurutnya, selama ini dampaknya hanya dirasakan oleh masyarakat sekitar Labuan bajo Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat.

Hal ini disampaikan dr.Weng saat menerima kunjungan sejumlah anggota komisi X DPR RI yang dipimpin Dr. Andreas Hugo Parera di Kantor bupati Manggarai Barat di Labuan bajo. Senin, 22/11/2021.

“Pariwisata yang super premium belum berdampak langsung bagi masyarakat yang umumnya berada di desa desa. Selama ini dampak dari pariwisata ini hanya dirasakan oleh masyarakat di sekitar Labuan bajo saja,” ungkap dr.Weng.

Hal ini menurutnya disebabkan karena kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Manggarai Barat yang belum memadai.

Karena itu dr. Weng meminta agar kondisi tersebut dapat menjadi perhatian komisi X DPR RI sehingga dapat dialokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan menuju destinasi wisata yang ada di luar kota Labuan bajo.

“Kami berharap dukungan komisi X agar mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan menuju destinasi wisata di luar Labuan bajo” harapnya.

Di sisi lain dr. Weng menyebut masalah sampah masih menjadi momok yang mengancam citra pariwisata Labuan bajo.

Karena itu melalui komisi X DPR RI Dirinya meminta agar Pemda Manggarai Barat dibantu untuk pengadaan kapal pengangkut sampah di wilayah laut.

Anggota komisi X DPRRI Dr. Andreas Hugo Parera dalam kesempatan itu mengatakan kunjungan mereka ke kota pariwisata super premium tersebut adalah ingin mengetahui dampak pariwisata super premium bagi masyarakat sekaligus ingin mendengar masukan dari para pelaku pariwisata di Manggarai barat.

“Konsen kami adalah masyarakat kita dapat apa dari pembangunan destinasi destinasi wisata premium ini” ungkap politisi PDIP asal NTT tersebut.

Andrean Hugo menambahkan bahwa hal lain yang menjadi fokus komisi X adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, pembangunan pariwisata yang dilakukan pemerintah harus seiring dengan pembangunan SDM.

“Harus kita sadari bahwa pembangunan SDM pengelola pariwisata adalah hal terpenting dalam pembangunan pariwisata,” ungkap AHP.

Selain itu pemberdayaan UMKM sebagai pendukung industri pariwisata juga menjadi perhatian yang juga disampaikan anggota komisi X DPR RI dalam kesempatan itu.

Andereas Hugo mengatakan bahwa perlu ada upaya konkret dari pemerintah melalui regulasi dan kebijakan agar produk produk UMKM dapat masuk dan bersaing di pasar pariwisata sehingga pada akhirnya upaya konkret itu dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Perlu kita konkretkan melalui regulasi dan kebijakan pemerintah, bahwa produk UMKM lokal bisa masuk dan diterima di pasar baik di hotel hotel maupun restoran” ujarnya.

Hugo menegaskan bahwa UMKM harus dilatih dan dikawal dari hulu hingga hilir, dari produksi hingga pemasaran termasuk brandingnya.

Kunjungan anggota komisi X DPR RI ini juga dihadiri ketua DPRD kabupaten Manggarai barat Marten Mitar, A.Md, Sekretaris Deputi bidang produksi pariwisata, Edi Wardoyo, Sekda kabupaten Manggarai barat, Drs. Frans S. Sodo, asisten bidang perekonomian dan pembangunan, Martinus Ban, ST, kepala dinas pariwisata provinsi NTT, Plt. Kepala dinas pariwisata Manggarai barat, direktur BPOLBF, Sana Vatima, para pelaku UMKM, asosiasi home stay, P3KOM dan perwakilan organisasi pariwisata di Labuan bajo.

 

Penulis: Paulus Nabang

 

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Masyarakat Adat Dor Taar Minta Pembangunan PLTD-PLTS di Golo Munde Dihentikan

17 Mei 2022 - 06:21 WITA

5 Bulan Kabur, Napi Ini Akhirnya Ditangkap Polisi

15 Mei 2022 - 23:44 WITA

Belum Teraliri Listrik, Kades Dan Tokoh Masyarakat Macang Pacar Datangi Kantor UPPK Flores

13 Mei 2022 - 09:45 WITA

Penanaman Jagung dan Kedelai di Macang Pacar Dihadiri Anggota DPR RI, Julie Laiskodat

11 Mei 2022 - 06:47 WITA

Persawahan Lembor Masih Kekurangan Air, Masyarakat Sampaikan Keluhan Kepada Gubernur NTT

21 April 2022 - 19:23 WITA

Kunker Gubernur NTT di Manggarai Disambut Aksi Demo

18 April 2022 - 15:32 WITA

Trending di Daerah