Berita Utama
Gerindra Sulut Nyalakan Mesin Partai, RAKERDA 2026 Resmi Dibuka, YSK: Seluruh Kader 1 Komando

inforakyatnews.com, MANADO, 23 MEI 2026 – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Sulawesi Utara resmi dibuka secara meriah di Hotel Four Points by Sheraton Manado, Sabtu pagi. Kegiatan bertema “Konsolidasi Kader, Penguatan Soliditas, Satukan Langkah Menuju Sulut Maju dan Sejahtera” ini dibuka langsung oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Prof. Dr. H. Sufmi Dasco Ahmad, didampingi Ketua DPD Gerindra Sulut yang juga Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dan dihadiri lebih dari 1.000 kader dari seluruh kabupaten/kota, anggota legislatif, organisasi sayap, serta tokoh masyarakat.
Suasana penuh semangat dan kekompakan terasa sejak awal acara, ditandai dengan nyanyian Indonesia Raya, pembacaan doa, dan seruan serentak dukungan untuk kepemimpinan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, serta semangat “Satu Gerak, Satu Tujuan” untuk kemajuan Sulawesi Utara.
Dalam laporan panitia, Ketua Pelaksana Ronald Gunawan Kansil, SH, menyampaikan Rakerda ini disiapkan matang sebagai forum strategis untuk mengevaluasi kinerja dua tahun terakhir, merumuskan program kerja 2026–2027, serta menyusun langkah taktis menghadapi agenda politik dan pembangunan daerah. “Kami pastikan kegiatan ini bukan sekadar pertemuan, tapi ajang menyatukan visi, memperkuat struktur, dan menyiapkan Gerindra Sulut sebagai kekuatan utama yang hadir, bekerja nyata, dan menjadi solusi bagi rakyat,” ujar Ronald.
Ketua DPD Gerindra Sulut, Yulius Selvanus, dalam sambutannya menegaskan bahwa kekuatan partai terletak pada persatuan dan kehadiran hingga ke akar rumput. “Gerindra Sulut harus satu komando, satu arah. Kita tidak boleh terpecah. Segala kerja kita harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah. Rakerda ini titik tolak kita bergerak lebih cepat, lebih kuat, dan lebih bermanfaat bagi Sulawesi Utara,” tegas Yulius disambut tepuk tangan meriah.
Sementara itu, Ketua Harian DPP Sufmi Dasco Ahmad memberikan arahan penting dari pimpinan pusat. Ia mengapresiasi kekompakan dan kesiapan kader Sulut. “Gerindra adalah rumah perjuangan rakyat. Di sini kita belajar, berkumpul, dan berjuang bersama. Kehadiran saya hari ini adalah bukti perhatian besar pimpinan pusat terhadap Gerindra Sulut. Tetap rapatkan barisan, jaga soliditas, dan buktikan bahwa Gerindra mampu memimpin dan membangun daerah ini lebih maju,” pesan Dasco, sekaligus menegaskan dukungan penuh terhadap program kerja dan langkah strategis DPD Sulut ke depan.
Pembukaan Rakerda ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama dan sesi foto, menandai dimulainya pembahasan mendalam terkait organisasi, keuangan, kinerja fraksi, serta strategi politik hingga akhir tahun 2027. Seluruh peserta bertekad membawa pulang semangat baru dan tugas nyata untuk diterapkan di daerah masing-masing.
Berita Utama
Wali Kota Caroll Senduk Bersama Wawali Sendy Rumajar di Paskah Nasional 2026 Sulut
Manado, inforakyatnews.com/ – Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, S.H., bersama Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., menghadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 yang digelar di Kawasan Pohon Kasih, Megamas, Manado, Rabu (8/4/2026).
Ibadah Paskah Nasional dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Pdt. Dr. Adolf Wenas, M.Th, dan dihadiri oleh ribuan umat Kristiani se-Sulawesi Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, perwakilan Menteri Agama RI, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., serta Wakil Gubernur Sulut Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H.
Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara, para pimpinan agama se-Sulawesi Utara, Ketua Panitia Recky Langie, S.E., serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus menekankan bahwa Paskah tahun ini memiliki makna mendalam, terutama setelah Sulawesi Utara diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 pada 2 April 2026.
Ia menyebut penyertaan Tuhan nyata sehingga rangkaian ibadah dari Jumat Agung hingga Paskah Nasional tetap berjalan kondusif dan aman.
“Guncangan alam yang terjadi baru-baru ini menjadi pengingat akan kedaulatan Tuhan, sebagaimana alam berduka saat peristiwa penyaliban Kristus,” ujar Gubernur.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kebangkitan Kristus sebagai inspirasi untuk bangkit dari keterpurukan, rasa takut, keputusasaan, dan perpecahan.

Gubernur juga menegaskan bahwa Sulawesi Utara harus terus menjaga nilai-nilai toleransi dan harmoni yang telah menjadi warisan kuat bagi generasi mendatang.
“Paskah bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi peristiwa iman yang harus kita hidupi dengan saling mengasihi, menghargai perbedaan, dan membangun solidaritas sosial. Semoga perayaan ini memperkuat sinergi antara gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah menuju Sulawesi Utara yang maju serta mendukung visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah berkolaborasi dalam semangat pelayanan demi terlaksananya kegiatan besar ini.
Paskah Nasional 2026 menjadi momentum kebersamaan umat Kristiani di Sulawesi Utara dalam memaknai kebangkitan Yesus Kristus, sekaligus memperkuat nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Bumi Nyiur Melambai. (jud)
Berita Utama
Wartawan Senior Sulut Sebut Sintya Bojoh Bawa Semangat Perubahan di PWI

MANADO, inforakyatnews.com/ – Masuknya figur perempuan, Sintya NC Bojoh, dalam bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mendapat perhatian serius dari sejumlah wartawan senior. Mereka menilai kehadiran Sintya membawa angin segar bagi perubahan di organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
Raramenusa Makagiansar, wartawan senior Sulut, mengungkapkan bahwa sudah saatnya terjadi perubahan di tubuh PWI Sulut. Menurutnya, marwah organisasi harus dikembalikan karena selama ini banyak hal yang perlu diperbaiki.
“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” kata Ram, sapaan akrabnya.
Senada dengan Raramenusa, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya sebagai figur yang mampu mengakomodasi hak-hak anggota yang selama ini terabaikan. Menurutnya, latar belakang Sintya sebagai seorang ibu akan membawa pendekatan yang berbeda dalam memimpin organisasi.
“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” ujar mantan wartawan Harian Manado Post yang kini eksis di media online tersebut.
Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas diketahui pernah tercatat sebagai anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa. Keduanya berharap pemilihan ketua PWI Sulut mendatang dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih berpihak pada seluruh anggota dan mampu memajukan organisasi ke arah yang lebih baik.
Berita Utama
Indeks NTP Naik, Petani Sulut Tetap Kuat dan Produktif: Hortikultura Pendorong Utama
Manado, inforakyatnews.com/ – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara mebcatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Februari 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,48 persen, dari 127,89 menjadi 128,50. Angka ini menunjukkan bahwa secara umum kondisi petani di Sulawesi Utara masih berada pada level yang menguntungkan, di mana pendapatan dari hasil pertanian lebih tinggi dibandingkan biaya yang dikeluarkan.
Kenaikan NTP ini disebabkan oleh Indeks Harga yang Diterima Petani (It) yang naik 2,23 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang hanya naik 1,75 persen. Secara tahun kalender (year to date), NTP Sulut naik 2,63 persen, sementara secara tahun ke tahun (year on year) meningkat 3,12 persen.
Hortikultura Menguat, Lima Subsektor Lainnya Menurun

Dari lima subsektor pertanian yang dipantau, hanya subsektor Hortikultura yang mengalami kenaikan NTP. Komoditas hortikultura melonjak signifikan sebesar 11,77 persen, menjadi pendorong utama kenaikan NTP secara keseluruhan.
Sementara itu, empat subsektor lainnya justru mencatat penurunan. Subsektor Tanaman Pangan turun 3,79 persen, Peternakan turun 3,40 persen, Perikanan turun 1,99 persen, dan Tanaman Perkebunan Rakyat turun 0,51 persen.
Tertinggi Kedua di Sulawesi

Dari enam provinsi di Pulau Sulawesi, hanya Sulawesi Utara dan Gorontalo yang mengalami kenaikan NTP dan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP). Kenaikan NTP tertinggi terjadi di Provinsi Gorontalo sebesar 5,05 persen, disusul Sulawesi Utara.
Indeks Konsumsi Rumah Tangga Sulawesi Utara secara bulanan naik 2,34 persen. Subkelompok pengeluaran dengan kenaikan indeks tertinggi adalah makanan, minuman, dan tembakau yang naik 3,49 persen.

Meskipun NTP secara umum masih berada di atas 100 yang menandakan kondisi menguntungkan, penurunan di beberapa subsektor menjadi catatan penting. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus mendorong kebijakan yang berpihak pada petani agar pertumbuhan ini tidak hanya terjaga, tetapi juga dirasakan secara merata oleh seluruh pelaku sektor pertanian di daerah.







