Connect with us

Manggarai

Derita Penyakit Jantung Bawaan, Patrick Butuh Bantuan

Published

on

Manggarai, Inforakyat News.com- Partrick, bocah 5 tahun asal Manggarai, NTT, menderita penyakit jantung bawaan jenis dorv kompleks. Patrick sangat membutuhkan bantuan untuk biaya pengobatan yang jumlahnya tidak sedikit.

 

Patrick adalah anak ke-4 dari pasangan Avelinus Pakas dan Martina Juita. Patrick lahir 23 April 2018 lalu. Saat lahir, kondisi Patric baik-baik saja, namun seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, kondisi fisik Patrick terlihat tidak baik-baik saja, di mana berat badan (BB) tak kunjung naik dan cenderung menurun bahkan pernah alami panas tinggi dan kukunya mulai kebiruan

 

Ave Pakas, ayah patrick kepada media ini mengatakan, Patrick sudah diperiksa di RSUD Ruteng dan diagnosa menderita penyakit jantung bawaan. Untuk pengobatan lanjutan, dokter menyarankan untuk dirujuk ke rumah sakit (RS) Harapan Kita Jakarta.

 

Atas saran dokter, kata Ave, sejak tahun 2019 Patrick menjalani pengobatan di RS Harapan Kita Jakarta. Tapi saat itu, tidak ada pelayanan operasi di RS tersebut. Begitupun tahun 2021 juga tidak ada pelayanan operasi.

 

“Tahun 2019 dilakukan kateterisasi jantung dan belum mendapatkan jadwal operasi. Tahun 2021 kami ke Jakarta lagi dan oleh karena Corona maka tidak juga mendapatkan kesempatan untuk tindakan operasi. Operasi jantung yang pertama akhirnya Patrick dapatkan tahun 2022. Kata dokter, Patrick harus menjalani 3 kali operasi”jelas Ave.

Ave yang sehari-sehari bekerja sebagai guru honorer di salah satu sekolah swasta di Ruteng itu mengatakan, berdasarkan keterangan dokter Patrick hampir menggunakan hanya satu jantung. Jantung sebelah kirinya kecil, pembuluh darah semua ada di bilik kanan.

 

Ave mengatakan, bulan ini Patrick harus menjalani operasi yang kedua.Biaya operasi yang dibutuhkan sangat besar.

 

Sebagai guru swasta di Ruteng, Ave mengaku tidak memiliki cukup biaya untuk operasi anaknya. Ave hanya berharap ada kemudahan dan bantuan untuk biaya operasi putranya tersebut.
Bagi yang ingin membantu bisa melalui Norek BRI 027301012808538. (Adi)

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Manggarai

Tingkat Partisipasi Pemilih Pada Pemilu 2024 Menurun

Published

on

Komisioner KPU Kab. Manggarai

Manggarai, Inforakyatnews.com- Angka Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Manggarai, NTT, dalam Pemilu 14 Pebruari 2024 lalu meningkat. Meski ada peningkatan jumlah, tingkat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya justru menurun.

Hal ini disampaikan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Manggarai, Heri Harun dalam acara Media Gathering yang berlangsung, Kamis (21/3/24) kemarin di Ruteng, Ibu Kota Kabupaten Manggarai.

Mantan jurnalis ini menjelaskan, pada pilpres, pileg kemarin, jumlah DPT di Kabupaten Manggarai sebanyak 242.090 orang. Angka DPT ini meningkat jika dibandingkan dengan jumlah DPT pada pemilu tahun 2019 lalu.

Walau jumlah DPT meningkat, kata Heri, tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu tahun ini malah menurun. Dari DPT 242.090, yang menggunakan hak pilihnya hanya 185.283 orang atau 76,52 persen. Ada sekitar 56.807 orang tidak menggunakan hak pilihnya. Sementara pada pemilu 2019 lalu, tingkat partisipasi pemilih mencapai 77,36 persen.

Heri menyebut ada beberapa faktor menurunnya partisipasi pemilih dalam Pemilu tahun 2024 antara lain, meninggal dunia, merantau dan ada pemilih beralih profesi dari sipil menjadi anggota TNI/Polri.

Untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada serentak 27 November 2024 mendatang, KPU manggarai akan memberikan piagam penghargaan kepada desa atau kelurahan yang partisipasinya tinggi dalam Pemilu 14 Pebruari 2024 kemarin. Piagam ini diharapkan bisa memacu desa/kelurahan lain yang tingkat partipasinya pemilihnya masih kurang agar bisa lebih giat lagi bekerja.

“Tahun ini ada 3 kecamatan yang tingkat partisipasinya tinggi yakni, Langke Rembong 82,97 persen, Reok Barat 81,05 persen dan Reok 80,24 persen. Sementara kami masih data, desa/kelurahan yg partisipasi tinggi dari tiga kecamatan tersebut,”jelas Heri.

Heri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran penyelenggara pemilu, mulai dari KPPS, PPS, PPK serta pengawas pemilu mulai dari Pengawas TPS, pengawas Kelurahan dan Desa, dan Panwascam serta peserta pemilu yaitu partai politik dan seluruh masyarakat Manggarai, yang dengan caranya masing-masing telah menyukseskan Pemilu 2024 di Manggarai. (Adi)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Manggarai

KPU Manggarai Minta Dukungan Media Untuk Sukseskan Pilkada Serentak 2024

Published

on

Media gathering tahapan Pemilu dan Pilkada serentak 2024 oleh KPU Manggarai bersama Insan Media.

Manggarai, inforakyatnews.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta dukungan seluruh awak media di daerah itu, untuk bersinergi dalam menyukseskan tahapan Pemilu 2024 dan Pilkada Serentak 2024.

Permintaan itu sampaikan Ketua KPU Kabupaten Manggarai Rikardus Pentor dalam kegiatan Media Gathering yang berlangsung di Cafe Victory, Kelurahan Satar Tacik, Kamis (21/3/24). Hadir dalam kegiatan itu sejumlah komisioner KPU Manggarai dan puluhan awak media.

Rikar mengatakan, ada beberapa hal penting yang disampaikan ke publik melalui media terkait kegiatan ini yakni pertama, terkait tahapan pemilu Capres/Cawapres, Pemilu DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, yang saat ini sudah masuk dalam tahapan yang ke-10 atau tahapan rekapitulasi secara nasional.

Dalam tahapan ke-10 ini, kata Rikard, ada 2 tahapan lanjutan yakni KPU RI memberi kesempatan kepada peserta Pemilu untuk mengajukan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK) selama 3×24 jam setelah SK KPU RI dibacakan.

“Ada beberapa kemungkinan kalau ada yang mengajukan sengketa yaitu, ada penundaan penetapan calon terpilih dan penetapan ini baru bisa dilaksanakan setelah ada keputusan final dari MK. Ini kalau ada sengketa,” jelas Rikard.

Kedua, jika tidak ada sengketa maka KPU menunggu surat resmi dari MK tentang daftar seluruh daerah yang tidak ada sengketa di MK. Surat ini menjadi acuan bagi KPU untuk melakukan dua tahapan berikutnya yakni penetapan alokasi kursi hasil Pemilu 2024 dan penetapan calon terpilih.

Terkait persiapan KPU menjelang Pemilhan Gubernur/ Wakil Gubernur, Pemilihan Bupati/Wakil Bupati, yang dilaksanakan 27 November 2024 mendatang, Rikard menyebut kalau saat ini KPU sedang mempersiapkan diri untuk pembentukan badan Ad Hock. Sementara untuk dasar pencalonan Kepala daerah/wakil kepala daerah mengacu pada hasil Pemilu 2024.

“Sehingga ada dua SK yang akan kami terbitkan nanti yaitu SK Pengalokasian kursi dan SK Penetapan Calon Terpilih.SK penetapan Alokasi Kursi itulah yang menjadi dasar pencalonan,”jelas Rikard.

Rikard juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat manggarai yang telah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 14 Pebruari 2024 lalu. Apresiasi yang sama juga disampaikan kepada steakholder terkait, baik aparat keamanan, pemerintah daerah dan awak media yang telah membantu KPU sehinga seluruh tahapan Pemilu 2024 bisa berjalan dengan baik.

“Kepada awak media, kami dari KPU menyampaikan ucapan terima kasih karena telah membantu kami memberikan edukasi, informasi kepada pemilih,”ujar Rikard.

“Kami berharap kerjasama, koordinasi kita yang sudah berjalan dengan baik selama ini bisa terus kita lakukan di waktu-waktu mendatang. Kami (KPU) akan selalu terbuka untuk memberikan informasi, edukasi kepada masyarakat melalui teman-teman media. Sebab tanpa media, corong informasi kami tidak akan pernah sampai ke masyarakat,”tambah Rikard.

Menyadari pentingnya penting peran media tersebut, Rikard meminta seluruh awak media di daerah itu untuk berpartisasi dan punya semangat yang sama sehingga bisa menghasilkan Pilkada yang berkualitas pada November 2024 nanti. (Adi Nembok).

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Hukrim

Polres Manggarai Tangkap 2 Pencuri Sepeda Motor

Published

on

Penangkapan dua orang pelaku pencurian sepeda motor.

Inforakyatnews.com, Manggarai – Unit Jatanras Satuan Reskrim Polres Manggarai, NTT, dibantu Kapolpos Langke Rembong, menangkap dan mengamankan dua orang pelaku pencurian sepeda motor, Jumat (15/3) kemarin.

Dua pelaku yang diamankan itu masing-masing FN (18), asal Nampong, Desa Umung, Kecamatan Satar Mese dan YSG (18), asal Marabola, Desa Lagurlai, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur.

Humas Polres Manggarai, Ipda I Made Budiarsa kepada IRN, Sabtu (16/3) mengatakan, kedua pelaku ditangkap di Tenda, Kecamatan Langke Rembong.

Dijelaskan, kasus pencurian ini terjadi Minggu (3/3/24), sekitar pukul 03.00 wita. Motor Supra Fit, warna hitam milik korban Agustinus Adur (23), seorang mahasiswa asal Desa Nampar Tabang, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, dicuri kedua pelaku dari samping rumah korban.

“Pada hari minggu (3/3) pukul 06.00 wita, korban melaporkan kejadian tersebut setelah mengetahui sepeda motornya hilang dari tempat parkir,” kata Made.

Usai mendapat laporan, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua pelaku di Tenda. Kepada polisi, keduanya mengaku masuk ke samping rumah korban, mengambil sepeda motor, dan merusak kabel kontak dengan gunting. Setelah berhasil, mereka meninggalkan tempat kejadian.

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (Adi N)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Trending