Komunitas dan Organisasi
Mapala Avestaria Fisip Unsrat Rayakan Hari Jadi ke 49 Tahun

Manado, inforakyatnews.com – Tepat tanggal 28 Mei 1974 atau 49 tahun lalu, Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Avestaria, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, berdiri.
Mementum hari jadi ke 49 tahun itu, organisasi Mapala Avestaria Fisip Unsrat menggelar acara ramah tamah di Pantai buntong Tateli, Minggu (28/05/2023).
Dalam acara tersebut, para anggota dan senior bersua sambil bersilaturahmi memperingati momen berdirinya organisasi Mapala Fisip Unsrat itu.
Steven Malonda, senior kawakan sebagai perintis organisasi Mapala Avestaria Fisip Unsrat dalam sambutannya mengajak para anggota agar lebih masif mengedukasi masyarakat dalam hal melestarikan alam.
Ia berharap agar mapala Avestaria bisa lebih berkembang dan dapat menciptakan kader kader yang berprestasi dalam segala aspek di ruang lingkup Pecinta Alam. Antara lain, pelestarian lingkungan hidup dan penanaman pohon.
“Juga memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa betapa pentingnya kita menjaga pelestarian alam. Agar terhindar, banjir, tanah longsor dan ancaman bencana lainnya. Akibat dari lalainya masyarakat, seperti buang sampah tidak pada tempatnya, penebangan pohon liar, penambangan liar dan masih banyak lagi,” imbuh Malonda.
Ia mengingatkan, tuntutan bagi setiap anggota Mapala Avestaria kedepannya akan sangat berat.
Steven Malonda mengatakan, tantangan menghadapi Era Digital jadi salah satu tujuan melatih diri menjadi Profesional.
Menurutnya, mengembangkan keahlian di berbagai bidang, antara lain di bidang penanggulangan bencana, SAR, diving, paralayang, dan lain lain, merupakan bagian dari pengembangan Industri pariwisata di Sulawesi Utara,
“Karena bila tidak ada tenaga terampil di bidang tersebut, akan sulit bagi setiap anggota Mapala avestaria untuk bersaing pada Era Global Digital,” ujarnya.

Steven Malonda
Meski begitu, Malonda berpesan kepada anggota yang masih menempuh pendidikan agar tetap fokus dan menyelesaikan studinya.
“Akan tetapi kuliah untuk menyelesaikan studi untuk mendapatkan gelar sarjana adalah tujuan utama bagi anggota Mapala Avestaria yang masih kuliah, karena itu akan menjadi kebanggan organisasi Mapala terutama menjadi kebanggan orang tua dan pribadi masing masing,” aku Malonda.
“Selagi masih berstatus mahasiswa, jangan ragu untuk belajar menimba ilmu setinggi tingginya, karena itu adalah bekal di hari tua,” pesan anggota bernomor 007 Mapala Fisip Unsrat itu.

Selain itu, anggota senior lainnya, Gerry Wowor, pada kesempatan itu juga memberi motivasi kepada para anggota junior.
Ia mengajak agar para anggota untuk semangat mengejar cita-cita dan harapannya, dan harus berani menghadapi tantangan yang ada.
“Teman-teman masih muda, masih jauh perjalanan. Semua tergantung dari torang pe pikiran. Harus posistif. Apa yang ngoni mau itu yang harus ngoni cari dan ngoni harus pegang,” ucap Gerry Wowor.

Di tempat yang sama, anggota senior lainnya, Reagen Sumampow, juga tak lupa memberi wejangannya kepada anggota-anggota junior.
Ia berpesan agar para anggota menikmati pekerjaan yang ada. Dan dalam melakukan pekerjaan harus sesuai dengan passion agar tidak terbebani.
“Jangan pernah kerja karena keterpaksaan atau karena untuk membiayai hidup. kerjalah menurut hobi dan kesenangan anda, di situlah anda bahagia,” ucap Sumampow. (FYL)
Daerah
Aksi Sosial Bersih Lingkungan Kpab Volcano Tomohon Menuai Simpati, Perjalanan 25 Tahun Berorganisasi Menambah Marwah Citra Positif Kalangan Pencinta Alam


inforakyatnews.com – TOMOHON, Aksi Bersih Lingkungan adalah bentuk aksi sosial lingkungan yang terlaksana Oleh Kelompok Pencinta Alam Bebas “Volcano” berhasil Menuai Simpati di Kalangan Masyarakat, Selasa 23.06.2026,


Pengalaman puluhan tahun yang dikenal luas di kalangan Pencinta Alam, menjadikan KPAB Volcano Tomohon sebagai salah satu kelompok pencinta alam yang memiliki rekam jejak panjang dan terpercaya. Konsistensinya menjaga alam dan lingkungan sejak tahun 2000-an masih mengakar kuat, berbagai terobosan-terobosan aksi terus dilakukan agar manfaat yang dirasakan masyarakat makin nyata dan berkelanjutan.

Gerakan kali ini menyasar Kelurahan Kakaskasen 2, tempat keluhan warga mengenai banjir yang kerap melanda berbagai wilayah pemukiman dinilai belum mendapatkan perhatian yang cukup. Menanggapi hal tersebut, KPAB Volcano Tomohon langsung turun tangan menggelar aksi bersih lingkungan demi mengurangi risiko bencana yang terus berulang.
Salah satu warga setempat, Om Utu, mengungkapkan keluh kesahnya: “Odoh memang so stengah mati, sasadiki banjer, got so ta prop deng material paser tanah deng sampah, lengkali mo lewat aer so di jalan samua, deng oto so stengah mati mo lewat.” terangnya.
KPAB VOLCANO TOMOHON, melalui rencana yang matang dan dukungan anggotanya berhasil membuat
Kegiatan berjalan meriah berkat kehadiran peserta undangan dari berbagai komunitas dan perguruan tinggi, yaitu: MPAB Arannaka Unsrit, KPAB Tunas Muda, MPA Society FEKON Unima, MPA Paedagogic FIP Unima, MPA Aesthetic FBS Unima, MPA Zingiber Stikes Gumato.

Inti kegiatan yang dilakukan adalah pengangkutan material penumpuk di saluran air dan selokan, meliputi pasir, tanah, genangan air kotor, sampah anorganik, serta rumput liar yang menutupi aliran. Penumpukan ini diketahui menjadi penyebab utama aliran air tersumbat saat hujan turun lebat, persis seperti yang dirasakan warga.
Dalam kesempatan itu, KPAB Volcano juga menyampaikan imbauan kepada pihak pemerintah kelurahan setempat agar lebih intensif dan teratur melakukan pemeliharaan saluran air serta penanggulangan risiko bencana banjir yang kerap melanda lokasi tersebut.
Penanganan yang rutin dan terpadu sejak tahap pencegahan dinilai akan sangat membantu melindungi warga dari kerugian saat musim hujan tiba.
Selain mengangkut sumbatan, peserta bersama-sama memilah sampah yang bisa didaur ulang dan membuang sisanya sesuai prosedur aman bagi lingkungan. Kegiatan ini sekaligus mengajak warga sekitar turut menjaga kebersihan selokan di depan rumah masing-masing.
KPAB Volcano menegaskan gerakan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala — bukan sekadar bersih-bersih sesaat, melainkan membangun budaya peduli lingkungan dan kesiapan menghadapi bencana, dengan dukungan luas dari berbagai elemen pemuda dan pelajar, Masyarakat dan Pemerintah. (Arn.01)
Berita Utama
DPRD Kota Tomohon Susun Agenda Kerja Bulan Juni Melalui Rapat Badan Musyawarah

inforakyatnews.com – Tomohon, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon menggelar rapat Badan Musyawarah (BANMUS) pada hari Selasa, 2 Juni 2026.

Rapat ini diselenggarakan khusus untuk menyusun dan menetapkan rencana kerja serta agenda kegiatan yang akan dilaksanakan selama bulan Juni.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Tomohon, Ferdinand Mono Turang, S.Sos., dan dihadiri oleh para Wakil Ketua serta seluruh anggota BANMUS.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai hal prioritas yang menjadi fokus pelaksanaan tugas dan fungsi dewan dalam rangka pengawasan, penyusunan kebijakan, dan penyaluran aspirasi masyarakat.
Hasil keputusan yang disepakati dalam rapat ini selanjutnya akan menjadi acuan utama dan pedoman bagi seluruh unsur DPRD Kota Tomohon dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sepanjang bulan berjalan.
Berita Utama
Pimpinan Dan Anggota DPRD Tomohon : Selamat Hari Lahir Pancasila, Cerminan Nilai Luhur Dalam Tindakan Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat

inforakyatnews.com – TOMOHON – Pimpinan dan seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni. Pada peringatan tahun 2026 ini, kita kembali mengenang dan meneguhkan kembali nilai-nilai luhur yang menjadi dasar dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
Di tengah derasnya arus kemajuan zaman dan berbagai dinamika yang terjadi, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tomohon mengajak seluruh masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh komponen bangsa untuk senantiasa mengokohkan semangat gotong royong dan persatuan. Semangat ini menjadi modal utama untuk terus menjaga keharmonisan, kerukunan, dan persatuan di Kota Bunga, Tomohon—kota yang kita cintai bersama.
“Bagi kami, Pancasila bukan sekadar fondasi sejarah atau sekadar simbol kenegaraan semata. Lebih dari itu, Pancasila adalah jiwa dan ruh yang menuntun setiap langkah kita dalam menjalankan amanah dan membangun daerah,” ujar perwakilan Pimpinan DPRD Kota Tomohon.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, lanjutnya, harus terus dihidupkan dan dijadikan landasan dalam mewujudkan Kota Tomohon yang maju, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh warganya.
Oleh karena itu, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tomohon mengajak semua pihak untuk menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai inspirasi nyata yang tercermin dalam setiap tindakan, kebijakan, hingga pengabdian kita sehari-hari. Hal ini dilakukan demi kesejahteraan masyarakat, kemajuan bangsa, serta untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Semoga semangat Pancasila senantiasa menyala di hati setiap warga Tomohon dan menjadi kekuatan yang menyatukan kita dalam membangun daerah yang semakin baik, berbudaya, dan bermartabat.






