Connect with us

Breaking News

Hukum Tua Dan Perangkat Desa Kawangkoan Utara Ikuti Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa

Published

on

KAWANGKOAN,inforakyatnews. com -Sekertaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda Watania, MM, MSi, diwakili Kepala Bagian Tata Pemerintahan Minahasa, Dra. Jenie Sangari ,MAP, melakukan sosialisasi peningkatan Kapasitas perangkat desa dan kelembagaan desa kecamatan Kawangkoan Utara, di BPU Desa Kiawa Dua, Selasa (14/11/2023).

Kabag Tapem Sangari mengatakan hal utama yang harus diperhatikan oleh Hukum Tua dan Perangkat desa adalah Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap.

“Saya meminta agar berhati-hati dalam menjalankan tugas dan kewajiban jika sikap kita tidak mencerminkan hal yang benar, “Katanya.

Sebagai Hukum Tua dan Perangkat Desa kita harus mampu meningkatkan kapasitas.

” Hukum tua dan perangkat desa harus memiliki kecerdasan emosional. Hal ini bertujuan untuk mengatur emosi kita agar tidak mudah terprovokasi dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikannya, semua urusan sejak lahir hingga mati menjadi tugas dan kewajiban Hukum Tua dan Perangkat Desa untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kemampuan untuk mengayomi masyarakat merupakan hal yang tak bisa dipisahkan dari tugas kita agar masyarakat bisa bekerja sama dengan kita.
” Kita akan menghadapi sikap dan perilaku dan karakter masyarakat yang berbeda-beda. Sehingga butuh peningkatakan kapasitas sebagai pelayanan masyarakat ,” ucap Sangari.

Selain itu Dia juga meminta kepada perangkat desa untuk bekerja secara profesional berdasarkan aturan, dimana kita adalah wakil pemerintah.

Fungsi pemerintah adalah pelayanan publik, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Fungsi pemerintah harus benar-benar dilakukan, sehingga masyarakat mendapatkan hasil dari kerja-kerja pemerintah.

” Pemerintah desa harus mampu berinovasi dalam membangun kelurahan. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat ,” tuturnya.

Disisi lain, perangkat desa harus mampu memotivasi masyarakat untuk turut serta membangun kelurahan. Masyarakat harus dilibatkan secara aktif. Sehingga pemerintah kelurahan dan perangkat harus berpikir obyektif dalam memberdayakan masyarakat dalam upaya peningkatan ekonomi.

” Partisipasi masyarakat mutlak diperlukan untuk membangun kelurahan. Banyak cara untuk melibatkan masyarakat dengan cara memberdayakan masyarakat untuk ikut secara aktif dengan memanfaatkan keahlian dan keterampilan,” tukasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini selaku pemberi Materi Kabid UED dan TTG Dinas PMD Deyvry Mokolensang MAP, Camat Kawangkoan Utara Fabian Mendur S.Pt M Kasie PMD kecamatan Kawangkoan Utara Ireine Tasik. (HerS)

Print Friendly, PDF & Email

Breaking News

Dirangkai Dengan Perlombaan, Bupati Kumendong Hadiri HUT Ke-50 Paroki Santa Rosa de Lima Tondano

Published

on

HUT Ke-50 Paroki Santa Rosa de Lima Tondano

MINAHASA,inforakyatnews.com
-Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.SI Bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Djeneke Kumendong-Onibala, SH, MSA, menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun Ke-50 Paroki Santa Rosa de Lima Tondano, Bertempat di Gereja Paroki St.Rosa de Lima Tondano, Sabtu (13/4/24).

Pada kesempatan ini pula Bupati Minahasa, sekaligus Melepas Para Peserta Lomba Defile dan Jalan Sehat Se Paroki Santa Rosa de lima Tondano.

Dalam sambutannya, Bupati Minahasa menyampaikan, Puji syukur kita dapat bersama-sama dalam Perayaan Hari Ulang Tahun Ke-50 Paroki Santa Rosa de Lima Tondano, yang dirangkaikan dengan berbagai perlombaan, lomba defile dan jalan sehat serta lomba baca kitab suci.

“Saya selaku Penjabat Bupati Minahasa, atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun Ke-50 Paroki Santa Rosa de Lima Tondano, dan selamat mengikuti rangkaian perlombaan yang telah direncanakan, ” Ucap Bupati.

Diketahui dalam kegiatan ini pula, Bupati Kumendong bersama Ketua TP PKK Minahasa, bersama para tamu yang hadir melepaskan balon ke udara sebagai tanda kegiatan ini dimulai. Dan bersama istri juga ikut pula melepas peserta lomba jalan sehat.

Turut hadir mendampingi bupati,
Plt. Staf Ahli Pemerintahan Hukum Dan Politik, Kabupaten Minahasa Johny Tendean, Kepala Dinas Kominfo Minahasa Maya Kainde, Kepala dinas Perhubungan Minahasa, David Mangundap, Kepala dinas Perpustakaan Minahasa, Steady Tumbelaka, Kabag SDA, Lexie Korengkeng, Kabag Kesra, Pdt. Giovani Rorora, serta Camat Tondano Barat.(HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Breaking News

Pemkab Minahasa Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah

Published

on

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa.

“Saya Penjabat Bupati Minahasa, Dr Jemmy Stani Kumendong M. Si, bersama Keluarga Kumendong – Onibala, Dan Sekertaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr Lynda Watania MM. M. Si, bersama Keluarga, serta seluruh Jajaran Pejabat Pemkab Minahasa, mengucapkan selamat merayakan Idul Fitri 1445 Hijriah untuk seluruh Umat Muslim di Kabupaten Minahasa,” ucap Bupati Kumendong, Selasa (9/4/24).

Bupati Minahasa berharap di momen penuh bahagia dan kedamaian ini semoga selalu menyertai seluruh warga Indonesia khususnya masyarakat Minahasa dalam merayakan Idul Fitri tahun ini.

“Kita telah melewati bulan ramadhan yang mewajibkan umat Muslim untuk berpuasa. Dimana tujuannya untuk menguatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Kasih, sehingga tibalah kita menikmati Hari Kemenangan pada Hari Raya Idul Fitri ini,” kata Bupati Kumemdong.

Dia pun mengimbau, dalam perayaan Idul Fitri ini, agar tetap mengedepankan rasa keamanan dan ketertiban, serta menghindari pemborosan atau hal-hal yang bersifat konsumtif.

“Terima kasih atas kerjasama dan doa restu kepada saya selaku Penjabat Bupati Minahasa dalam menjalankan tugas pengabdian di Tanah Minahasa yang kita cintai dan banggakan ini,” ucapnya lagi.

“Sekali lagi, selamat merayakan Idul Fitri 1445 Hijriah bersama keluarga dan orang-orang terkasih. Mohon maaf lahir dan batin,” pungkas Bupati Kumendong.(HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Breaking News

Penurunan Prevalensi Stunting Jadi Satu Agenda Utama Pemkot Tomohon Menuju “Zero Stunting”

Published

on

TOMOHON, inforakyatnews.com – Pemerintah Kota Tomohon dukung penuh program Presiden Jokowi terkait percepatan penurunan prevalensi stunting di Indonesia.

Beberapa waktu lalu Presiden RI Joko Widodo menargetkan Prevalensi Stunting di Indonesia menjadi 14 persen di tahun 2024 dari sebelumnya 21,6 persen prevalensi stunting (2022).

Melihat prestasi Pemerintah Kota Tomohon yang pada 2023 lalu menjadi salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Utara dengan prevalensi stunding terendah dengan capaian prevalensi stunting 13,7% yang sebelumnya pada tahun 2021 berada di angka 18,3% sesuai laporan SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) Selasa, 21 maret 2023.

Pencapaian tersebut berhasil menobatkan Kota Tomohon sebagai kota dengan prevalensi stunting terendah di Sulawesi Utara sesuai target Perpres Nomor 72 Tahun 2021.

Tahun 2024 ini Pemerintah Kota Tomohon menargetkan prevalensi stunting turun menjadi 9,8 persen, salah satu langkah diambil dengan melaksanakan rembuk stunting.

Tak main main, dibawah pimpinan Walikota Tomohon Caroll J.A Senduk pemerintah Tomohon terus berupaya agar stunting di Kota Tomohon menjadi nol persen atau Zero.

Saat membuka forum Rembuk Stunting Walikota Caroll Senduk mengatakan untuk penurunan stunting dijadikan sebagai agenda utama dengan membentuk tim percepatan yang sudah terbentuk. Tim ini sendiri akan beraksi dengan berpedoman pada 8 Aksi Konvergensi.

” Tim ini bekerja dengan memberikan pelayanan terpadu kepada masyarakat dan setiap saat akan dievaluasi lewat laporan laporan yang disampaikan,” Kata Caroll Senduk pada kegiatan yang digagas Bapelitbangda dengan melibatkan seluruh stakeholder, Senin (18/3/2024) di AAB Guest House di bilangan Kelurahan Matani Kecamatan Tomohon Tengah.

Walikota juga mengatakan penurunan stunting sudah menjadi agenda utama dari pemerintah pusat, yang mematok angka prevelensi menyentuh pada 14 persen skala Nasional.

Penurunan Stunting diberbagai tingkat pemerintahan pusat sampai daerah agar turun sesuai target prevelensi 14 persen nasional, sesuai dengan Perpres No: 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting payung hukum strategi penurunan stunting.

“Di Provinsi Sulawesi Utara, jika sebelumnya hanya beberapa daerah yang jadi lokus program penurunan stunting, maka saat ini meningkat menjadi 15 kabupaten/kota,” kata Walikota pilihan rakyat ini.

Bagi Caroll Senduk, Stunting bisa berdampak buruk pada proses pertumbuhan anak sehingga penurunan stunting menjadi tanggung jawab kita bersama.

” Kasus stunting di Tomohon butuh kerja sama baik bersama semua semua stakeholder agar anak anak balita bisa mendapatkan kemudahan gizi agar pertumbuhannya sampai dewasa bisa berjalan normal,” ujar Caroll Senduk.

Sementara itu Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon Inggrid Palit dalam laporannya menyampaikan Rembuk stunting dilaksanakan wujud komitmen untuk pencegahan penanganan dan penurunan stunting, Identifikasi Rencana dan Kegiatan Intervensi Penurunan dan Pencegahan Terintegrasi.

“Dalam Rembuk ini perangkat daerah menyusun kegiatan untuk penurunan stunting dan akan diinput dalam penyusunan RKPD tahun 2025.

“Ini moment untuk pengusulan kegiatan dan memaparkan progres materi yang tercantum dalam 26 indikator,” ungkap Inggrid Palit seraya menambahkan kegiatan ini juga mengacu pada
UU No: 23 Tahun 2012 dan UU No: 36 Tahun 2009 serta Perpres No; 27 Tahun 2012 dan
Perwako No: 245 tahun

Ikut pula hadir Staf Ahli wali kota Ibu Jeand’arch Senduk Karundeng, Kepala BKKBN Wilayah Sulut , Wakil Ketua DPRD Erens kereh, Wakapolres Tomohon Kompol Parura Amping, Danramil Kapten arm Charles Zadrak Sonlay dan Bapeda Sulut James Kewas. (Wan)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Trending