Berita Utama
Wartawan Senior Sulut Sebut Sintya Bojoh Bawa Semangat Perubahan di PWI

MANADO, inforakyatnews.com/ – Masuknya figur perempuan, Sintya NC Bojoh, dalam bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mendapat perhatian serius dari sejumlah wartawan senior. Mereka menilai kehadiran Sintya membawa angin segar bagi perubahan di organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
Raramenusa Makagiansar, wartawan senior Sulut, mengungkapkan bahwa sudah saatnya terjadi perubahan di tubuh PWI Sulut. Menurutnya, marwah organisasi harus dikembalikan karena selama ini banyak hal yang perlu diperbaiki.
“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” kata Ram, sapaan akrabnya.
Senada dengan Raramenusa, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya sebagai figur yang mampu mengakomodasi hak-hak anggota yang selama ini terabaikan. Menurutnya, latar belakang Sintya sebagai seorang ibu akan membawa pendekatan yang berbeda dalam memimpin organisasi.
“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” ujar mantan wartawan Harian Manado Post yang kini eksis di media online tersebut.
Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas diketahui pernah tercatat sebagai anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa. Keduanya berharap pemilihan ketua PWI Sulut mendatang dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih berpihak pada seluruh anggota dan mampu memajukan organisasi ke arah yang lebih baik.
Berita Utama
Momen Idul Adha 1447 H: Pimpinan Dan Seluruh Anggota Dprd Kota Tomohon Serukan Semangat Pengorbanan Dan Persatuan, Kepedulian Bagi Seluruh Masyarakat

inforakyatnews.com – TOMOHON, 27 MEI 2026 – Menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026 ini, Pimpinan beserta seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon menyampaikan ucapan selamat dan doa tulus bagi seluruh masyarakat Kota Tomohon, khususnya umat Islam, serta seluruh warga masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan.
Momen suci ini diharapkan menjadi sarana memperkokoh persaudaraan, menebar kasih sayang, dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman yang menjadi kekhasan dan kebanggaan Kota Bunga.
Atas nama seluruh komponen legislatif daerah, Ketua DPRD Kota Tomohon didampingi oleh Wakil Ketua dan para Pimpinan Komisi, menyampaikan pesan mendalam mengenai makna utama Idul Adha, yakni semangat pengorbanan, ketaatan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang tinggi.
Nilai-nilai luhur inilah yang diharapkan dapat diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam beribadah, bermasyarakat, maupun dalam pembangunan daerah.
“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum. Di hari yang mulia ini, kami Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Kota Tomohon, mengucapkan selamat beribadah kurban dan merayakan hari raya bagi seluruh keluarga besar masyarakat Tomohon.
Semoga ibadah, pengorbanan, dan ketulusan hati kita senantiasa dicatat sebagai amal kebaikan di sisi Allah SWT, serta menjadi berkah bagi tanah air dan daerah tercinta ini,” demikian bunyi pernyataan resmi yang disampaikan.
Dalam pesannya, para wakil rakyat menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar tradisi menyembelih hewan kurban, melainkan simbol nyata dari keberanian berkorban demi kebenaran, ketundukan kepada Sang Pencipta, serta kepedulian nyata untuk berbagi dengan sesama, terutama mereka yang membutuhkan, kaum dhuafa, dan warga yang kurang beruntung.
Semangat berbagi inilah yang menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan sejahtera.
“Pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah teladan abadi bagi kita semua. Ajaran ini mengingatkan kita untuk rela berkorban waktu, tenaga, pikiran, bahkan harta demi kebaikan bersama, demi persatuan, dan demi kesejahteraan masyarakat.
Di tengah dinamika pembangunan dan tantangan yang kita hadapi, semangat Idul Adha harus hadir dalam bentuk kerja keras, gotong royong, dan kebersamaan kita membangun Tomohon,” tambah pernyataan tersebut.
Lebih jauh, Pimpinan dan Anggota DPRD juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan dan kedamaian. Sebagai kota yang majemuk dan dikenal aman serta damai, Tomohon diharapkan tetap menjadi contoh harmoni hidup berdampingan.
Nilai berbagi dan peduli yang diajarkan pada Idul Adha diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antarumat beragama, memperkuat rasa persatuan, dan menjaga keutuhan masyarakat.
Sebagai lembaga perwakilan rakyat, DPRD Kota Tomohon berkomitmen untuk menerapkan semangat Idul Adha dalam setiap kebijakan, pengawasan, dan aspirasi yang diperjuangkan. “Kami berjanji untuk terus berkorban waktu dan pikiran, berdedikasi tinggi, serta mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya, sebagaimana esensi ibadah kurban itu sendiri: hadir memberikan manfaat bagi orang banyak,” tegas para anggota dewan.
Di akhir pesan, seluruh jajaran legislatif mendoakan agar Kota Tomohon senantiasa diberkahi, dijauhkan dari marabahaya, dan semakin maju, indah, serta sejahtera di bawah naungan semangat persaudaraan yang kokoh.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447H/2026 M. Mari jadikan momentum kurban untuk memperkuat keikhlasan, kepedulian sosial, dan menjaga semangat kebersamaan di tengah keberagaman Kota Tomohon.
Semoga kedamaian dan berkah Allah SWT selalu menyertai kita semua.”
Berita Utama
Dprd Kota Tomohon Bahas Ranperda Perizinan Dan Kemudahan Berusaha: Kuatkan Instrumen Hukum, Tarik Investasi, Dan Lindungi Pelaku Usaha

Inforakyatnews.com – TOMOHON, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon melalui Panitia Khusus (Pansus) Perizinan Berusaha, Pemberian Insentif, dan Kemudahan Berusaha di Daerah, menggelar rapat pembahasan intensif terkait rancangan peraturan daerah (Ranperda) strategis. Pertemuan yang berlangsung Jumat (22/5) di Ruang Rapat Kantor DPRD Kota Tomohon ini bertujuan menyempurnakan substansi regulasi demi menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berdaya saing tinggi di “Kota Bunga”.

Pembahasan ini diarahkan untuk merumuskan payung hukum yang komprehensif, jelas, dan mengakomodasi kepentingan berbagai pihak, mulai dari calon investor, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga kepentingan daerah dalam memaksimalkan potensi ekonomi. Guna memastikan ketepatan materi dan kesesuaian dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, Pansus menghadirkan jajaran instansi teknis yang berwenang, antara lain Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Koperasi dan UMKM, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), serta Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Tomohon.

Ketua dan anggota Pansus menegaskan, Ranperda ini disusun sebagai jawaban nyata atas tantangan ekonomi daerah yang terus berkembang, sekaligus upaya serius meningkatkan daya saing Tomohon di mata dunia usaha. Regulasi ini tidak hanya berisi soal tata cara perizinan, tetapi juga mengatur skema pemberian insentif, kemudahan prosedur, hingga perlindungan bagi keberlangsungan usaha yang beroperasi di wilayah Kota Tomohon.
“Kami merancang aturan ini dengan dua fokus utama: menarik investasi dari luar demi membuka lapangan kerja dan menggerakkan roda ekonomi, serta memproteksi dan memperkuat usaha-usaha lokal agar mampu tumbuh dan berkembang sejajar dengan pemain besar. Keseimbangan inilah yang kami cari dan kami pastikan tertuang jelas dalam pasal-pasal nantinya,” ujar perwakilan Pansus dalam rapat.
Lebih lanjut, DPRD Kota Tomohon menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh proses pembahasan dan penyempurnaan draf secara tepat waktu. Hal ini penting agar segera tersedia instrumen hukum yang kuat, pasti, dan berkekuatan mengikat sebagai landasan pelayanan publik dan penanaman modal.
Melalui regulasi baru ini, diharapkan seluruh hubungan kemitraan, transaksi investasi, dan layanan perizinan di Kota Tomohon ke depan berjalan jauh lebih transparan, akuntabel, efisien, dan bebas dari hambatan birokrasi yang berbelit. Dampak akhirnya ditargetkan langsung dirasakan oleh masyarakat luas, berupa peningkatan pendapatan daerah, perluasan kesempatan berusaha, serta kesejahteraan ekonomi seluruh warga Kota Tomohon.
Hasil pembahasan tahap ini akan menjadi bahan penyempurnaan akhir sebelum Ranperda dibawa ke tingkat pembahasan berikutnya menuju persetujuan bersama dan pengundangan menjadi Peraturan Daerah.
Berita Utama
CAFE FAMESTRIA: Jadi Titik Pusat Persiapan KBK kakaskasen menuju Pertemuan Raya KBK se keuskupan Manado – Guaan 2026

inforakyatnews.com – TOMOHON, 24 MEI 2026 – Semangat persaudaraan dan kesiapan matang Kaum Bapak Katolik (KBK) St. Yosep, Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen, kian tampak nyata. Kini, Cafe Famestria – tempat usaha milik bersama keluarga besar KBK Kakaskasen – resmi berperan sebagai Center Point atau Titik Pusat Kegiatan, persiapan logistik, dan wadah pemantapan kekompakan seluruh anggota, khususnya dalam rangka menyambut dan mengikuti Pertemuan Berkala KBK Keuskupan Manado yang akan digelar bulan Juli mendatang di Paroki Guaan, Minahasa Selatan.
Bukan sekadar tempat usaha biasa, Cafe Famestria kini bertransformasi menjadi rumah kedua bagi para bapak-bapak di Kakaskasen. Di sinilah denyut nadi organisasi berdetak kian kuat; di sini pula segala persiapan, diskusi, latihan, dan konsolidasi dilakukan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Keberadaan tempat ini menjadi bukti nyata kemandirian, kerja sama, dan jiwa wirausaha para anggota, yang hasilnya langsung dikembalikan untuk kemajuan bersama pelayanan gerejawi.

Menjelang acara akbar di Guaan nanti, Cafe Famestria menjadi markas utama penyusunan strategi dan kesiapan logistik. Segala kebutuhan, mulai dari perlengkapan rombongan, konsumsi, hingga administrasi keberangkatan, dipersiapkan, diatur, dan dikumpulkan di lokasi ini. Hal ini memudahkan koordinasi, memastikan segala sesuatu berjalan rapi, dan menjamin tidak ada satu pun hal yang terlewat, sehingga rombongan KBK Kakaskasen dapat berangkat dengan lengkap, aman, dan nyaman.

Lebih dari itu, tempat ini kini berdenyut dengan berbagai aktivitas positif dan latihan rutin yang digelar setiap saat. Ruang luas dan suasana nyaman di Cafe Famestria dimanfaatkan secara maksimal sebagai tempat latihan berbagai penampilan dan materi yang akan dibawa maupun ditampilkan dalam pertemuan nanti, maupun untuk pembinaan iman dan persaudaraan sehari-hari.

Berbagai kegiatan latihan sudah berjalan rutin dan antusias, antara lain:
✅ Latihan Line Dance: Menyuguhkan semangat ceria, kekompakan gerak, dan kesehatan jasmani yang dilakukan bersama-sama.
✅ Pemantapan KOOR Seri A: Latihan nyanyian , agar suara dan lantunan doa umat Kakaskasen dapat berkumandang indah dan menguatkan di tengah ribuan umat yang berkumpul nanti.
✅ Latihan Tari Pasutri: Pertunjukan seni yang sarat makna, menggambarkan keindahan, keharmonisan, dan sakramen pernikahan serta persatuan dalam keluarga, yang menjadi salah satu materi unggulan dari Kakaskasen.
✅ Serta berbagai latihan seni, doa, dan persiapan materi lainnya yang terus digalakkan.
Ketua KBK St. Yosep Paroki Kakaskasen “Steven “epos” Lasut”, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberadaan Cafe Famestria yang sangat besar manfaatnya ini.
“Cafe Famestria adalah bukti kerja keras dan kepedulian kita semua. Tempat ini bukan sekadar tempat minum atau makan, tapi jantung dari gerakan kita. Di sini kita bertemu, bersenda gurau, saling menguatkan, dan mempersiapkan segalanya demi nama baik paroki kita. Menjelang keberangkatan ke Guaan nanti, tempat ini menjadi sangat penting: pusat pengumpulan logistik, pusat latihan, dan pusat penyatuan hati. Semakin sering kita berkumpul dan berlatih di sini, semakin kuat soliditas kita, semakin siap kita bergerak,” ungkapnya penuh semangat.

Para anggota pun sangat antusias menyambut peran strategis Cafe Famestria. Bagi mereka, berkumpul dan berlatih di tempat usaha milik sendiri memberikan rasa bangga, rasa memiliki, dan semangat yang berbeda. Suasana kebersamaan yang terjalin semakin mengokohkan persaudaraan, sekaligus memastikan bahwa KBK Kakaskasen akan tampil kompak, siap, dan membawa nama baik Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen di ajang pertemuan raya tingkat Keuskupan nanti.
Dengan Optimis melantangkan kesiapan Timnya yang semakin matang, logistik yang terjamin, dan kekompakan yang semakin kokoh di bawah satu payung di Cafe Famestria, KBK Kakaskasen kini siap melangkah tegap, membawa semangat iman dan persaudaraan menuju Guaan, untuk menjadi bagian dari pertemuan besar kaum bapak Katolik se-Sulawesi Utara. “Tutup Panglima KBK st. Yosep Kakaskasen tersebut.







