Tomohon
Pjs Walikota Fereydy Kaligis : Saya Tidak Akan Utak Atik Visi Misi Walikota Definitif Caroll Senduk


TOMOHON,inforakyatnews.com – Pejabat sementara (Pjs) Walikota Tomohon Ir Fereydy Kaligis mengaku kalau dirinya enjoy saja bertugas di Kota Tomohon untuk menggantikan tugas-tugas dari Walikota definitive Caroll Senduk yang lagi cuti karena keikut sertaannya di Pilkada serentak 2024.
Kepada wartawan dalam jumpa pers yang digagas Bagian Forkopim dan dipandu langsung oleh Kabag Protokol dan Humas Cristo Kalumata SSTP, Pjs walikota mengaku kehadirannya adalah untuk menjalankan tugas yang diberikan oleh Kemendagri sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi).
Kaligis yang ikut didampingi Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Novi Politon MM , membeberkan ada lima tugas pokok yang harus dijalannya. Pertama adalah menyukseskan Pilkada 2024, kemudian menjalankan semua program yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota dan menjaga situasi dan kondisi Kota Tomohon tetap kondusif.
“Saya minta teman teman wartawan agar menjaga Kota Tomohon tetap kondusif, harmonis dan menghindari pemberitaan yang bisa memecah bela persatuan dan kesatuan. Yang utama sinergitas, walaupun saya hanya singkat di sini. Pemberitaan harus fer dan jangan ciptakan berita konflik di masyarakat. Hindari kampanye hitam. Saya ditugaskan di sini salah satunya untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Senang jika ada keterbukaan dengan wartawan,” kata Kaligis.
Lanjut Kaligis, walaupun hanya singkat memimpin daerah Kota Tomohon sekira dua bulan ke depan,dirinya tetap berkomitmen ingin membangun Kota Tomohon yang lebih baik dan mensejahterakan rakyak, dari setiap program yang sudah dibangun oleh Walikota Caroll Senduk, yang saat ini sedang menjalani cuti kampanye Pilkada 2024.
“Saya ini orang Tomohon . Sama dengan ada pulang kampung. Jadi, saya tidak ada program lain, dan hanya menjalankan program dari walikota definitif. Untuk itu mengajak seluruh elemen masyarakat dan organisasi perangkat daerah, serta para awak media untuk bersinergi dan mendukung program pemerintah yang berkelanjutan, demi kemajuan Kota Tomohon yang lebih baik kedepan,” ajak Kaligis yang juga masih dipercayakan Gubernur Olly sebagai Kepala Biro Sosial Setdaprov Sulut.
Disisi lain Fereydy Kaligis selama dipercayakan sebagai pejabat sementara, dirinya akan melakukan bersih bersih Lokasi Lokasi yang selama ini menjadi ikon dari Kota Tomohon. Seperti misalnya Lokasi Restoran Sineleyan akan ditata kembali biar kelihatan indah termasuk Lokasi Resting Area yang ada diruas jalan Tomohon – Manado agar kelihatan indah.
“Serta beberapa infrastrutur penunjang dan fasilitas umum mana yang harus diperbaiki kita perbaiki agar bisa bermanfaat bagi masyarakat. Seperti halnya akses ruas jalan kea rah Woloan tepatnya dekat jembatan yang saat ini rusak, saya sudah koordinasi dengan BPJN untuk lakukan perbaikan karena itu kewenangan mereka,” ungkapnya.
Selain itu, Pjs walikota juga mengajak wartawan untuk tetap memberikan support lewat masukan dan informasi terutama hal yang positif untuk kemajuan Kota Tomohon.
Parlementaria
Sinergi Eksekutif-Legislatif Terjaga, DPRD Tomohon Dorong Pemkot Tindak Lanjuti Rekomendasi LKPJ

Tomohon, inforakyatnews.com – DPRD Kota Tomohon menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tomohon Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD setempat, Jumat (25/4/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Ferdinand Mono Turang, S.Sos., didampingi Wakil Ketua Donal Pondaag dan Jefri Polii, S.I.K.

Hadir pula Wali Kota Caroll J. A. Senduk, S.H., Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., jajaran Forkopimda, seluruh anggota DPRD, serta pejabat utama Pemkot Tomohon.

Dalam rapat itu, Ketua DPRD menyampaikan bahwa LKPJ 2025 disusun berdasarkan data dan fakta pelaksanaan pembangunan selama satu tahun anggaran.
“Laporan ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua, sekaligus pedoman untuk merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

DPRD memberikan apresiasi atas capaian positif Pemkot Tomohon selama 2025, antara lain peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), perluasan akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta pengembangan program unggulan Kota Bunga.

DPRD menyampaikan lima catatan dan rekomendasi strategis:
- Infrastruktur dan Perkotaan – Percepatan pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas umum disesuaikan dengan kebutuhan, serta proses pengambilan keputusan lahan publik harus transparan dan partisipatif.
- Pengelolaan Keuangan Daerah – Realisasi anggaran harus efisien, akuntabel, dan tepat sasaran, dengan perencanaan yang realistis.
- Pelayanan Publik – Peningkatan kecepatan, kemudahan, dan kepastian layanan, termasuk perluasan digitalisasi.
- Pembangunan SDM – Peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan kerja, dan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
- Tata Kelola Pemerintahan – Penyederhanaan birokrasi, transparansi informasi, serta penegakan peraturan secara konsisten.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Caroll Senduk menyatakan menerima seluruh rekomendasi DPRD dengan baik.
“Kami mengapresiasi kerja keras dan perhatian DPRD dalam mengkaji LKPJ ini. Rekomendasi yang disampaikan akan kami jadikan acuan utama untuk memperbaiki kinerja. Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap poin rekomendasi secara serius, terukur, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Rapat ditutup dengan kesepakatan bahwa seluruh rekomendasi akan disampaikan secara resmi kepada Pemkot Tomohon untuk ditindaklanjuti, disertai pemantauan dan evaluasi berkala. (Advertorial/RikkS)
Parlementaria
DPRD Tomohon Terima Aspirasi Warga Kayawu Soal KKMP di Lapangan Wantol, Hasilkan 4 Kesepakatan

Tomohon, inforakyatnews.com – Komisi III DPRD Kota Tomohon menggelar diskusi damai dengan 20 perwakilan Forum Peduli Masyarakat Kayawu (FPMK) terkait penolakan rencana pembangunan Gedung Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Wantol. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Komisi III DPRD, Senin (27/4/2026).

Diskusi ini merupakan tindak lanjut dari aksi masyarakat Kelurahan Kayawu yang keberatan jika lahan Lapangan Wantol digunakan untuk pembangunan koperasi. Warga menilai lapangan tersebut merupakan aset bersama yang telah puluhan tahun dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, keagamaan, dan sosial budaya.
Ketua Komisi III DPRD Tomohon memimpin langsung dialog, sementara perwakilan FPMK dipimpin oleh John G. Tampaty. Pertemuan berlangsung dalam suasana kondusif dan kekeluargaan.
John G. Tampaty menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak keberadaan koperasi. Mereka justru mendukung upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi warga. Namun, mereka keberatan jika pembangunan dilakukan di Lapangan Wantol.
“Kami tidak menolak keberadaan koperasi, karena kami sangat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi warga melalui lembaga yang sah dan bermanfaat. Namun, kami sangat keberatan jika gedung tersebut dibangun di lokasi Lapangan Wantol. Jika itu dilaksanakan, seluruh kegiatan penting yang telah berjalan akan terhenti dan merugikan kepentingan warga,” ujar John.
Ia juga mempertanyakan proses pengambilan keputusan yang dinilai tidak transparan dan tidak melibatkan seluruh elemen masyarakat. Warga telah menyiapkan usulan lokasi alternatif yang dinilai lebih sesuai dan tidak mengganggu kegiatan publik.

Ketua Komisi III DPRD Tomohon menyatakan apresiasi terhadap sikap masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap keluhan dan usulan sesuai peraturan yang berlaku.
“Kami mengapresiasi sikap masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara damai dan tertib. Penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara, dan kami berkewajiban mendengarkan serta menindaklanjuti. Kami akan mempelajari dengan cermat seluruh informasi dan alasan yang disampaikan, serta mempertimbangkan usulan lokasi alternatif,” tegas Ketua Komisi III.
Ia juga berjanji akan melakukan pengecekan dan kajian lebih lanjut, termasuk memeriksa dokumen dan proses pengambilan keputusan sebelumnya.
Pertemuan itu pun menghasilkan empat kesepakatan, antara lain :
- Komisi III DPRD melakukan kajian dan verifikasi terkait rencana pembangunan KKMP di Lapangan Wantol.
- Usulan lokasi alternatif dari FPMK akan dipertimbangkan dan dikaji lebih lanjut.
- Komunikasi dan pertemuan lanjutan akan diadakan untuk membahas perkembangan permasalahan.
- Proses pengambilan keputusan terkait aset publik akan dipastikan transparan dan partisipatif.
Kedua pihak sepakat menjalin komunikasi berkelanjutan. Komisi III berjanji menyampaikan hasil kajian dan tanggapan resmi kepada masyarakat dalam waktu dekat. (RikkS)
Tomohon
Gubernur Jambi Instruksikan Tim Satgas Bencana Siaga dan Petakan Lokasi Banjir


InforakyatNews.com, Jambi – Gubernur Jambi Al Haris mengimbau tim satuan tugas (satgas) bencana alam untuk siaga dan memetakan lokasi banjir dan longsor memasuki musim hujan di wilayah itu.
“Saya akan terus mengingatkan satgas seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tim gabungan lainnya untuk siaga dan segera memetakan daerah rawan banjir dan longsor,” jelas Al Haris.
Mengingat sudah masuk musim penghujan, katanya, maka diminta semua pihak yang tergabung dalam satgas maupun masyarakat khusus yang berada di pinggiran aliran sungai untuk waspada banjir dan longsor.
Hujan dengan intensitas cukup lama terus turun dalam sepekan terakhir ini di Jambi, oleh karena itu, katanya penting siaga dalam menghadapi banjir dan tanah longsor.
“Kita tak ingin,jangan sampai bencana banjir itu menyebabkan banyak jatuh korban jiwa, maka penting untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini sebelum banjir terjadi,” katanya.
Kepada tim Satgas serta para relawan dari masyarakat agar segera mempersiapkan diri dalam mengantisipasi sejak dini banjir, dan mempersiapkan peralatan dalam hadapi bencana banjir.
“Ada baiknya menyiapkan diri dan antisipasi dini terhadap bencana termasuk peralatan, makanan dan bantuan lainnya yang bersifat mendesak dan penting,” kata Al Haris.
Sejauh ini, hujan lebat terus melanda sejumlah kota dan kabupaten di Provinsi Jambi dan sudah ada beberapa daerah mulai tergenang banjir. Meski kondisi banjir belum begitu parah namun sebaiknya semua pihak waspada.
Gubernur juga mengimbau seluruh masyarakat di Provinsi Jambi selalu waspada akan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di beberapa daerah.
“Karena sudah memasuki musim hujan, pertama saya imbau masyarakat harus waspada dan jika nanti mulai ada banjir, diharapkan semuanya terus berhati-hati,” kata Al Haris.( Effendi ).
Berita Utama4 hari agoPilkada, Danau Tondano, Mapalus, dan ST4 Hentar Tinangon Raih Gelar Doktor
Parlementaria2 jam agoDPRD Tomohon Terima Aspirasi Warga Kayawu Soal KKMP di Lapangan Wantol, Hasilkan 4 Kesepakatan
Parlementaria50 menit agoSinergi Eksekutif-Legislatif Terjaga, DPRD Tomohon Dorong Pemkot Tindak Lanjuti Rekomendasi LKPJ







