Menu

Mode Gelap
Alfamart Peduli Kreativitas Anak Sejak Dini Debt Collector Dilarang Gunakan Kekerasan dalam Penagihan Hutang Konsumen Kebersamaan dalam Dialog Lintas Iman, Wujud Toleransi Beragama di Sulut KPK Buka Kelas Pemuda Anti Korupsi Tahun 2022 di Sulut Hadirkan DJ Ribka, HUT ke-8 “Good Day Club” Bakal Spektakuler

Daerah · 14 Agu 2021 10:58 WITA ·

Jokowi Luncurkan Program Merdeka Ekspor Produk Pertanian, Mentan Sebut Nilai Ekspor Meningkat


 Jokowi Luncurkan Program Merdeka Ekspor Produk Pertanian, Mentan Sebut Nilai Ekspor Meningkat Perbesar

Inforakyatnews.com, Tomohon – Dalam menyambut HUT RI ke-76, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan program Merdeka Ekspor yang ditandai dengan pelepasan ekspor produk-produk pertanian senilai Rp 7,29 triliun dari 17 pintu pelabuhan/bandara di 17 provinsi di Indonesia secara daring dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/8/2021).

Presiden Joko Widodo secara langsung meresmikan Pelepasan Merdeka Ekspor 2021 dari 17 titik pelabuhan dan bandara di Indonesia.

Kegiatan ini diikuti pula oleh para gubernur, bupati dan walikota melalui zoom meeting.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi secara khusus memberikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, peternak, pekebun, pelaku usaha agribisnis, dan pemaku kepentingan pertanian yang selama masa pandemi telah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan berhasil meningkatkan ekspor produk-produk pertanian di dalam negeri.

Program ini mengakomodasi berbagai produk hasil pertanian untuk diekspor ke berbagai negara. Nilai total ekspor tersebut tercatat sebesar lebih dari Rp 7,29 triliun

“Sektor pertanian adalah salah satu sektor yang mampu bertahan dari hantaman pandemi. Ekspor pertanian di tahun 2020 mencapai Rp 451,8 triliun naik 15,79% dibandingkan tahun 2019 yang angkanya Rp 390,16 triliun. Dan, pada Semester I-2021 dari Januari sampai dengan Juli 2021, ekspor mencapai Rp 282,86 triliun naik 14,05% dibandingkan periode yang sama tahun 2020, yaitu sebesar Rp 202,05 triliun,” kata Presiden Jokowi.

Selanjutnya Jokowi mengatakan, Pasar dalam negeri dan luar negeri harus terus di perkuat. Di dalam negeri harus mengajak masyarakat untuk mencintai dan membeli hasil-hasil pertanian kita sendiri dan mengkonsumsi pangan yang sehat, produksi bangsa kita sendiri.

“Sedangkan untuk pasar luar negeri juga digarap intensif dan terintegrasi, terpadu dan mulai masuk ke pasar-pasar negara non-tradisional,” ujarnya

Presiden Jokowi juga meminta para gubernur, bupati dan wali kota untuk menggali potensi ekspor pertanian di daerah masing-masing.

“Ini kesempatan kita, momementum yang sangat baik saat pandemi ini sehingga potensi pasar makin meluas,” ungkap Presiden.

Sementara, dalam acara yang dinamakan “Pelepasan Merdeka Ekspor Pertanian 2021” itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melaporkan bahwa produk ekspor ini merupakan produk dari 341 kabupaten dan kota di Indonesia.

Ekspor ini serentak dilakukan di 17 pintu masuk RI dengan total berat produk mencapai 627,4 juta ton.

“Ekspor yang dilepas hari ini adalah 627,4 juta ton dengan nilai 7,.29 T meliputi perkebunan 564,6 juta ton, produk pangan 4,3 juta ton, produk hortikultura sebanyak 7,2 juta ton, peternakan 4 juta ton dan beberapa komoditas lainnya,” ujar Syahrul

Syahrul juga mengungkapkan bahwa kinerja ekspor pertanian Indonesia saat ini sedang meningkat pesat. Ia menyebut bahwa sektor pertanian masih bisa tetap kuat dalam suasana pandemi Covid-19 ini.

“Pada Januari hingga Juni 2021 nilai ekspor menembus Rp 277,95 triliun, meningkat 40,29% dibandingkan periode yang sama tahun 2020,”

Lebih lanjut, pihak Mentan menyatakan akan melakukan beberapa akselerasi ekspor produk pertanian.

Diharapkan nantinya pada 2024 mendatang ekspor pertanian RI berlipat ganda hingga 3 kali nilai hari ini. Dalam mewujudkan hal itu, pihaknya mengaku akan berusaha mengembangkan beberapa produk yang potensial.

“Selama ini ekspor produk tani masih dominasi kelapa sawit. Kami saat ini sedang berusaha untuk mendorong ekspor produk pertanian selain kelapa sawit seperti porang, sarang walet, lipan, maggot, serta yang lain,” tambahnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjelaskan salah satu produk ekspor yang dilepas adalah beras ke Arab Saudi. Masih ada juga ekspor daging ayam potong ke Jepang, Timor Leste, Qatar serta Uni Emirat Arab.

Presiden Joko Widodo saat menyaksikan pelepasan ekspor di 17 Pelabuhan secara serentak

Adapun rincian 17 lokasi pelepasan produk ekspor yang dilangsungkan secara serentak, yaitu :

  1. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dengan nilai ekspor Rp 1,3 triliun.
  2. Pelabuhan Pelindo I, Pekanbaru dengan nilai eskpor Rp 1 triliun.
  3. Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dengan nilai ekspor Rp 435,1 miliar.
  4. Pelabuhan Belawan, Medan dengan nilai ekspor Rp 431,6 miliar.
  5. Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang dengan nilai ekspor Rp 400,57 miliar.
  6. Pelabuhan Laut Dwikora, Pontianak dengan nilai ekspor Rp 194,31 miliar.
  7. Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng dengan nilai ekspor Rp 40,360 miliar.

Dan 10 lokasi pelepasan lainnya, yaitu Manado, Balikpapan, Bandarlampung, Padang, Batam, Makassar, Banjarmasin, Palembang, Jambi, dan Tanjung Balai.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Mashuri Tutup LT-III Regu Penggalang Kwarcab Gerakan Pramuka Merangin

11 November 2022 - 12:39 WITA

Merangin Peringati Hari Pahlawan 2022

11 November 2022 - 12:33 WITA

Longsor, Wabup Langsung Turun Sampai Jalan Kembali Normal

11 November 2022 - 12:29 WITA

Nilwan Yahya Optimis, Merangin Raih Camat Teladan

11 November 2022 - 12:25 WITA

Kebersamaan dalam Dialog Lintas Iman, Wujud Toleransi Beragama di Sulut

23 Oktober 2022 - 10:52 WITA

Perijinan Tambang LHK dan Harga Listrik Jadi Fokus Kunker BULD DPD-RI

13 Oktober 2022 - 23:27 WITA

Trending di Nasional