Tomohon
Gunung Api Lokon Masih Status Waspada, Warga Dilarang Melakukan Pendakian

Tomohon, inforakyatnews.com – Sudah empat hari Gunung Api Lokon yang berada di Kota Tomohon menunjukan aktivitasnya. Asap putih mengepul masih terlihat menjulang lurus ke angkasa.
Gunung Api yang terletak di posisi geografis di Latitude 1.358°LU, Longitude 124.792°BT dan memiliki ketinggian 1580 mdpl, telah dinyatakan meningkat ke level waspada sejak Rabu (14/6) pukul 06.30 lalu.
Dari laporan Pusat Mitigasi Bencana dan Vulkanologi di Pos Pengamatan Gunung Api (PAG) Lokon dan Mahawu, Sabtu (17/06/2023) melalui pengamat terampil Gunung Api, Kachfi, mengatakan status Gunung Lokon hingga saat ini masih bertahan di level II atau berada di status Waspada.
“Secara visualnya masih aktiv soalnya asap kawah masih ada di ketinggian 200 meteran. Hingga saat ini status masih level II atau masih status Waspada,” ucap Kachfi kepada wartawan di Pos PGA.

Pengamat Gunung Api terampil, Kachfi
Menurutnya, untuk saat ini, dilihat dari aktivitas kegempaan masih terus terjadi gempa, meski ada sedikit penurunan dari hari sebelumnya. Namun Ia mengatakan belum bisa diprediksi kemungkinan yang dapat terjadi kedepan.
“Melihat aktivitas kegempaan belum kulaktif, masih bisa naik turun, makanya kami masih terus memantau 24 jam ini,” katanya lagi.
Oleh karena itu ia mengimbau kepada masyarakat dimohon untuk tidak dulu beraktivitas di area 1,5 kilo meter dari kawah. Terlebih khusus untuk pendakian.
“Memperhatikan resiko keadaan saat ini, untuk letusan bisa terjadi kapan saja, dan lebih parahnya itu bahaya uap beracun dari belerang yang masih tercium di radius 1 kilo meter. Dan juga melihat kemungkinan yang terjadi, bisa ada letusan reaktif di area kawah. Jadi saat ini, sangat dilarang melakukan pendakian,” tegasnya.
Meski begitu ia mengatakan aktivitas gunung hingga saat ini belum mengeluarkan lava, hanya mengeluarkan asap oleh karena adanya curah hujan yang tinggi dan karena aktivitas dari gunung itu sendiri, sehingga ia mengatakan untuk saat ini masih relatif aman untuk area pemukiman.
Sementara itu Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon, Hengkie Supit menjelaskan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Pusdalops Nasional, Provinsi, PVMBG/Pos Pengamatan Gunung Api Lokon, hingga pemerintah kelurahan setempat, terutama Kelurahan Kakaskasen dan Kinilow.
“Sejauh ini pihak BPBD sejak ada peningkatan Gunung Lokon kita melaksanakan himbauan ke para pendaki dan masyarakat di radius 1.5 untuk tetap waspada. Juga melaksanakan patroli di tempat jalur masuk para pendaki, dan pemasangan tanda larangan/penutupan jalur pendakian di gunung Lokon, dan baliho himbauan,” ucap Supit.

Meski begitu, Ia mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak perlu panik serta tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa. Tetapi harus tetap waspada dan terus memantau informasi terkini dari pemerintah.(*jtx)
Parlementaria
Sinergi Eksekutif-Legislatif Terjaga, DPRD Tomohon Dorong Pemkot Tindak Lanjuti Rekomendasi LKPJ

Tomohon, inforakyatnews.com – DPRD Kota Tomohon menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tomohon Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD setempat, Jumat (25/4/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Ferdinand Mono Turang, S.Sos., didampingi Wakil Ketua Donal Pondaag dan Jefri Polii, S.I.K.

Hadir pula Wali Kota Caroll J. A. Senduk, S.H., Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., jajaran Forkopimda, seluruh anggota DPRD, serta pejabat utama Pemkot Tomohon.

Dalam rapat itu, Ketua DPRD menyampaikan bahwa LKPJ 2025 disusun berdasarkan data dan fakta pelaksanaan pembangunan selama satu tahun anggaran.
“Laporan ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua, sekaligus pedoman untuk merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

DPRD memberikan apresiasi atas capaian positif Pemkot Tomohon selama 2025, antara lain peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), perluasan akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta pengembangan program unggulan Kota Bunga.

DPRD menyampaikan lima catatan dan rekomendasi strategis:
- Infrastruktur dan Perkotaan – Percepatan pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas umum disesuaikan dengan kebutuhan, serta proses pengambilan keputusan lahan publik harus transparan dan partisipatif.
- Pengelolaan Keuangan Daerah – Realisasi anggaran harus efisien, akuntabel, dan tepat sasaran, dengan perencanaan yang realistis.
- Pelayanan Publik – Peningkatan kecepatan, kemudahan, dan kepastian layanan, termasuk perluasan digitalisasi.
- Pembangunan SDM – Peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan kerja, dan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
- Tata Kelola Pemerintahan – Penyederhanaan birokrasi, transparansi informasi, serta penegakan peraturan secara konsisten.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Caroll Senduk menyatakan menerima seluruh rekomendasi DPRD dengan baik.
“Kami mengapresiasi kerja keras dan perhatian DPRD dalam mengkaji LKPJ ini. Rekomendasi yang disampaikan akan kami jadikan acuan utama untuk memperbaiki kinerja. Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap poin rekomendasi secara serius, terukur, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Rapat ditutup dengan kesepakatan bahwa seluruh rekomendasi akan disampaikan secara resmi kepada Pemkot Tomohon untuk ditindaklanjuti, disertai pemantauan dan evaluasi berkala. (Advertorial/RikkS)
Parlementaria
DPRD Tomohon Terima Aspirasi Warga Kayawu Soal KKMP di Lapangan Wantol, Hasilkan 4 Kesepakatan

Tomohon, inforakyatnews.com – Komisi III DPRD Kota Tomohon menggelar diskusi damai dengan 20 perwakilan Forum Peduli Masyarakat Kayawu (FPMK) terkait penolakan rencana pembangunan Gedung Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Wantol. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Komisi III DPRD, Senin (27/4/2026).

Diskusi ini merupakan tindak lanjut dari aksi masyarakat Kelurahan Kayawu yang keberatan jika lahan Lapangan Wantol digunakan untuk pembangunan koperasi. Warga menilai lapangan tersebut merupakan aset bersama yang telah puluhan tahun dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, keagamaan, dan sosial budaya.
Ketua Komisi III DPRD Tomohon memimpin langsung dialog, sementara perwakilan FPMK dipimpin oleh John G. Tampaty. Pertemuan berlangsung dalam suasana kondusif dan kekeluargaan.
John G. Tampaty menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak keberadaan koperasi. Mereka justru mendukung upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi warga. Namun, mereka keberatan jika pembangunan dilakukan di Lapangan Wantol.
“Kami tidak menolak keberadaan koperasi, karena kami sangat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi warga melalui lembaga yang sah dan bermanfaat. Namun, kami sangat keberatan jika gedung tersebut dibangun di lokasi Lapangan Wantol. Jika itu dilaksanakan, seluruh kegiatan penting yang telah berjalan akan terhenti dan merugikan kepentingan warga,” ujar John.
Ia juga mempertanyakan proses pengambilan keputusan yang dinilai tidak transparan dan tidak melibatkan seluruh elemen masyarakat. Warga telah menyiapkan usulan lokasi alternatif yang dinilai lebih sesuai dan tidak mengganggu kegiatan publik.

Ketua Komisi III DPRD Tomohon menyatakan apresiasi terhadap sikap masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap keluhan dan usulan sesuai peraturan yang berlaku.
“Kami mengapresiasi sikap masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara damai dan tertib. Penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara, dan kami berkewajiban mendengarkan serta menindaklanjuti. Kami akan mempelajari dengan cermat seluruh informasi dan alasan yang disampaikan, serta mempertimbangkan usulan lokasi alternatif,” tegas Ketua Komisi III.
Ia juga berjanji akan melakukan pengecekan dan kajian lebih lanjut, termasuk memeriksa dokumen dan proses pengambilan keputusan sebelumnya.
Pertemuan itu pun menghasilkan empat kesepakatan, antara lain :
- Komisi III DPRD melakukan kajian dan verifikasi terkait rencana pembangunan KKMP di Lapangan Wantol.
- Usulan lokasi alternatif dari FPMK akan dipertimbangkan dan dikaji lebih lanjut.
- Komunikasi dan pertemuan lanjutan akan diadakan untuk membahas perkembangan permasalahan.
- Proses pengambilan keputusan terkait aset publik akan dipastikan transparan dan partisipatif.
Kedua pihak sepakat menjalin komunikasi berkelanjutan. Komisi III berjanji menyampaikan hasil kajian dan tanggapan resmi kepada masyarakat dalam waktu dekat. (RikkS)
Tomohon
Gubernur Jambi Instruksikan Tim Satgas Bencana Siaga dan Petakan Lokasi Banjir


InforakyatNews.com, Jambi – Gubernur Jambi Al Haris mengimbau tim satuan tugas (satgas) bencana alam untuk siaga dan memetakan lokasi banjir dan longsor memasuki musim hujan di wilayah itu.
“Saya akan terus mengingatkan satgas seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tim gabungan lainnya untuk siaga dan segera memetakan daerah rawan banjir dan longsor,” jelas Al Haris.
Mengingat sudah masuk musim penghujan, katanya, maka diminta semua pihak yang tergabung dalam satgas maupun masyarakat khusus yang berada di pinggiran aliran sungai untuk waspada banjir dan longsor.
Hujan dengan intensitas cukup lama terus turun dalam sepekan terakhir ini di Jambi, oleh karena itu, katanya penting siaga dalam menghadapi banjir dan tanah longsor.
“Kita tak ingin,jangan sampai bencana banjir itu menyebabkan banyak jatuh korban jiwa, maka penting untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini sebelum banjir terjadi,” katanya.
Kepada tim Satgas serta para relawan dari masyarakat agar segera mempersiapkan diri dalam mengantisipasi sejak dini banjir, dan mempersiapkan peralatan dalam hadapi bencana banjir.
“Ada baiknya menyiapkan diri dan antisipasi dini terhadap bencana termasuk peralatan, makanan dan bantuan lainnya yang bersifat mendesak dan penting,” kata Al Haris.
Sejauh ini, hujan lebat terus melanda sejumlah kota dan kabupaten di Provinsi Jambi dan sudah ada beberapa daerah mulai tergenang banjir. Meski kondisi banjir belum begitu parah namun sebaiknya semua pihak waspada.
Gubernur juga mengimbau seluruh masyarakat di Provinsi Jambi selalu waspada akan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di beberapa daerah.
“Karena sudah memasuki musim hujan, pertama saya imbau masyarakat harus waspada dan jika nanti mulai ada banjir, diharapkan semuanya terus berhati-hati,” kata Al Haris.( Effendi ).
Parlementaria5 hari agoDPRD Tomohon Terima Aspirasi Warga Kayawu Soal KKMP di Lapangan Wantol, Hasilkan 4 Kesepakatan
Uncategorized4 hari agoWawali Sendy Rumajar Ikut Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergitas Kepala Daerah
Parlementaria4 hari agoSinergi Eksekutif-Legislatif Terjaga, DPRD Tomohon Dorong Pemkot Tindak Lanjuti Rekomendasi LKPJ







