Connect with us

Daerah

Dipimpin Hukum Tua D.J. Walean, Pemdes Noongan 3 Ikuti Sosialisasi Desa Sadar Hukum

Published

on

MINAHASA,inforakyatnews.com – Pemerintah Desa Noongan 3 dipimpin Hukum Tua Denhart J. Walean, mengikuti Sosialisasi Desa Sadar Hukum, yang digelar  Pemerintah Kecamatan Langowan Barat, Bertempat di Balai Desa Walewangko, Jumat (1/12/23).

Dalam sambutannya Camat Langowan Barat Ir Sisca Maseo saat membuka kegiatan ini mengatakan tentunya kita bersyukur atas penyertaan Tuhan kegiatan sosialisasi desa sadar hukum boleh berjalan saat ini.

“Kehadiran para hukum Tua dan perangkat desa dalam hal ini perwakilan Kepala Jaga (Pala), nantinya melalui sosialisasi ini, akan menjadi contoh ditengah masyarakat, ” Kata Maseo, sembari mengucapkan secara resmi saya membuka kegiatan ini.

Lebih lanjut dikatakannya penting nya kami hadir memberikan sosialisasi ini karena banyak hal yang ingin kami share, karena berdasarkan perundangan yang berlaku, sesudah pancasila ada UUD, dimana sesuai pasal maka setiap warga negara wajib sadar hukum.

“Tujuan pelaksanaan ini, adalah agar perangkat desa mengetahui nilai-nilai peradapan yang ada yang harus kita junjung tinggi, ini menjadi penting tujuannya agar semua masyarakat menciptakan situasi yang kondusif, dengan memiliki nilai hati nurani, nilai budaya dan cerdas hukum, “ujarnya.

Diakhir sambutannya dia menambahkan Intinya berbicara tentang hukum. Dengan memiliki akuntabilitas dalam menjalankan program kerja yang ada di desa.

“Berikut Aksestabilitas dengan tidak mengadakan agenda sendiri dalam mengadakan suatu kegiatan pemerintah Desa, jadi mengadakan kegiatan di desa harus diketahui hukum tua, makanya hukum Tua dan perangkat desa harus ada koordinasi. Supaya nantinya juga masyarakat sadar hukum harus ada koordinasi. Begitu juga Koordinasi pemerintah Desa dengan Polsek dan Danramil harus ada karena pentingnya dalam sadar hukum, “tandasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi yang diberikan Kapolsek Langowan Barat IPTU Adrian Tatontos, tentang pentingnya sadar hukum yang berkenan dimana hukum memiliki indikator. Diantaranya indikator hukum, pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap hukum, prilaku hukum.
Pentingnya kesadaran hukum dalam masyarakat, dengan mengatur prilaku, “terang Kapolsek.

Diakhir materinya, Kapolsek mengajak kita sebagai pemerintah Desa untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya berita hoaks dan tidak mudah terprovokasi yang memecah persatuan dan kesatuan NKRI.

Adapun Kasat Intel Kejari Minahasa Suhendro Kusumo melalui stafnya saat memberikan materi menekankan pentingnya perangkat desa mengetahui tentang masalah hukum tentang pencegahan dan penanganan kejahatan Mafia tanah, dan tugas perangkat desa memediasi masalah yang ada ditengah masyarakat ketika ada permasalahan dengan jual beli tanah, maka tugas penting perangkat desa adalah mediator.

Diharapkannya juga, agar menjelang pemilu tahun 2024 ini, para perangkat desa tidak terlibat dalam politik praktis dalam mengarahkan peserta pemilu, agar nantinya tidak bersentuhan dengan masalah hukum, sembari berpesan mari menjaga netralitas ditengah masyarakat.(HerS)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama

Published

on

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tomohon menyampaikan Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026. Dalam momentum ini, DPRD Kota Tomohon menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk terus meningkatkan mutu serta pemerataan layanan pendidikan di Kota Tomohon.

Continue Reading

Berita Utama

Wartawan Senior Sulut Sebut Sintya Bojoh Bawa Semangat Perubahan di PWI

Published

on

MANADO, inforakyatnews.com/ – Masuknya figur perempuan, Sintya NC Bojoh, dalam bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mendapat perhatian serius dari sejumlah wartawan senior. Mereka menilai kehadiran Sintya membawa angin segar bagi perubahan di organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.

Raramenusa Makagiansar, wartawan senior Sulut, mengungkapkan bahwa sudah saatnya terjadi perubahan di tubuh PWI Sulut. Menurutnya, marwah organisasi harus dikembalikan karena selama ini banyak hal yang perlu diperbaiki.

“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” kata Ram, sapaan akrabnya.

Senada dengan Raramenusa, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya sebagai figur yang mampu mengakomodasi hak-hak anggota yang selama ini terabaikan. Menurutnya, latar belakang Sintya sebagai seorang ibu akan membawa pendekatan yang berbeda dalam memimpin organisasi.

“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” ujar mantan wartawan Harian Manado Post yang kini eksis di media online tersebut.

Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas diketahui pernah tercatat sebagai anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa. Keduanya berharap pemilihan ketua PWI Sulut mendatang dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih berpihak pada seluruh anggota dan mampu memajukan organisasi ke arah yang lebih baik.

Continue Reading

Daerah

Pemprov Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Tomohon Jelang HBKN Idul Fitri

Published

on

Tomohon, inforakyatnews.com/ – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Tomohon dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di dua lokasi berbeda pada Senin, 16 Maret 2026, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai.

Lokasi pertama bertempat di Halaman Masjid Al-Mujahidin, Kelurahan Matani Tiga, Kecamatan Tomohon Tengah, yang akan berlangsung pada pukul 15.00 WITA.

Sementara lokasi kedua di Halaman Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tomohon Tengah, dimulai pukul 10.00 WITA.

Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH., MH., menghadirkan berbagai bahan pokok dengan harga di bawah pasar.

Masyarakat dapat membeli beras premium seharga Rp50.500 per 5 kilogram.
Komoditas lain yang disediakan antara lain minyak goreng Kita Rp14.500 per liter, gula pasir Rp15.500 per kilogram, dan telur ayam Rp60.000 per baki untuk jenis lainnya. Bawang putih dibanderol Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp33.000 per kilogram, dan cabe rawit Rp47.000 per kilogram. Daging ayam juga tersedia dengan harga Rp33.000 per kilogram.

Program ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mengendalikan inflasi daerah menjelang hari raya. Masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak dan tetap mengutamakan keamanan pangan. (jud)

Continue Reading
Advertisement

Berita lainnya

Advertisement

Trending