Connect with us

Breaking News

Dibuka Mendagri Tito Karnavian, Bupati Kumendong Dan Kepala Daerah Se-Indonesia Ikuti Rakornas

Published

on

MINAHASA, inforakyatnews.com – Penjabat Bupati Minahasa Dr.Jemmy S. Kumendong, M.Si Mengikuti Rapat Koordinasi bersama Pj. Gubernur, Pj. Bupati, Pj. Walikota Se-Indonesia yang dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Jendral Pol (purn) Prof. Drs H. M. Tito Karnavian, M.A, Ph.D. Bertempat di Gedung C Lt.3 Kementerian Dalam Negeri RI. Jakarta. Senin (30/10/23).

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Materi yang diberikan oleh beberapa Menteri yang menjadi narasumber pada Rakornas ini.

Diketahui para menteri yang memberikan materi bagi para peserta yang diikuti oleh Pj Bupati Kumendong dan kepala daerah lainnya, diantaranya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati, SE,.M.Sc,.Ph.D , Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim,B.A,MBA, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar, Menteri Pertanian Dr.Ir. H. Andi Amran Sulaiman,M.P dan Kepala Badan Pangan Nasional H. Arief Prasetyo Adi,S.T.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan, “kepala daerah harus melakukan penguatan dalam roda pemerintahan di daerah, dengan mengoptimalkan program strategis nasional yang sudah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), dan rencana menengah (RPJMN), yang kemudian diselaraskan dengan program daerah, “ujarnya.

Menurutnya, banyak waktu yang tersedia bagi masing-masing kepala daerah untuk mempersiapkan diri memberikan kontribusi menyukseskan Indonesia Emas 2045 sebagai tujuan, melalui Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), maupun RPJMD untuk program lima tahunan.

“RPJPN ini akan menentukan masa depan Indonesia dua puluh tahun ke depan. (Pj Gubernur, Bupati/Wali Kota) Perintahkan, buat tim dari bappeda, atau dari eksternal, bahas mau dibawa ke mana daerah ini, siapkan anggarannya,” kata Tito.

Untuk mendukung visi besar negara ini, kepala daerah harus memiliki konsep, power (kekuatan), dan followers (pengikut) dalam menyusun rencana kerja yang akan dimulai 2025 mendatang. Dengan begitu, pembangunan daerah akan berjalan, dan berkelanjutan.

“Bagi penjabat Kepala Daerah harus memiliki kinerja yang lebih baik, karena Pj Kepala Daerah bukan pejabat politik, dan tidak memiliki beban politik, tidak ada biaya politik. Maka, kerjakan tugas pokok sebagaimana undang-undang. Penjabat Kepala Daerah harus merangkul semua pihak, “ungkapnya.

Turut mendampingi bupati kumendong Plt.Kabag Prokopim Ricky Laloan.(HerS)

Print Friendly, PDF & Email

Breaking News

Dirangkai Dengan Perlombaan, Bupati Kumendong Hadiri HUT Ke-50 Paroki Santa Rosa de Lima Tondano

Published

on

HUT Ke-50 Paroki Santa Rosa de Lima Tondano

MINAHASA,inforakyatnews.com
-Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.SI Bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Djeneke Kumendong-Onibala, SH, MSA, menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun Ke-50 Paroki Santa Rosa de Lima Tondano, Bertempat di Gereja Paroki St.Rosa de Lima Tondano, Sabtu (13/4/24).

Pada kesempatan ini pula Bupati Minahasa, sekaligus Melepas Para Peserta Lomba Defile dan Jalan Sehat Se Paroki Santa Rosa de lima Tondano.

Dalam sambutannya, Bupati Minahasa menyampaikan, Puji syukur kita dapat bersama-sama dalam Perayaan Hari Ulang Tahun Ke-50 Paroki Santa Rosa de Lima Tondano, yang dirangkaikan dengan berbagai perlombaan, lomba defile dan jalan sehat serta lomba baca kitab suci.

“Saya selaku Penjabat Bupati Minahasa, atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun Ke-50 Paroki Santa Rosa de Lima Tondano, dan selamat mengikuti rangkaian perlombaan yang telah direncanakan, ” Ucap Bupati.

Diketahui dalam kegiatan ini pula, Bupati Kumendong bersama Ketua TP PKK Minahasa, bersama para tamu yang hadir melepaskan balon ke udara sebagai tanda kegiatan ini dimulai. Dan bersama istri juga ikut pula melepas peserta lomba jalan sehat.

Turut hadir mendampingi bupati,
Plt. Staf Ahli Pemerintahan Hukum Dan Politik, Kabupaten Minahasa Johny Tendean, Kepala Dinas Kominfo Minahasa Maya Kainde, Kepala dinas Perhubungan Minahasa, David Mangundap, Kepala dinas Perpustakaan Minahasa, Steady Tumbelaka, Kabag SDA, Lexie Korengkeng, Kabag Kesra, Pdt. Giovani Rorora, serta Camat Tondano Barat.(HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Breaking News

Pemkab Minahasa Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah

Published

on

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa.

“Saya Penjabat Bupati Minahasa, Dr Jemmy Stani Kumendong M. Si, bersama Keluarga Kumendong – Onibala, Dan Sekertaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr Lynda Watania MM. M. Si, bersama Keluarga, serta seluruh Jajaran Pejabat Pemkab Minahasa, mengucapkan selamat merayakan Idul Fitri 1445 Hijriah untuk seluruh Umat Muslim di Kabupaten Minahasa,” ucap Bupati Kumendong, Selasa (9/4/24).

Bupati Minahasa berharap di momen penuh bahagia dan kedamaian ini semoga selalu menyertai seluruh warga Indonesia khususnya masyarakat Minahasa dalam merayakan Idul Fitri tahun ini.

“Kita telah melewati bulan ramadhan yang mewajibkan umat Muslim untuk berpuasa. Dimana tujuannya untuk menguatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Kasih, sehingga tibalah kita menikmati Hari Kemenangan pada Hari Raya Idul Fitri ini,” kata Bupati Kumemdong.

Dia pun mengimbau, dalam perayaan Idul Fitri ini, agar tetap mengedepankan rasa keamanan dan ketertiban, serta menghindari pemborosan atau hal-hal yang bersifat konsumtif.

“Terima kasih atas kerjasama dan doa restu kepada saya selaku Penjabat Bupati Minahasa dalam menjalankan tugas pengabdian di Tanah Minahasa yang kita cintai dan banggakan ini,” ucapnya lagi.

“Sekali lagi, selamat merayakan Idul Fitri 1445 Hijriah bersama keluarga dan orang-orang terkasih. Mohon maaf lahir dan batin,” pungkas Bupati Kumendong.(HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Breaking News

Penurunan Prevalensi Stunting Jadi Satu Agenda Utama Pemkot Tomohon Menuju “Zero Stunting”

Published

on

TOMOHON, inforakyatnews.com – Pemerintah Kota Tomohon dukung penuh program Presiden Jokowi terkait percepatan penurunan prevalensi stunting di Indonesia.

Beberapa waktu lalu Presiden RI Joko Widodo menargetkan Prevalensi Stunting di Indonesia menjadi 14 persen di tahun 2024 dari sebelumnya 21,6 persen prevalensi stunting (2022).

Melihat prestasi Pemerintah Kota Tomohon yang pada 2023 lalu menjadi salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Utara dengan prevalensi stunding terendah dengan capaian prevalensi stunting 13,7% yang sebelumnya pada tahun 2021 berada di angka 18,3% sesuai laporan SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) Selasa, 21 maret 2023.

Pencapaian tersebut berhasil menobatkan Kota Tomohon sebagai kota dengan prevalensi stunting terendah di Sulawesi Utara sesuai target Perpres Nomor 72 Tahun 2021.

Tahun 2024 ini Pemerintah Kota Tomohon menargetkan prevalensi stunting turun menjadi 9,8 persen, salah satu langkah diambil dengan melaksanakan rembuk stunting.

Tak main main, dibawah pimpinan Walikota Tomohon Caroll J.A Senduk pemerintah Tomohon terus berupaya agar stunting di Kota Tomohon menjadi nol persen atau Zero.

Saat membuka forum Rembuk Stunting Walikota Caroll Senduk mengatakan untuk penurunan stunting dijadikan sebagai agenda utama dengan membentuk tim percepatan yang sudah terbentuk. Tim ini sendiri akan beraksi dengan berpedoman pada 8 Aksi Konvergensi.

” Tim ini bekerja dengan memberikan pelayanan terpadu kepada masyarakat dan setiap saat akan dievaluasi lewat laporan laporan yang disampaikan,” Kata Caroll Senduk pada kegiatan yang digagas Bapelitbangda dengan melibatkan seluruh stakeholder, Senin (18/3/2024) di AAB Guest House di bilangan Kelurahan Matani Kecamatan Tomohon Tengah.

Walikota juga mengatakan penurunan stunting sudah menjadi agenda utama dari pemerintah pusat, yang mematok angka prevelensi menyentuh pada 14 persen skala Nasional.

Penurunan Stunting diberbagai tingkat pemerintahan pusat sampai daerah agar turun sesuai target prevelensi 14 persen nasional, sesuai dengan Perpres No: 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting payung hukum strategi penurunan stunting.

“Di Provinsi Sulawesi Utara, jika sebelumnya hanya beberapa daerah yang jadi lokus program penurunan stunting, maka saat ini meningkat menjadi 15 kabupaten/kota,” kata Walikota pilihan rakyat ini.

Bagi Caroll Senduk, Stunting bisa berdampak buruk pada proses pertumbuhan anak sehingga penurunan stunting menjadi tanggung jawab kita bersama.

” Kasus stunting di Tomohon butuh kerja sama baik bersama semua semua stakeholder agar anak anak balita bisa mendapatkan kemudahan gizi agar pertumbuhannya sampai dewasa bisa berjalan normal,” ujar Caroll Senduk.

Sementara itu Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon Inggrid Palit dalam laporannya menyampaikan Rembuk stunting dilaksanakan wujud komitmen untuk pencegahan penanganan dan penurunan stunting, Identifikasi Rencana dan Kegiatan Intervensi Penurunan dan Pencegahan Terintegrasi.

“Dalam Rembuk ini perangkat daerah menyusun kegiatan untuk penurunan stunting dan akan diinput dalam penyusunan RKPD tahun 2025.

“Ini moment untuk pengusulan kegiatan dan memaparkan progres materi yang tercantum dalam 26 indikator,” ungkap Inggrid Palit seraya menambahkan kegiatan ini juga mengacu pada
UU No: 23 Tahun 2012 dan UU No: 36 Tahun 2009 serta Perpres No; 27 Tahun 2012 dan
Perwako No: 245 tahun

Ikut pula hadir Staf Ahli wali kota Ibu Jeand’arch Senduk Karundeng, Kepala BKKBN Wilayah Sulut , Wakil Ketua DPRD Erens kereh, Wakapolres Tomohon Kompol Parura Amping, Danramil Kapten arm Charles Zadrak Sonlay dan Bapeda Sulut James Kewas. (Wan)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Trending