TERKINI
Pimpinan Dan Anggota DPRD Tomohon : Selamat Hari Lahir Pancasila, Cerminan Nilai Luhur Dalam Tindakan Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat  ⸻  BANMUS DPRD KOTA TOMOHON Gelar Rapat Perubahan Keputusan Bulan Mei 2026  ⸻  Momen Idul Adha 1447 H: Pimpinan Dan Seluruh Anggota Dprd Kota Tomohon Serukan Semangat Pengorbanan Dan Persatuan, Kepedulian Bagi Seluruh Masyarakat  ⸻  BAPEMPERDA DPRD TOMOHON Gelar Audiensi Dengan BPAN : Kuatkan Payung Hukum Pelestarian Adat Dan Budaya Sebagai Jati Diri Kota Bunga   ⸻   Pimpinan Dan Anggota DPRD Tomohon : Selamat Hari Lahir Pancasila, Cerminan Nilai Luhur Dalam Tindakan Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat  ⸻  BANMUS DPRD KOTA TOMOHON Gelar Rapat Perubahan Keputusan Bulan Mei 2026  ⸻  Momen Idul Adha 1447 H: Pimpinan Dan Seluruh Anggota Dprd Kota Tomohon Serukan Semangat Pengorbanan Dan Persatuan, Kepedulian Bagi Seluruh Masyarakat  ⸻  BAPEMPERDA DPRD TOMOHON Gelar Audiensi Dengan BPAN : Kuatkan Payung Hukum Pelestarian Adat Dan Budaya Sebagai Jati Diri Kota Bunga

Kunker Gubernur NTT di Manggarai Disambut Aksi Demo

| | 1 Pembaca | ~2 menit baca

Manggarai, InforakyatNews.com – Kunjungan kerja (Kunker) Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat di Kabupaten Manggarai disambut aksi demonstrasi oleh Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Masyarakat (LPPDM), Senin (18/4/22).

Aksi yang dimulai sekitar pukul 8.30 wita tersebut dipimpin Ketua LPPDM Marsel Nagus Ahang. Di bawah penjagaan ketat aparat kepolisian, Marsel Ahang membeberkan sejumlah kegagalan Gubernur Laiskodat dalam menjalankan program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS).

TJPS, kata mantan anggota DPRD Manggarai periode 2014-2019 itu, merupakan program yang tidak jelas dan hanya menghabiskan anggaran negara. Pada tahun 2020, TJPS pernah dilakukan di Pulau Timor, NTT dengan pagu sebesar Rp 25 miliar, namun gagal.

“Total anggaran untuk program TJPS dari tahun 2020-2022 sebesar Rp 100 miliar. Program ini merupakan kerjasama antata Pemprov NTT dengan Bank NTT. Program ini tidak jelas dan hanya mengorbankan masyarakat kecil,” tegas Marsel dalam orasi yang dikemas dalam aksi damai tersebut.

Menurut Marsel, dalam program TJPS masyarakat tidak diberikan modal usaha, tetapi hanya menerima bantuan bibit jagung dan obat-obatan. Celakanya, utang-utang daerah dari program ini dibebankan kepada masyarakat untuk melunasinya.

Atas gagalnya program TJPS, Marsel mendesak KPK dan seluruh lembaga penegak hukum untuk memeriksa Gubernur NTT dan lembaga-lembaga terkait lainya, sebab ada dugaan penyelewengan anggaran negara dalam program tersebut.

Kunker Gubernur Laiskodat di Manggarai merupakan bagian dari agenda Kunker gubernur di seluruh kabupaten sedaratan flores.

Di manggarai ada beberapa agenda penting orang nomor satu di NTT itu seperti, peninjauan pasar digital di Pasar Inpres Ruteng, Peninjauan jalan Perak-Bea Mese di Kecamatan Cibal, Peninjauan Perkebunan Sayur berupa Greenhouse di Desa Poco Likang, Peninjauan showroom Dekranasda, Peninjauan takjil di pelataran Masjid Baiturahman Ruteng, Peninjauan Cafe Kopi Mane, Pertemuan dan Penanaman bibit bambu aur secara simbolik bersama Bupati dan KPH di Desa GoloWorok, Penanaman perdana jagung dalam program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) di Desa Nao Kecamatan Satar Mese. (Adi Nembok)

Bagikan artikel ini:

IR News
Ditulis oleh
IR News

868 artikel diterbitkan

Tulis Komentar

Berita Terkini

Semua Berita →