Tomohon
Wawali Sendy Rumajar Buka Uji Kompetensi 26 Pejabat Tinggi di Lingkup Pemkot Tomohon

Tomohon, inforakyatnews.com/ – Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar, membuka secara resmi pelaksanaan Uji Kompetensi (Job Fit) dan Evaluasi Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon.
Kegiatan yang digelar di Gedung CAT Kantor BKPSDM Kota Tomohon ini berlangsung selama dua hari, mulai Selasa (10/3/2026) hingga Rabu (11/3/2026).
Sebanyak 26 pejabat mengikuti agenda tersebut, terdiri dari Kepala Dinas/Badan, Asisten, dan Staf Ahli, dengan rincian 23 pejabat mengikuti uji kompetensi dan tiga pejabat lainnya menjalani evaluasi kinerja.
Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Edwin Roring, yang bertindak sebagai Ketua Pansel dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan penilaian objektif terhadap para pejabat.
“Jadi sebagai proses penilaian objektif untuk mengukur potensi, karakter dan kompetensi manajerial, sosial kultural serta teknis seorang ASN dibandingkan dengan standar jabatan yang dipersyaratkan. Sedangkan tujuannya adalah untuk mengevaluasi kinerja dan kompetensi yang dimiliki tiap JPTP dalam jabatan yang diduduki saat ini dalam rangka peningkatan kinerja organisasi,” ujar Edwin Roring.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan uji kompetensi dan evaluasi kinerja ini didasarkan pada sejumlah regulasi, antara lain UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2023 tentang Manajemen PNS, serta Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 15 Tahun 2019. Kegiatan ini juga merujuk pada Keputusan Wali Kota Tomohon Nomor 72 dan 73 Tahun 2026 serta surat persetujuan dari Kepala BKN tertanggal 18 Februari 2026.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Sendy Rumajar dalam sambutannya menekankan bahwa jabatan pimpinan tinggi memiliki peran strategis dalam menggerakkan organisasi perangkat daerah.
“Sebagaimana kita pahami bersama bahwa jabatan pimpinan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam menggerakkan organisasi perangkat daerah. Oleh karena itu diperlukan pejabat yang tidak hanya memiliki kompetensi yang memadai tetapi juga integritas kapasitas kepemimpinan serta kemampuan untuk berinovasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan,” ungkap Wawali Sendy.
Menurutnya, proses job fit ini bertujuan memastikan penempatan pejabat sesuai dengan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki.
“Melalui kegiatan job fit ini kita ingin memastikan bahwa penempatan pejabat benar-benar sesuai dengan kompetensi pengalaman dan potensi yang dimiliki, sehingga prinsip the right man on the right place dapat diwujudkan secara nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan. Proses ini bukanlah sekedar formalitas administratif tetapi merupakan bagian dari komitmen kita bersama untuk membangun birokrasi yang adaptif profesional, berintegritas dan berorientasi,” tegasnya.
Sendy menambahkan bahwa kegiatan ini bukan untuk mencari kekurangan, melainkan sebagai upaya evaluasi dan penguatan kualitas kepemimpinan birokrasi, sehingga organisasi perangkat daerah dapat bekerja lebih efektif dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.
“Kepada para pejabat yang mengikuti kegiatan ini saya berharap agar dapat mengikuti seluruh tahapan dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab manfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kapasitas kepemimpinan, pengalaman serta gagasan-gagasan strategis yang dapat mendorong peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah masing-masing,” harapnya.
Sejumlah pihak turut hadir secara daring sebagai panelis, yakni Jemmy Kumendong (Inspektorat Pemprov Sulut), Ferry Liando (Akademisi/Dekan Fisip Unsrat Manado), Andreas Roeroe (Akademisi/Dosen), dan Gerardus Mogi (Eksternal/Profesional).
Berdasarkan tahapan pelaksanaan, usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penulisan makalah, kemudian pada Rabu (11/3/2026) akan memasuki sesi wawancara. Hasil uji kompetensi direncanakan akan diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Wali Kota Tomohon pada 12 Maret 2026, sebelum akhirnya disampaikan ke BKN pada 13 Maret 2026. (jud)
Tomohon
Menteri Lingkungan Hidup Apresiasi Pemkot Tomohon, Wali Kota Caroll: Ini Komitmen Bersama

Jakarta, inforakyatnews.com/ – Menteri Lingkungan Hidup secara khusus memberi apresiasi kepada Pemerintah Kota Tomohon dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Provinsi Sulawesi Utara, Senin (13/4/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan Menteri Hanif Faisol Nurofiq karena Tomohon dinilai berhasil meninggalkan sistem open dumping dan beralih ke controlled landfill.
Acara penandatanganan itu berlangsung di Kantor Kementerian LH, Jakarta. Yang dilakukan oleh Gubernur Sulut bersama lima kepala daerah, termasuk Wali Kota Tomohon.
Menteri Hanif dalam sambutannya secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Caroll Senduk.
Dalam sambutannya, Menteri Hanif menekankan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan komitmen kuat dari bupati/wali kota yang bertanggung jawab penuh di daerah.
Ia juga mendorong pemda untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam memilah sampah.
Pemerintah pusat menargetkan penutupan sistem open dumping hingga 63,41 persen pada tahun 2026, dan berharap Sulut tidak lagi menggunakan metode tersebut.
“Kota Tomohon tidak lagi mengelola sampah secara open dumping tetapi sudah beralih ke controlled landfill. Harapan saya, apa yang telah dilakukan Kota Tomohon akan diikuti oleh kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Utara,” ujar Menteri Hanif.
Menanggapi apresiasi tersebut, Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, menyatakan komitmennya untuk mendukung dan menindaklanjuti arahan Menteri guna menyukseskan program pengelolaan sampah nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Pemerintah Kota Tomohon berkomitmen untuk mendukung dan menindaklanjuti arahan Bapak Menteri untuk menyukseskan program-program Bapak Presiden, khususnya pengelolaan sampah nasional secara serius dan terintegrasi. Hal ini tentunya memerlukan dukungan semua pihak dan seluruh masyarakat Kota Tomohon, agar penanganan masalah sampah di Kota Tomohon dapat terlaksana dengan baik,” ujar Caroll Senduk.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, bersama Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, SH, serta Wali Kota Manado, Wali Kota Bitung, Bupati Minahasa, dan Bupati Minahasa Utara. Hadir pula jajaran Kementerian LH, Pemprov Sulut, dan kepala dinas LH kabupaten/kota.
Dengan adanya kerja sama PSEL ini, diharapkan pengelolaan sampah di Sulawesi Utara semakin terintegrasi, ramah lingkungan, dan dapat menghasilkan energi listrik bagi masyarakat. Kota Tomohon menjadi contoh bagi daerah lain dalam transisi menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan. (jud)
Tomohon
Menteri PKP dan Mendagri Tinjau Program Rumah Subsidi dan BSPS di Tomohon
Tomohon, inforakyatnews.com/ – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti meninjau langsung pelaksanaan program rumah subsidi dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Kamis (9/4/2026).
Kunjungan lapangan tersebut berpusat di Rumah Tapak Subsidi Perumahan Grazia Residence 2, Kota Tomohon. Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke lokasi calon penerima bantuan program BSPS guna memastikan program tersebut tepat sasaran.
Dalam kunjungan itu, Menteri PKP Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara melihat langsung kualitas rumah tapak subsidi yang dinilai baik, serta komitmen pengembang dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Perumahan tersebut dikembangkan oleh mantan atlet bulu tangkis nasional juara Olimpiade, Greysia Polii.
“Tepuk tangan untuk pengembangnya dan juga Wali Kota Tomohon yang sudah menerapkan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) dan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) gratis. Saya sudah cek semuanya bagus, kualitas bangunan juga baik,” tegas Ara.
Dalam rangkaian kunjungan ke Sulawesi Utara, Menteri PKP secara langsung menyetujui peningkatan kuota rumah subsidi untuk Provinsi Sulawesi Utara dari 3.000 unit di 2025 menjadi 15.000 unit di 2026. Alokasi program BSPS di Sulawesi Utara juga ditingkatkan dari 748 unit di 2025 menjadi 8.198 unit di 2026, atau meningkat hampir 10 kali lipat.
“Saya minta pemerintah daerah melakukan terobosan. Kalau hanya mengandalkan APBN dan APBD sangat terbatas, tapi kepercayaan dan kolaborasi dengan pihak lain tidak terbatas,” ujar Menteri Ara.
Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memastikan Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto berjalan di seluruh daerah.
“Bapak Presiden Prabowo menugaskan Pak Ara (Menteri PKP) spesifik ini dan saya membantu. Membantu beliau dengan berbagai peraturan-peraturan yang dipermudah, sehingga lebih mudah,” ungkap Mendagri.
Usai peninjauan tersebut, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi Calon Penerima Bantuan (CBP) BSPS di Kelurahan Kakaskasen Dua. Program BSPS merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni melalui pemberian bantuan stimulan kepada masyarakat.
Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, bersama Wakil Wali Kota, Sendy Rumajar menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor perumahan di Kota Tomohon.
Menurut Caroll, dukungan pemerintah pusat sangat penting dalam mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah. Ia berharap program rumah subsidi dan BSPS dapat terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak masyarakat di daerah tersebut.
“Kunjungan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya penyediaan hunian yang layak, aman, dan terjangkau bagi masyarakat, sekaligus memastikan program perumahan berjalan efektif dan tepat sasaran di Kota Tomohon,” ungkap Walikota Caroll
Sebelumnya, Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H. bersama Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom. telah menghadiri sosialisasi dan peluncuran BSPS tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Rabu (8/4/2026). (jud)
Tomohon
Wali Kota Tomohon Hadiri Musrenbang RKPD 2027 Provinsi Sulut yang Dibuka Mendagri Tito Karnavian
Manado, inforakyatnews.com/ – Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, S.H., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan berlangsung di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis (9/4/2026).
Musrenbang tersebut dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian. Hadir pula Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait, serta Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, Amalia Widiasanti.
Acara ini turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara, para kepala daerah se-Sulawesi Utara, para pemangku kepentingan (stakeholder), serta jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Musrenbang RKPD 2027 merupakan forum strategis untuk menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, serta merumuskan prioritas pembangunan di Sulawesi Utara untuk tahun 2027.
Kehadiran Wali Kota Tomohon dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam mensinergikan perencanaan pembangunan daerah dengan kebijakan provinsi dan nasional.
Breaking News3 minggu agoWartawan Senior Sulut Dorong Perubahan di PWI, Sintya Bojoh Dinilai Sosok yang Tepat
Tomohon4 hari agoMenteri Lingkungan Hidup Apresiasi Pemkot Tomohon, Wali Kota Caroll: Ini Komitmen Bersama
Parlementaria3 minggu agoLouis Schramm Serap Aspirasi Warga Tuminting dan Malalayang, Jalan Makam hingga Drainase Gereja Jadi Sorotan
- Minahasa4 hari ago
Buka Seleksi Paskibraka Minahasa 2026, Sekda Watania Tekankan Disiplin, Mental, Nasionalisme
Berita Utama6 hari agoLedakan Iman di Sari Cakalang HHRM Hadir, Puluhan Ribu Remaja GMIM Tumpah Ruah di Selebrasi Paskah
- Berita Utama4 minggu ago
Ramadan Fest 2026 Sukses Digelar, Perumda Pasar Bitung Serahkan Hadiah untuk Generasi Muda
- Berita Utama1 minggu ago
Bitung Jajaki Sister City dengan Gonorose, Buka Peluang Investasi dan Kerja Sama Antar Sektor




















