Tomohon
Walikota Caroll Kukuhkan 62 Paskibra HUT Kemerdekaan RI

TOMOHON, inforakyatnews.com – Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. menjadi Pembina Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Kota Tomohon tahun 2023 Paskibra Kota Tomohon berjumlah 62 orang yang merupakan utusan dari SMA/SMK Se- Kota Tomohon. Anugerah hall Kota Tomohon Selasa,(15/8/2023).
Walikota Tomohon saat memimpin upacara mengucapkan, Atas nama Pemerintah Kota Tomohon, mengucapkan selamat kepada Putra-putri , yang mendapat amanah dan kehormatan sebagai pasukan pengibar bendera HUT ke-78 kemerdekaan RI tingkat Kota Tomohon, yang telah dikukuhkan dan kita saksikan bersama. Sebagaimana ikrar yang kalian ucapkan, serta prosesi cium bendera Merah Putih, satu hal yang perlu senantiasa ditanamkan, bahwa misi Paskibra tidak boleh berhenti pada momentum peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI tahun 2023 ini saja. Namun jiwa Nasionalisme dan Patriotisme, kepeloporan serta kepemimpinan yang terbentuk, harus mampu dijaga dan terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai putra-putri indonesia pilihan, kalian harus memberi energi positif bagi generasi muda lainnya dan juga masyarakat.
Anggota paskibraka yang adalah pemuda-pemudi terpilih yang mendapatkan kehormatan dan kepercayaan yang begitu tinggi untuk mengemban tugas yang mulia pada hari bersejarah tanggal 17 agustus 2023. Dalam konteks ini, maka salah satu bentuk mengekspresikan perjuangan mengisi kemerdekaan Kebangsaan Indonesia yang telah menjadi suatu tradisi positif serta mengandung nilai dan makna strategis, dimana sebelum diadakan upacara peringatan hari ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan, maka mendahului itu harus dipersiapkan suatu unsur upacara yakni pembekalan pasukan pengibar bendera atau paskibra. Harus dipahami secara luas dan mendalam, bahwa pasukan pengibar bendera atau paskibra, merupakan suatu pasukan yang akan mengemban tugas yang sesungguhnya amat berat, namun terkandung misi mulia, dimana para anggota pasukan ini nantinya akan membawa misi mengibarkan bendera sang merah putih. Bendera Merah Putih ini adalah merupakan suatu simbol Negara Indonesia yang penetapannya sarat dengan nilai-nilai historis dan herois. Oleh karenanya, maka pengibarannya harus benar-benar dilaksanakan dengan penuh ketekunan, penuh kesungguhan dan penuh keteladanan dimana nantinya sang Merah Putih harus berhasil berkibar dengan gagah berani.

Pemerintah juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua anggota pasukan pengibar bendera yang merupakan pahlawan karena telah mendoakan, memberikan dorongan dan motivasi kepada anak-anaknya sehingga mampu bertahan dalam setiap proses penyeleksian dan latihan yang sangat berat, sehingga anak–anaknya dapat dikukuhkan dan diberi amanah mengemban tugas sebagai anggota pasukan pengibar bendera pada puncak peringatan HUT ke-76 kemerdekaan Republik indonesia tahun 2023 di Kota Tomohon. Kepada para pembina, pembimbing, pelatih dan panitia kami ucapkan terima kasih atas segala usaha serta kesabaran dalam membimbing putra-putri terbaik ini selama proses latihan. Apabila selama proses latihan berlangsung terdapat kesalahan ataupun kekeliruan, semoga dapat dijadikan pembelajaran untuk lebih baik lagi di masa yang akan datang. selanjutnya, kepada pihak sekolah juga kami ucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan pada anak-anak anggota pasukan pengibar bendera, semoga mereka bisa menjadi teladan bagi siswa-siswi lainnya
Hadir juga pada kegiatan ini Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng,Kajari Tomohon Alfonsius Gebhard Loe Mau SH.MH, Mewakili Kapolres Tomohon Wakapolres Tomohon Kompol Darura Amping,STh., mewakili Dandim 1302 Minahasa Danramil Tomohon Kapten Zadrak Charles Sonlay ,Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E., Korwil BIN Tomohon Ahmad Firgaus,Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tomohon Stenly Mokorimban SH, Para Instruktur dan Pembina Paskibra para paskibraka yang baru di kukuhkan, Jajaran Pemkot Tomohon dan para orang tua. (Wan/*)

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tomohon menyampaikan Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026. Dalam momentum ini, DPRD Kota Tomohon menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk terus meningkatkan mutu serta pemerataan layanan pendidikan di Kota Tomohon.
Parlementaria
Sinergi Eksekutif-Legislatif Terjaga, DPRD Tomohon Dorong Pemkot Tindak Lanjuti Rekomendasi LKPJ

Tomohon, inforakyatnews.com – DPRD Kota Tomohon menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tomohon Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD setempat, Jumat (25/4/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Ferdinand Mono Turang, S.Sos., didampingi Wakil Ketua Donal Pondaag dan Jefri Polii, S.I.K.

Hadir pula Wali Kota Caroll J. A. Senduk, S.H., Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., jajaran Forkopimda, seluruh anggota DPRD, serta pejabat utama Pemkot Tomohon.

Dalam rapat itu, Ketua DPRD menyampaikan bahwa LKPJ 2025 disusun berdasarkan data dan fakta pelaksanaan pembangunan selama satu tahun anggaran.
“Laporan ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua, sekaligus pedoman untuk merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

DPRD memberikan apresiasi atas capaian positif Pemkot Tomohon selama 2025, antara lain peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), perluasan akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta pengembangan program unggulan Kota Bunga.

DPRD menyampaikan lima catatan dan rekomendasi strategis:
- Infrastruktur dan Perkotaan – Percepatan pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas umum disesuaikan dengan kebutuhan, serta proses pengambilan keputusan lahan publik harus transparan dan partisipatif.
- Pengelolaan Keuangan Daerah – Realisasi anggaran harus efisien, akuntabel, dan tepat sasaran, dengan perencanaan yang realistis.
- Pelayanan Publik – Peningkatan kecepatan, kemudahan, dan kepastian layanan, termasuk perluasan digitalisasi.
- Pembangunan SDM – Peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan kerja, dan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
- Tata Kelola Pemerintahan – Penyederhanaan birokrasi, transparansi informasi, serta penegakan peraturan secara konsisten.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Caroll Senduk menyatakan menerima seluruh rekomendasi DPRD dengan baik.
“Kami mengapresiasi kerja keras dan perhatian DPRD dalam mengkaji LKPJ ini. Rekomendasi yang disampaikan akan kami jadikan acuan utama untuk memperbaiki kinerja. Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap poin rekomendasi secara serius, terukur, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Rapat ditutup dengan kesepakatan bahwa seluruh rekomendasi akan disampaikan secara resmi kepada Pemkot Tomohon untuk ditindaklanjuti, disertai pemantauan dan evaluasi berkala. (Advertorial/RikkS)
Parlementaria
DPRD Tomohon Terima Aspirasi Warga Kayawu Soal KKMP di Lapangan Wantol, Hasilkan 4 Kesepakatan

Tomohon, inforakyatnews.com – Komisi III DPRD Kota Tomohon menggelar diskusi damai dengan 20 perwakilan Forum Peduli Masyarakat Kayawu (FPMK) terkait penolakan rencana pembangunan Gedung Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Wantol. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Komisi III DPRD, Senin (27/4/2026).

Diskusi ini merupakan tindak lanjut dari aksi masyarakat Kelurahan Kayawu yang keberatan jika lahan Lapangan Wantol digunakan untuk pembangunan koperasi. Warga menilai lapangan tersebut merupakan aset bersama yang telah puluhan tahun dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, keagamaan, dan sosial budaya.
Ketua Komisi III DPRD Tomohon memimpin langsung dialog, sementara perwakilan FPMK dipimpin oleh John G. Tampaty. Pertemuan berlangsung dalam suasana kondusif dan kekeluargaan.
John G. Tampaty menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak keberadaan koperasi. Mereka justru mendukung upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi warga. Namun, mereka keberatan jika pembangunan dilakukan di Lapangan Wantol.
“Kami tidak menolak keberadaan koperasi, karena kami sangat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi warga melalui lembaga yang sah dan bermanfaat. Namun, kami sangat keberatan jika gedung tersebut dibangun di lokasi Lapangan Wantol. Jika itu dilaksanakan, seluruh kegiatan penting yang telah berjalan akan terhenti dan merugikan kepentingan warga,” ujar John.
Ia juga mempertanyakan proses pengambilan keputusan yang dinilai tidak transparan dan tidak melibatkan seluruh elemen masyarakat. Warga telah menyiapkan usulan lokasi alternatif yang dinilai lebih sesuai dan tidak mengganggu kegiatan publik.

Ketua Komisi III DPRD Tomohon menyatakan apresiasi terhadap sikap masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap keluhan dan usulan sesuai peraturan yang berlaku.
“Kami mengapresiasi sikap masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara damai dan tertib. Penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara, dan kami berkewajiban mendengarkan serta menindaklanjuti. Kami akan mempelajari dengan cermat seluruh informasi dan alasan yang disampaikan, serta mempertimbangkan usulan lokasi alternatif,” tegas Ketua Komisi III.
Ia juga berjanji akan melakukan pengecekan dan kajian lebih lanjut, termasuk memeriksa dokumen dan proses pengambilan keputusan sebelumnya.
Pertemuan itu pun menghasilkan empat kesepakatan, antara lain :
- Komisi III DPRD melakukan kajian dan verifikasi terkait rencana pembangunan KKMP di Lapangan Wantol.
- Usulan lokasi alternatif dari FPMK akan dipertimbangkan dan dikaji lebih lanjut.
- Komunikasi dan pertemuan lanjutan akan diadakan untuk membahas perkembangan permasalahan.
- Proses pengambilan keputusan terkait aset publik akan dipastikan transparan dan partisipatif.
Kedua pihak sepakat menjalin komunikasi berkelanjutan. Komisi III berjanji menyampaikan hasil kajian dan tanggapan resmi kepada masyarakat dalam waktu dekat. (RikkS)







