Menu

Mode Gelap
Alfamart Peduli Kreativitas Anak Sejak Dini Debt Collector Dilarang Gunakan Kekerasan dalam Penagihan Hutang Konsumen Kebersamaan dalam Dialog Lintas Iman, Wujud Toleransi Beragama di Sulut KPK Buka Kelas Pemuda Anti Korupsi Tahun 2022 di Sulut Hadirkan DJ Ribka, HUT ke-8 “Good Day Club” Bakal Spektakuler

Tomohon · 6 Sep 2022 18:36 WITA ·

Terkait Somasi, PD Pasar: Sudah Sesuai Aturan Kami Lindungi Ribuan Pedagang Pasar Beriman


 Terkait Somasi, PD Pasar: Sudah Sesuai Aturan Kami Lindungi Ribuan Pedagang Pasar Beriman Perbesar

TOMOHON, inforakyatNews.com – Pihak Direksi Perusahan Daerah (PD) Pasar Kota Tomohon menanggapi terkait somasi dari puluhan pedagang.

Menurut Direktur Utama PD Pasar Kota Tomohon, Yanes Posumah, pihaknya melaksanakan penertiban sudah sesuai aturan dan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Penertiban lapak sudah sesuai aturan dan hasil evaluasi Kinerja PD Pasar oleh BPKP Perwakilan Sulut nomor: ST-061/PW18/4/2021/ Tanggal 10 Februari 2021,” ujar Posumah.

Lebih jelas Posumah mengatakan, dari hasil evaluasi BPKP terkait kinerja PD Pasar, pada poin 5 menyebutkan penertiban pedagang kurang memadai. Masih banyaknya pedagang yang berjualan di bahu jalan sehingga menyebabkan kemacetan kendaraan. Pedagang yang telah tertata dalam pasar merasa dirugikan karena pembeli tidak sampai masuk pasar cenderung membeli kepada pedagang berjualan di bahu jalan tersebut. Pedagang seharusnya berdagang sesuai zonasi yang telah ditentukan.

“Dari hasil evaluasi kinerja PD Pasar oleh BPKP, Hal ini menjadi satu prioritas PD Pasar Kota Tomohon dalam menata dan menciptakan ketertiban umum, contohnya saat anak-anak sekolah, otomatis saat pulang sekolah mereka akan terganggu dengan jalanan yang padat,” tutur Posumah.

Ia (Posumah) juga menyayangkan pernyataan dari puluhan pedagang tersebut yang mengatakan PD Pasar tidak berprikemanusiaan.

“Kami mengklarifikasi terkait pernyataan yang menyebutkan PD Pasar tidak berprikemanusiaan. Sebelumnya kami telah tawarkan tempat (Lapak) saat penertiban pertama (20/5/22), tapi ternyata ada pedagang yang telah balik lagi ke tempat semula. Ini dilakukan pertama ditanya ada izin tidak, berarti kalau ada izin dari pasar tidak berhak untuk menertibkan tapi kalau tidak ada izin PD pasar boleh meminta kepada pemerintah untuk tertibkan karena apa untuk melindungi pedagang yang ada di dalam. Ada 983 lapak yang terdaftar ditambah dengan 200 yang berada lapak yang disewakan artinya ada 1000 lebih pedagang yang ada di dalam yang harus dilindungi.” tutup Direktur utama PD Pasar Yenes Posumah.

Sementara itu Kasat Pol PP Stenly Mokorimban mengatakan, penertiban lapak pedagang sudah sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Tomohon.

“Sudah sesuai Perda Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 3. Berjualan / Berdagang pada tempat yang bukan diperuntukkan untuk aktifitas tersebut.” singkat Mokorimban.
(wan)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Sinergi Pemkot dan DPRD Tomohon, APBD 2023 Disetujui

30 November 2022 - 23:43 WITA

Moment HARGURNAS, Walikota Caroll Sebut Guru Memiliki Peran Yang Amat Mulia Dan Strategis

30 November 2022 - 11:11 WITA

Walikota Caroll Senduk Hadiri Penyerahan CSR BRI Kepada PD Pasar Tomohon

29 November 2022 - 23:03 WITA

3 Desember PERBAKIN Tomohon Kembali Gelar Kejuaraan Menembak

29 November 2022 - 18:50 WITA

Pnt Caroll Senduk Hadiri SMST di Tompaso

28 November 2022 - 23:46 WITA

Walikota Caroll Dampingi Gubernur Olly di Ibadah Pembukaan SMST Ke- 35 dan Soft Opening Gedung Rektorat UKIT

28 November 2022 - 22:27 WITA

Trending di Tomohon