Daerah
Sekda Watania: Online Monitoring SPAN Gunanya

MINAHASA,inforakyatnews.com -Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda Watania, MM, MSi menjelaskan, Online Monitoring SPAN atau OMSPAN merupakan aplikasi berbasis online yang bisa di akses menggunakan jaringan internet dan di gunakan untuk monitoring transaksi SPAN dan menyajikan reporting sesuai kebutuhan.
Hal ini dikatakannya saat membuka Rakor Sinkronisasi Data Omspan perpajakan dan Kepesertaan JKN KIS bagi kepala desa dan perangkat desa d Kabupaten Minahasa, bertempat di aula benteng moraya Tondano, Rabu (8/11/2023).
Berkaitan dengan adanya beberapa transaksi penggunaan dana desa yang ada di setiap wilayah desa, pemahaman tentang pajak harus lebih ditingkatkan seiring dengan adanya perkembangan transaksi ekonomi.
“Saya berharap bagi aparatur desa mendapatkan pengetahuan yang memadai berkaitan dengan aspek perpajakan dalam transaksi yang berkaitan dengan penggunaan dana desa,” kata Watania.
Lanjut Watania, hal ini agar tidak terjadi kesalahan dalam pemungutan, pemotongan, penyetoran dan pelaporan dalam aspek perpajakan yang berkaitan dengan transaksi penggunaan dana desa.
“Dengan adanya pengetahuan yang mendalam tentang perpajakan dalam penggunaan dana desa akan membantu negara dalam penerimaan pajak. Oleh karena itu diharapkan bagi aparatur desa untuk menguasai aspek-aspek perpajakan yang berkaitan dengan penggunaan dana desa,” tutur Sekda.
Terkait tentang pemotongan, penyetoran dan pembayaran iuran jaminan kesehatan bagi kepala desa dan perangkat desa, pemerintah daerah memiliki peran dalam menjamin perangkat desa dalam program JKN kartu Indonesia sehat.
Disamping itu Pemda memiliki kewajiban untuk pembinaan dan pengawasan dalam pemdes serta bertanggung jawab memastikan semua kepala desa dan perangkat terdaftar dalam program jaminan kesehatan.
“Karena itu sangatlah penting adanya informasi terutama dalam hal pemotongan, penyetoran dan pembayaran iuran yang akan dibebankan kepada Pemda melalui APBD dan Siltap,” jelas Sekda Watania.
Diketahui, besaran iuran JKN sebesar 5% dari gaji per bulan. 4% dibayar oleh pemberi kerja dan 1% dibayar oleh pekerja. Peserta adalah kepala desa dan perangkat serta anggota keluarganya yang telah didaftarkan dan membayar iuran Jamkes.
Kegiatan ini turut dihadiri Asisten I Riviva Maringka,Jajaran Pejabat Pemkab Minahasa, Kaban BPKAD Joice Pua, Staf Ahli Luvi Rumate, Kepala Sekai Pengawasan KPP Pratama Bitung dan Kepala Desa se Kabupaten Minahahasa. (*)
Berita Utama
DPRD Tomohon Gelar Rapat Penutupan Masa Persidangan Kedua dan Pembukaan Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026

Tomohon, 6 Mei 2026 — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon melaksanakan Rapat Paripurna yang bertempat di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kota Tomohon. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka penutupan Masa Persidangan Kedua sekaligus pembukaan Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026.
Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Tomohon, Bapak Ferdinand Mono Turang, S.Sos., didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Bapak Donald Pondaag dan Bapak Jeffri H. Polii, S.IK. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Anggota DPRD Kota Tomohon, serta perwakilan dari Pemerintah Kota Tomohon yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Bapak Edwin Roring, S.E., M.E., beserta jajaran perangkat daerah.
Turut hadir pula unsur Forkopimda Kota Tomohon, yaitu:
- Pelaksana Harian Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon, Bapak Agung Nugroho, S.H.
- Perwakilan Kepolisian Resor Tomohon, Kasat Intelkam Akp. Richard Polii
- Perwakilan Komando Distrik Militer 1302 Minahasa, Pabung Kodim 1302-06/Tomohon Mayor CBA Robby Rengkung
- Perwakilan Koordinator Wilayah Badan Intelijen Negara Tomohon, Ibu Moren Alyssie
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Tomohon menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras seluruh Alat Kelengkapan Dewan (AKD) serta seluruh komisi yang telah berhasil menyelesaikan berbagai agenda penting selama masa persidangan sebelumnya. Di antaranya adalah proses pembahasan yang intensif terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tomohon Tahun Anggaran 2025.
Selain itu, rapat juga menyajikan rangkuman laporan kerja dari setiap komisi, serta rekapitulasi aspirasi masyarakat yang berhasil dijaring oleh para Anggota DPRD selama pelaksanaan masa reses di masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil).
Dengan ketukan palu dari pimpinan rapat, secara resmi Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 dibuka. Ketua DPRD menegaskan bahwa fokus utama pelaksanaan masa sidang baru ini akan diarahkan pada tiga hal utama, yaitu: pengawasan terhadap realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan, pembahasan sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang menjadi prioritas, serta persiapan menyambut berbagai agenda strategis yang akan dilaksanakan di daerah.
Sementara itu, Pemerintah Kota Tomohon menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung dan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan oleh DPRD. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh program dan pembangunan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan optimal serta benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon.
Rapat Paripurna ini ditutup dengan harapan bersama bahwa kemitraan yang terjalin antara DPRD dan Pemerintah Kota Tomohon akan semakin solid, responsif, dan produktif dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, serta mewujudkan Kota Tomohon sebagai daerah yang maju, sejahtera, dan layak huni — “Kota Bunga”.

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tomohon menyampaikan Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026. Dalam momentum ini, DPRD Kota Tomohon menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk terus meningkatkan mutu serta pemerataan layanan pendidikan di Kota Tomohon.
Berita Utama
Wartawan Senior Sulut Sebut Sintya Bojoh Bawa Semangat Perubahan di PWI

MANADO, inforakyatnews.com/ – Masuknya figur perempuan, Sintya NC Bojoh, dalam bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mendapat perhatian serius dari sejumlah wartawan senior. Mereka menilai kehadiran Sintya membawa angin segar bagi perubahan di organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
Raramenusa Makagiansar, wartawan senior Sulut, mengungkapkan bahwa sudah saatnya terjadi perubahan di tubuh PWI Sulut. Menurutnya, marwah organisasi harus dikembalikan karena selama ini banyak hal yang perlu diperbaiki.
“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” kata Ram, sapaan akrabnya.
Senada dengan Raramenusa, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya sebagai figur yang mampu mengakomodasi hak-hak anggota yang selama ini terabaikan. Menurutnya, latar belakang Sintya sebagai seorang ibu akan membawa pendekatan yang berbeda dalam memimpin organisasi.
“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” ujar mantan wartawan Harian Manado Post yang kini eksis di media online tersebut.
Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas diketahui pernah tercatat sebagai anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa. Keduanya berharap pemilihan ketua PWI Sulut mendatang dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih berpihak pada seluruh anggota dan mampu memajukan organisasi ke arah yang lebih baik.







