Tomohon
Ranperda APBD Kota Tomohon Tahun 2025 Mulai Dibahas


TOMOHON, inforakyatnews com – Pejabat Sementara (PJs) Walikota Tomohon Ir Fereydy Kaligis MAP, menghadiri rapat Paripurna DPRD dalam rangka mendengarkan penjelasan, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Tomohon tahun 2025, bertempat di Ruang Sidang DPRD Kota Tomohon, Rabu (20/11/2024).
Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang Ssos
Sambutan Pjs Walikota Tomohon, tahun 2025 merupakan tahun ke empat dari pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Tomohon tahun 2021-2026, sebagaimana tertuang dalam peraturan daerah nomor 4 tahun 2021 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Tomohon tahun 2021-2026.
“Rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2025, disusun berpedoman pada kebijakan umum APBD (KUA) dan Prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) APBD Tahun anggaran 2025, serta mempedomani dokumen rencana kerja Pemerintah daerah Kota Tomohon tahun anggaran 2025,” jelas Kaligis.
Lanjut dia, sesuai ketentuan pasal 104 peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah maka rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2025 disampaikan kepada DPRD untuk kemudian dibahas dan disetujui bersama.
“Adapun dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang dijadikan acuan untuk penyusunan rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2025 ini, telah disingkronisasikan dengan sasaran dan target rencana kerja pemerintah (RKP) tahun 2025 maupun rencana kerja pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Utara untuk tahun 2025,” paparnya.
Dalam Rapat Paripurna DPRD, dilanjutkan paripurna dalam rangka pengucapan sumpah/janji Pimpinan DPRD Kota Tomohon masa jabatan 2024-2029. Anggota DPRD Kota Tomohon yang mengucapkan sumpah/janji sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon yaitu Jeffri Polii. (*)
Parlementaria
Sinergi Eksekutif-Legislatif Terjaga, DPRD Tomohon Dorong Pemkot Tindak Lanjuti Rekomendasi LKPJ

Tomohon, inforakyatnews.com – DPRD Kota Tomohon menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tomohon Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD setempat, Jumat (25/4/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Ferdinand Mono Turang, S.Sos., didampingi Wakil Ketua Donal Pondaag dan Jefri Polii, S.I.K.

Hadir pula Wali Kota Caroll J. A. Senduk, S.H., Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., jajaran Forkopimda, seluruh anggota DPRD, serta pejabat utama Pemkot Tomohon.

Dalam rapat itu, Ketua DPRD menyampaikan bahwa LKPJ 2025 disusun berdasarkan data dan fakta pelaksanaan pembangunan selama satu tahun anggaran.
“Laporan ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua, sekaligus pedoman untuk merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

DPRD memberikan apresiasi atas capaian positif Pemkot Tomohon selama 2025, antara lain peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), perluasan akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta pengembangan program unggulan Kota Bunga.

DPRD menyampaikan lima catatan dan rekomendasi strategis:
- Infrastruktur dan Perkotaan – Percepatan pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas umum disesuaikan dengan kebutuhan, serta proses pengambilan keputusan lahan publik harus transparan dan partisipatif.
- Pengelolaan Keuangan Daerah – Realisasi anggaran harus efisien, akuntabel, dan tepat sasaran, dengan perencanaan yang realistis.
- Pelayanan Publik – Peningkatan kecepatan, kemudahan, dan kepastian layanan, termasuk perluasan digitalisasi.
- Pembangunan SDM – Peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan kerja, dan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
- Tata Kelola Pemerintahan – Penyederhanaan birokrasi, transparansi informasi, serta penegakan peraturan secara konsisten.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Caroll Senduk menyatakan menerima seluruh rekomendasi DPRD dengan baik.
“Kami mengapresiasi kerja keras dan perhatian DPRD dalam mengkaji LKPJ ini. Rekomendasi yang disampaikan akan kami jadikan acuan utama untuk memperbaiki kinerja. Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap poin rekomendasi secara serius, terukur, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Rapat ditutup dengan kesepakatan bahwa seluruh rekomendasi akan disampaikan secara resmi kepada Pemkot Tomohon untuk ditindaklanjuti, disertai pemantauan dan evaluasi berkala. (Advertorial/RikkS)
Parlementaria
DPRD Tomohon Terima Aspirasi Warga Kayawu Soal KKMP di Lapangan Wantol, Hasilkan 4 Kesepakatan

Tomohon, inforakyatnews.com – Komisi III DPRD Kota Tomohon menggelar diskusi damai dengan 20 perwakilan Forum Peduli Masyarakat Kayawu (FPMK) terkait penolakan rencana pembangunan Gedung Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Wantol. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Komisi III DPRD, Senin (27/4/2026).

Diskusi ini merupakan tindak lanjut dari aksi masyarakat Kelurahan Kayawu yang keberatan jika lahan Lapangan Wantol digunakan untuk pembangunan koperasi. Warga menilai lapangan tersebut merupakan aset bersama yang telah puluhan tahun dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, keagamaan, dan sosial budaya.
Ketua Komisi III DPRD Tomohon memimpin langsung dialog, sementara perwakilan FPMK dipimpin oleh John G. Tampaty. Pertemuan berlangsung dalam suasana kondusif dan kekeluargaan.
John G. Tampaty menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak keberadaan koperasi. Mereka justru mendukung upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi warga. Namun, mereka keberatan jika pembangunan dilakukan di Lapangan Wantol.
“Kami tidak menolak keberadaan koperasi, karena kami sangat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi warga melalui lembaga yang sah dan bermanfaat. Namun, kami sangat keberatan jika gedung tersebut dibangun di lokasi Lapangan Wantol. Jika itu dilaksanakan, seluruh kegiatan penting yang telah berjalan akan terhenti dan merugikan kepentingan warga,” ujar John.
Ia juga mempertanyakan proses pengambilan keputusan yang dinilai tidak transparan dan tidak melibatkan seluruh elemen masyarakat. Warga telah menyiapkan usulan lokasi alternatif yang dinilai lebih sesuai dan tidak mengganggu kegiatan publik.

Ketua Komisi III DPRD Tomohon menyatakan apresiasi terhadap sikap masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap keluhan dan usulan sesuai peraturan yang berlaku.
“Kami mengapresiasi sikap masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara damai dan tertib. Penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara, dan kami berkewajiban mendengarkan serta menindaklanjuti. Kami akan mempelajari dengan cermat seluruh informasi dan alasan yang disampaikan, serta mempertimbangkan usulan lokasi alternatif,” tegas Ketua Komisi III.
Ia juga berjanji akan melakukan pengecekan dan kajian lebih lanjut, termasuk memeriksa dokumen dan proses pengambilan keputusan sebelumnya.
Pertemuan itu pun menghasilkan empat kesepakatan, antara lain :
- Komisi III DPRD melakukan kajian dan verifikasi terkait rencana pembangunan KKMP di Lapangan Wantol.
- Usulan lokasi alternatif dari FPMK akan dipertimbangkan dan dikaji lebih lanjut.
- Komunikasi dan pertemuan lanjutan akan diadakan untuk membahas perkembangan permasalahan.
- Proses pengambilan keputusan terkait aset publik akan dipastikan transparan dan partisipatif.
Kedua pihak sepakat menjalin komunikasi berkelanjutan. Komisi III berjanji menyampaikan hasil kajian dan tanggapan resmi kepada masyarakat dalam waktu dekat. (RikkS)
Tomohon
Gubernur Jambi Instruksikan Tim Satgas Bencana Siaga dan Petakan Lokasi Banjir


InforakyatNews.com, Jambi – Gubernur Jambi Al Haris mengimbau tim satuan tugas (satgas) bencana alam untuk siaga dan memetakan lokasi banjir dan longsor memasuki musim hujan di wilayah itu.
“Saya akan terus mengingatkan satgas seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tim gabungan lainnya untuk siaga dan segera memetakan daerah rawan banjir dan longsor,” jelas Al Haris.
Mengingat sudah masuk musim penghujan, katanya, maka diminta semua pihak yang tergabung dalam satgas maupun masyarakat khusus yang berada di pinggiran aliran sungai untuk waspada banjir dan longsor.
Hujan dengan intensitas cukup lama terus turun dalam sepekan terakhir ini di Jambi, oleh karena itu, katanya penting siaga dalam menghadapi banjir dan tanah longsor.
“Kita tak ingin,jangan sampai bencana banjir itu menyebabkan banyak jatuh korban jiwa, maka penting untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini sebelum banjir terjadi,” katanya.
Kepada tim Satgas serta para relawan dari masyarakat agar segera mempersiapkan diri dalam mengantisipasi sejak dini banjir, dan mempersiapkan peralatan dalam hadapi bencana banjir.
“Ada baiknya menyiapkan diri dan antisipasi dini terhadap bencana termasuk peralatan, makanan dan bantuan lainnya yang bersifat mendesak dan penting,” kata Al Haris.
Sejauh ini, hujan lebat terus melanda sejumlah kota dan kabupaten di Provinsi Jambi dan sudah ada beberapa daerah mulai tergenang banjir. Meski kondisi banjir belum begitu parah namun sebaiknya semua pihak waspada.
Gubernur juga mengimbau seluruh masyarakat di Provinsi Jambi selalu waspada akan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di beberapa daerah.
“Karena sudah memasuki musim hujan, pertama saya imbau masyarakat harus waspada dan jika nanti mulai ada banjir, diharapkan semuanya terus berhati-hati,” kata Al Haris.( Effendi ).
Berita Utama4 hari agoPilkada, Danau Tondano, Mapalus, dan ST4 Hentar Tinangon Raih Gelar Doktor
Parlementaria2 jam agoDPRD Tomohon Terima Aspirasi Warga Kayawu Soal KKMP di Lapangan Wantol, Hasilkan 4 Kesepakatan
Parlementaria46 menit agoSinergi Eksekutif-Legislatif Terjaga, DPRD Tomohon Dorong Pemkot Tindak Lanjuti Rekomendasi LKPJ







