Connect with us

Manggarai

Polisi Mulai Olah TKP Kasus Kebakaran di Kampung Maumere

Published

on

Manggarai, Inforakyatnews.com- Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System ( Inafis) satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Manggarai, NTT, mulai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas kasus kebakaran satu unit rumah di Kampung Maumere, yang terjadi pada Rabu (19/7/2023) malam.

Olah TKP yang dilakukan polisi bertujuan mengetahui secara pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah semi permanen berukuran 6×7 meter tersebut.

Terpantau, olah TKP berjalan kurang lebih satu jam.Hal-hal penting didokumentasikan. Polisi juga mengambil sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. TKP juga telah dipasang police line.Warga sekitar dilarang melewati police line tersebut agar tidak merusak TKP.

Sementara informasi yang dihiimpun media ini, sebelum terjadi kebakaran, pemilik rumah sempat  mendapat teror dari orang tak dikenal.

“Dua kali rumah dilempari orang. Pemilik rumah juga menemukan ada gundukan tanah di depan teras rumah. Dua kejadian ini dialami pemilik rumah saat  baru pulang dari rumah sakit. Karena takut, pemilik rumah tidak berani masuk ke dalam rumah dan memutuskan menginap di rumah keluarganya. Selang beberapa menit setelah pemilik rumah pergi terjadilah kebakaran ini,” cerita salah seorang keluarga korban kepada IRN.com

Anchik Nanu, kakak Ipar korban mengaku korban telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

“Korban sudah lapor secara resmi ke polisi dan harapanmya polisi bisa mengungkap kasus ini,” kata Anchik.

Laporan korban telah diterima SPKT Polres Manggarai dengan nomor register: DUMAS/38/VII/2023/Res Manggarai/Polda NTT. Korban juga telah mengirim surat ke Kapolres Manggarai yang berisi tentang kroologi sebelum terjadi kebakaran dan memohon untuk  memproses kasus ini .(Adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Diterjang Angin Puting Beliung, Belasan Rumah di Leda dan Ruteng Pu’u Rusak

Sekitar 5 menit angin bertiup sangat kencang. Ada 5 pohon tanaman cengkeh saya yang sudah berbuah patah dan atap rumah rusak

Published

on

Tempat usaha milik warga Bangka Leda yang rusak.

Manggarai, inforakyatnews.com – Angin puting beliung menerjang wilayah Leda Kelurahan Bangka Leda dan Ruteng Pu’u Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT, Selasa (9/1/24) siang.

Kencangnya tiupan angin menyebabkan belasasan rumah, tempat usaha dan tanaman perdagangan milik warga di dua kelurahan rusak parah.

Tanaman cengkeh yang tumbang akibat angin puting beliung.

Ben Jehamur (58) warga Ruteng Pu’u di lokasi kejadian mengatakan, angin terjadi sekitar pukul 12.00 wita.

“Sekitar 5 menit angin bertiup sangat kencang. Ada 5 pohon tanaman cengkeh saya yang sudah berbuah patah dan atap rumah rusak. Kerugian yang saya derita mencapai puluhan juta,” jelas Ben.

Ben Jehamur, warga Ruteng Pu’u di samping tanaman cengkeh yang tumbang

Sementara Lurah Bangka Leda, Ishak Genggor mengatakan ada 12 rumah warga yang rusak di wilayahnya.

Lurah Bangka Leda, Ishak Genggor.

Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Sosial, kata Ishak, telah memberikan bantuan terpal untuk warga terdampak bencana.

“Untuk sementara ada 12 rumah warga yang rusak. Tapi kami masih terus melakukan pendataan kerusakannya, baik tempat tinggal maupun tanaman perdagangan warga,” jelas Ishak. (Adi)

Continue Reading

Manggarai

3 Pelajar SMK di Ruteng Tenggelam di Bendungan

Published

on

Manggarai, Inforakyatnews.com- Nasib naas menimpa tiga orang pelajar SMK St. Matilda Ruteng, Kabupaten Manggarai NTT. Ketiganya tewas tenggelam di bendungan Wae Ces III Kelurahan Karot, Sabtu (11/11/23) sekitar pukul 13.30 wita.

 

Tiga pelajar yang tenggelam itu masing-masing Emon asal Kabupaten Ngada, San asal Kabupaten Ngada dan Polce asal Kabupaten Manggarai Timur. Ketiganya diketahui masih duduk di bangku kelas 1 di SMK tersebut.

 

Humas Polres Manggarai Ipda I Made Budiarsa mengatakan, ketiga korban ke bendungan itu dengan maksud untuk foto-foto dan mandi.

 

“Ada beberapa orang teman korban yang ikut juga ke lokasi. Mereka ke lokasi usai jam sekolah. Tujuannya untuk foto-foto sekaligus mandi,”kata  Made.

 

Keterangan yang dihimpun polisi, lanjut Made, tenggelamnya tiga orang korban berawal dari terpeleset dan jatuhnya Emon (Korban) ke bendungan. Karena tidak bisa berenang, Emon akhirnya tenggelam.

 

Melihat Emon jatuh dan tenggelam, San (korban) mencoba menolong, namun akhirnya juga ikut tenggelam karena tidak bisa berenang. Begitupun Polce (korban) berusaha menolong kedua temannya, namun tenggelam juga karena tidak bisa berenang.

 

“Ketiga korban sudah ditemukan  berkat bantuan seorang penyelam lokal,” ujar Made. (Adi)

 

Continue Reading

Manggarai

Diseruduk Truk, Pemotor Tewas di Tempat

Published

on

Manggarai, Inforakyatnews.com- Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Adi Sucipto, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong atau sebelah utara Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Manggarai, NTT, Senin (14/8/23) sekitar pukul 13.00 wita

 

Kecelakaan itu menewaskan seorang pengendara sepeda motor atas nama Fransiskus Kebu (25), karyawan swasta asal Tadholangga, Desa Numba, Kecamatan Wewaria, Nao, Kabupaten Ende.

Kapolres Manggarai melalui Kasubag Humas Polres, Ipda I Made Budiarsa, Senin siang mengatakan, kecelakaan ini bemula saat  truk Kasih Sayang dengan nomor polisi EB 7548 P, yang dikemudikan Nofrianus Iswanto (22), asal Elar Kabupaten Manggarai Timur, melaju dari arah timur dan hendak berbelok ke arah kanan (Utara) di persimpangan.

Diduga rem blong, sehingga pengemudi truk tidak mampu mengendalikan kendaraanya dan menabrak dari belakang sepeda motor revo yang melaju searah di depan truk yangj uga hendak berbelok ke arah kanan (Utara).

 

“Pengendara sepeda motor Honda Revo tanpa nomor TNKB warna hitam  meninggal dunia di TKP,”jelas Made. (Adi).

 

Continue Reading

Trending