Menu

Mode Gelap
Alfamart Peduli Kreativitas Anak Sejak Dini Debt Collector Dilarang Gunakan Kekerasan dalam Penagihan Hutang Konsumen Kebersamaan dalam Dialog Lintas Iman, Wujud Toleransi Beragama di Sulut KPK Buka Kelas Pemuda Anti Korupsi Tahun 2022 di Sulut Hadirkan DJ Ribka, HUT ke-8 “Good Day Club” Bakal Spektakuler

Daerah · 13 Mei 2022 09:06 WITA ·

Percepatan Jalur Alternatif Angkutan Batubara, Dilakukan Pola Karya Bakti Bersama TNI


 Percepatan Jalur Alternatif Angkutan Batubara, Dilakukan Pola Karya Bakti Bersama TNI Perbesar

Jambi.InforakyatNews.com – Pemerintah Provinsi Jambi mendorong percepatan pembangunan jalur alternatif angkutan batubara dari Koto Boyo, Kecamatan Batin XXIV, menuju Kelurahan Bajubang, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

“Jalan alternatif tersebut sudah dibuka, laporan awal jalan alternatif tersebut sudah dibuka sepanjang tujuh kilometer,” kata Gubernur Jambi Al Haris, Kamis (12/5).

Jalan alternatif tersebut dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Batanghari dengan pola karya bakti yang dilakukan bersama TNI. Jika jalan tersebut telah dibuka, maka Pemerintah Provinsi Jambi akan melanjutkan pembangunan jalan tersebut.

Pengerasan jalan alternatif tersebut akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jambi.

Haris menjelaskan Pemerintah Provinsi Jambi akan mengalokasikan anggaran untuk pengerasan jalur alternatif angkutan batubara tersebut. Harapannya pada tahun 2022 ini jalan tersebut telah selesai dan dapat segera dilakukan pengerasan, sehingga angkutan batu bara dapat menggunakan jalan alternatif tersebut.

“Jika jalan tersebut selesai, maka tidak ada lagi angkutan batubara yang melintasi Kota Muara Bulian, Kabupaten Batanghari dan kemacetan dapat diminimalisasi,” kata Haris.

Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto menegaskan Pemerintah Provinsi Jambi akan mendukung pembangunan jalan alternatif angkutan batubara tersebut. Saat ini angkutan batu bara yang menggunakan jalan umum sudah sangat meresahkan masyarakat.

Hal itu dikarenakan angkutan batubara tersebut menyebabkan kemacetan di beberapa ruas titik jalan dalam wilayah Provinsi Jambi.

“Kita sangat mendukung pembangunan jalan alternatif tersebut, kita akan bahas bersama Pemerintah Provinsi Jambi untuk alokasi anggaran pengerasan jalan alternatif tersebut,” kata Edi.

Selain mendukung pembangunan jalan alternatif, DPRD Provinsi Jambi turut mengusulkan pengisian bahan bakar solar bagi angkutan batubara di SPBU dihentikan dan angkutan batubara tidak boleh menggunakan solar bersubsidi.

Pengisian bahan bakar untuk angkutan batubara dibebankan kepada korporasi atau pemilik izin usaha pertambangan (IUP). Dengan cara Pertamina membangun alat pengisian bahan bakar di mulut tambang khusus untuk angkutan batu bara.

“Jika masih menggunakan solar bersubsidi azas keadilannya tidak ada, di Jambi ada ribuan angkutan batu bara, dengan mereka mengisi bahan bakar solar bersubsidi hampir Rp 1,2 triliun subsidi bahan bakar solar hanya untuk angkutan batu bara,” kata Edi.(Effendi).

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Mashuri Tutup LT-III Regu Penggalang Kwarcab Gerakan Pramuka Merangin

11 November 2022 - 12:39 WITA

Merangin Peringati Hari Pahlawan 2022

11 November 2022 - 12:33 WITA

Longsor, Wabup Langsung Turun Sampai Jalan Kembali Normal

11 November 2022 - 12:29 WITA

Nilwan Yahya Optimis, Merangin Raih Camat Teladan

11 November 2022 - 12:25 WITA

MTQ Ke-51 Tingkat Provinsi Jambi Dibuka, Diikuti 1.234 Kafilah

1 November 2022 - 08:47 WITA

Kebersamaan dalam Dialog Lintas Iman, Wujud Toleransi Beragama di Sulut

23 Oktober 2022 - 10:52 WITA

Trending di Daerah