Connect with us

Daerah

‘Jaksa Masuk Sekolah’, di SMA N 1 Tondano, Kajari Minahasa: Bullying Dan Cyberbullying Tidak Sekedar Kenakalan Remaja

Published

on

MINAHASA, inforakyatnews.com – Selasa 29 Oktober 2024, Kejaksaan Negeri (Kajari) Minahasa kembali menggelar program “Jaksa Masuk Sekolah,” kali ini bertempat di SMA N 1 Tondano, dengan fokus sosialisasi mengenai bahaya bullying dan cyberbullying.

Program ini diadakan untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan generasi muda lebih khusus para siswa, mengingat fenomena bullying yang semakin marak terjadi, baik di lingkungan sekolah maupun di dunia maya.

Dalam sambutannya, Kajari Minahasa, B. Hermanto, S.H., M.H., menekankan pentingnya kesadaran hukum di kalangan siswa agar bisa menghindari perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Bullying dan cyberbullying bukan sekadar kenakalan remaja. Ini adalah tindakan yang memiliki konsekuensi hukum dan dampak psikologis yang serius bagi korban dan pelaku. Ini adalah tanggung jawab kita semua untuk memutus rantai bullying, terutama di lingkungan sekolah.” ujar Hermanto di hadapan siswa-siswi SMA N 1 Tondano.

Kajari Minahasa berharap bahwa setiap siswa dapat membawa pulang pesan penting dari sosialisasi ini: bahwa tindakan bullying, baik secara langsung maupun di dunia maya, memiliki dampak yang serius dan merugikan. Dengan pemahaman hukum yang lebih baik, para siswa diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang saling mendukung, aman, dan positif.

“Mulailah dengan langkah kecil, seperti menghargai perbedaan dan menguatkan teman di sekeliling. Ingat, kalian adalah generasi yang punya kekuatan untuk mengubah lingkungan menjadi tempat yang lebih baik dan penuh empati,” kata Kajari Minahasa sebagai pesan akhir.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA N 1 Tondano, Amelda Sakul, S.Pd., M.Pd, mengapresiasi inisiatif dari Kajari Minahasa yang dianggap relevan dan mendesak bagi siswa saat ini.

“Kegiatan ini sangat penting untuk membuka wawasan siswa tentang konsekuensi hukum bullying dan cyberbullying. Dengan bimbingan dari pihak kejaksaan, kami berharap para siswa bisa lebih bijak dalam bersikap dan menggunakan media sosial,” ungkapnya.

Antusiasme juga tampak dari para siswa yang terlibat langsung dalam sesi diskusi. Seorang siswa kelas 12, menyampaikan, “Dari kegiatan ini, saya jadi lebih paham kalau tindakan seperti mengolok-olok atau menyebarkan kabar bohong di media sosial bisa merugikan orang lain dan bisa dihukum. Sekarang saya tahu pentingnya menjaga sikap, baik di dunia nyata maupun di media sosial.

”Program “Jaksa Masuk Sekolah” ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang lebih sadar hukum, etis, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Dengan bekal pemahaman hukum ini, siswa diharapkan menjadi agen perubahan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari praktik bullying.

Dengan semangat ini, kegiatan “Jaksa Masuk Sekolah” Kejari Minahasa tidak hanya menjadi momen untuk berbagi ilmu, tetapi juga awal dari gerakan bersama dalam membangun generasi muda yang sadar hukum, peduli, dan berintegritas.(HerS)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama

Wartawan Senior Sulut Sebut Sintya Bojoh Bawa Semangat Perubahan di PWI

Published

on

MANADO, inforakyatnews.com/ – Masuknya figur perempuan, Sintya NC Bojoh, dalam bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mendapat perhatian serius dari sejumlah wartawan senior. Mereka menilai kehadiran Sintya membawa angin segar bagi perubahan di organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.

Raramenusa Makagiansar, wartawan senior Sulut, mengungkapkan bahwa sudah saatnya terjadi perubahan di tubuh PWI Sulut. Menurutnya, marwah organisasi harus dikembalikan karena selama ini banyak hal yang perlu diperbaiki.

“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” kata Ram, sapaan akrabnya.

Senada dengan Raramenusa, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya sebagai figur yang mampu mengakomodasi hak-hak anggota yang selama ini terabaikan. Menurutnya, latar belakang Sintya sebagai seorang ibu akan membawa pendekatan yang berbeda dalam memimpin organisasi.

“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” ujar mantan wartawan Harian Manado Post yang kini eksis di media online tersebut.

Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas diketahui pernah tercatat sebagai anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa. Keduanya berharap pemilihan ketua PWI Sulut mendatang dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih berpihak pada seluruh anggota dan mampu memajukan organisasi ke arah yang lebih baik.

Continue Reading

Daerah

Pemprov Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Tomohon Jelang HBKN Idul Fitri

Published

on

Tomohon, inforakyatnews.com/ – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Tomohon dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di dua lokasi berbeda pada Senin, 16 Maret 2026, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai.

Lokasi pertama bertempat di Halaman Masjid Al-Mujahidin, Kelurahan Matani Tiga, Kecamatan Tomohon Tengah, yang akan berlangsung pada pukul 15.00 WITA.

Sementara lokasi kedua di Halaman Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tomohon Tengah, dimulai pukul 10.00 WITA.

Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH., MH., menghadirkan berbagai bahan pokok dengan harga di bawah pasar.

Masyarakat dapat membeli beras premium seharga Rp50.500 per 5 kilogram.
Komoditas lain yang disediakan antara lain minyak goreng Kita Rp14.500 per liter, gula pasir Rp15.500 per kilogram, dan telur ayam Rp60.000 per baki untuk jenis lainnya. Bawang putih dibanderol Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp33.000 per kilogram, dan cabe rawit Rp47.000 per kilogram. Daging ayam juga tersedia dengan harga Rp33.000 per kilogram.

Program ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mengendalikan inflasi daerah menjelang hari raya. Masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak dan tetap mengutamakan keamanan pangan. (jud)

Continue Reading

Daerah

Perkuat Silaturahmi, Gubernur Yulius Selvanus Buka Puasa Bersama Warga Kotamobagu serta Bawa Pesan Penting

Published

on

Kotamobagu, inforakyatnews.com/ – Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Kotamobagu.

Ia bersama Ketua TP PKK Sulut, Anik Yulius Selvanus, menghadiri acara buka puasa bersama yang berlangsung di Basement Masjid Baitul Makmur, Kotamobagu, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang merupakan rangkaian safari Ramadan Pemprov Sulut di wilayah Bolmong Raya ini dihadiri Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M, Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, SH, MH, serta jajaran Forkopimda dan tokoh agama setempat. Kehadiran orang nomor satu di Sulut itu disambut hangat oleh masyarakat yang memadati lokasi acara.

Gubernur Yulius menyampaikan bahwa momen buka puasa bersama bukan sekadar agenda formal pemerintahan atau rutinitas tahunan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana sakral untuk memperkuat tali silaturahmi dan mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Utara.

“Di bulan yang penuh berkah ini, kita kumpul bersama, berbagi kebahagiaan, dan memperkuat rasa persaudaraan. Inilah wujud nyata semangat Torang Samua Basudara yang harus terus kita jaga,” ujar Gubernur Yulius.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai disiplin, sabar, dan jujur yang ditempa selama Ramadan harus menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa. Menurutnya, kemajuan daerah akan tercapai jika sinergi antara masyarakat dan pemerintah dilandasi kejujuran serta disiplin yang tinggi.

Di sela-sela sambutannya, Gubernur Yulius juga menyampaikan pesan terkait pentingnya menjaga stabilitas daerah. Ia menegaskan bahwa suasana aman dan kondusif menjadi prasyarat utama agar pembangunan ekonomi dan investasi di Sulawesi Utara dapat berjalan maksimal demi kesejahteraan rakyat.

Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga warisan toleransi dan tidak mudah terpengaruh provokasi yang dapat memecah belah persatuan. Ia berpesan agar warga memanfaatkan sisa bulan suci Ramadan untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Yulius juga menyerahkan sejumlah bantuan bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Kotamobagu. Acara buka puasa bersama ini menjadi salah satu rangkaian safari Ramadan yang akan terus digelar di berbagai wilayah Sulawesi Utara.

Continue Reading
Advertisement

Berita lainnya

Advertisement

Trending