Daerah
Hadirkan Narasumber Pejabat Pemkab Minahasa, Pemerintah Kecamatan Langowan Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan


Pemerintah Kecamatan Langowan Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan.
MINAHASA, inforakyatnews.com-Pemerintah Kecamatan Langowan Barat, mengelar sosialisasi Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Integritas Masyarakat Kecamatan Langowan Barat Tahun 2024, yang dibuka Camat Langowan Barat Ir Sisca Maseo dan dihadiri para Hukum Tua dan Pemerintah Desa se-langowan barat, bertempat di Balai Desa Ampreng. Kamis ( 5/8/24).
Camat Langowan Barat Ir Sisca Maseo mengatakan bahwa nenyangkut wawasan kebangsaan adalah hal yang mendasar, dan rasa nasionalisme yang tinggi adalah hal yang harus terus dijaga, “ucap Maseo, sesaat membuka secara resmi kegiatan ini.
Dalam kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber diantaranya, Asisten I Pemkab Minahasa Drs Reviva Maringka, Kepala Inspektur Moudy Lontaan S. Sos, Staf Ahli Bid Kepemerintahan dan Politik Jhony Tendean, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Dra. Ria Suwarno, Kabid Pemerintahan Desa PMD Minahasa Ir Hasnah Said, dan Kepala Dinas PMD Minahasa Drs Arthur Palilingan.

Dikatakan Asisten I Reviva Maringka, ada sebanyak 282 juta orang penduduk di Indonesia, dimana saat ini masuk pada nomor 4 penduduk terbanyak di dunia. Terkait hal ini maka wawasan kebangsaan harus terus ditanamkan karena penduduk Indonesia merupakan penduduk asli yang mendiami masing-masing daerah di Indonesia.
“Jadi sebagai warga Indonesia yang baik harus terus menjaga negara tercinta republik Indonesia tentunya dengan mengacu pada Wawasan kebangsaan berpegang kepada 4 pilar yakni Pancasila, UUD 1945,Bhineka Tunggal Ika, NKRI. Maka dari itu wawasan kebangsaan ini harus kita sampai-sampaikan kepada generasi kita selanjutnya, “pintanya.
Sementara itu Staf Ahli Johny Tendean menjelaskan “Wawasan kebangsaan bukan hanya sekedar belajar tentang proses sejarah bangsa ini. Sebagai pemerintah Desa Wajib kita berkolaborasi dengan masyarakat. Minimal kita mampu meneruskan kepada keluarga dan masyarakat, “ujarnya.
Di kesempatan yang sama selalu Inspektur Moudy Lontaan S,Sos, mengatakan “wawasan kebangsaan terkait dengan kinerja inspektorat dalam pengawasan, maka inspektorat, lebih fokus titik-titik rawan terjadinya korupsi, tentu bagaimana kita mencintai rasa kebangsaan dengan kita menghindari kecurangan, dalam pengelolaan keuangan desa, “kata Lontaan.
Adapun Kabid Hasna Said, menyampaikan sosialisasi wawasan kebangsaan, Dia mengatakan terkait hal ini tentang Kewenangan Desa, yang harus dilakukan oleh pemerintah Desa dalam menjalankan pemerintahan di desa.
Selain para Narasumber tersebut kegiatan ini diikuti para Hukum Tua se-kecamatan Langowan Barat, Perwakilan Perangkat Desa dan Masyarakat desa yang ada di kecamatan Langowan Barat. (HerS)

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tomohon menyampaikan Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026. Dalam momentum ini, DPRD Kota Tomohon menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk terus meningkatkan mutu serta pemerataan layanan pendidikan di Kota Tomohon.
Berita Utama
Wartawan Senior Sulut Sebut Sintya Bojoh Bawa Semangat Perubahan di PWI

MANADO, inforakyatnews.com/ – Masuknya figur perempuan, Sintya NC Bojoh, dalam bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mendapat perhatian serius dari sejumlah wartawan senior. Mereka menilai kehadiran Sintya membawa angin segar bagi perubahan di organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
Raramenusa Makagiansar, wartawan senior Sulut, mengungkapkan bahwa sudah saatnya terjadi perubahan di tubuh PWI Sulut. Menurutnya, marwah organisasi harus dikembalikan karena selama ini banyak hal yang perlu diperbaiki.
“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” kata Ram, sapaan akrabnya.
Senada dengan Raramenusa, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya sebagai figur yang mampu mengakomodasi hak-hak anggota yang selama ini terabaikan. Menurutnya, latar belakang Sintya sebagai seorang ibu akan membawa pendekatan yang berbeda dalam memimpin organisasi.
“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” ujar mantan wartawan Harian Manado Post yang kini eksis di media online tersebut.
Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas diketahui pernah tercatat sebagai anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa. Keduanya berharap pemilihan ketua PWI Sulut mendatang dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih berpihak pada seluruh anggota dan mampu memajukan organisasi ke arah yang lebih baik.
Daerah
Pemprov Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Tomohon Jelang HBKN Idul Fitri

Tomohon, inforakyatnews.com/ – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Tomohon dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan ini akan dilaksanakan di dua lokasi berbeda pada Senin, 16 Maret 2026, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai.
Lokasi pertama bertempat di Halaman Masjid Al-Mujahidin, Kelurahan Matani Tiga, Kecamatan Tomohon Tengah, yang akan berlangsung pada pukul 15.00 WITA.
Sementara lokasi kedua di Halaman Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tomohon Tengah, dimulai pukul 10.00 WITA.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH., MH., menghadirkan berbagai bahan pokok dengan harga di bawah pasar.

Masyarakat dapat membeli beras premium seharga Rp50.500 per 5 kilogram.
Komoditas lain yang disediakan antara lain minyak goreng Kita Rp14.500 per liter, gula pasir Rp15.500 per kilogram, dan telur ayam Rp60.000 per baki untuk jenis lainnya. Bawang putih dibanderol Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp33.000 per kilogram, dan cabe rawit Rp47.000 per kilogram. Daging ayam juga tersedia dengan harga Rp33.000 per kilogram.
Program ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mengendalikan inflasi daerah menjelang hari raya. Masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak dan tetap mengutamakan keamanan pangan. (jud)







