Connect with us

Daerah

Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD Minahasa, Bupati Kumendong: RPJPD Dokumen Visi dan Misi Daerah 20 Tahun Kedepan

Published

on

MINAHASA,inforakyatnews.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Bapelitbangda Minahasa menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Minahasa Tahun 2025-2045, dimana kegiatan ini dibuka langsung Penjabat Bupati Minahasa DR Jemmy Stany Kumendong, M.Si. Bertempat di Mercure Hotel, Tateli Minahasa. Selasa (5/12/23).

Kegiatan ini diawali dengan laporan dari Kepala Bapelitbangda Minahasa yang diwakili oleh Kabid Statistik Bapelitbangda Minahasa, Jenny  Manorek SP, M.Si.

“Yang menjadi dasar hukum pelaksanaan kegiatan Forum Konsultasi Publik RPJPD ini adalah Permendagri no 86 tahun 2017, yaitu Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan tahapan awal serta pelaksanaan RPJD Kabupaten Minahasa Tahun 2025-2045,” jelas Manorek.

Sementara, Bupati Kumendong dalam sambutannya mengatakan, RPJPD merupakan dokumen yang berisi visi dan misi daerah selama 20 tahun kedepan.

“Pelaksanaan RPJPD paling lambat 1 tahun sebelum RPJPD yang lalu berakhir. Ini merupakan suatu tahapan untuk membahas dokumen perencanaan pembangunan makro yang berisi visi, misi dan arah pembangunan suatu daerah dalam jangka waktu 20 tahun,” kata Kumendong.

Bupati Kumendong juga berharap adanya dukungan dari berbagai pemangku kepentingan dalam upaya bersama untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Minahasa.

“Saya juga berharap agar perserta mampu mendalami substansi dan memberikan kontribusi terbaik dalam pembuatan dokumen RPJPD,” tutup Bupati Minahasa.

Hadir pada kegiatan ini, Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Janz Budi Setiawan Dandel, Perwakilan Bappeda Prov Sulut James Kewas, Direktur IPDN Sulut Arnold Polii, Asisten 1 Sekdakab Minahasa, Riviva Maringka, Asisten 3, Vicky Tanor, Kepala Dinas Kominfo Minahasa, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala dinas Kesehatan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Damkar, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas PPA, Kepala Disdukcapil, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas PM PTSP, Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga, Kaepala Dinas Pariwisata, Kepala BKPSDM, Kepala Badan Kesbangpol, Sekwan DPRD Minahasa, Camat Mandolang, Camat Tombariri, Camat Pineleng, serta perwakilan masyarakat dan tokoh agama.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Daerah

Digelar DP3AD Sulut, Sekda Watania Buka Rakor Penguatan Kelembagaan, PUG di Minahasa

Published

on

MINAHASA,inforakyatnews.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, membuka Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender (PUG), yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) Provinsi Sulut, bertempat di Kantor Bupati Minahasa, Tondano.Kamis (20/6/24).

Diketahui Rakor ini dipimpin oleh Kepala Dinas P3AD Provinsi Sulut Wanda LC Musu, SE, MSi dan Plt. Kepala Dinas PPPA Minahasa Agustivo Tumundo, SE, MSi, dan turut dihadiri oleh Kaban BPKAD Joice Pua, SE, Plh Kadis Budpar Thelma Lapian, SE, Inspektur Penbantu Bidang II Widiwati Rinjani, SSos, Sekban Bapelitbangda Edwin Muntu, SP, MSi, Sekdis PPPA Josefien Kaurouw, SP, Kabid Kualitas Hidup Perempuan Irene Rumagit, SE, MSi, Kabid Partisipasi Masyarakat Dra. Fivi Lensun, Plt. Kanıt UPTD PPA Minahasa Joke Fanny Runtuwene, SKep, MMKes dan peserta lainnya.

Dalam arahannya Sekda Lynda Watania mengharapkan agar semua OPD terkait untuk memberikan penguatan kelembagaan terutama yang tergabung dalam Pokja PUG.

Dia mengharapkan juga agar semua pihak dapat mendukung kesiapan Kabuoaten Minahasa mengikuti proses penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2024/2025 dari Kementerian PPPA RI.

Sementara Plt Kadis PPPA Minahasa Agustivo Tumundo, mengucapkan terima kasih dan apresiasi bagi Kepala Dinas P3AD Provinsi Sulut dan jajarannya yang memberikan penguatan kelembagaan PUG di Kabupaten Minahasa.(HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Daerah

Bupati Kumendong: Stunting Adalah Masalah Gizi Kronis Akibat Kurangnya Asupan Gizi

Published

on

MINAHASA,inforakyatnews.com – Penjabat (Pj) Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, M,Si, menyampaikan Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama, terutama pada periode seribu hari pertama kehidupan.

Hal ini dikatakannya saat
menghadiri dan membuka Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan tim percepatan penurunan Stunting dan percepatan pengukuran dan Intervensi serentak pencegahan Stunting di Kabupaten Minahasa, bertempat
di Ruang Sidang Kantor Bupati, Kamis (20/6/2024).

Kegiatan ini diawali dengan laporan yang disampaikan Kadis DPPKB Meitha Aguw.

Kumendong mengatakan “Penurunan stunting menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional, dan di Kabupaten Minahasa harus mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasinya dengan membentuk tim percepatan penurunan stunting, terdiri dari berbagai OPD mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, hingga infrastruktur, “kata Kumendong.

Lebih lanjut dijelaskannya, kehadiran Kita disini, guna membahas pelaksanaan program-program yang telah direncanakan, serta mengevaluasi kemajuan yang telah dicapai, dan mengidentifikasi tantangan serta solusi untuk meningkatkan efektivitas intervensi kita, sehingga penurunan stunting memerlukan upaya yang terkoordinasi dan berkesinambungan.

“Disini. Saya menekankan beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian kita bersama, yaitu penguatan data dan sistem informasi karena dengan data yang akurat sangat penting untuk memantau perkembangan dan mengevaluasi program,” Terangnya.

Ditambahkannya, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader tenaga kesehatan dan kader posyandu adalah ujung tombak dalam pencegahan dan penanganan stunting.

“Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga terkait dengan faktor-faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan. Untuk itu, kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam pencegahan stunting, sehingga edukasi mengenai pentingnya asupan gizi yang baik, praktik pengasuhan yang benar, serta pola hidup sehat harus terus digalakkan.

“Saya berharap, melalui rapat koordinasi ini, kita dapat merumuskan strategi dan langkah-langkah konkrit untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Minahasa. Kita semua dapat berkomitmen untuk melaksanakan setiap program dan kegiatan yang telah direncanakan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” Punhkasnya.

Turut hadir juga dalam kegiatan ini,Jajaran Pejabat Pemkab Minahasa, diantaranya, Kepala Inspektur Minahasa, Kepala Bapelitbangda, Kadis Sosial, Kadis Perkim, Kadis Capil, Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis Kominfo, Kadis Pangan, Sekdis PU, Para Camat di Minahasa, serta Para Kepala Puskesmas dan Petugas Gizi. (*/HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Daerah

Sekda Watania: Pengurusan Dokumen KK, KTP Dan Akte Di Capil Gratis

Published

on

MINAHASA,inforakyatnews.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Dr. Lynda Watania, M.Si, MM, menyampaikan Dokumen Kependudukan seperti KK, KTP, Akte Kelahiran merupakan syarat penting dalam administrasi kependudukan.

“Dokumen ini dinamis dan harus ada inisiatif dari masyarakat, misalkan untuk pembuatan KTP bagi yang belum memiliki KTP Dan perekaman dokumen di Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil, ini gratis alias tidak dipungut biaya,” kata Sekda

Hal ini dikatakannya saat menghadiri Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebagai Narasumber di Kelurahan Tounsar, Kecamatan Tondano Selatan, Rabu (19/6)

Watania menjelaskan kegiatan sosialisasi ini untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia guna mewujudkan minahasa yang baik dalam pelayanan publik kepada masyarakat.

“Karena, perangkat kelurahan yang sering dimintakan keterangan oleh masyarakat, oleh sebab itu hal ini harus diketahui oleh aparat atau perangkat kelurahan, sebab mereka merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah kabupaten Minahasa dalam hal ini Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil,” tandasnya.

Diketahui sosialisasi ini dibuka oleh Camat Tondano Selatan Joris Tumilantouw, dihadiri Sekcam Margaretha Lidya Pelealu, Lurah Tounsaru Keny Mario Lumowa, Kasie Pemerintahan Mauna J Rengkuan, beserta perangkat Kelurahan dan tokoh masyarakat Tonsaru.(HerS)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Trending