Connect with us

Tomohon

Didampingi Walikota Caroll, Rita Tamuntuan Kunjungi Hanggar Pantau Kesiapan Float

Published

on

 

 

TOMOHON, inforakyatnews.com – Walikota Tomohon Caroll JA Senduk, SH didampingi Ketua TP PKK drg. Jeand’arc Senduk Karundeng Bersama Sekot Tomohon Edwin Roring, SE.ME juga Wakil Ketua Panitia Vonny Pangemanan mendampingi Ketua Umum Panitia TIFF 2023 Ibu Rita Tamuntuan meninjau dan mengecek kesiapan hanggar kendaraan hias yang akan mengikuti Tournament of Flower (ToF).

Pada kesempatan tersebut Ketum TIFF 2023 Ibu Rita Tamuntuan mengatakan bahwa saat ini secara keseluruhan untuk pembuatan float di hanggar sudah sangat baik. Mudah-mudahan tanggal 11 Agustus segala persiapan kendaraan hias sudah rampung agar supaya jadwalnya sesuai waktu yang ditentukan.

Walikota Caroll Senduk mengatakan intinya disini persiapannya sudah sesuai rencana tinggal memperkuat lagi pengawasan.

Walikota menghimbau kepada masyarakat kota Tomohon untuk mendukung penuh pelaksanaan TIFF 2023. Karena iven ini, dari masyarakat oleh masyarakat untuk masyarakat.

Beliau juga meminta kepada para dekorator dan panitia yang menangani float agar mendekorasi float sedemikian rupa agar berkualitas.

“Kami berupaya membuat agar tiap tahun penyelenggaraannya lebih baik dan lebih menarik serta lebih hebat.” Ungkap Ketua Panitia TIFF 2023 Rita Tamuntuan.

Print Friendly, PDF & Email

Tomohon

KPU Tomohon Gelar Sosialisasi Penyusunan Visi Misi Bakal Pasangan Calon, Begini Kata Praktisi Pendidikan

Published

on

TOMOHON, inforakyatnews.com -Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah harus menyusun visi dan misinya sendiri. Jangan “copy paste”. Visi misi itu harus sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat.

Hal ini dikatakan Dosen Pemilu FISIP Unsrat Manado DR Ferry Daud Liando, pada kegiatan sosialisasi penyusunan visi, misi dan program bakal pasangan calon sesuai rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD), yang dilaksanakan oleh KPU Kota Tomohon di Jhohanie Hotel, Jumat (19/07/2024).

“Salah satu kewajiban Paslon kepala dan wakil kepala daerah untuk mengikuti Pilkada 2024, adalah membuat dokumen visi dan misi pasangan calon,” ujar Liando yang juga Dekan FISIP Unsrat ini.

Dia menjelaskan, dokumen visi misi tersebut digunakan untuk tiga kepentingan. Pertama, sebagai syarat dalam proses pencalonan di KPUD. Kedua sebagai strategi calon dalam mempengaruhi pemilih pada saat kampanye. Dan ketiga visi misi ini akan dijadikan bahan dalam penyusunan RPJMD 2025-2030 jika pasangan kepala daerah itu menang. “Dengan begitu dokumen visi misi harus dirumuskan dengan tepat dan terukur,” ungkapnya.

Liando mengurai, ada dua cara yang tepat dalam penyusunan visi misi kepala daerah. Pertama memperhatikan aspek sosiologis. Yakni visi misi yang dibuat adalah benar sebagai kebutuhan publik. Sebab visi misi itu akan menjadi alternatif pemecahan masalah publik. Visi misi yang tidak didasarkan pada kebutuhan penyelesaian masalah publik, tidak akan memberikan manfaat baik untuk kepentingan elektoral maupun pencapaian tujuan pembangunan di daerah.

Kedua harus memperhatikan aspek juridis. Visi misi pasangan calon kepala daerah tidak boleh menyimpang dari kebijakan pemerintah pusat. Artinya, perencanan pemerintah daerah tidak boleh menyimpang dari perencanaan pemerintah pusat. Meski daerah sudah otonom, tapi Indonesia adalah negara kesatuan. Perencanaan dan kebijakan harus sinergis.

“Selama ini banyak ditemukan dokumen visi misi hanya merupakan dokumen copy paste dari daerah lain. Sebagian calon tidak mampu membuat visi misi dan menyerahkan kepada tim sukses yang menyusun. Akibatnya ketika menjabat, visi misi tidak dilakukan oleh kepala daerah sampai periode berakhir,” nilai Liando.

Dia mengatakan, kebijakan-kebijakan yang dipilih hanya sebatas karena ada konsekuensi proyek atau aganda-aganda kepentingan politik atau bisnis.
Rakyat juga kerap tidak memberikan sanksi politik bagi kepala daerah yang tidak bisa mewujudkan visi misinya.

“Buktinya banyak kepala daerah yang gagal mewujudkan visi misinya selama menjabat. Tapi ketika mencalonkan pada periode kedua, rakyat tetap memilihnya kembali,” paparnya.

Liando menambahkan, sebagian kepala daerah tidak memenuhi janji-janji politiknya, dikarenakan keterpilihan kepala daerah bukan karena ketertarikan pada visi misi calon. Tetapi karena uang yang dituntut pemilih terhadap calon. Jika calon yang terpilih karena money politic, maka mustahil bagi setiap kepala daerah yang menang akan mewujudkan visi misinya ketika berkuasa.

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Tomohon

Pemkot Tomohon Estimasi KUA/PPAS Capai Rp703,3 Miliar

Published

on

TOMOHON, inforakyatnews.com – Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon dalam rangka Penyampaian/Penjelasan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Anggaran Sementara (PPAS) Kota Tomohon Tahun Anggaran 2025 oleh Walikota Kepada DPRD Kota Tomohon, di Ruang Sidang Kantor DPRD, Senin (22/7/2024).

Sidang Paripurna tersebut, dipimpin Ketua DPRD Kota Tomohon Djemmy Sundah, S.E. didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Drs. Johny Runtuwene, D.E.A.

Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan mengacu  Peraturan Pemerintah (PP) N0: 12 tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, disampaikan bahwa kepala daerah menyusun KUA/PPAS  berdasarkan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD), kemudian, disampaikan kepada DPRD paling lambat minggu kedua Juli  dengan memperhatikan tahapan dan jadwal sesuai ketentuan sebagaimana disebutkan tadi.

“Pemkot sendiri telah menyampaikan pada tanggal 12 juli 2024, yang selanjutnya dibahas dan disepakati bersama antara kepala daerah dan DPRD. Berikutnya kesepakatan terhadap rancangan KUA dan rancangan PPAS ditandatangani oleh kepala daerah dan pimpinan DPRD paling lambat minggu kedua bulan Agustus,” ungkap Caroll Senduk.

Wali Kota juga secara umum menyampaikan postur pendapatan, belanja dan pembiayaan KUA /PPAS APBD 2025, seperti pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp.703.343.707.841,- (tujuh ratus tiga milyar tiga ratus empat puluh tiga juta tujuh ratus tujuh ribu delapan ratus empat puluh satu rupiah).

Pada komponen anggaran belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp. 690.643.707.841,- (enam ratus sembilan puluh milyar enam ratus empat puluh tiga juta tujuh ratus tujuh ribu delapan ratus empat puluh satu rupiah).

Berikutnya pada pembiayaan yang terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah yang berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah) dan komponen pembiayaan lainnya yaitu pengeluaran pembiayaan sebesar Rp.22.700.000.000 (dua puluh dua milyar tujuh ratus juta rupiah), yang didalamnya merupakan penyertaan modal kepada bank sulutgo dan pembayaran PEN.

Demikianlah pengantar kami mengenai rancangan kebijakan umum APBD (KUA) dan rancangan prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2025 kota tomohon. dan kiranya dokumen yang kami ajukan ini selanjutnya dapat dibahas bersama sesuai dengan tahapan dan jadwal serta berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Tahapan pembahasan ini, saya berharap akan menghasilkan APBD Kota Tomohon Tahun 2025 yang mampu merespon dinamika perekonomian, menjawab tantangan dan mendukung agenda pembangunan dan kesejahteraan secara optimal, mempercepat transformasi ekonomi, menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,inklusif, dan berkelanjutan, melindungi daya beli masyarakat dari goncangan, dan menjaga agar postur APBD tetap sehat dan dapat bermanfaat bagi pembangunan kota tomohon terlebih khususnya dirasakan bagi seluruh lapisan masyarakat ,” ungkap kader terbaik milik PDIP Tomohon.

Ikut pula hadir , mewakili Dandim 1302 Minahasa Pabung Kota Tomohon  Mayor CBA Novel Maridjan, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E. bersama Jajaran Pemerintah Kota Tomohon. (**)

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Tomohon

Peningkatan Mutu Pendidikan, Walikota CS Salurkan Beasiswa Tomohon Hebat

Published

on

TOMOHON, inforakyatnews.com – Komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam memajukan dunia pendidikan di kota multidimensi kian menonjol.

Walikota Tomohon Caroll Senduk mengatakan, hari ini adalah momen yang sangat penting dan membanggakan bagi kita, khususnya bagi para penerima beasiswa dan orang tua dan keluarga.

“Program beasiswa ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kota Tomohon untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang tinggi.” Tutur Walikota Caroll Senduk saat Penyaluran Beasiswa Tomohon Hebat Beasiswa Kuliah ke Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado. (22/7) 2024.

Caroll Senduk juga mengatakan, penerimaan beasiswa ini adalah bukti bahwa usaha dan kerja keras kalian diakui dan dihargai. saya juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang telah mendukung dan membimbing anak-anaknya hingga mencapai titik ini.

“Melalui program beasiswa Tomohon hebat ini, kami berharap kalian dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu, mengembangkan diri dan kiranya dapat menyelesaikan studi di IAKN Manado. Pendidikan yang kalian terima akan menjadi fondasi yang kuat untuk membangun karakter yang berbudi pekerti luhur, jujur, adil, dan penuh kasih.” Ucap CS sapaan akrab Walikota Caroll Senduk.

Penyerahan Beasiswa tersebut digelar di ruang rapat Walikota Tomohon dengan jumlah penerima Beasiswa Tomohon Hebat sebanyak 18 orang dari berbagai kelurahan di Kota Tomohon.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Drs. Johnny Runtuwene, DEA., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon Dr. Juliana Dolvin Karwur, M.Kes., M.Si., bersama jajaran Dikbud Kota Tomohon, Para Penerima beasiswa dan orang tua.

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading

Trending