Sulut
Menteri ESDM Terbitkan SK 63 WPR di Sulut, Gubernur Yulius Ajak Forkopimda Tindak Lanjuti Bersama

Manado, inforakyatnews.com/ – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi menetapkan 63 Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Provinsi Sulawesi Utara melalui Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan dan telah resmi diserahkan kepada pemerintah daerah.
Hal itu diketahui sesuai keterangan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK) di Wisma Negara Bumi Beringin, Senin (2/3/2026).
Gubernur menjelaskan bahwa SK dari Kementerian ESDM tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah provinsi untuk segera menindaklanjuti dengan regulasi turunan di tingkat daerah. Rencananya, aturan berupa Peraturan Gubernur akan segera dibahas.
“Jadi hari ini ada SK Menteri ESDM terkait 63 WPR Provinsi Sulawesi Utara yang sudah sah. Ini akan kami turunkan menjadi Peraturan Gubernur dan akan dibahas besok,” ujar YSK.
Gubernur menjelaskan, meskipun SK baru diterima secara resmi hari ini, proses pembahasan sebelumnya sudah dilakukan sebagai bagian dari penyiapan administrasi dan teknis. Setelah pemerintah pusat menuntaskan kewenangannya, kini giliran daerah yang mengatur implementasi di lapangan.
“Walaupun hari ini baru kami terima, sebelumnya sudah dibahas dalam rangka penyiapan. Kalau semua tugas pemerintah pusat sudah selesai, maka tugas daerah yang akan melanjutkan, terutama terkait peraturan teknis di lapangan,” jelasnya.
YSK mengatakan akan segera mengundang Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk membahas tindak lanjut dari SK tersebut, termasuk implementasi teknis dan pengawasannya.
“Besok saya akan mengundang Forkopimda untuk membahas salah satunya SK 63 WPR dari Menteri ESDM. Kita akan bahas langkah-langkahnya seperti apa,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa seluruh kebijakan yang diambil pemerintah daerah harus berpihak kepada masyarakat.
“Kita semua di sini untuk rakyat,” tandas YSK.
Sulut
Pemprov Sulut Teken Kesepakatan PSEL: Bakal Sulap Sampah Menjadi Sumber Energi

Jakarta, inforakyatnews.com/ – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) resmi menandatangani Kesepakatan Bersama untuk membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Manado Raya.
Penandatanganan berlangsung di Kantor Kementerian LH, Jakarta, Senin (13/4/2026), dihadiri langsung Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dan Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P.

Proyek PSEL ini merupakan langkah besar transformasi pengelolaan sampah berbasis teknologi modern.
Gubernur Yulius menegaskan bahwa fasilitas ini menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Bapak Menteri. Melalui PSEL, sampah tidak lagi dipandang sebagai beban atau ancaman bagi masyarakat, melainkan sumber daya yang bernilai ekonomi dan energi. Ini adalah wujud komitmen kami untuk menghadirkan lingkungan yang bersih sekaligus mandiri energi di Sulawesi Utara,” ujar Gubernur Yulius.
Pembangunan PSEL akan menggunakan pendekatan aglomerasi Manado Raya yang melibatkan kolaborasi lima pemerintah daerah: Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Minahasa Utara. Skema ini bertujuan memastikan pasokan sampah yang mencukupi agar operasional PSEL berjalan optimal dan berkelanjutan.
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq dalam arahannya menekankan bahwa kesuksesan proyek bergantung pada sinergi kuat antar-pemerintah daerah, terutama dalam kesiapan sistem pengangkutan, regulasi daerah, serta skema pembiayaan yang jelas.
Menindaklanjuti kesepakatan ini, Pemprov Sulut bersama kabupaten/kota terkait akan segera menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih rinci.
Fokus utama mencakup penyiapan kelembagaan dan memastikan kualitas sampah sesuai dengan spesifikasi teknologi yang digunakan.
Gubernur Yulius menambahkan bahwa dengan hadirnya PSEL, Sulawesi Utara akan menyusul wilayah lain seperti Bandung Raya dalam menerapkan sistem pengelolaan sampah modern sesuai arahan Presiden RI.
“Kami optimis langkah ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjaga kelestarian alam Nyiur Melambai,” tutup Gubernur. (jud)
Parlementaria
Paskah Pemuda GMIBM, Dhea Lumenta Maknai Kehidupan Harmonis, Kebersamaan, dan Semangat Kebangkitan
Bolaang Mongondow – Perayaan Ibadah Syukur Hari Pemuda dan Paskah Pemuda Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Injili Bolaang Mongondow (GMIBM) tahun 2026 digelar di Jemaat GMIBM Bethesda Tiberias, Kecamatan Poigar, Sabtu (11/4/2026). Acara berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri puluhan pemuda dari berbagai jemaat.
Ketua Panitia, Dhea Lumenta, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung, sekaligus menegaskan bahwa semangat kebersamaan pemuda GMIBM tetap terjaga.
“Partisipasi aktif pemuda dalam kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa kebersamaan dan pelayanan terus hidup di tengah jemaat. Kami berharap momentum Paskah tidak berhenti pada perayaan, tetapi menjadi dorongan untuk membangun kehidupan yang harmonis dan penuh semangat kebangkitan,” ujar Dhea.

Menurutnya, keterlibatan pemuda GMIBM bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen nyata untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan berkontribusi bagi pembangunan Bolaang Mongondow.
Sementara itu, Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, yang turut hadir bersama Sekretaris TP-PKK Syliane Lumenta-Pangalila, memberikan dukungan penuh terhadap peran strategis pemuda gereja.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa generasi muda harus menjadi motor penggerak perubahan dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pemuda GMIBM harus menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Paskah mengingatkan kita untuk terus memperbaharui diri, memperkuat iman, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Ibadah yang dipimpin oleh Khadim Darwin Darmawan ini mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17). Perayaan ini menjadi momentum penting bagi pemuda GMIBM untuk memperkuat iman sekaligus meneguhkan komitmen pelayanan di tengah masyarakat. (jud)
Sulut
Menteri Eric Thohir Buka Munas Percasi, Gubernur Yulius Komitmen Majukan Catur Sulut Go Internasional
Jakarta, inforakyatnews.com/ – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Tavia Heritage, Sabtu (11/4/2026). Acara ini dibuka secara resmi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Eric Thohir, dan turut dihadiri Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Yulius menegaskan komitmen penuhnya untuk terus mendorong pembinaan atlet catur, khususnya dari daerah, agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Ia juga menilai Munas Percasi sebagai forum penting dalam merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.
“Percasi harus terus berkembang, semakin profesional, dan mampu melahirkan pecatur-pecatur berprestasi yang mengharumkan nama bangsa,” ujar Gubernur Yulius.
Momen ini sekaligus menandai genap empat tahun Gubernur Yulius mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Percasi untuk masa bakti 2022–2026. Dalam periode tersebut, kontribusi Sulawesi Utara diharapkan semakin memperkuat posisi organisasi dalam percaturan nasional maupun internasional.
Kehadiran Gubernur Sulut dalam Munas ini mempertegas peran aktif daerah dalam mendukung kemajuan olahraga catur Indonesia. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi olahraga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang olahraga prestasi.
Dengan berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2022–2026, diharapkan kepengurusan Percasi selanjutnya dapat melanjutkan berbagai program strategis yang telah berjalan serta membawa organisasi menuju pencapaian yang lebih tinggi di kancah global.






