Daerah
Terima PKL Diklat Latkerpo Dari 10 Provinsi, Kalapas Paath: Semua Lapas Miliki Program Kerja Bagi Warga Binaan


TONDANO, inforakyatnews.com
– Kalapas Tondano, Yulius Paath bersama Kasibinadik I Made Budana dan Kasubag TU, Veysi I Opit menerima kunjungan dari Kabalaidiklat Hukum dan HAM Sulut, Wahju Prihandono, Kepala Seksi Penyelenggara, Abdul Majid Ode beserta 40 Peserta Pelatihan Latkerpro Angkatan ke II berkesempatan mengunjungi Lapas Klas IIB Tondano dalam rangka Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Peserta Diklat ini diterima langsung oleh Kepala Lapas Kelas II Tondano, Yulius Paath bersama jajaran, Selasa, 27 Februari 2024.
Dikesempatan tersebut, kepada peserta Diklat, Paath menjelaskan hampir setiap lapas semua mempunyai program kerja yang hampir sama, terutama dalam melimpahkan hak-hak dari warga binaan.
Dalam menyediakan hak-hak tersebut, mereka juga wajib mengikuti semua program pelatihan di lapas, seperti ibadah, olahraga, kesenian, dan keterampilan serta kemandirian lainnya,” kata Yulius Paath.

Yulius Paath juga menekankan terkait program asimilasi. Warga binaan yang bisa bekerja di luar lapas harus sudah masuk program asimilasi, artinya sudah menjalani setengah masa pidana dan harus sudah mendapat surat keputusan dari Dirjenpas.
“Dilapas Tondano ini, sudah ada 30 yang punya hak, artinya mereka sudah bisa bekerja di luar lapas, tapi mereka harus memenuhi syarat administratif,” tuturnya.
Paath berharap, praktik kerja lapangan untuk meningkatkan kapasitas masing-masing PK terkait Tugas dan Fungsi dari Pembimbing Kemasyarakatan dapat berjalan, sehingga para peserta dapat melaksanakan tugas dengan baik secara profesional.
“Program yang saya sampaikan kepada peserta Diklat adalah sebagai pembanding, sehingga program yang ada di lapas Tondano, dapat diterapkan peserta Diklat di lapas mereka masing-masing,” tandas Yulius Paath.(*)

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tomohon menyampaikan Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026. Dalam momentum ini, DPRD Kota Tomohon menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk terus meningkatkan mutu serta pemerataan layanan pendidikan di Kota Tomohon.
Berita Utama
Wartawan Senior Sulut Sebut Sintya Bojoh Bawa Semangat Perubahan di PWI

MANADO, inforakyatnews.com/ – Masuknya figur perempuan, Sintya NC Bojoh, dalam bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mendapat perhatian serius dari sejumlah wartawan senior. Mereka menilai kehadiran Sintya membawa angin segar bagi perubahan di organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
Raramenusa Makagiansar, wartawan senior Sulut, mengungkapkan bahwa sudah saatnya terjadi perubahan di tubuh PWI Sulut. Menurutnya, marwah organisasi harus dikembalikan karena selama ini banyak hal yang perlu diperbaiki.
“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” kata Ram, sapaan akrabnya.
Senada dengan Raramenusa, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya sebagai figur yang mampu mengakomodasi hak-hak anggota yang selama ini terabaikan. Menurutnya, latar belakang Sintya sebagai seorang ibu akan membawa pendekatan yang berbeda dalam memimpin organisasi.
“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” ujar mantan wartawan Harian Manado Post yang kini eksis di media online tersebut.
Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas diketahui pernah tercatat sebagai anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa. Keduanya berharap pemilihan ketua PWI Sulut mendatang dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih berpihak pada seluruh anggota dan mampu memajukan organisasi ke arah yang lebih baik.
Daerah
Pemprov Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Tomohon Jelang HBKN Idul Fitri

Tomohon, inforakyatnews.com/ – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Tomohon dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan ini akan dilaksanakan di dua lokasi berbeda pada Senin, 16 Maret 2026, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai.
Lokasi pertama bertempat di Halaman Masjid Al-Mujahidin, Kelurahan Matani Tiga, Kecamatan Tomohon Tengah, yang akan berlangsung pada pukul 15.00 WITA.
Sementara lokasi kedua di Halaman Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tomohon Tengah, dimulai pukul 10.00 WITA.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH., MH., menghadirkan berbagai bahan pokok dengan harga di bawah pasar.

Masyarakat dapat membeli beras premium seharga Rp50.500 per 5 kilogram.
Komoditas lain yang disediakan antara lain minyak goreng Kita Rp14.500 per liter, gula pasir Rp15.500 per kilogram, dan telur ayam Rp60.000 per baki untuk jenis lainnya. Bawang putih dibanderol Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp33.000 per kilogram, dan cabe rawit Rp47.000 per kilogram. Daging ayam juga tersedia dengan harga Rp33.000 per kilogram.
Program ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mengendalikan inflasi daerah menjelang hari raya. Masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak dan tetap mengutamakan keamanan pangan. (jud)







