Headline
Status Perumda Mampu Maksimalkan Kerja dan Pelayanan PDAM Tomohon

TOMOHON, inforakyatnews.com – Salah satu visi dan misi Walikota Tomohon Caroll J.A Senduk dan Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut adalah meningkatkan pelayanan prima pada masyarakat.
Dalam mendukung penuh visi dan misi Caroll-Wenny, PDAM Kota Tomohon berupaya untuk menjadikan status PDAM Tomohon sebagai Perusahaan Umum Daerah (Perumda).
Menurut Direktur PDAM Kota Tomohon Adrian Ngenget. Beragam manfaat jika nanti status PDAM Tomohon menjadi Perumda.
“Tujuan Perumda ini agar perusahaan diberikan keleluasaan dan ada sedikit kewenangan bisa mengatur mengelolah atau memanagement sendiri pekerjaan yang berhubungan dengan PDAM seperti sumber mata air baru, revitalisasi jaringan pipa, peremajaan-peremajaan pipa dan meter.” Tutur Direktur PDAM Adrian Ngenget saat bersua inforakyatnews.com. (6/2) 2023.
Ngenget juga menjelaskan, perkara yang dihadapi PDAM saat ini yakni pengerjaan masih bergantung dengan dinas terkait.
“Sedangkan sekarang tergantung di dinas, terkait pekerjaan PDAM. Kadang-kadang apa yang kita harapkan yang urgen atau yang lebih penting tidak terealisasi,” ujar Ngenget.
Saat sekarang, lanjut Ngenget, debit air sudah menurun, mayoritas layanan pelanggan menggunakan sumber dari mata air sineleyan yang dulunya kapasitas 80 liter perdetik sekarang ini diperkirakan tinggal 60 liter perdetik.
Hal ini menurut Ngenget bisa saja disebabkan oleh kawasan mata air sineleyan berdekatan dengan kawasan pemukiman sehingga makin banyak pembangunan dan penebangan pohon di daerah resapan air sehingga debit air berkurang.
Namun disisi lain menurut Dirut, PDAM masih memiliki sumber air potensial, yakni malimbukar.
Malimbukar memiliki kapasitas air yang cukup melimpah mampu menyediakan 87 liter perdetik, tapi baru bisa memanfaatkan 30 liter perdetik sehingga masih ada space 57 liter per. Jadi sebagian airnya terbuang percuma.
“Nah itu yang kita usulkan untuk membuat jaringan pipa baru dari sumber mata air tersebut. Jadi dibuatkan bronscap atau penangkap air juga memanfaatkan pipa-pipa besar (PEN) yang ada di jalan lingkar timur. Pasalnya dalam kondisi saat ini percuma kalau tidak dilakukan Penambahan volume air buat apa menambah pipa-pipa besar.” Papar Dirut yang gemar bulutangkis.
Ketika terbentuk nanti perumda, PDAM bisa leluasa mengelolah dan biasanya akan melaksanakan bisnis plan untuk 5 tahun kedepan setiap tahun di breakdown kita ajukan dengan menyertakan Perda penyertaan modal.
“Intinya ketika menjadi Perumda PDAM mendapat wewenang lebih untuk mengelolah pekerjaan sesuai kebutuhan masyarakat” Ucap Ngenget.
Terkait pengusulan status PDAM Tomohon ke Perumda, kata Ngenget telah memasuki proses akhir, yakni pembahasan di DPRD Tomohon. (Wan)
Breaking News
Wartawan Senior Sulut Dorong Perubahan di PWI, Sintya Bojoh Dinilai Sosok yang Tepat

MANADO, inforakyatnews – Sejumlah wartawan senior di Sulawesi Utara mulai menyuarakan harapan untuk adanya perubahan di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara menjelang pemilihan ketua.
Figur perempuan, Sintya NC Bojoh, yang masuk dalam kandidat dinilai membawa aura perubahan dan mampu mengakomodasi hak-hak anggota.
Raramenusa Makagiansar, wartawan senior yang akrab disapa Ram, menilai bahwa organisasi wartawan tertua di Indonesia ini perlu mengembalikan marwahnya. Menurutnya, banyak hal yang harus diperbaiki, sehingga dibutuhkan kepemimpinan baru yang membawa perubahan.
“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” ujar Ram.
Senada dengan Ram, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya Bojoh sebagai figur yang dapat mengakomodasi kepentingan anggota, tidak hanya yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), tetapi juga wartawan yang pernah terdaftar di PWI dan jurnalis pendatang baru.
“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” kata Herly, yang sebelumnya dikenal sebagai wartawan Harian Manado Post dan kini aktif di media online.
Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas, keduanya tercatat pernah menjadi anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) biasa. Dukungan mereka terhadap Sintya Bojoh menjadi angin segar bagi kandidat yang mengusung semangat perubahan di tengah dinamika organisasi wartawan tertua di daerah ini.
Pemilihan ketua PWI Sulut diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih memperhatikan kesejahteraan anggota dan menjaga marwah organisasi. (red)
Budaya
Dipimpin Penatua M. Rumondor, PKB GMIM Sion Picuan Lama Meriahkan Tahun Baru 2025 Dengan Nuansa Budaya


MINAHASA SELATAN, inforakyatnews.com — Menyongsong tahun baru 2025, Pria Kaum Bapa GMIM Sion Picuan Lama kecamatan Motoling Timur mengelar kegiatan bernuansa budaya dengan berpakaian adat khas Minahasa, pakaian untuk Tari Kabasaran yang merupakan tari perang dari minahasa.
Ketua Penatua PKB GMIM Sion Picuan Lama, Pnt. Melky Rumondor mengatakan kegiatan ini sudah menjadi tradisi di desa Picuan lama dimana kegiatan ini untuk meramaikan suasana tahun baru di desa Picuan lama.

Penatua PKB GMIM Sion Picuan Lama Melky Rumondor.
“Tentunya syukur kami warga desa Picuan lama atas berkat Tuhan di tahun yang telah kita lewati dan syukur kami sebagai juga bapak-bapak Pria Kaum Bapa GMIM Sion Picuan lama maka sesuai tradisi dan budaya yang ada maka kami merayakan tahun baru ini digelar dengan nuansa budaya dengan memakai pakaian tari Kabasaran, agar nantinya suasana tahun baru ini bisa meriah, yang pastinya kami mengelar kegiatan ini didukung oleh pihak gereja yang kita ketahui desa picuan merupakan salah satu desa di kabupaten Minahasa Selatan yang desanya memiliki 100 persen warga GMIM, “ungkap Rumondor.
Ditambahkannya dengan memakai pakaian adat untuk tari Kabasaran ini, menandakan bahwa kami warga desa picuan lama tetap melestarikan budaya yang ada, agar generasi muda juga bisa mengenal budaya asli yang ada di desa kita yang tetap melestarikan budaya leluhur.
“Kami berharap generasi muda tetap melestarikan apa yang sedang kami gunakan saat ini, saat kami mengelar kegiatan ini, jadi kami tentunya seiring sejalan dengan pihak gereja tampa juga melupakan tradisi dan budaya yang ada di desa tentunya dilakukan dalam hal-hal yang positif baik untuk pelayanan di gereja dan tradisi yang ada di desa, “pungkas Pnt. Melky Rumondor yang juga merupakan Tokoh Masyarakat didesa Picuan Lama kecamatan Motoling Timur. (HerS)
Daerah
Sekda Watania Buka Rapat Koordinasi Penetapan Rancangan Perda RTRW 2024-2043


MINAHASA, inforakyatnews.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, membuka sekaligus memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Minahasa Tahun 2024-2043.
Kegiatan rakor tersebut digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Tondano. Senin (30/12/24).
Dalam arahannya, Sekda Lynda Watania menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun dan menetapkan RTRW yang menjadi landasan pembangunan jangka panjang di Kabupaten Minahasa.
“Rencana Tata Ruang Wilayah ini harus dapat mengakomodasi kebutuhan pembangunan berkelanjutan, memperhatikan aspek lingkungan, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Minahasa,” ujar Sekda.

Ditambahkannya, Penyusunan RTRW ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk menciptakan tata ruang yang terintegrasi, mendukung investasi, serta melindungi kawasan strategis dan sumber daya alam daerah, ” Tambah Watania.
Rapat ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Staf Khusus Bupati Minahasa, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Rancangan Perda RTRW 2024-2043 diharapkan menjadi acuan strategis dalam pengelolaan ruang wilayah di Kabupaten Minahasa juga menjadi ajang untuk menyelaraskan masukan dari berbagai pihak guna memastikan dokumen RTRW yang disusun sesuai dengan visi pembangunan Kabupaten Minahasa.(HerS)
Breaking News3 minggu agoWartawan Senior Sulut Dorong Perubahan di PWI, Sintya Bojoh Dinilai Sosok yang Tepat
Sulut5 hari agoPemprov Sulut Teken Kesepakatan PSEL: Bakal Sulap Sampah Menjadi Sumber Energi
Parlementaria3 minggu agoLouis Schramm Serap Aspirasi Warga Tuminting dan Malalayang, Jalan Makam hingga Drainase Gereja Jadi Sorotan
Tomohon5 hari agoMenteri Lingkungan Hidup Apresiasi Pemkot Tomohon, Wali Kota Caroll: Ini Komitmen Bersama
- Berita Utama3 minggu ago
Mona Kloer Pimpin Paripurna Penyampaian LKPJ 2025 Wali Kota dan Program Pembentukan Perda 2026
- Sulut2 minggu ago
Jumat Agung, Gubernur Yulius Ajak Masyarakat Teladani Nilai Pengorbanan dan Kasih Tanpa Batas
- Sulut1 minggu ago
Gubernur Yulius Jajaki Kerja Sama dengan PT Antam, Perjuangkan Harga Layak bagi Penambang Rakyat Sulut




















