Connect with us

Minahasa Selatan

Bupati Minsel Cup U-17 Sukses, PS LS Juara

Published

on

AMURANG, inforakyatNews- Event olahraga Bupati Minsel Cup U-17 tahun 2022 sukses digelar. Turnamen sepakbola yang dihelat dengan regulasi standar PSSI itu berlangsung selama 19 hari di Lapangan Bola Desa Lopana Satu, Amurang Timur.

Kegiatan tersebut resmi ditutup Bupati Frangky Wongkar, Sabtu (06/08) sore tadi. Piala Bupati Minsel ini diikuti 12 tim yang merupakan club resmi anggota Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Minsel, yang dibagi dalam empat grup dengan menerapkan setengah kompetisi. 12 tim itu diantaranya Leter B United Sinonsayang, Pedang FC Motoling, Kumelembuai FC, Kapitu FC, Maesa FC, Naga Laut FC, Woran FC, Manguni Lewet, Haleluya Pondang, PS LS dan PSTU.

Dalam pertandingan final yang berlangsung, Sabtu sore tadi, PS LS Lopana Satu keluar sebagai juara satu, setelah kontras dengan PS Tumpaan Utama dengan skor 4-1.

Tim asuhan coach Lius itu, berhasil menyabet gelar Champions dengan membawa Trophy dan uang tunai sebesar Rp10 juta. Runner Up di raih oleh PS Tumpaan Utama dan mendapatkan Trophy juara dua dan hadiah uang tunai sebesar Rp5 Juta.

Penyerahan trophy dan hadiah uang tunai the Champions diserahkan langsung Bupati Franky Wongkar kepada tim PS LS. Sementara Runner up diserahkan Wakil Bupati Petra Rembang kepada tim PS Tumpaan Utama, yang sebelumnya diawali dengan pengalungan medali kepada kedua tim.

Selain juara I dan Runner up, Panpel juga memberikan apresiasi tiga kategori individual yakni top score diraih oleh Juanly Mauru pemain PS Tumpaan Utama dengan jumlah 5 gol, the best player diraih Vialy Paduli gelandang PS LS, dan The Best Kiper berhasil disabet Indra Awali kiper PS Naga Laut Ranoiapo. Kepada masing-masing tiga kategori ini, diberikan trophy dan hadiah uang tunai masing-masing Rp1 juta, yang diserahkan langsung Ketua Umum Panpel Mario Mandagi.

Mandagi dalam sambutannya mengatakan, suksesnya Ivent Bupati Minsel Cup U-17 tahun 2022 merupakan hasil kerja elaborasi serta dukungan penuh dari berbagai pihak. “Terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan atas dukungan penuh. Terima kasih kepada Askab PSSI yang telah merekomendasikan turnamen ini. Juga kepada pihak kepolisian Polres Minsel yang telah mengeluarkan izin keramaian. Tapi juga kepada pemerintah desa Lopana Satu dan Panlok yang banyak memberi diri sehingga ivent olahraga ini bisa berjalan lancar,” ungkap Mandagi.

Mandagi juga menyampaikan terimakasih kepada manajemen BSG dan PT Cargil Indonesia, yang sudah menjadi sponsor penyelenggaraan turnamen tersebut “Diharapkan turnamen ini menjadi kegiatan sportainment, yang bisa menjadi stimulant untuk kemajuan olahraga sepakbola Minsel,” harap Mandagi.

Sekeligus melaporkan berdasarkan laporan Pengawas Pertandingan (Matc Comisioner) tidak ada pelanggaran regulasi selama pertandingan berlangsung.

Sementara itu, Bupati Minsel Franky Wongkar dalam sambutan menutup pertandingan bergengsi itu, menitipkan pesan kegiatan ini dapat menjadi ajang kompetisi dengan mengedepankan sportifitas, serta untuk menjadi ruang pengembangan atlet-atet sepakbola Minsel.

Selaku pemerintah Bupati menegaskan akan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ivent-ivent olahraga semacam ini untuk kepentingan pengembangan atlit-atlit muda berprestasi.

Diketahui selain dihelat untuk mengembangkan bakat pemain-pemain usia pembinaan, Bupati CUP U-17 ini juga dijadikan sebagai ajang scouting pemain untuk kebutuhan tim daerah dan juga pemain U-17 Persminsel.

Turut hadir Ketua TP-PKK Minsel Elsje Rosje Sumual, Sekretaris TP-PKK Rembang Wati, Ketua Harian KONI Minsel Frangky Lelengboto, Camat Amurang Rommy Rumgagit, Camat Tumpaan dan sejumlah stakeholder sepakbola lainnya.(jes)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Minahasa Selatan

Kelurahan Ranomea Jadi Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Lurah Minta Dukungan Warga

Published

on

Amurang, inforakyatnews.com – Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, terpilih sebagai salah satu lokasi pembangunan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program ini merupakan inisiatif strategis nasional dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Lurah Ranomea, Novke Pongajow, membenarkan hal itu. Ia mengatakan, dari lima lokasi yang diusulkan di Minahasa Selatan, tiga di antaranya lolos seleksi, yaitu Desa Matani (Kecamatan Tumpaan), serta Kelurahan Lopana dan Kelurahan Ranomea (keduanya di Kecamatan Amurang Timur).

“Di Sulawesi Utara ada 65 lokasi yang akan dibangun program KNMP ini. Kabupaten Minsel ada tiga yang terpilih yang dinilai sebagai lokasi strategis untuk program ini, dan salah satunya di Kelurahan Ranomea,” ujar Novke saat ditemui di kantor kelurahan, Jumat (18/4/2026).

Novke menjelaskan, tim dari Kementerian KKP bersama pemangku kepentingan terkait telah melakukan peninjauan dan survei kelayakan. Pihak pertanahan (ATR/BPN) juga telah datang dan melakukan pengukuran lahan. Hasilnya, lokasi di Ranomea dinilai strategis.

Lahan yang akan digunakan seluas kurang lebih 1.200 meter persegi. Lokasi tersebut merupakan bekas reklamasi pembuatan jembatan jalan boulevard yang kemudian dimanfaatkan warga sebagai tambatan perahu secara swadaya.

Lokasi pembangunan KNMP di Kelurahan Ranomea (Tangkapan layar dari Google Earth).

Nantinya, Novke bilang, di lokasi tersebut akan dibangun sejumlah fasilitas, antara lain dermaga/tambatan perahu, pabrik es, gudang beku (cold storage), tempat pelataran bongkar muat, kios perbekalan nelayan, serta fasilitas penunjang lainnya.

“Program ini merupakan program strategis nasional dari Kementerian KKP yang sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Tentu kami dari Pemerintah Kelurahan sangat mendukung program ini,” tegas Novke.

Ia menilai pembangunan KNMP akan menggerakkan roda perekonomian daerah, khususnya di Ranomea. Meski masih dalam tahap perencanaan, keputusan final mengenai implementasi fisik akan ditetapkan oleh Tim KKP RI pada 20 April 2026.

Novke mengajak seluruh masyarakat, tidak hanya warga pesisir, untuk mendukung program ini. Ia berharap terealisasinya pembangunan dalam program ini dapat meningkatkan infrastruktur dan penataan kawasan.

“Kalau ini terbangun, maka akan menjadi penggerak perekonomian di kampung. Kemudian juga akan membantu pembangunan infrastruktur serta penataannya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan keluhan nelayan setempat mengenai akses keluar-masuk perahu yang sering terkendala sedimentasi pasir dari aliran sungai. “Jadi ada permohonan juga ke KKP, kalau boleh, dermaga itu dipindahkan ke bagian laut,” kuncinya.

Lurah Novke Pongajow (kiri) turut bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menerima audiensi tim Kementerian KKP RI.

Sebelumnya, tim KKP RI telah melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan pada Selasa (14/4/2026). Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, menginstruksikan jajarannya untuk melakukan koordinasi lintas sektor intensif, menyelaraskan data teknis, dan memastikan seluruh persyaratan administratif terpenuhi.

Proses pengusulan program ini telah berjalan sejak penyampaian usulan melalui kanal resmi KKP pada 17 Oktober 2025. Hasil survei akan dibahas dalam rapat pleno KKP pada 20 April 2026 untuk menentukan langkah implementasi fisik.

Untuk diketahui, Kampung Nelayan Merah Putih adalah program prioritas KKP RI yang bertujuan mentransformasi desa pesisir menjadi kawasan modern, produktif, dan sejahtera. Program ini berfokus pada pembangunan infrastruktur perikanan terintegrasi, sarana produksi, dan penguatan kelembagaan koperasi dengan target 1.100 unit secara nasional.

Koperasi KNMP dikelola oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai lembaga ekonomi produktif. Program ini sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden untuk pemerataan ekonomi dan peningkatan kedaulatan pangan. (jud)

Continue Reading

Budaya

Dipimpin Penatua M. Rumondor, PKB GMIM Sion Picuan Lama Meriahkan Tahun Baru 2025 Dengan Nuansa Budaya

Published

on

MINAHASA SELATAN, inforakyatnews.com — Menyongsong tahun baru 2025, Pria Kaum Bapa GMIM Sion Picuan Lama kecamatan Motoling Timur mengelar kegiatan bernuansa budaya dengan berpakaian adat khas Minahasa, pakaian untuk Tari Kabasaran yang merupakan tari perang dari minahasa.

Ketua Penatua PKB GMIM Sion Picuan Lama, Pnt. Melky Rumondor mengatakan kegiatan ini sudah menjadi tradisi di desa Picuan lama dimana kegiatan ini untuk meramaikan suasana tahun baru di desa Picuan lama.

Penatua PKB GMIM Sion Picuan Lama Melky Rumondor.

“Tentunya syukur kami warga desa Picuan lama atas berkat Tuhan di tahun yang telah kita lewati dan syukur kami sebagai juga bapak-bapak Pria Kaum Bapa GMIM Sion Picuan lama maka sesuai tradisi dan budaya yang ada maka kami merayakan tahun baru ini digelar dengan nuansa budaya dengan memakai pakaian tari Kabasaran, agar nantinya suasana tahun baru ini bisa meriah, yang pastinya kami mengelar kegiatan ini didukung oleh pihak gereja yang kita ketahui desa picuan merupakan salah satu desa di kabupaten Minahasa Selatan yang desanya memiliki 100 persen warga GMIM, “ungkap Rumondor.

Ditambahkannya dengan memakai pakaian adat untuk tari Kabasaran ini, menandakan bahwa kami warga desa picuan lama tetap melestarikan budaya yang ada, agar generasi muda juga bisa mengenal budaya asli yang ada di desa kita yang tetap melestarikan budaya leluhur.

“Kami berharap generasi muda tetap melestarikan apa yang sedang kami gunakan saat ini, saat kami mengelar kegiatan ini, jadi kami tentunya seiring sejalan dengan pihak gereja tampa juga melupakan tradisi dan budaya yang ada di desa tentunya dilakukan dalam hal-hal yang positif baik untuk pelayanan di gereja dan tradisi yang ada di desa, “pungkas Pnt. Melky Rumondor yang juga merupakan Tokoh Masyarakat didesa Picuan Lama kecamatan Motoling Timur. (HerS)

Continue Reading

Minahasa Selatan

Tahapan Kampanye, Bawaslu Minsel Ingatkan Pengawasan Berintegritas

Published

on

AMURANG, INFORAKYATNEWS.COM- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) ingatkan untuk tetap melaksanakan pengawasan berintegritas. Hal tersebut diungkapkan Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem, karena mengingat tahapan kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024, sedang berlangsung.

“Proses pengawasan sangat berpengaruh pada kualitas penyelenggaraan pesta demokrasi. Sikap netral dari seluruh organ Bawaslu harus bisa ditegakkan dan dilakukan. Karena sebagai penyelenggara Pemilu, pengawas harus mengacu pada aturan yang ada. Jajaran Adhoc harus memiliki prinsip kemandirian, profesionalitas dan integritas harus selalu diutamakan,” ujarnya.

Menurut Keintjem, penekanan ini semakin krusial lantaran Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di Sulawesi Utara tergolong tinggi. Sebab itu, pengawas harus jeli dalam melakukan pengawasan dan dituntut bisa memastikan Pilkada berjalan demokratis sesuai prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber dan Jurdil). “Pengawas memiliki tanggung jawab besar untuk menjamin proses pemilihan sesuai asas demokrasi. Perlu ada evaluasi kembali terkait hal-hal yang belum optimal, terutama dalam pencegahan dan penanganan pelanggaran,” katanya.

Dia menambahkan, masalah politik uang dan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Para Lurah/Hukum Tua dan Perangkat Desa, menjadi fokus utama pengawasan Bawaslu dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). “Himbauan sudah sering disampaikan kepada tim kampanye dan pasangan calon untuk menghindari praktik tersebut. Karena praktek money politik dilarang dalam pelaksanaan Pilkada termasuk dalam tahapan kampanye. Sudah saya tegaskan kepada seluruh jajaran Bawaslu Minsel agar jangan sampai tidak berintegritas,” kunci Keintjem.(jes)

Continue Reading
Advertisement

Berita lainnya

Advertisement

Trending