Daerah
Kesulitan Jaringan Internet, Pengelola PKBM Ame Nehung Ajukan Permohonan Ke Diskominfo Manggarai

Manggarai NTT, Inforakyatnews – Pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ame Nehung, Hendrikus Tamur mengajukan permohonan penguatan kapasitas layanan jaringan internet kepada Dinas komunikasi dan informatika (Diskominfo) Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Permohonan tersebut perihal meminta dinas yang membidangi komunikasi dan informatika Kabupaten Manggarai NTT tersebut untuk membangun tower Telkomsel di Wilayah Desa Lolang Kecamatan Satar Mese, tempat PKBM Ame Nehung berada.
Permohonan tersebut diajukan berkaitan dengan buruknya kualitas layanan jaringan internet Telkomsel di Lolang Desa Lolang Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai yang berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat yang bersifat online atau daring terutama aktivitas perkantoran baik swasta maupun pemerintah.
PKBM Ame Nehung merupakan salah satu lembaga swasta di Lolang Kecamatan Satar Mese yang bergerak di bidang pendidikan nonformal. Dalam kegiatan tertentu PKBM ini membutuhkan jaringan internet.
Kepada media ini pengelola PKBM Ame Nehung, Hendrik Tamur mengatakan bahwa buruknya kualitas layanan jaringan internet di Desa Lolang berdampak pada terganggunya aktivitas di PKBM Ame Nehung terutama saat pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Hal ini mendorong pria yang gemar bertani ini mengajukan permohonan kepada diskominfo kabupaten Manggarai.
“Di Desa Lolang ini jaringan internetnya buruk pak, ini sangat mengganggu aktivitas PKBM terutama pada saat kami melaksanakan ANBK. Itulah sebabnya saya mengajukan proposal kepada diskominfo” ungkap Hendrik kepada Media ini di Lolang, Kamis, (05/05/2022).
Hendrik mengaku bahwa permohonan secara tertulis tersebut telah Ia sampaikan kepada Diskominfo Kabupaten Manggarai pada Oktober 2021 lalu namun hingga saat ini Dirinya belum mendapat informasi lanjutan terkait perkembangannya.
Hendrik mengatakan, jaringan internet merupakan bagian tak terpisahkan dari kegiatan PKBM Ame Nehung. karena itu penyediaan layanan jaringan internet yang maksimal sangat dibutuhkan
Bahkan Hendrik menyebut kualitas jaringan internet yang buruk di desa Lolang menjadi momok yang sangat mengkhawatirkan. Kondisi ini selalu dirasakannya ketika penyelenggaraan ANBK setiap tahunnya.

Hendrikus Tamur, pengelola PKBM Ame Nehung
Meski dalam kondisi layanan jaringan internet yang buruk atau tidak maksimal namun pelaksanaan ANBK di PKBM Ame Nehung selama beberapa tahun belakangan tetap sukses.
Namun suksesnya ANBK di tengah kesulitan jaringan internet tersebut ternyata diupayakan Hendrik dengan ekstra keras dengan menambahkan jaringan dari penyedia layanan jaringan internet lainnya yaitu pro XL meskipun tidak juga maksimal karena jangkauan tower XL yang jauh yaitu dari Langke majok.
Agar fokus pada satu layanan jaringan internet maka Hendrik mengajukan permohonan kepada diskominfo agar bisa membangun tower telkomsel di Lolang, tempat PKBM Ame Nehung itu berada.
Hendrik mengatakan bahwa Dirinya bertambah khawatir ketika beberapa sekolah formal seperti SMPN 10 Satar Mese, SDI Lolang dan SDK Jaong bekerja sama dengan PKBM Ame Nehung menyelenggarakan ANBK.
Namun berkat usaha keras yang ia lakukan terkait penyediaan layanan jaringan internet, penyelenggaraan ANBK ketiga sekolah formal tersebut terlaksana dengan baik dan sukses.
Selain tiga sekolah formal itu, beberapa PKBM lain juga bekerja sama dengan PKBM Ame Nehung dalam menyelenggarakan ANBK
PKBM Ame Nehung menjadi tempat penyelenggaraan beberapa sekolah formal dan PKBM lain di Kabupaten Manggarai tersebut disebabkan karena PKBM Ame Nehung memiliki fasilitas komputer yang memadai.
Hendrik Tamur selaku pengelola menyebutkan bahwa PKBM Ame Nehung memiliki lebih dari dua puluh (20) unit komputer sehingga dirasa cukup untuk membantu lembaga pendidikan lain yang belum memiliki fasilitas komputer untuk menyelenggarakan ANBK.
Ketersediaan layanan jaringan internet menjadi salah satu faktor penunjang utama dalam kelancaran kegiatan masyarakat, kualitas jaringan internet yang buruk atau tidak maksimal dapat menghambat aktivitas masyarakat yang bersifat daring atau online seperti yang dikeluhkan pengelola PKBM Ame Nehung, Hendrik Tamur.
Hendrik berharap agar Pemerintah melalui Diskominfo Kabupaten Manggarai dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat di Desa Lolang dan sekitarnya akan ketersediaan layanan jaringan internet.
(Paul Nabang)
Berita Utama
Wali Kota Tomohon Hadiri Rapat Paripurna DPRD: Bahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025

inforakyatnews.com – TOMOHON, – Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, S.H., menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tomohon, yang diselenggarakan guna membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Tomohon Tahun Anggaran 2025. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kota Tomohon, Selasa (21/7).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Tomohon, Drs. Johny Runtuwene, didampingi Wakil Ketua DPRD Donald Pondaag dan Jefry Polii, S.I.K. Dalam sidang ini, disampaikan laporan Badan Anggaran DPRD, pendapat akhir dari setiap fraksi, serta pendapat resmi Wali Kota terhadap rancangan peraturan daerah tersebut.

Dalam penyampaiannya, Wali Kota Caroll Senduk menegaskan bahwa penyusunan dokumen pertanggungjawaban ini telah menempuh seluruh tahapan prosedural secara ketat dan patuh pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Mulai dari penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah, proses pemeriksaan independen oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara, hingga pembahasan mendalam bersama anggota DPRD.
“Seluruh proses ini merupakan wujud nyata komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota Tomohon dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang tertib, transparan, akuntabel, dan penuh tanggung jawab,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas dedikasi, pandangan mendalam, serta saran-saran konstruktif yang disampaikan selama proses pembahasan. Berbagai catatan yang telah disampaikan fraksi-fraksi dinilai sebagai landasan berharga untuk terus menyempurnakan pengelolaan keuangan daerah yang senantiasa berorientasi pada peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Tomohon.
Wali Kota juga menjelaskan, setelah memperoleh persetujuan bersama dalam rapat ini, rancangan peraturan daerah selanjutnya akan diajukan untuk mendapatkan evaluasi dari Gubernur Sulawesi Utara selaku wakil Pemerintah Pusat, sebelum akhirnya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah yang sah.
Di penghujung sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya jajaran DPRD dan Pemerintah Daerah, untuk semakin memperkokoh sinergi dan kolaborasi. Dukungan bersama ini sangat diharapkan guna menyukseskan berbagai agenda pembangunan, termasuk pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026—yang diharapkan mampu mengangkat potensi pariwisata daerah serta membawa manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat Tomohon di kancah nasional maupun internasional.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo, S.I.K., M.A.P., perwakilan Komando Distrik Militer 1302/Minahasa, Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon, perwakilan Badan Intelijen Negara Kota Tomohon, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E., segenap anggota DPRD, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon.
Berita Utama
Solid Bergerak Dalam Tajuk Pemerintahan, Paripurna Dprd hari ini CS-SR Tampak Berdampingan Dalam Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD,

inforakyatnews.com – Tomohon, – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon dilaksanakan guna mendengarkan penjelasan Wali Kota mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Dalam kesempatan ini, Sendy Rumajar turut mendampingi Wali Kota sepanjang seluruh rangkaian pembahasan. hari ini Ruang Rapat Utama gedung Dprd Tomohon, rabu/24/06/2026.
Agenda utama rapat meliputi:
1. Penyampaian dan penjelasan Wali Kota terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD T.A 2025;

2. Pembacaan dan penyampaian Pemandangan Umum dari seluruh Fraksi di DPRD Kota Tomohon;

3. Penyampaian tanggapan sekaligus jawaban resmi Wali Kota atas seluruh poin yang dikemukakan dalam Pemandangan Umum Fraksi‑fraksi tersebut.

Selama proses berlangsung, Sendy Rumajar mendampingi Wali Kota dalam memberikan klarifikasi, melengkapi data pelaksanaan program kerja, serta menjabarkan rincian penggunaan anggaran yang telah disalurkan ke berbagai sektor pembangunan, pelayanan masyarakat, dan kegiatan pendukung lainnya di wilayah Kota Tomohon sepanjang tahun anggaran 2025.
Kegiatan berjalan tertib dan konstruktif, mencerminkan kerja sama yang baik antara Pemerintah Kota Tomohon dan DPRD dalam menjamin transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pengelolaan keuangan daerah demi kepentingan seluruh warga.
Seiring sejalan, CSSR tetap konsisten menempuh tajuk pemerintahan sampai akhir masa jabatan. Komitmen membangun serta mempererat hubungan yang baik dan konstruktif terus dipegang teguh — baik antarunsur pemerintahan, bersama DPRD, maupun dengan seluruh lapisan masyarakat — demi kelancaran pembangunan dan pelayanan yang berkelanjutan di Kota Tomohon.
Daerah
Aksi Sosial Bersih Lingkungan Kpab Volcano Tomohon Menuai Simpati, Perjalanan 25 Tahun Berorganisasi Menambah Marwah Citra Positif Kalangan Pencinta Alam


inforakyatnews.com – TOMOHON, Aksi Bersih Lingkungan adalah bentuk aksi sosial lingkungan yang terlaksana Oleh Kelompok Pencinta Alam Bebas “Volcano” berhasil Menuai Simpati di Kalangan Masyarakat, Selasa 23.06.2026,


Pengalaman puluhan tahun yang dikenal luas di kalangan Pencinta Alam, menjadikan KPAB Volcano Tomohon sebagai salah satu kelompok pencinta alam yang memiliki rekam jejak panjang dan terpercaya. Konsistensinya menjaga alam dan lingkungan sejak tahun 2000-an masih mengakar kuat, berbagai terobosan-terobosan aksi terus dilakukan agar manfaat yang dirasakan masyarakat makin nyata dan berkelanjutan.

Gerakan kali ini menyasar Kelurahan Kakaskasen 2, tempat keluhan warga mengenai banjir yang kerap melanda berbagai wilayah pemukiman dinilai belum mendapatkan perhatian yang cukup. Menanggapi hal tersebut, KPAB Volcano Tomohon langsung turun tangan menggelar aksi bersih lingkungan demi mengurangi risiko bencana yang terus berulang.
Salah satu warga setempat, Om Utu, mengungkapkan keluh kesahnya: “Odoh memang so stengah mati, sasadiki banjer, got so ta prop deng material paser tanah deng sampah, lengkali mo lewat aer so di jalan samua, deng oto so stengah mati mo lewat.” terangnya.
KPAB VOLCANO TOMOHON, melalui rencana yang matang dan dukungan anggotanya berhasil membuat
Kegiatan berjalan meriah berkat kehadiran peserta undangan dari berbagai komunitas dan perguruan tinggi, yaitu: MPAB Arannaka Unsrit, KPAB Tunas Muda, MPA Society FEKON Unima, MPA Paedagogic FIP Unima, MPA Aesthetic FBS Unima, MPA Zingiber Stikes Gumato.

Inti kegiatan yang dilakukan adalah pengangkutan material penumpuk di saluran air dan selokan, meliputi pasir, tanah, genangan air kotor, sampah anorganik, serta rumput liar yang menutupi aliran. Penumpukan ini diketahui menjadi penyebab utama aliran air tersumbat saat hujan turun lebat, persis seperti yang dirasakan warga.
Dalam kesempatan itu, KPAB Volcano juga menyampaikan imbauan kepada pihak pemerintah kelurahan setempat agar lebih intensif dan teratur melakukan pemeliharaan saluran air serta penanggulangan risiko bencana banjir yang kerap melanda lokasi tersebut.
Penanganan yang rutin dan terpadu sejak tahap pencegahan dinilai akan sangat membantu melindungi warga dari kerugian saat musim hujan tiba.
Selain mengangkut sumbatan, peserta bersama-sama memilah sampah yang bisa didaur ulang dan membuang sisanya sesuai prosedur aman bagi lingkungan. Kegiatan ini sekaligus mengajak warga sekitar turut menjaga kebersihan selokan di depan rumah masing-masing.
KPAB Volcano menegaskan gerakan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala — bukan sekadar bersih-bersih sesaat, melainkan membangun budaya peduli lingkungan dan kesiapan menghadapi bencana, dengan dukungan luas dari berbagai elemen pemuda dan pelajar, Masyarakat dan Pemerintah. (Arn.01)






