Connect with us

Daerah

Gubernur Dampingi Kunjungan Dirut Pertamina di Jambi

Published

on

InforakyatNews.com, Jambi – Gubernur Jambi Al Haris mendampingi Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati dalam kunjungannya ke Jambi, Sabtu (2/4).

Selain itu, dalam kesempatan ini turut hadir Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto , Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha

Pada kesempatan ini Nicke melakukan kunjungan ke SPBU Tanjung Lumut dan Talang Bakung.

Nicke menyebutkan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk melihat kondisi BBM di Provinsi Jambi menjelang ramadan.

“Kita harus memastikan suplai aman, kita memahami bahwa peningkatan kegiatan bisnis di jambi tentu ini kita syukuri tapi kita harus melakukam antisipasi bbm dan LPG jelang puasa dan Idul Fitri” katanya.

Lebih lanjut disampaikan oleh Nicke bahwa pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Syarif Fasha yang sudah membuat aturan di SPBU.

Sehingga truk-truk disediakan ada lima SPBU yang khusus.”SPBU ini akan buka 24 jam, sehingga jam berapa pun datang bisa dilayani. Kita menambah nozel dispenser,” pungkasnya.(Effendi).

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama

BAPEMPERDA DPRD TOMOHON Gelar Audiensi Dengan BPAN : Kuatkan Payung Hukum Pelestarian Adat Dan Budaya Sebagai Jati Diri Kota Bunga

Published

on

inforakyatnews.com – TOMOHON, 22 MEI 2026 – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Tomohon menegaskan komitmen kuatnya untuk senantiasa membuka ruang seluas-luasnya bagi partisipasi publik dalam setiap tahapan penyusunan produk hukum daerah yang inklusif, partisipatif, dan berpihak pada nilai-nilai kearifan lokal. Komitmen ini dibuktikan secara nyata melalui pelaksanaan Rapat Audiensi dan Dialog Strategis bersama jajaran pengurus Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) Kota Tomohon, yang berlangsung Jumat (22/5/2026) di Ruang Rapat 1 Kantor DPRD Kota Tomohon.

Dalam suasana diskusi yang konstruktif dan kekeluargaan, Bapemperda dan perwakilan BPAN membahas secara mendalam urgensi penyusunan payung hukum daerah yang komprehensif. Regulasi ini diharapkan mampu memberikan perlindungan hukum yang tegas, menjamin kelestarian nilai-nilai luhur, serta mengkodifikasi kearifan lokal dan tradisi adat asli masyarakat Tomohon, agar tidak luntur atau tergerus arus perkembangan zaman dan modernisasi.

Fokus utama pembahasan juga diarahkan pada strategi penguatan kapasitas generasi muda adat agar semakin terlibat aktif, berperan sebagai pelopor, dan berkontribusi nyata dalam sektor pelestarian lingkungan hidup, pelestarian kebudayaan, serta pengembangan pariwisata yang berbasis kearifan lokal dan adat istiadat di “Kota Bunga”.

Pada kesempatan tersebut, BPAN Kota Tomohon secara resmi menyerahkan sejumlah pokok pikiran, rekomendasi, dan masukan strategis hasil kajian masyarakat adat. Dokumen ini disampaikan agar dapat dikaji, dipertimbangkan, dan diprioritaskan masuk ke dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda), khususnya terkait regulasi yang mengatur tentang kebudayaan dan perlindungan hak masyarakat adat.

Pertemuan ini semakin mempertegas identitas dan karakter Kota Tomohon yang tidak hanya bergerak maju dalam pembangunan fisik dan modernisasi, namun tetap berdiri kokoh, berakar kuat, dan bangga mempertahankan akar budaya serta adat istiadat leluhur sebagai modal sosial terbesar dan kekayaan tak ternilai bagi daerah.

Pimpinan dan anggota Bapemperda DPRD Kota Tomohon memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian, kepekaan, dan keaktifan BPAN dalam mengawal isu-isu strategis kebudayaan di daerah. DPRD menegaskan bahwa keterlibatan langsung pemuda adat dan elemen masyarakat sipil sangat krusial dan mutlak diperlukan, agar setiap Peraturan Daerah yang dilahirkan nantinya tidak hanya kuat secara yuridis, tetapi juga memiliki ikatan emosional, kultural, dan sosiologis yang kuat dengan kehidupan masyarakat setempat.

“Perda yang baik adalah perda yang lahir dari aspirasi rakyat. Kehadiran BPAN sangat penting agar nilai-nilai adat dan budaya kita menjadi jiwa dari setiap aturan yang kita buat, sehingga regulasi yang ada benar-benar melindungi identitas kita sebagai masyarakat Tomohon,” tegas perwakilan Pimpinan Bapemperda.

Menutup pertemuan, kedua belah pihak menyepakati langkah konkret untuk terus menjalin komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang intensif. Sinergi ini akan terus digalakkan guna mengawal penyusunan draf regulasi pelestarian adat dan budaya ini hingga berhasil melewati seluruh tahapan pembahasan, finalisasi, hingga pengundangan resmi menjadi peraturan daerah yang sah dan mengikat.

Continue Reading

Berita Utama

Dprd Kota Tomohon Bahas Ranperda Perizinan Dan Kemudahan Berusaha: Kuatkan Instrumen Hukum, Tarik Investasi, Dan Lindungi Pelaku Usaha

Published

on

Inforakyatnews.com – TOMOHON, 22 MEI 2026 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon melalui Panitia Khusus (Pansus) Perizinan Berusaha, Pemberian Insentif, dan Kemudahan Berusaha di Daerah, menggelar rapat pembahasan intensif terkait rancangan peraturan daerah (Ranperda) strategis. Pertemuan yang berlangsung Jumat (22/5) di Ruang Rapat Kantor DPRD Kota Tomohon ini bertujuan menyempurnakan substansi regulasi demi menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berdaya saing tinggi di “Kota Bunga”.

Pembahasan ini diarahkan untuk merumuskan payung hukum yang komprehensif, jelas, dan mengakomodasi kepentingan berbagai pihak, mulai dari calon investor, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga kepentingan daerah dalam memaksimalkan potensi ekonomi. Guna memastikan ketepatan materi dan kesesuaian dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, Pansus menghadirkan jajaran instansi teknis yang berwenang, antara lain Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Koperasi dan UMKM, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), serta Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Tomohon.

Ketua dan anggota Pansus menegaskan, Ranperda ini disusun sebagai jawaban nyata atas tantangan ekonomi daerah yang terus berkembang, sekaligus upaya serius meningkatkan daya saing Tomohon di mata dunia usaha. Regulasi ini tidak hanya berisi soal tata cara perizinan, tetapi juga mengatur skema pemberian insentif, kemudahan prosedur, hingga perlindungan bagi keberlangsungan usaha yang beroperasi di wilayah Kota Tomohon.

“Kami merancang aturan ini dengan dua fokus utama: menarik investasi dari luar demi membuka lapangan kerja dan menggerakkan roda ekonomi, serta memproteksi dan memperkuat usaha-usaha lokal agar mampu tumbuh dan berkembang sejajar dengan pemain besar. Keseimbangan inilah yang kami cari dan kami pastikan tertuang jelas dalam pasal-pasal nantinya,” ujar perwakilan Pansus dalam rapat.

Lebih lanjut, DPRD Kota Tomohon menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh proses pembahasan dan penyempurnaan draf secara tepat waktu. Hal ini penting agar segera tersedia instrumen hukum yang kuat, pasti, dan berkekuatan mengikat sebagai landasan pelayanan publik dan penanaman modal.

Melalui regulasi baru ini, diharapkan seluruh hubungan kemitraan, transaksi investasi, dan layanan perizinan di Kota Tomohon ke depan berjalan jauh lebih transparan, akuntabel, efisien, dan bebas dari hambatan birokrasi yang berbelit. Dampak akhirnya ditargetkan langsung dirasakan oleh masyarakat luas, berupa peningkatan pendapatan daerah, perluasan kesempatan berusaha, serta kesejahteraan ekonomi seluruh warga Kota Tomohon.

Hasil pembahasan tahap ini akan menjadi bahan penyempurnaan akhir sebelum Ranperda dibawa ke tingkat pembahasan berikutnya menuju persetujuan bersama dan pengundangan menjadi Peraturan Daerah.

Continue Reading

Berita Utama

CAFE FAMESTRIA: Jadi Titik Pusat Persiapan KBK kakaskasen menuju Pertemuan Raya KBK se keuskupan Manado – Guaan 2026

Published

on

inforakyatnews.com – TOMOHON, 24 MEI 2026 – Semangat persaudaraan dan kesiapan matang Kaum Bapak Katolik (KBK) St. Yosep, Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen, kian tampak nyata. Kini, Cafe Famestria – tempat usaha milik bersama keluarga besar KBK Kakaskasen – resmi berperan sebagai Center Point atau Titik Pusat Kegiatan, persiapan logistik, dan wadah pemantapan kekompakan seluruh anggota, khususnya dalam rangka menyambut dan mengikuti Pertemuan Berkala KBK Keuskupan Manado yang akan digelar bulan Juli mendatang di Paroki Guaan, Minahasa Selatan.

Bukan sekadar tempat usaha biasa, Cafe Famestria kini bertransformasi menjadi rumah kedua bagi para bapak-bapak di Kakaskasen. Di sinilah denyut nadi organisasi berdetak kian kuat; di sini pula segala persiapan, diskusi, latihan, dan konsolidasi dilakukan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Keberadaan tempat ini menjadi bukti nyata kemandirian, kerja sama, dan jiwa wirausaha para anggota, yang hasilnya langsung dikembalikan untuk kemajuan bersama pelayanan gerejawi.

Menjelang acara akbar di Guaan nanti, Cafe Famestria menjadi markas utama penyusunan strategi dan kesiapan logistik. Segala kebutuhan, mulai dari perlengkapan rombongan, konsumsi, hingga administrasi keberangkatan, dipersiapkan, diatur, dan dikumpulkan di lokasi ini. Hal ini memudahkan koordinasi, memastikan segala sesuatu berjalan rapi, dan menjamin tidak ada satu pun hal yang terlewat, sehingga rombongan KBK Kakaskasen dapat berangkat dengan lengkap, aman, dan nyaman.

Lebih dari itu, tempat ini kini berdenyut dengan berbagai aktivitas positif dan latihan rutin yang digelar setiap saat. Ruang luas dan suasana nyaman di Cafe Famestria dimanfaatkan secara maksimal sebagai tempat latihan berbagai penampilan dan materi yang akan dibawa maupun ditampilkan dalam pertemuan nanti, maupun untuk pembinaan iman dan persaudaraan sehari-hari.

Berbagai kegiatan latihan sudah berjalan rutin dan antusias, antara lain:
✅ Latihan Line Dance: Menyuguhkan semangat ceria, kekompakan gerak, dan kesehatan jasmani yang dilakukan bersama-sama.
✅ Pemantapan KOOR Seri A: Latihan nyanyian , agar suara dan lantunan doa umat Kakaskasen dapat berkumandang indah dan menguatkan di tengah ribuan umat yang berkumpul nanti.
✅ Latihan Tari Pasutri: Pertunjukan seni yang sarat makna, menggambarkan keindahan, keharmonisan, dan sakramen pernikahan serta persatuan dalam keluarga, yang menjadi salah satu materi unggulan dari Kakaskasen.
✅ Serta berbagai latihan seni, doa, dan persiapan materi lainnya yang terus digalakkan.

Ketua KBK St. Yosep Paroki Kakaskasen “Steven “epos” Lasut”, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberadaan Cafe Famestria yang sangat besar manfaatnya ini.
“Cafe Famestria adalah bukti kerja keras dan kepedulian kita semua. Tempat ini bukan sekadar tempat minum atau makan, tapi jantung dari gerakan kita. Di sini kita bertemu, bersenda gurau, saling menguatkan, dan mempersiapkan segalanya demi nama baik paroki kita. Menjelang keberangkatan ke Guaan nanti, tempat ini menjadi sangat penting: pusat pengumpulan logistik, pusat latihan, dan pusat penyatuan hati. Semakin sering kita berkumpul dan berlatih di sini, semakin kuat soliditas kita, semakin siap kita bergerak,” ungkapnya penuh semangat.

Para anggota pun sangat antusias menyambut peran strategis Cafe Famestria. Bagi mereka, berkumpul dan berlatih di tempat usaha milik sendiri memberikan rasa bangga, rasa memiliki, dan semangat yang berbeda. Suasana kebersamaan yang terjalin semakin mengokohkan persaudaraan, sekaligus memastikan bahwa KBK Kakaskasen akan tampil kompak, siap, dan membawa nama baik Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen di ajang pertemuan raya tingkat Keuskupan nanti.

Dengan Optimis melantangkan kesiapan Timnya yang semakin matang, logistik yang terjamin, dan kekompakan yang semakin kokoh di bawah satu payung di Cafe Famestria, KBK Kakaskasen kini siap melangkah tegap, membawa semangat iman dan persaudaraan menuju Guaan, untuk menjadi bagian dari pertemuan besar kaum bapak Katolik se-Sulawesi Utara. “Tutup Panglima KBK st. Yosep Kakaskasen tersebut.

Continue Reading
Advertisement

Berita lainnya

Advertisement

Trending