Daerah
Bawakan Pidato Perdananya Di DPRD, Bupati FDW Tekankan Persatuan Dalam Membangun Minsel
InfoRakyatNews.com, MINSEL – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar memberikan pidato dalam mengawali tugas sebagai Bupati Minahasa Selatan, dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), di gelar di Ruang sidang DPRD Minsel, Senin (01/03/2021).
Rangkaian acara yang di awali dengan Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Doa oleh Pastor Kebangkitan Kristus Alusius Talangi PR.
Kegiatan Paripurna tersebut di buka oleh Wakil Ketua I DPRD Minsel, Stevenus Lumowa SE. Yang di Hadiri oleh Ketua DPRD Minsel Jenny Johana Tumbuan SE melalui daring, serta isteri Wakil Bupati yang juga Ketua Darma Wanita Minsel Yulli Wati, para pimpinan OPD, juga para Camat seminsel, serta Unsur Jajaran Forkopimda Minsel, bersama Para Undangan.
Dalam Paripurna tersebut, Bupati Franky D Wongkar yang di dampingi oleh Wakil Bupati Petra Y Rembang dalam pidatonya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Minahasa Selatan yang sudah mendukung dan mempercayakan dalam membangun Minahasa Selatan kedepan. Dia pun mengajak kepada seluruh elemen Pemerintahan maupun Masyarakat untuk bekerja sama mewujudkan visi misi Minsel Hebat Berkepribadian dan Sejahtera.
“Diawal langkah pengabdian kami, saya mengajak segenap elemen pemerintahan dan seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan, Visi dan misi ini hanya dapat terwujud lewat kerja keras dan kerja sama dari seluruh elemen pemerintahan dan segenap masyarakat yang ada di Kabupaten Minsel.“ tutur Bupati Wongkar yang akrab disapa FDW itu.
FDW pun terus menekankan kepada seluruh Masyarakat juga seluruh elemen Pemerintahan untuk bersatu membangun Minsel. Dengan kembali bersatu melepas semua atribut perbedaan untuk menciptakan suatu kehidupan yang harmonis rukun dan damai di Kabupaten Minsel.
“Tidak ada pendukung ataupun bukan pendukung kami. Seluruh masyarakat Minahasa Selatan semuanya sama dengan sepenuh hati kami akan melayani seluruh masyarakat Kabupaten Minsel dalam pelaksanaan tugas kami sebagai pelayan masyarakat.” Ungkap Bupati
“Saya mengingatkan kepada kita semua yang hadir bahkan kepada seluruh masyarakat Minsel untuk menghilangkan perbedaan, tidak ada lagi pendukung atau bukan pendukung, yang ada kita semua adalah keluarga besar warga Kabupaten Minsel,” Terangnya
“Untuk itu mari kita berjuang bersama dalam satu semangat semua untuk satu, satu untuk semua demi Minsel yang maju berkepribadian dan sejahtera, demi mewujudkan harapan ini kami memohon dukungan dan topangan dari seluruh anggota DPRD, ” ajak Bupati.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Stevanus Lumowa yang memimpin jalannya paripurna meyakini, roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan akan berjalan dengan baik dibawah komando Bupati Franky Donni Wongkar, SH dan Wakil Bupati Pdt Petra Yanny Rembang, MT,h.
“Untuk itu saya menghimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama bahu membahu dan bergandengan tangan untuk mewujudkan masyarakat Minsel yang berkarakter, mandiri, berakhlak, dan berkeadilan yang sejahtera,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan paripurna itu ada hal yang sangat disayangkan, pasalnya Naskah pidato yang di bacakan oleh Bupati terdapat kekeliruan, dimana masih tertulis nama mantan Bupati DR.Christiany Eugenia Paruntu.SE (CEP) bukan Franky Wongkar.SH yang sebenarnya sudah berakhir masa jabatannya Bupati CEP itu.
Hal itu mendapat kecaman keras dari Bupati Franky D Wongkar atas aksi para ASN yang tidak mampu bekerja secara Profesional dalam membuat naskah Pidato yang dibawakannya dan merupakan kejadian pertama kali. (**/Ding)

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tomohon menyampaikan Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026. Dalam momentum ini, DPRD Kota Tomohon menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk terus meningkatkan mutu serta pemerataan layanan pendidikan di Kota Tomohon.
Berita Utama
Wartawan Senior Sulut Sebut Sintya Bojoh Bawa Semangat Perubahan di PWI

MANADO, inforakyatnews.com/ – Masuknya figur perempuan, Sintya NC Bojoh, dalam bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mendapat perhatian serius dari sejumlah wartawan senior. Mereka menilai kehadiran Sintya membawa angin segar bagi perubahan di organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
Raramenusa Makagiansar, wartawan senior Sulut, mengungkapkan bahwa sudah saatnya terjadi perubahan di tubuh PWI Sulut. Menurutnya, marwah organisasi harus dikembalikan karena selama ini banyak hal yang perlu diperbaiki.
“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” kata Ram, sapaan akrabnya.
Senada dengan Raramenusa, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya sebagai figur yang mampu mengakomodasi hak-hak anggota yang selama ini terabaikan. Menurutnya, latar belakang Sintya sebagai seorang ibu akan membawa pendekatan yang berbeda dalam memimpin organisasi.
“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” ujar mantan wartawan Harian Manado Post yang kini eksis di media online tersebut.
Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas diketahui pernah tercatat sebagai anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa. Keduanya berharap pemilihan ketua PWI Sulut mendatang dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih berpihak pada seluruh anggota dan mampu memajukan organisasi ke arah yang lebih baik.
Daerah
Pemprov Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Tomohon Jelang HBKN Idul Fitri

Tomohon, inforakyatnews.com/ – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Tomohon dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan ini akan dilaksanakan di dua lokasi berbeda pada Senin, 16 Maret 2026, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai.
Lokasi pertama bertempat di Halaman Masjid Al-Mujahidin, Kelurahan Matani Tiga, Kecamatan Tomohon Tengah, yang akan berlangsung pada pukul 15.00 WITA.
Sementara lokasi kedua di Halaman Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tomohon Tengah, dimulai pukul 10.00 WITA.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH., MH., menghadirkan berbagai bahan pokok dengan harga di bawah pasar.

Masyarakat dapat membeli beras premium seharga Rp50.500 per 5 kilogram.
Komoditas lain yang disediakan antara lain minyak goreng Kita Rp14.500 per liter, gula pasir Rp15.500 per kilogram, dan telur ayam Rp60.000 per baki untuk jenis lainnya. Bawang putih dibanderol Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp33.000 per kilogram, dan cabe rawit Rp47.000 per kilogram. Daging ayam juga tersedia dengan harga Rp33.000 per kilogram.
Program ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mengendalikan inflasi daerah menjelang hari raya. Masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak dan tetap mengutamakan keamanan pangan. (jud)








