Connect with us

Daerah

Usai Apel Siaga, Lapas Kelas IIB Tondano Bersama APH Gelar Sidak Di Kamar Tahanan

Published

on

Lapas Kelas IIB Tondano Bersama APH Gelar Sidak Di Kamar Tahanan.

MINAHASA, inforakyatnews.com -Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tondano Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Utara mengelar Apel Siaga bersama Aparat Penegak Hukum (APH) , yang terdiri dari TNI, Polri, BNNP, SATOPSPATNAL kantor wilayah kemenkumham sulut dan buka puasa bersama Jelang idulfitri 1445 H, Bertempat di Ruang Lapas Kelas IIB Tondano, Jumat (5/4/24)

Dalam Apel siaga yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi, Moh. Ilham Agung Setyawan mengatakan kegiatan ini dalam rangka apel siaga ini yang diinisiasi Lapas Tondano.

“Apel ini dilaksanakan serentak. Dalam rangkaian hari bakti kemasyarakatan ke 60. Adapun
tujuannya untuk menciptakan keamanan, dimana ada tiga kegiatan yang akan dilakukan usai apel ini diantaranya
Deteksi dini, Berantas Narkoba, Sinergitas, “Kata Ilham.

Lebih lanjut disampaikannya, setelah kegiatan ini nantinya akan diambil sampel tes urine kepada tahanan lapas kelas IIB Tondano kepada sebanyak 20 orang.

“Hal ini dilakukan untuk Penanganan keamanan tidak bisa oleh lapas sendiri tapi secara sinergistas. Namun dengan sinergitas yang baik kita bisa menghadapi tantangan jaman yang semakin kompleks, jadi kita harus siap, bersama TNI, Polri, BNNP, dan atas nama kantor wilayah menyampaikan terima kasih atas kehadirannya dan kerjasama yang baik. “Ucapnya.

Diketahui dalam sidak usai apel siaga ini didapati hasil didalam kamar tahanan yang didapat ada sendok Steinleis dan pisau dari korek api, paku dan kabel serat tali, yang jika dilihat barang semua ini terlihat biasa namun berpotensi buruk jika dibiarkan dalam kamar tahanan.

“Ilham menjelaskan juga bahwa sidak ini sering dilakukan 8 sampai 10 kali dalam sebulan. Dan sidak kali ini bersama APH merupakan momen dihari bakti kemasyarakatan ke 60,” tuturnya

Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIB Tondano, Yulius Paath mengatakan terkait sidak yang dilakukan dan melalui temuan ini, dalam kamar tahanan masih barang-barang kategori ringan.

“Melalui hasil temuan ini meski barang-barang dianggap kecil, namun bisa menyebabkan hal negatif, dan yang bahaya adalah minum keras dan narkoba yakni obat obatan, dan kami juga melarang mengunakan alat elektronik dalam kamar tahanan. Tiap malam juga petugas jaga melakukan rendom pemeriksaan dikamar tahanan, “ujar Paath menambahkan.

Dalam sidak ini, sesuai hasil sampel yang diambil BNN kepada 20 tahanan lapas untuk pemeriksaaan tes urine narkoba dinyatakan nihil dari pengunaan narkoba. Hasil ini sangat baik dikarenakan sistem penjagaan di lapas kelas IIB Tondano sangat baik melalui deteksi dini menghasilkan hal positif dalam kamar tahanan di lapas Tondano. (HerS)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama

Published

on

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tomohon menyampaikan Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026. Dalam momentum ini, DPRD Kota Tomohon menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk terus meningkatkan mutu serta pemerataan layanan pendidikan di Kota Tomohon.

Continue Reading

Berita Utama

Wartawan Senior Sulut Sebut Sintya Bojoh Bawa Semangat Perubahan di PWI

Published

on

MANADO, inforakyatnews.com/ – Masuknya figur perempuan, Sintya NC Bojoh, dalam bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mendapat perhatian serius dari sejumlah wartawan senior. Mereka menilai kehadiran Sintya membawa angin segar bagi perubahan di organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.

Raramenusa Makagiansar, wartawan senior Sulut, mengungkapkan bahwa sudah saatnya terjadi perubahan di tubuh PWI Sulut. Menurutnya, marwah organisasi harus dikembalikan karena selama ini banyak hal yang perlu diperbaiki.

“Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” kata Ram, sapaan akrabnya.

Senada dengan Raramenusa, wartawan senior lainnya, Herly Umbas, menilai Sintya sebagai figur yang mampu mengakomodasi hak-hak anggota yang selama ini terabaikan. Menurutnya, latar belakang Sintya sebagai seorang ibu akan membawa pendekatan yang berbeda dalam memimpin organisasi.

“Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” ujar mantan wartawan Harian Manado Post yang kini eksis di media online tersebut.

Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas diketahui pernah tercatat sebagai anggota PWI Sulawesi Utara dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa. Keduanya berharap pemilihan ketua PWI Sulut mendatang dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih berpihak pada seluruh anggota dan mampu memajukan organisasi ke arah yang lebih baik.

Continue Reading

Daerah

Pemprov Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Tomohon Jelang HBKN Idul Fitri

Published

on

Tomohon, inforakyatnews.com/ – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Tomohon dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di dua lokasi berbeda pada Senin, 16 Maret 2026, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai.

Lokasi pertama bertempat di Halaman Masjid Al-Mujahidin, Kelurahan Matani Tiga, Kecamatan Tomohon Tengah, yang akan berlangsung pada pukul 15.00 WITA.

Sementara lokasi kedua di Halaman Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tomohon Tengah, dimulai pukul 10.00 WITA.

Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH., MH., menghadirkan berbagai bahan pokok dengan harga di bawah pasar.

Masyarakat dapat membeli beras premium seharga Rp50.500 per 5 kilogram.
Komoditas lain yang disediakan antara lain minyak goreng Kita Rp14.500 per liter, gula pasir Rp15.500 per kilogram, dan telur ayam Rp60.000 per baki untuk jenis lainnya. Bawang putih dibanderol Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp33.000 per kilogram, dan cabe rawit Rp47.000 per kilogram. Daging ayam juga tersedia dengan harga Rp33.000 per kilogram.

Program ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mengendalikan inflasi daerah menjelang hari raya. Masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak dan tetap mengutamakan keamanan pangan. (jud)

Continue Reading
Advertisement

Berita lainnya

Advertisement

Trending