Tomohon
TOAST Kenegaraan, Pemkot Tomohon: “Indonesia hidup, Sulut Hidup, Tomohon hidup, Merdeka!

TOMOHON, inforakyatnews.com – Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk didampingi Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk- Karundeng, Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut SE, Sekretaris TP-PKK Kota Tomohon Eleonora Lumentut- Sangi memimpin Toast kenegaraan bertempat di rumah dinas Walikota Tomohon, kamis (17/8/2023), dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 Tahun, 17 Agustus 2023.
Dalam sambutan Walikota mengatakan.
Indonesia, Negara yang kita cintai, telah menjalani perjalanan panjang sejak deklarasi kemerdekaannya. perjuangan dan pengorbanan para pahlawan telah membawa kita hingga pada titik ini, di mana kita memiliki tanggung jawab bersama untuk mewujudkan cita-cita bangsa, membawa Indonesia lebih maju dan sejahtera.

Dalam semangat tema “terus melaju untuk Indonesia maju”, kita diingatkan untuk tidak berhenti berusaha, tidak berhenti berinovasi, dan tidak berhenti bersatu, demi mencapai kemajuan yang lebih besar.
Tema ini bukan hanya sekadar rangkaian kata, tetapi merupakan panggilan kepada kita semua untuk terus bergerak maju, meneruskan perjuangan yang telah dilakukan oleh para pendahulu kita demi mencapai cita-cita luhur bangsa: memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Untuk itu, peringatan hari Kemerdekaan ini tidak hanya sekadar seremoni formal, tetapi juga momen yang mengingatkan kita tentang nilai-nilai dan semangat perjuangan yang telah ditanamkan oleh para pejuang kemerdekaan kita. Melalui perjuangan mereka, kita memperoleh hak istimewa untuk hidup dalam suatu negara yang merdeka dan berdaulat. Namun, Kemerdekaan itu sendiri tak cukup. Kita harus memastikan bahwa kita memanfaatkannya dengan bijak untuk memajukan negeri ini, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menciptakan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sama seperti bagaimana Pahlawan-pahlawan melawan penjajah demi masa depan yang lebih baik, demikian pula kita saat ini, memiliki peran penting dalam membangun bangsa. Langkah yang kita ambil hari ini akan mempengaruhi kualitas hidup generasi mendatang. pendidikan yang kita berikan, lingkungan yang kita jaga, serta kontribusi dalam pembangunan ekonomi dan sosial, semuanya adalah bagian dari perjuangan kita untuk mengisi kemerdekaan.
Sesuai dengan pesan bijak bung Karno:
“hidup bukanlah tentang ‘aku bisa saja’, namun tentang ‘aku mencoba’. jangan pikirkan tentang kegagalan, itu adalah pelajaran.” pesan ini mengajarkan kita untuk tidak hanya berusaha keras, tetapi juga menjalani hidup dengan penuh semangat dan antusiasme. Jadikanlah pesan ini sebagai inspirasi dalam setiap langkah kita menuju Indonesia yang lebih maju dan adil.
Selama kita mengisi Kemerdekaan hingga saat ini, kita semua telah memberikan dukungan penuh dalam pembangunan bangsa dan daerah. Telah terbukti bahwa dengan kerja keras dan kebersamaan, kita berhasil memastikan perekonomian di daerah tetap bertumbuh; menciptakan peluang kerja; dan meningkatkan kesejahteraan kita semua. Keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi antara pemerintah dan masyarakat, dalam membangun fondasi yang kokoh bagi pembangunan berkelanjutan.

Saya optimis, dengan semangat gotong royong dan sinergitas yang kuat, kita akan mampu mengatasi setiap tantangan dan mewujudkan Indonesia yang maju, makmur dan sejahtera. Begitu juga, membuat kemajuan di daerah Sulawesi Utara.
Mari terus melaju, kita bergandengan tangan, meneruskan perjuangan para Pahlawan, dan jadikan negeri ini sebagai tempat di mana keberagaman kita menjadi kekuatan, dan keadilan serta kemajuan menjadi tonggak utama dalam membangun bangsa. Dengan semangat Kemerdekaan yang menyala dalam hati, mari kita berkomitmen untuk terus mengabdi, bersinergi membangun negeri dengan penuh dedikasi, dan mewujudkan cita-cita besar bangsa, menuju Indonesia maju.
Sebelum melakukan Tos kenegaraan Walikota dan Wakil Walikota Tomohon menyalakan lilin HUT RI ke- 78, Dengan mengangkat gelas diikuti oleh seluruh undangan, harapan yang dilontarkan penuh semangat oleh Walikota Tomohon “Indonesia hidup, Sulut Hidup, Tomohon hidup, Merdeka !,” dan diserukan “Merdeka!” oleh para undangan.
hadir juga Wakil Ketua DPRD Tomohon Drs. Johny Runtuwene,DEA,Kajari Tomohon Alfonsius Gebhard Loemau SH MH, Kapolres Tomohon AKBP. Lerry Tutu, S.I.K., M.M. bersama istri, Perwakilan Dandim 1302 Minahasa Kasdim Mayor Inf Vino Onibala, Korwil BIN Tomohon Ahmad Firgaus, Sekretaris Kota Tomohon Edwin Roring SE ME bersama istri, Direktur IPDN Kamus Sulut Dr.Arnold Poli ,MAP, ketua Panitia HUT RI ke-78 kota Tomohon Masna Pioh S.Sos, Ketua Presidium BKSAUA Kota Tomohon Pdt. Joice Sondakh, Tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh Agama Pejabat Eselon II dan III di lingkup Pemkot Tomohon, Para Camat dan Lurah Se-Kota Tomohon, putra-putri paskibra Kota Tomohon, para pejuang Kota Tomohon dan orangtua paskibra Kota Tomohon

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tomohon menyampaikan Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026. Dalam momentum ini, DPRD Kota Tomohon menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk terus meningkatkan mutu serta pemerataan layanan pendidikan di Kota Tomohon.
Parlementaria
Sinergi Eksekutif-Legislatif Terjaga, DPRD Tomohon Dorong Pemkot Tindak Lanjuti Rekomendasi LKPJ

Tomohon, inforakyatnews.com – DPRD Kota Tomohon menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tomohon Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD setempat, Jumat (25/4/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Ferdinand Mono Turang, S.Sos., didampingi Wakil Ketua Donal Pondaag dan Jefri Polii, S.I.K.

Hadir pula Wali Kota Caroll J. A. Senduk, S.H., Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., jajaran Forkopimda, seluruh anggota DPRD, serta pejabat utama Pemkot Tomohon.

Dalam rapat itu, Ketua DPRD menyampaikan bahwa LKPJ 2025 disusun berdasarkan data dan fakta pelaksanaan pembangunan selama satu tahun anggaran.
“Laporan ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua, sekaligus pedoman untuk merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

DPRD memberikan apresiasi atas capaian positif Pemkot Tomohon selama 2025, antara lain peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), perluasan akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta pengembangan program unggulan Kota Bunga.

DPRD menyampaikan lima catatan dan rekomendasi strategis:
- Infrastruktur dan Perkotaan – Percepatan pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas umum disesuaikan dengan kebutuhan, serta proses pengambilan keputusan lahan publik harus transparan dan partisipatif.
- Pengelolaan Keuangan Daerah – Realisasi anggaran harus efisien, akuntabel, dan tepat sasaran, dengan perencanaan yang realistis.
- Pelayanan Publik – Peningkatan kecepatan, kemudahan, dan kepastian layanan, termasuk perluasan digitalisasi.
- Pembangunan SDM – Peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan kerja, dan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
- Tata Kelola Pemerintahan – Penyederhanaan birokrasi, transparansi informasi, serta penegakan peraturan secara konsisten.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Caroll Senduk menyatakan menerima seluruh rekomendasi DPRD dengan baik.
“Kami mengapresiasi kerja keras dan perhatian DPRD dalam mengkaji LKPJ ini. Rekomendasi yang disampaikan akan kami jadikan acuan utama untuk memperbaiki kinerja. Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap poin rekomendasi secara serius, terukur, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Rapat ditutup dengan kesepakatan bahwa seluruh rekomendasi akan disampaikan secara resmi kepada Pemkot Tomohon untuk ditindaklanjuti, disertai pemantauan dan evaluasi berkala. (Advertorial/RikkS)
Parlementaria
DPRD Tomohon Terima Aspirasi Warga Kayawu Soal KKMP di Lapangan Wantol, Hasilkan 4 Kesepakatan

Tomohon, inforakyatnews.com – Komisi III DPRD Kota Tomohon menggelar diskusi damai dengan 20 perwakilan Forum Peduli Masyarakat Kayawu (FPMK) terkait penolakan rencana pembangunan Gedung Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Wantol. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Komisi III DPRD, Senin (27/4/2026).

Diskusi ini merupakan tindak lanjut dari aksi masyarakat Kelurahan Kayawu yang keberatan jika lahan Lapangan Wantol digunakan untuk pembangunan koperasi. Warga menilai lapangan tersebut merupakan aset bersama yang telah puluhan tahun dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, keagamaan, dan sosial budaya.
Ketua Komisi III DPRD Tomohon memimpin langsung dialog, sementara perwakilan FPMK dipimpin oleh John G. Tampaty. Pertemuan berlangsung dalam suasana kondusif dan kekeluargaan.
John G. Tampaty menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak keberadaan koperasi. Mereka justru mendukung upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi warga. Namun, mereka keberatan jika pembangunan dilakukan di Lapangan Wantol.
“Kami tidak menolak keberadaan koperasi, karena kami sangat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi warga melalui lembaga yang sah dan bermanfaat. Namun, kami sangat keberatan jika gedung tersebut dibangun di lokasi Lapangan Wantol. Jika itu dilaksanakan, seluruh kegiatan penting yang telah berjalan akan terhenti dan merugikan kepentingan warga,” ujar John.
Ia juga mempertanyakan proses pengambilan keputusan yang dinilai tidak transparan dan tidak melibatkan seluruh elemen masyarakat. Warga telah menyiapkan usulan lokasi alternatif yang dinilai lebih sesuai dan tidak mengganggu kegiatan publik.

Ketua Komisi III DPRD Tomohon menyatakan apresiasi terhadap sikap masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap keluhan dan usulan sesuai peraturan yang berlaku.
“Kami mengapresiasi sikap masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara damai dan tertib. Penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara, dan kami berkewajiban mendengarkan serta menindaklanjuti. Kami akan mempelajari dengan cermat seluruh informasi dan alasan yang disampaikan, serta mempertimbangkan usulan lokasi alternatif,” tegas Ketua Komisi III.
Ia juga berjanji akan melakukan pengecekan dan kajian lebih lanjut, termasuk memeriksa dokumen dan proses pengambilan keputusan sebelumnya.
Pertemuan itu pun menghasilkan empat kesepakatan, antara lain :
- Komisi III DPRD melakukan kajian dan verifikasi terkait rencana pembangunan KKMP di Lapangan Wantol.
- Usulan lokasi alternatif dari FPMK akan dipertimbangkan dan dikaji lebih lanjut.
- Komunikasi dan pertemuan lanjutan akan diadakan untuk membahas perkembangan permasalahan.
- Proses pengambilan keputusan terkait aset publik akan dipastikan transparan dan partisipatif.
Kedua pihak sepakat menjalin komunikasi berkelanjutan. Komisi III berjanji menyampaikan hasil kajian dan tanggapan resmi kepada masyarakat dalam waktu dekat. (RikkS)







