Menu

Mode Gelap
KPK Buka Kelas Pemuda Anti Korupsi Tahun 2022 di Sulut Hadirkan DJ Ribka, HUT ke-8 “Good Day Club” Bakal Spektakuler GMNI Cabang Manggarai Demo Tolak Kenaikkan Harga BBM Kata BMKG Soal Cuaca Tak Menentu Saat ini Pemda Manggarai Himbau Masyarakat Waspada Wabah PMK

Minahasa Selatan · 15 Jun 2022 22:23 WITA ·

Puluhan Rumah, Tempat Usaha dan Jembatan Boulevard Amurang Amblas Ditelan Laut


 Puluhan Rumah, Tempat Usaha dan Jembatan Boulevard Amurang Amblas Ditelan Laut Perbesar

AMURANG, inforakyatnews.com – Memprihatinkan. Jembatan Penghubung Boulevard Amurang serta puluhan rumah, tempat usaha dan icon I Am Amurang amblas ditelan laut, Rabu (15/6) sekira pukul 14.20 Wita. Berdasarkan pantauan, ambruknya jembatan di area ikon ‘I Am Amurang’, mengakibatkan akses jalan sekira 500 meter yang menghubungkan Kelurahan Uwuran Satu dan Kelurahan Bitung, Kecamatan Amurang, terputus.

Tino pemilik usaha cafe Seaside dan Ance Durand pemilik penginapan Kambiow, dalam wawancaranya dengan awak media ini, mengaku kaget dan sempat panik atas terjadinya peristiwa tersebut. “Awalnya kami mendengar adanya suara gemuruh. Dan bersamaan dengan itu, terlihat jembatan yang menghubungkan kelurahan Bitung dan Uwuran Satu, mendadak ambruk dan diikuti oleh ambruknya ruas jalan, termasuk beberapa bangunan,” ujar kedua.

Beruntung dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa. “Saat terjadi bencana, kami langsung berlari untuk menyelamatkan diri. Hanya saja bangunan tempat kami menjalankan usaha, hilang tak berbekas,” keluh mereka.

Hal ini cepat direspon oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel), dimana Sekretaris Daerah Glady Kawatu ditugaskan oleh Bupati Minsel, meninjau langsung lokasi bencana yang terjadi. Kemudian, berdasarkan hasil rapat dengan Forkopimda bersama Para Kepala Perangkat Daerah menetapkan, selama 14 hari kedepan adalah hari tanggap darurat. Pun terpantau, personil dari pihak terkait sudah menyiapkan tiga posko dan satu posko induk di Kelurahan Lewet. Posko pendataan korban dan bantuan bencana/logistik di Kelurahan Uwuran 1 Samping Bank Mandiri.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak berada dilokasi bencana. Mengingat potensi bencana susulan dan memahami kondisi seperti ini. Meskipun sudah ditertibkan tapi evakuasi harus secepat mungkin, dan memperhatikan barang penting untuk diamankan,” ungkap Kawatu.

Diketahui, kerugian yang terdata sementara terdapat 20 rumah, 5 cottage, 1 restorant, 10 perahu, 1 jembatan, 1 rumah kopi, dan Icon Im Amurang.

Ditempat terpisah, dengan menggunakan perahu nelayan, Kapolres Minsel AKBP C Bambang Harleyanto, bersama Kajari Minsel Budi Hartono, pejabat BPBD, serta pemerintah kelurahan dan kecamatan, memantau langsung kondisi kerusakan di area bencana.

“Tindakan yang segera kami lakukan yaitu memasang police line di lokasi bencana, gatur lantas, membantu proses evakuasi warga, mendirikan tenda darurat sebagai posko pengamanan. Bersama unsur Forkopimda Minsel, menggelar rapat terbatas kaitan dengan mitigasi atau penanggulangan bencana alam,” ujar Harleyanto.

Polres Minsel juga, kata dia, terus menyampaikan imbauan kepada warga, agar menjauhi area lokasi bencana guna mencegah terjadinya korban jiwa.

“Untuk korban bencana alam, saat ini masih terus kami lakukan penyelidikan dari unsur intelijen. Kami minta, agar warga, khususnya yang berdomisili di seputaran area bencana untuk tidak panik berlebihan, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan,” pungkasnya.(jes)

Artikel ini telah dibaca 206 kali

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Bupati Minsel Cup U-17 Sukses, PS LS Juara

7 Agustus 2022 - 12:44 WITA

Pertama di Amurang, Klinik Mata Trinita Mulai Beroperasi

3 Agustus 2022 - 09:13 WITA

Pemkab Launching Pemilihan Hukum Tua Serentak

4 Juli 2022 - 19:25 WITA

Peduli Korban Bencana, Wagub Steven Kandouw Sumbang Tanah 5 Hektar 

25 Juni 2022 - 21:25 WITA

Pemkab Minsel Apresiasi Dermawan Peduli Bencana Amurang

24 Juni 2022 - 09:46 WITA

KPID Sulut Warning Pemkab Minsel Salurkan Bantuan STB Tepat Sasaran

21 Juni 2022 - 22:44 WITA

Trending di Minahasa Selatan